cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kalibrasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 264 Documents
Analisis Kualitas Produk Jaket Touring untuk Meminimasi Defect Dody Chandrahadinata; Dedi Sa’dudin Taptajani; Muhamad Sidqi Musabik Ramdani
Jurnal Kalibrasi Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.19-1.1064

Abstract

Konveksi Juan Racing adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi jaket. Penelitian ini berfokus pada bagian produksi, Juan Racing masih menghadapi beberapa masalah, salah satunya adalah masih adanya produk cacat yang diproduksi sehingga menyebabkan menurunnya kualitas produk itu sendiri.Tujuan dilakukan Penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya cacat produk jaket pada konveksi Juan Racing. Untuk menentukan usulan perbaikan kualitas dengan menggunakan SQC (Statistical Quality Control) dan FMEA (Fault Mode and Effect Analysis). Pada proses produksinya Konveksi Jaket Juan Racing selalu berusaha memberikan yang terbaik terhadap konsumen, baik dari segi harga maupun kualitas. Konveksi ini juga dihadapkan dengan permintaan pasar yang semakin meningkat dan menuntut mutu terbaik. Sehingga diperlukan peningkatan kualitas yang bertujuan untuk meningkatakan kualitas dari produk yang dihasilkan oleh Konveksi Jaket Pada Juan Racing.
Analisis Kualitas Produk Karet Ribbed Smoked Sheet menggunakan SQC dan FMEA Dody Chandrahadinata; Dedi Sa’dudin Taptajani; Muhlis Sa’bani
Jurnal Kalibrasi Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.19-2.1067

Abstract

Produk karet Ribbed Smoked Sheet (RSS) yang dihasilkan oleh PTPN VIII Kebun Mira Mare memiliki cacat produk pada proses penyaringan busa yang berupa cacat hasil karet menggelembung. Tingkat kecacatan yang ditoleransi adalah 1% sedangkan pada prosesnya melebihi batas yang telah ditentukan sehingga perlu diperbaiki agar tingkat kecacatatannya dapat menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya cacat produk sehingga dapat menurunkan tingkat kecacatan pada proses penyarinang busa dengan memberikan usulan perbaikan dengan cara mereduksikan kecacatan dari proses penyaringan busa. Adapun pada penelitian ini menggunakan Statistical Quality Control (SQC) menggunakan 6 tahap antara lain check sheet, stratifikasi, histogram, pareto, peta proses operasi. Dan fishbone. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat kecacatan pada proses penyaringan busa yaitu: mesin, material, manusia dan metode. Fault Mode and Effect Analysis (FMEA) dilakukan untuk memberikan usulan perbaikan dan memfokuskan evaluasi dalam proses penyaringan busa di PTPN VIII kebun Mira Mare. Dangan adanya penelitian ini, diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut serta dapat menentukan usulan perbaikan sehingga bisa membantu pihak perusahaan untuk menurunkan tingkat cacat pada saat proses penyaringan busa.
Peningkatan Kualitas dalam Proses Pengolahan Teh Hitam Orthodoks di PT. Perkebunan Nusantara VIII dengan Pendekatan Metode Six Sigma Dody Chandrahadinata; Dudi Kusuma
Jurnal Kalibrasi Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.19-2.1074

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk bisa mengetahui bagaimana meningkatkan kualitas yang dibutuhkan dalam pengolahan teh hitam orthodoks, mengetahui faktor penyebab paling dominan terhadap kecacatan pada proses produksi teh hitam orthodoks. Pendekatan permasalahan yang akan digunakan adalah metode Six Sigma yaitu dengan melalui lima tahap analisis, yaitu, define, measure, analyze, improve, dan control (DMAIC). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tiga jenis kecacatan telah di identifikasi selama proses pengolahan teh hitam ortodoks, yaitu cacat teh nyeupan, teh over pelayuan dan teh terkontaminasi. Hasil berdasarkan dari metode borda, telah di dapatkan beberapa faktor penyebab yang sangat besar pengaruhnya terhadap terjadinya kecacatan teh terkontaminasi adalah disebabkan oleh faktor manusia dan faktor mesin. Sehingga penyebab cacat dapat diprioritaskan dengan pendekatan menggunakan alat bantu yaitu metode failure mode and effect analysis (FMEA). FMEA digunakan agar dapat menentukan nilai RPN (Risk Priority Number) yaitu berdasarkan kejadian defect, pengaruh defect, dan tingkat terdeteksinya defect. Sebagai hasil akar dari permasalahan ini, usulan rekomendasi perbaikan dan peningkatan dapat diidentifikasi untuk membantu suatu perusahaan dalam mengurangi risiko kecacatan dalam proses produksi.
Perancangan Alat Bantu Pemotong Kerupuk untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi UMKM Samawi Shintya Oktaviani; Yusuf Mauluddin
Jurnal Kalibrasi Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.19-1.1084

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang alat pemotong adonan kerupuk untuk meningkatkan kapasitas produksi UMKM Samawi. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode Nigel Cross atau metode rasional. Setelah desain direalisasikan dan diimplementasikan pada produk UMKM mala terdapat beberapa temuan dalam penelitian ini diantaranya mesin pengerak beroperasi namun kecepatan putaran perlu dikurangi karena berpengaruh pada kualitas hasil potongan. Mata pisau dipasang pada piringan pisau dengan jumlah 2 buah, ketajaman mata pisau sangat baik dan dapat memotong adonan dengan baik. Material kerangka utama terbuat dari besi siku 3cmx3cm, kerangka mesin cukup kuat untuk menopang namun ketika mesin dioperasikan kaki mesin tidak cukup kuat untuk meredam getaran yang dihasilkan mesin penggerak. Tersedia tempat untuk meletakkan adonan dan sudah berfungsi dengan baik. Ring plat setebal 1 mm sudah dipasang, ketebalan hasil potong tidak seragam dan tidak rapi. Sehingga penulis merekomendasikan beberapa hal sebagai berikut: menggunakan mesin penggerak dengan kekuatan lebih besar, memasang pengatur kecepatan pada mesin dan mengolesi adonan yang akan dipotong menggunakan minyak goreng.
Pengaruh Postur Tubuh Saat Belajar Online Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Yusuf Mauluddin; Chika Ajeng Maessa
Jurnal Kalibrasi Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.19-2.1097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi postur tubuh saat belajar online yang berpengaruh terhadap keluhan muskuloskeletal dan merekomendasikan perbaikan untuk mengurangi keluhan tersebut. Identifikasi permasalahan dilakukan atas dasar postur tubuh yang sering dilakukan dan keluhan yang dialami mahasiswa itu sendiri. Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi masalah ini yaitu metode kuesioner Nordic Body Map, dan metode REBA (Rapid Entire Body Assessment). Metode kuesioner Nordic Body Map bertujuan untuk mengetahui keluhan muskuloskeletal yang dialami, sedangkan metode REBA bertujuan untuk mengetahui tingkat bahaya dari postur tubuh yang sering dilakukan. Rekomendasi perbaikan dilakukan dengan metode pengukuran antropometri bertujuan untuk merencanakan alat bantu sebagai alternatif untuk mengurangi keluhan-keluhan tersebut. Hasil dari penelitian ini diperoleh sebanyak 34% postur tubuhnya yaitu lesehan dengan posisi punggung tegak dan tidak ada sandaran, 21% duduk dikursi dengan kaki sila dan leher yang menekuk, 10% dan dari 80 mahasiswa mengalami sakit pada bagian bawah leher, atas leher, punggung, pinggang dan bagian pantat. Hasil dari perbaikan dalam pembuatan alat bantu yaitu meja yang dapat diatur ketinggiannya dari posisi duduk lesehan, duduk dikursi dan saat berdiri. Meja tersebut harus memiliki dua dudukan, yang pertama untuk sandaran tangan dan yang kedua untuk penyimpanan laptop agar dapat mengurangi keluhan-keluhan muskuloskeletal.
Ekologi Industry Berbasis Daya Dukung Lingkungan Untuk Pengembangan Kawasan Wisata Agro di Desa Barudua Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut Adi Susetyaningsih
Jurnal Kalibrasi Vol 11 No 1 (2013): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.11-1.108

Abstract

Agrowisata atau kegiatan wisata agrotourism,  atau wisata agro merupakan penggabungan antara aktivitas wisata dan aktivitas pertanian yang terintegrasi dengan keseluruhan sistem pertanian dan pemanfaatan obyek-obyek pertanian sebagai obyek wisata, seperti teknologi pertanian maupun komoditi pertanian. Pengembangan wisata Agro merupakan salah satu strategi pembangunan yang dapat percepatan pembangunan wilayah khususnya wilayah-wilayah yang ekkonominya berbasis pertanian dan mempunyai produk pertanian unggulan. Meskipun demikian pengembangan wisata agro harus dilakukan dengan perencanaan yang matang dan memperhatikan daya dukung lingkungannya.  Pemilihan strategi pembangunan dan teknologi yang tepat dalam merencanakan pemngembangan kawasan wisata agro diharapkan dapat meningkatkan nilai sektor pertanian di Kabupaten Garut pada umumnya khususnya di Barudua. Dengan menggunakan konsep ekologi industry pengembangan wisata agro di Barudua dapat meminimalkan limbah yang berarti juga meminimalkan resiko kerusakan lingkungan. Hal ini berarti pula menjaga daya dukung lingkungan sehingga dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan pariwisata berkelanjutan, dapat dikatakan sebagai pembangunan yang mendukung secara ekologis sekaligus layak secara ekonomi, juga adil secara etika dan sosial terhadap masyarakat.
PENGEMBANGAN PRODUK PERMEN SUSU KARAMEL UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA BERDASARKAN KEBUTUHAN KONSUMEN Rizep Maulida; Erwin Gunadhi; Nanan Priyatna
Jurnal Kalibrasi Vol 11 No 1 (2013): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.11-1.111

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Perusahaan Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS), untuk peneliti yang dilakukan adalah melakukan perancangan produk dan kemasan permen caramel susu yang di produksi oleh KPGS. Masalah yang muncul adalah perlu dilakukan pengembangan dan inovasi produk yang befokus terhadap keinginan pelanggan untuk dapat bersaing dengan produk kompetitor. Tujuan penelitian adalah mendapatkan desain kemasan dan mutu produk permen yang sesuai dengan keinginan pelanggan yang diharpakan akan meningkatkan produktivitas usaha. Berdasarkan permasalahan tersebut akan dilakukan perancangan dan pengembangan produk permen caramel susu dengan menggunakan model QFD (Quality Function Deployment). Dari hasil analisa diketahui bahwa pengembangan produk yang perlu dilakukan adalah menambah variasi rasa pada isi produk, penggunaan kemasan yang menarik, danterdapat label halal pada kemasan.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN JASA TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DI TAMAN AIR PANAS DARAJAT PASS Aripin Setiawardi; M Ali Ramdhani; Andri Ikhwana
Jurnal Kalibrasi Vol 11 No 1 (2013): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.11-1.117

Abstract

This research was made to understandand analyze how big is the influence of marketing mix service toward customer loyalty using tourist service Taman Air Panas Drajat Pass. A method used in this research about the influence of marketing mix service toward customer loyalty arefield observation method, interview, questionnaire, and literature study using liker scale. In samle determination, the writer usedaccidental sampling method for about 90 samles whereas the approximation method used in data analysis methodis Linearregression method which has the function to know the relationship between independent variable, that is marketing mix (X) with dependent variable, that is customer loyalty (Y). The research showed us that marketing mix consist of: product (X1), price (X2), place (X3), promotion (X4), physical evidance (X5), people (X6),and (x7) simultaneously has a significant. Effect toward customer loyalty (Y). But partially, the one who has a significant effect toward customer loyalty is variableprocess with the significantlevel that is 0,017. This marketing mix can expalin that customer loyalty of Taman Air Panas Darajat Pass is 0,356 or 35,6% while the rest of it, that is 64,4% is the customer loyalty that has not been explained by customer’s attitude, purchasing conviction variable, evaluation variable normative conviction variable and motivation variable.
Analisis Dan Strategi Penambahan Nilai Jual Komoditas Kopi Melalui Penataan Rantai Nilai Komoditas Kopi Andri Ikhwana
Jurnal Kalibrasi Vol 15 No 1 (2017): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.15-1.514

Abstract

Komoditas pertanian sudah menjadi komoditas unggulan di Indonesia, namun dalam pemanfaatan komoditas pertanian belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan secara optimal khususnya dalam menggali peluang-peluang yang dapat meningkatkan nilai ekonomi disamping komoditas utamanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peluang peningkatan nilai ekonomi komoditas kopi pada setiap tahapan pengolahan komoditas kopi dengan menggunakan pendekatan model rantai nilai (value chain) yang dijadikan sebagai dasar penetapan strategi peningkatan nilai bisnis pada bisnis komoditas yang dilakukan pada setiap rantai nilai. Berdasarkan pada kebutuhan peningkatan nilai ekonomi pada komoditas kopi tersebut, penelitian ini menggunakan analisis deskriptif sehingga penetapan peluang peningkatan ekonomi didasarkan pada hasil survey serta dukungan penelitian awal yang telah dilakukan berbagai sumber data yang ada dengan memperhatikan perbandingan keuntungan pada masing-masing rantai nilai komoditas kopi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan peluang-peluang peningkatan ekonomi pada setiap rantainilai melalui pemanfaatan buah kopi pada setiap rantai nilai yang dilakukan pada saat penanaman tanaman kopi sampai pada tahapan pengolahan buah kopi sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi para pelaku usaha bisnis komoditas kopi. Adapun strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai ekonomi pada setiap rantai nilai komoditas kopi, antara lain: merubah pola perilaku petani penggarap menjadi petani penjual (creative entrepreneur), strategi aliansi antarapetani dengan pengusaha, serta kebijakan/ dukungan yang dibutuhkan dalam upaya peningkatan kemampuan teknis petani dan pelaku usaha bisnis berbasis komoditas kopi
Model Analisis Kelayakan Penggunaan Mesin Pada Industri Kecil di Kabupaten Garut (Studi Kasus Penggunaan Mesin Roasting Kopi North Tj 068) Yusuf Mauluddin
Jurnal Kalibrasi Vol 15 No 1 (2017): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.15-1.515

Abstract

Pengadaan mesin produksi bagi industri kecil dan menengah memerlukan analisis, apakah mesin yang akan dimiliki layak secara teknis dan finansial dengan industri yang akan menggunakannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan model dalam menganalisis kelayakan penggunaan sebuah mesin. Pemodelan dibuat dengan menggunakan pendekatan induktif yang dimulai dari proses observasi, penemuan pola dan penyusunan model. Model yang dihasilkan kemudian divalidasi dan diverifikasi dengan studi literatur dan wawancara dengan pelaku industri kecil menengah. Hasil pembahasan memperlihatkan bahwa model tersebut dapat memberikan rekomendasi skala usaha yang layak, peralatan pendukung, alat bantu, dan prosedur operasi. Peran instansi pemerintah dan akademisn diperlukan dalam proses tersebut, mengingat proses yang dilakukan memerlukan biaya penelitian.