cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kalibrasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 264 Documents
Perbaikan Proses Bisnis Pada Assembling Process Car Seat Belt Dengan Menggunakan Pendekatan Model-Base and Integrated Process Improvement Studi Kasus: Bagian Operasional PT. XYZ Ujang Cahyadi
Jurnal Kalibrasi Vol 15 No 1 (2017): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.15-1.516

Abstract

Dasar Penelitian memiliki tujuan mengaplikasikan satu metode peningkatan proses bisnis, yaitu Model-based and Integrated Process Improvement (MIPI), yang dikenalkan Sola Adesola dan Tim Baines. Metoda MIPI merupakan salah satu panduan yang terstruktur untuk meningkatkan proses bisnis. Dengan diterapkannya Metode MIPI dengan menggunakan permodelan IDEF0, diharapkan dapat memenuhi beberapa hal yaitu kepuasan konsumen, pencapaian efisiensi dan efektifitas bisnisuntuk dapat menang dalam persaingan pasar yang cukup tinggi. Metode MIPI dengan menggunakan permodelan IDEF0 akan memetakan proses “ As – Is “ untuk menggambarkan proses bisnis yang ada, yang kemudian terlihat akan ada perbaikan pada proses bisnis “ To – Be“. Pada akhir penelitian ini, dilakukan perbandingan sebelum dan sesudah impelementasi MIPI pada indikator kinerja operasional. Penelitian ini merupakan Studi kasus yang dilaksanakan pada perusahaan perakitan Car Seatbelt untuk mobil MPV (Multi Purpose Vehicle) merupakan pasar gemuk bagi para produsen mobil di tanah air.
Penyusunan Skenario Untuk Mempertahankan Produktivitas Perusahaan Menghadapi Penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Di Kabupaten Garut Yusuf Mauluddin; Mira Enda Akbar
Jurnal Kalibrasi Vol 15 No 1 (2017): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.15-1.517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan skenario yang tepat untuk diterapkan oleh perusahaan agar mampu mempertahankan produktivitas apabila pemberian upah seluruh pekerja disesuaikan dengan upah minimum Kabupaten (UMK) Garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode produktivitas POSPAC yang digunakan untuk membandingkan tingkat produktivitas perusahaan saat ini dan tingkat produktivitas apabila perusahaan menerapkan pemberian upah pekerja yang disesuaikan dengan upah minimum Kabupaten (UMK) Garut. Selanjutnya, untuk mengeluarkan skenario-skenario digunakan metode kombinasi sebagai pendukung dari metode sebelumnya. Hasil dari perhitungan metode tersebut dikeluarkan sembilan skenario yang bisa diterapkan. Dari sembilan skenario tersebut dipilih satu skenario terbaik yang memberikan keuntungan tertinggi pada perusahaan dimana skenario tersebut adalah menaikan hasil penjualan sebesar 5.2% dari total hasil penjualan saat ini, menaikan persediaan sebesar 5.6%, menaikan value added sebesar 2%, menaikan biaya tenaga kerja sebesar 56.3%, menurunkan harga pokok penjualan sebesar 2%, menurunkan biaya administrasi sebesar 26.7%, menurunkan biaya langsung sebesar 0.9% dan menurunkan modal sebesar 0.8% serta biaya penjualan dianggap tidak berubah.
alisa Kapasitas Produksi Pada Kasus Penyewaan Proses Penyamakan Kulit Di Pabrik Kulit Karya Lestari Mandiri Yusuf Mauluddin; Rizal Nurkarim
Jurnal Kalibrasi Vol 15 No 1 (2017): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.15-1.518

Abstract

Pengolahan kulit dibagi menjadi dua tahap pemprosesan yakni tahap awal yaitu prosespenyamakan kulit dan tahap akhir yakni proses pemotifan kulit. Tahap awal pemporsesan yakniproses penyamakan kulit, pabrik tersebut sering tidak beroperasi karena mempunyai kapasitasberlebih, hal ini tentunya bisa dimanfaatkan oleh perushaan untuk membuka jasa sewa prosespenyamakan kepada UKM yang masih melakukan proses penyamakan secara tradisonal.Permasalahan yang terjadi perusahaan belum mengetahui kapasitas produksi dari pabrik tersebut,sehingga perusahaan tidak mengetahui kapasitas proses penyamakan yang bisa disewakan.Tujuandari penelitian ini yakni menghitung kapasitas produksi perusahaan, menetukan kapasitas sewaserta membuat jadwal dari kapasitas sewa tersebut, dengan tidak menganggu produksi inti dariperusahaan itu sendiri.Penelitian ini diselesaikan menggunakan simulasi. Simulasi tersebut dibuatdengan bantuan perangkat lunak Promodel versi 7.0. Simulasi tersebut dioperasionalkan dengan 1bulan penuh tanpa hari libur (skenario1) dan kondisi sesuai dengan keadaan di perusahaan yaknitiap hari Jum’at libur (skenario 2) .Hasil dari operasional simulasi tersebut menghasikan bahwaperusahaan memilki kapasitas 13 batch untuk skenario 1 dan 11 batch untuk skenario 2 perbulan,dimana 1 batch setara dengan 160 dilembar kulit. Kapasitas sewa yang tersedia didaptkan darihasil kapasitas total yang dikurangi dengan kapasitas terpakai. Pada data pengiriman kulit bulanJuli 2017 sebanyak 7 batch pengirman, didapatkan kapasitas sewa yakni 6 batch untuk skenario 1dan 4 batch untuk skenario 2. Jadwal sewa tersebut bisa dilaknakan pada tanggal/hari 2,3,4,6,8dan 9 untuk skenario 1 dan 3,5,7,dan 8 untuk skenario 2.
Perancangan Ulang Tata Letak Departemen Produksi di PT Karya Lestari Mandiri Lendra Permana; Yusuf Mauluddin
Jurnal Kalibrasi Vol 15 No 1 (2017): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.15-1.519

Abstract

PT Karya Lestari Mandiri adalah perusahaan yang memproduksi leather atau kulitsamakan. Masalah yang diteliti adalah masih buruknya kegiatan material handling di lantaiproduksi akibat tata letak yang kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan rancangantata letak departemen produksi baru dengan waktu material handling lebih cepat. Perancanganulang tata letak departemen produksi didasarkan pada pendekatan sistematic layout planningdengan menggunakan metoda string diagram Hasil rancangan ulang tata letak departemen mampumeningkatkan efisiensi waktu material handling.
Studi Kelayakan Pendirian Usaha Budidaya Jamur Tiram di Kabupaten Garut Hatta Jayawardhana; Hilmi Aulawi
Jurnal Kalibrasi Vol 15 No 2 (2017): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.15-2.520

Abstract

Budidaya jamur tiram merupakan usaha kehutanan yang tidak terlalu sulit dilakukan.Pemanfaatan lahan atau bangunan yang belum difungsikan dapat dijadikan sebagai alternatif lokasimelakukan budidaya jamur tiram. Studi Kelayakan Bisnis (SKB) dilakukan untuk menganalisisseberapa besar keuntungan atau kerugian yang diperoleh dalam berwirausaha budidaya jamur tiram.Studi kelayakan pada budidaya jamur tiram memperhatikan beberapa aspek yang dijadikan sebagaiparameter mengevaluasi usaha. Aspek – aspek yang diperhatikan meliputi: aspek pasar, aspek teknis& operasional, aspek manajemen, aspek finansial, dan aspek lingkungan. Berdasarkan aspek pasarKabupaten Garut masih memiliki sekitar 60% peluang pasar untuk mendirikan usaha budidaya jamurtiram. Berdasarkan aspek teknis operasional budidaya jamur dapat dilakukan dengan memanfaatkanruangan di sekitar rumah. Berdasarkan aspek manajemen, pengelolaan budidaya jamur dapatdilakukan dengan tidak melibatkan banyak pihak. Berdasarkan aspek finansial, budidaya jamur tiramdapat menhasilkan keuntungan hingga 23% dari modal yang dikeluarkan. Berdasarkan aspeklingkungan,budidaya jamur tiram berdampak baik bagi lingkungan sekitar.
Pengembangan Strategi Bisnis Perusahaan Menggunakan Business Model Canvass Andri Ikhwana; Rizky Paryadi
Jurnal Kalibrasi Vol 15 No 2 (2017): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.15-2.521

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman perusahaan, kemudian menentukan strategi perusahaan berdasarkan faktor eksternal dan internal perusahaan setelah serta Menentukan strategi perusahaan berdasarkan faktor eksternal dan internal perusahaan serta mendapatkan strategi pada model bisnis perusahaan Hal yang melatar belakangi penelitian ini karena terjadi fluktuasi penjualan dari tahun ke tahun Perusahaan perlu mengembangkan suatu strategi yang tepat agar perusahaan dapat mempertahankan eksistensinya. Berdasarkan permasalahan tersebut akan dilakukan analisa internal dan eksternal menggunakan matriks IFE&EFE. Dari hasil analisa diketahui pada matrik IE bahwa ada dua strategi yang ada pada matrik IE di kuadran I yaitu strategi intensif dan strategi integratif, oleh karena itu strategi intensif dipilih untuk mengembangkan strategi pengembangan produk dan diselesaikan dengan melihat model bisnis perusahaan dengan metode Business Model Canvass (BMC) Kemudian merencanakan pengembangan bisnis dengan menggunakan model BMC (Bisnis Model Canvas). Model ini diperoleh 9 aspek yang harus diperhatikan dalam pengembangan bisnis. Hasil yang diperoleh dari pengembangan model tersebut adalah dengan membuat varian produk baru dari PD DMC dan diikuti dengan 9 elemen pada BMC. Dengan inovasi tersebut akan membuat PD. Donat Madu Cihanjuang Garut dapat bersaing dengan komptetior-kompetitor lainnya sehingga dapat beradaptasi dan berkelanjutan kedepannya dengan lebih baik.
Analisis Harga Pokok Produksi Untuk Menentukan Harga Jual Produk Peci Andri Ikhwana; Saepul
Jurnal Kalibrasi Vol 15 No 2 (2017): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.15-2.522

Abstract

This research was conducted in PD. Al-Iman, a business engaged in the production of peciand located in Kp. Ciranyang, Ds. Mekarjaya, Kec. Bayongbong Garut. This study aims to analyzehow the calculation of cost of production is applied. The calculation of the cost of production is usingthe full costing method and the costing variable of the difference between the two methods calculation,and for the determination of the selling price the method used in this research is the cost plus price(cost plus pricing method). The results showed that there are differences in the calculation of cost ofgoods sold and selling price based on the method of full costing and variable costing method.Calculation using full costing method resulted in higher selling price compared to variable costingmethod. So, should be in calculating the cost of production as the basis of determining the sellingprice using the full costing method, so that the resulting sale price is precise and accurate.
Rekayasa Ulang Proses Bisnis Produksi Dodol di Perusahaan Dagang Sagura Rina Kurniawati
Jurnal Kalibrasi Vol 15 No 2 (2017): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.15-2.523

Abstract

Rekayasa ulang proses bisnis adalah proses berpikir kembali dan mendesain dari dasaruntuk mencapai perbaiakan dalan suatu perusahaan. Seiring dengan perkembangan pasar yangmenjadi kompetitif dan persaingan bisnis semakin kompleks, menimbulkan tantangan baru bagiperusahaan. Persaingan pasar dan munculnya perusahaan baru yang memproduksi produk yangsama menjadikan efektifitas dan efesiensi proses bisnis menjadi masalah yang patut diperhatikanyaitu bagaimana cara perusahaan menumbuhkan nilai kompetitif perusahaan agar produk yangdiproduksi dapat bersaing dipasaran. Beberapa hal yang menjadi masalah perusahaan saat iniadalah tenaga kerja, hasil produksi dan fasilitas tempat produksi. Untuk mengidentifikasipermasalahan yang muncul pada perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendesainproduk yang memenuhi permintaan dalam hal kualitas, ketahanan, fungsi dan meminimalkan biayaproduksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang berdasarkan 5tahapan yaitu, mengangkat permasalahan, memunculkan pertanyaan penelitian, mengumpulkan datayang relevan, melakukan analisis data dan menjawab pertanyaan penelitan. Hasil yang didapatdengan adanya penelitian ini adalah meningkatnya kualitas dari produk yang dihasilkan.
Peningkatan Kualitas dalam Proses Pengolahan Teh Hitam Orthodoks di PT. Perkebunan Nusantara VIII dengan Pendekatan Metode Six Sigma Dody Chandrahadinata; Dudi Kusuma
Jurnal Kalibrasi Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.19-2.1074

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk bisa mengetahui bagaimana meningkatkan kualitas yang dibutuhkan dalam pengolahan teh hitam orthodoks, mengetahui faktor penyebab paling dominan terhadap kecacatan pada proses produksi teh hitam orthodoks. Pendekatan permasalahan yang akan digunakan adalah metode Six Sigma yaitu dengan melalui lima tahap analisis, yaitu, define, measure, analyze, improve, dan control (DMAIC). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tiga jenis kecacatan telah di identifikasi selama proses pengolahan teh hitam ortodoks, yaitu cacat teh nyeupan, teh over pelayuan dan teh terkontaminasi. Hasil berdasarkan dari metode borda, telah di dapatkan beberapa faktor penyebab yang sangat besar pengaruhnya terhadap terjadinya kecacatan teh terkontaminasi adalah disebabkan oleh faktor manusia dan faktor mesin. Sehingga penyebab cacat dapat diprioritaskan dengan pendekatan menggunakan alat bantu yaitu metode failure mode and effect analysis (FMEA). FMEA digunakan agar dapat menentukan nilai RPN (Risk Priority Number) yaitu berdasarkan kejadian defect, pengaruh defect, dan tingkat terdeteksinya defect. Sebagai hasil akar dari permasalahan ini, usulan rekomendasi perbaikan dan peningkatan dapat diidentifikasi untuk membantu suatu perusahaan dalam mengurangi risiko kecacatan dalam proses produksi.
Hak Kekayaan Intelektual Merk dalam Undang-Undang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat Irma Rosmayati; Eliya Fatma Harahap; Hani Siti Hanifah
Jurnal Kalibrasi Vol 19 No 2 (2021): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.19-2.1091

Abstract

Pembangunan kegiatan ekonomi, adanya persaingan bisnis antara subjek bisnis satu sama lain adalah hal biasa. Persaingan bisnis yang sehat akan memiliki konsekuensi positif bagi pengusaha yang bersaing atau bersaing, karena itu dapat menyebabkan upaya untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas produk. Di sisi lain, konsumen juga mendapat manfaat dari persaingan yang sehat, yang membawa kepada penurunan harga dan menjamin kualitas produk. Di sisi lain, jika persaingan yang muncul tidak sehat, itu akan merusak ekonomi negara, yang akan merusak masyarakat. Dinamik dunia industri, yang berlangsung sangat cepat di tingkat nasional dan internasional, juga mempromosikan kemunculan hak harta intelektual sebagai istilah umum untuk berbagai jenis harta intelektual, termasuk merek. Hak atas kekayaan intelektual (HAKI) erat kaitannya dengan monopoli, namun masih terdapat berbagai perdebatan hukum tentang bisnis apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan sebagai monopoli dalam produksi. Namun, mengingat kerugian yang diderita masyarakat, monopoli semacam itu tidak boleh dilanjutkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui pendekatan sosiologi hukum. Temuan menunjukkan bahwa persaingan usaha tidak sehat dapat dilihat dari cara pelaku usaha bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Arbitrase dapat menjadi alternatif penyelesaian sengketa kekayaan intelektual atas pelanggaran merek dagang.