cover
Contact Name
Dr. Ir. Toto Rusianto, M.T
Contact Email
-
Phone
0274-563029 Psw. 113
Journal Mail Official
jurtek@akprind.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Jl. Kalisahak 28 Kompleks Balapan, Yogyakarta, 55222
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi
ISSN : 19793405     EISSN : 23386711     DOI : https://doi.org/10.34151/jurtek
Jurnal Teknologi adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknologi Industri Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta sebagai wahana publikasi karya ilmiah/penelitian di bidang sains dan teknologi. Jurnal Teknologi menerbitkan dua terbitan per tahun (Juni dan Desember). Tujuan Jurnal Teknologi adalah untuk menerbitkan artikel penelitian yang berkualitas yang didedikasikan untuk semua aspek perkembangan terkini di bidang teknologi industri.
Articles 397 Documents
STUDI POLA PEMBELANJAAN FAST MOVING CUSTOMER GOODS (FMCG) UNTUK EFEKTIVITAS TATA LETAK ITEM PADA TOKO RITEL (STUDI KASUS TOKO RITEL DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA) Rif’ah, Mega Inayati; Sulistyaningsih, Eka; Huda, Muhammad Khoirul
Jurnal Teknologi Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini bisnis ritel semakin berkembang, khususnya di Yogyakarta.Hal ini membuat persaingan pada bidang ini semakin ketat.Maka perlu strategi tertentu agar suatu toko ritel dapat bertahan dalam persaingan tersebut. Salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah dengan membuat tata letak barang-barang yang dijual yang efektif. Metode yang dapat digunakan dalam menemukan pola pembelanjaan konsumen tersebut adalah Algoritma Apriori. Output yang diharapkan adalah kelompok barang-barang mana yang paling sering dibeli konsumen secara bersamaan (memiliki frequent pattern). Untuk barang-barang tersebut, tata letaknya hendaknya berdekatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa frequent item tertinggi adalah Air Mineral, Susu dan Olahan Susu, serta Buah dan Sayur. Ketiga item tersebut memiliki prioritas tertinggi untuk diletakkan berdekatan.
ANALISA KEAUSAN PADA BUSHING PULLEY SLAG SCRABER MESIN BOILER LONGCHUAN KAPASITAS 8 TON Rivai, Muyas Ustad; Huda, Saiful
Jurnal Teknologi Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bushing mempunyai sifat-sifat seperti ketahanan terhadap temperatur tinggi dan ketahanan aus terhadap gesekan. Lubang aliran oli digunakan untuk mengalirkan oli yang melumasi antara poros dan bushing yang berputar, oleh karena itu Bushing dibuat dari bahan tahan aus, umumnya dari bahan kuningan. Batasan masalah pada penelitian adalah sebagai berikut: Obyek penelitian berupa bushing pulley slag scraber diperoleh PC. Gabungan Koperasi Batik Indonesia/GKBI Medari Yogyakarta. Sebuah Bushing pulley slag scraber yang sudah digunakan dan raw material bahan Bushing pulley slag scraber. Pada analisis keausan bushing pulley pada motor slag scraber mesin boiler Long Chuan memperoleh hasil sebagai berikut : Terjadi peningkatan harga keausan spesifik material Bushing pulley. Harga keausan spesifik raw material 0,59 mm2/kg, pada spesimen B (6 bulan) 1,77 mm2/kg, spesimen C (12 bulan) 4,11 mm2/kg. Terjadi penurunan harga kekerasan material Bushing pulley. Harga kekerasan raw material 133,94 VHN, pada spesimen B (6 bulan) 76,53 VHN, spesimen C (12 bulan) 63,36 VHN.
PENERAPAN BUSINESS PROCESS MANAGEMENT (BPM) (STUDI KASUS: PROSES BISNIS MENGEKSEKUSI DAN MENGELOLA RENCANA PENJUALAN DI DIVISI NIAGA PT PJB SERVICES) Ningtiyas, Ristina Kusuma; Pulansari, Farida; Hayati, Kinanti Resmi
Jurnal Teknologi Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses bisnis merupakan perantara antara bisnis dengan teknologi informasi. Dengan adanya proses bisnis yang baik, dukungan teknologi informasi terhadap bisnis akan semakin jelas dan tepat. Proses bisnis melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan dan membutuhkan sumber daya. Pengelolaan proses bisnis yang tepat dapat meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan. Pentingnya peran proses bisnis dalam suatu organisasi atau perusahaan yaitu berguna untuk menggerakkan bisnis menjadi semakin berkembang sangat cepat dan pesat. Penelitian ini menggunakan metode Business Process Management (BPM) yang memungkinkan perusahaan dapat memiliki cetak biru proses bisnis dan dapat menilai apakah proses bisnis yang sekarang berjalan sudah efektif dan efisien serta manajemen dapat melihat dengan detil dampak perubahan yang akan dilakukan baik dari sisi waktu dan biaya. Pada perhitungan simulasi proses saat ini yaitu prosedur standar pengendalian pelaksanaan pemasaran membutuhkan waktu 26.400 menit per bulan dengan biaya sejumlah 360.000.000 pertahun dan prosedur pengendalian kontrak pekerjaan jasa membutuhkan waktu 23.040 menit per bulan dengan biaya sejumlah 314.181.818,18 per tahun. Setelah dilakukan penerapan Business Process Management (BPM) untuk usulan proses bisnis yang baru yaitu prosedur mengelola pelaksanaan penjualan membutuhkan waktu 9,480 menit per bulan dengan biaya 129.272.727,27 per tahun dan prosedur mengelola settlement pelanggan membutuhkan waktu 14,400 menit per bulan dengan biaya 196.363.636,36 per tahun.
APLIKASI METODE TAGUCHI UNTUK MENGIDENTIFIKASI PENGARUH PIROLISIS DAN PENGERINGAN TERHADAP NILAI KALOR ARANG TEMPURUNG KELAPA Hayati, Nur
Jurnal Teknologi Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempurung kelapa merupakan limbah biomassa yang banyak diperoleh di lingkungan sekitar.Limbah ini belum dimanfaatkan dan dikelola secara maksimal, sehingga dapat mencemari lingkungan.Menurut Asian and Pacific Coconut Community (APCC) pada tahun 2012, luas areal tanaman kelapa di Indonesia mencapai 3,8 juta Ha dengan total produksi diperkirakan sebanyak 15 milyar butir kelapa. Tempurung kelapa adalah lapisan yang sangat keras yang mengandung 64,23% karbon, 4,89% hydrogen, 4,77% nitrogen, 3,60% belerang dan 22,61% oksigen.Sifat tempurung yang banyak mengandung karbon memungkinkan tempurung untuk dijadikan arang sebagai salah satu sumber energi alternatif yang cukup menjanjikan untuk menggantikan bahan bakar fosil. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh pirolisis dan pengeringan terhadap nilai kalor arang tempurung kelapa. Arang diperoleh dengan prosespirolisis dan nilai kalor arang diuji dengan menggunakan kalorimeter bom. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Taguchi. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah temperatur pirolisis (450oC, 500oC, 5500C, 600oC dan 650oC), waktu pirolisis (60, 75, 90, 105 dan 120 menit), temperatur pengeringan (95oC, 100oC, 105oC, 110oC dan 115oC) dan waktu pengeringan (12, 15, 18, 21 dan 24 jam). Adapun variabel respon dalam penelitian ini adalah nilai kalor arang tempurung kelapa. Orthogonal array yang digunakan adalah L25(5)4. Hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA menggunakan software minitab 16 dengan memperhatikan aspek energy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur pirolisis memberikan pengaruh yang paling besar terhadap nilai kalor arang, yaitu sebesar 45,39% disusul temperatur pengeringan 22,11%, waktu pengeringan 12,65% dan waktu pirolisis 3,89%. Adapun kondisi optimum untuk semua parameter diperoleh pada kondisi A4B3C1D4 artinya temperatur pirolisis 6500C, waktu pirolisis 90 menit, temperatur pengeringan 950C dan waktu pengeringan 21 jam.
KONSEP PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA SYSTEM MANUFACTUR DENGAN MODEL PERFORMANCE OF ACTIVITY DAN SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE Sidarto, Sidarto; Yusuf, Muhammad
Jurnal Teknologi Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka mengikuti bisnis global, para praktisi industri dituntut untuk dapat memproduksi produk yang murah, berkualitas, dan tepat waktu sesuai dengan keinginan pelanggan, kalau mau memenangkan persaingan pasar. Untuk melaksanakan produk yang murah, berkualitas, dan tepat waktu kiranya membutuhkan peran serta semua pihak mulai dari suplier selaku pemasok bahan baku, perusahaan atau pabrik yang mengolah bahan baku menjadi produk jadi, perusahaan transportasi yang menyampaikan bahan baku dari suplier ke perusahaan dan barang jadi ke konsumen, serta konsumen selaku pengguna dari produk akhir. Kesadaran akan pentingnya peran semua pihak tersebut kemudian tercipta apa yang disebut dengan konsep supply chain management. Secara umum kegiatan atau aktivitas yang terkait dalam supply chain management adalah : kegiatan merancang produk baru, kegiatan mendapatkan bahan baku, kegiatan perencanaan dan pengendalian, kegiatan memproduksi, dan kegiatan pendistribusian. Aktivitas-aktivitas disepanjang supply chain management dapat diukur dengan model performance of activity (POA) dan model supply chain operations reference (SCOR). Dalam model POA yang diukur adalah cost, time, capasity, productivity, utility, dan out-come. Sedangkan dalam model SCOR akan mengukur reliability, responsiveness, flexibility, costs dan asset. Hasil pengukuran akan menghasilkan posisi perusahaan atau aktivitas terhadap rata-rata perusahaan sejenis dan apabila perusahaan yang diukur hasilnya lebih besar dari perusahaan rata-rata, maka perusahaan tersebut termasuk perusahaan best in class.
ANALISA LAJU PENGENDAPAN SEDIMEN DI PELABUHAN SUNDA KELAPA DENGAN MODEL SED2D Setyo Purwono, Novi Andhi; Sismiani, Ary
Jurnal Teknologi Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan merupakan fasilitas yang sangat penting dalam mendukung moda trasportasi laut, dimana transportasi laut sangat menunjang bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara serta menunjang keamanan dan keselamatan pelayaran. Untuk menunjang hal tersebut perlu didukung fasilitas demi lancarnya kegiatan yang berlangsung baik itu fasilitas pendukung dari sisi laut maupun fasilitas pendukung dari sisi darat. Permasalahan yang sering terjadi di alur dan kolam pelabuhan adalah angkutan sedimen baik dari sungai yang berada di sekitar maupun angkutan sedimen dari laut. Permasalahan sedimen merupakan masalah utama yang harus segera ditangani, apabila tidak akan berakibat pada penurunan kapasitas alur pelayaran dan kolam pelabuhan sehingga berdampak pada draf kapal maksimum yang diijinkan dapat kandas. Hasil penelitian menunjukan bahwa laju pengendapan di kolam pelabuhan adalahPengendapan sedimen di dermaga kapal kargo pelabuhan Sunda Kelapa berkisar antara 0,07 meter sampai dengan 0,10 meter.Pengendapan sedimen di daerah dermaga kapal kayu berkisar antara 0,07 meter sampai dengan 0,09 meter.Untuk mengenbalikan kondisi kolam pelabuhan agar dapat dimusuki oleh kapal dengan draf maksimum sesuai dengan draf kapal rencana, kolam pelabuhan baik untuk kawasan kapal cargo maupun kapal kayu, harus dilakukan pengerukan dengan volume sedimen yang harus dikeruk untuk mendapatkan kedalaman rencana adalah 745.005 m3.
PEMBACAAN OUTPUT TIMBANGAN DIGITAL JARAK JAUH DENGAN MENGGUNAKAN PEMPROGRAMAN VISUAL BASIC 6.0 Handajadi, Wiwik; Sholeh, Ahmad
Jurnal Teknologi Vol 2 No 1 (2009): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai perancangan dan realisasi sistem display yang digunakan untuk mengukur hasil keluaran dari Timbangan Gantung Digital dengan Wireless tipe KGS 5.10.15.20 produk dari CV. General “PLC”Service . Timbangan jarak jauh sangat diperlukan untuk mempermudah proses penimbangan. Terutama untuk penimbangan objek yang besar sehingga berbahaya jika melihat hasil timbangan dengan jarak dekat. Pada sistem yang ada pada timbangan tersebut, hasil pengukuran dikirimkan menggunakan frekuensi UHF ke tempat lain. Sensor berat yang digunakan yaitu sensor Loadcell dengan keluaran tegangan DC. Pada bagian pemancar, data hasil pengukuran dari sensor diproses oleh: Analog to Digital Converter, mikrokontroler, kemudian dipancarkan melalui saluran transmisi udara. Pada bagian penerima terdiri atas : telecontrol 2005, Konverter level TTL ke RS232. Untuk menampilkan hasil pengukuran, menggunakan Personal Computer (PC) dengan program Visual Basic 6.0 Sistem timbangan ini sangat menguntungkan, selain dapat menimbang beban dengan jarak jauh, Penggunaan sistem serial memungkinkan untuk menggunakan kabel serial sampai jarak 20 meter. Untuk pengembangan tampilan visual basic dapat ditambahkan sistem database, agar data hasil penimbangan dapat tersimpan di PC.
PEMANFAATAN KULIT KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L.) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN NITROSELULLOSA Kusmartono, Bambang
Jurnal Teknologi Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nitroselulosa merupakan salah satu bahan dasar dari propelan jenis single base yang dibuat dengan nitrasi terhadap selulosa menggunakan campuran asam nitrat dan asam sulfat dengan air. Di dalam industri, nitroselulosa dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar plastik, lacquer (bahan pelapis), film, bahan dasar semen, bahan baku propelan (peledak) dan smokless powder. Kulit kacang tanah mengandung senyawa selulosa yang cukup tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan nitroselulosa. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan, yaitu proses pre-treatment dan proses nitrasi. Proses pre-treatment bertujuan untuk meningkatkan kadar α-selulosa dalam bahan baku, melalui proses pre-hidrolisis, delignifikasi, dan bleaching. Sedangkan proses nitrasi menggunakan asam campuran yang terdiri dari asam nitrat dan asam sulfat sebagai katalisator. Pada penelitian ini dipelajari pengaruh waktu reaksi, dan perbandingan asam sulfat dengan asam nitrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses nitrasi akan memberikan hasil terbaik pada waktu reaksi 150 menit, perbandingan asam sulfat terhadap asam nitrat 7:3. Pada kondisi ini diperoleh yield sebanyak 91,0% dengan kandungan nitrogen sebesar 11,47% dan termasuk dalam kualitas AM grades serta di bidang industri dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar film dan lacquer. Hasil uji FTIR menunjukkan bahwa telah terbentuk dua serapan gugus -NO2 pada nitroselulosa, sehingga termasuk dalam jenis selulosa di-nitrat.
APLIKASI A-TMP SEBAGAI MEDIA PROMOSI DAN PENJUALAN TEMPE BERBASIS ANDROID DI CV. MAJU MAKMUR PANGAN Fatkhiyah, Erfanti; Putra, Galih Pradana
Jurnal Teknologi Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul Pembuatan Aplikasi A-TMP Sebagai Media Promosi dan Penjualan Berbasis Android Di CV Maju Makmur Pangan ini membahas tentang perancangan sistem penjualan produk tempe berbasis android yang akan menampilkan informasi produk dan konsumen juga dapat melihat gambar produk dan harga produk terlebih dahulu sebelum melakukan pemesanan. Dalam sistem penjualan ini terdapat berbagai informasi mulai dari nama produk, gambar produk, stok produk, harga produk dan juga laporan penjualan produk. Tujuan dari sistem ini adalah untuk membuat sistem penjualan dengan mengikuti perkembangan di zaman modern ini dengan memudahkan konsumen saat melihat informasi maupun melakukan pesanan tanpa harus datang langsung ke tempat. Dari segi tampilan interface user dan admin cukup mudah dipahami, karena dibuat dinamis dan sederhana. Aplikasi ini terdapat berbagai fungsi mulai dari user melakukan pemesanan, melihat lokasi pengiriman. Adapun beberapa metode yang digunakan dalam menyelesaikan penelitian ini adalah metode observasi, metode wawancara, metode studi pustaka dan pengumpulan data yang didapat saat observasi di Cv. Maju Makmur Pangan tersebut. Hasil penelitian dari sistem penjualan ini yaitu tampilan aplikasi android yang akan memudahkan konsumen dalam melakukan pemesanan, melihat area lokasi pengiriman dan halaman info. Kemudian tampilan web yang akan memudahkan admin dalam mengelola data konsumen, transaksi penjualan, cetak nota dan mengecek laporan penjualan produk.
PENGARUH PROSES HEAT TREATMENT TERHADAP SIFAT MEKANIS BLOK REM KERETA API Duniawan, Agus
Jurnal Teknologi Vol 11 No 2 (2018): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Blok rem kereta api merupakan komponen kereta api yang berfungsi untuk menghentikan kereta pada saat dibutuhkan, blok rem adalah salah satu komponen kereta api yang habis dipakai sehingga kehandalan rem diperlukan untuk kendaraan seberat dan sebesar Kereta Api. Batasan masalah pada penelitian pengaruh proses heat treatment terhadap sifat mekanis blok rem kereta api. Bahan blok rem kereta apiTemperatur : 750°C, 800°C , 850°C, Waktu : 30, 60, dan 120 menit, pendinginan didapur pemanas. Pengujian yang digunakan meliputi : pengujian kekerasan (rockwell). Penelitian pengaruh proses heat treatment terhadap sifat mekanis blok rem kereta api, memperoleh hasil sebagai berikut Berdasarkan data komposisi bahan blok rem kereta api dan perhitungan karbon equivalen (CE) 3,936, bahan blok rem kereta api merupakan jenis besi tuang kelabu (gray iron). Temperatur heat treatment berpengaruh terhadap harga kekerasan bahan blok rem kereta api. Temperatur kritis (A1) besi tuang kelabu yang digunakan sebagai blok rem kereta api berdasarkan kandungan komposisi kimia adalah 765,585 °C (1413,635 °F). Proses heat treatment dibawah temperatur kritis menyebabkan penurunan harga kekerasan, sedangkan proses heat treatment diatas temperatur kritis menyebabkan peningkatan harga kekerasan, menunjukan harga kekerasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan raw material.