cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Jarkom
ISSN : -     EISSN : 23386312     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI USER MANAGER PADA HOTSPOT MIKROTIK MENGGUNAKAN METODE QUEUE TREE TIPE PCQ Hidayat -; Edhy Sutanta; Uning Lestari
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini jaringan internet telah menjadi suatu kebutuhan utama dari setiap orang yang telah menggunakan teknologi eletronik, seperti smart phone, gadget, laptop dan masih banyak lagi. Saat internet telah menjangkau hampir seluruh elemen masyarakat, berbagai instansi dan juga tempat berkumpul, terutama kafe atau restoran telah menjadikan internet sebagai bagian dari fasilitasnya, dimana Wi-Fi (Wireless Fidelity) yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel melalui sebuah jaringan komputer adalah pilihan utama. Permasalahan dalam penelitian ini adalah menyediakan jaringan pada user profile hotspot menggunakan user manager agar bandwidth teratur dengan menggunakan metode Queue Tree Tipe PCQ. Perancangan dan implementasi dilakukan di Wisma Muslim di Klitren Gondokusuman 1/568 dengan mengatur IP Addresss pada Mikrotik, IP Address user, IP Address hotspot, DNS, Gateway, Firewall NAT, Bridge, Hotspot Server, PCQ, Queue Tree dan user manager. Pada pengujian dilakukan dengan lima user untuk melihat hasil latency, download, dan upload. pengujian menunjukkan rata-rata hasil latency 13 ms , download 8.07 Mbps , dan upload 12.12 Mbps. Kemudian setelah menggunakan metode tersebut, latency 12 ms , download 6.57 Mbps, dan upload 15.66 Mbps
MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN METODE SIMPLE QUEUE & QUEUE TREE DENGAN TIPE PENJADWALAN PCQ PADA HOTSPOT MIKROTIK WISMA MUSLIM Inggar Prihartini Eka Putri; Joko Triyono; Edhy Sutanta
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisma Muslim sebagai hunian yang menyediakan fasilitas hotspot, dalam pengelolaan jaringannya masih memerlukan manajemen bandwidth dan juga keamanan mikrotik untuk meminimalisir serangan terhadap mikrotik. Penelitian ini menerapkan metode simple queue dan queue tree dengan tipe penjadwalan PCQ. Pengujian dilakukan selama 5 hari dengan menggunakan 10 client pada kapasitas bandwidth sebesar 10 Mbps. Pengujian dilakukan dengan aktivitas video streaming. Peningkatan keamanan juga dilakukan dengan menerapkan limit youtube, single connection dengan IDM, disable port, ubah port, available from, dan allowed address pada mikrotik. Parameter QoS yang digunakan adalah throughput, delay, packet loss, dan jitter. Dari hasil pengujian menggunakan manajemen bandwidth simple queue nilai rata-rata indeks yang didapatkan sebesar 3 dan dalam kategori memuaskan. Sementara untuk manajemen bandwidth menggunakan queue tree nilai rata-rata indeks yang didapatkan sebesar 2,75 dan dalam kategori kurang memuaskan. Penerapan fitur keamanan juga membatasi penggunaan bandwidth dan hak akses ke mikrotik
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MONITORING SERVER OWNCLOUD Jefrianto Tafonao; Erfanti Fatkhiyah; Rr. Yuliana Rachmawati
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin meningkatnya ukuran dan jumlah perangkat jaringan akan semakin kompleks masalah pada jaringan sehingga diperlukan adanya pengawasan terus-menerus untuk menjamin ketersediaan availability layanan. Cacti (Comman Agricurtural Customs Transmision of Information) merupakan salah satu software yang digunakan untuk keperluan monitoring yang banyak digunakan saat ini. Cacti menyimpan semua data atau informasi yang diperlukan untuk membuat grafik dan mengumpulkannya dengan database MySql. Kemudian dilakukan pengujian untuk mengetahui tampilan dan fungsi dari monitoring yang dibuat dan pengujian juga dilakukan terhadap aplikasi untuk mengetahui keakuratan. Hasil pengujian monitoring pada Server OwnCloud menunjukkan bahwa monitoring Cacti yang dibuat memiliki keakuratan dalam memonitoring Logged User, Ping Latency, Load Avarage, Monitoring Usage, dan disk space.
ANALISIS KUALITAS JARINGAN WLAN BERDASARKAN JARAK Joddie Meybie; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang utama dalam kinerja jaringan nirkabel teletak pada physical link dan paling berpengaruh adalah kondisi fisik seperti jarak karena semakin lemah radio frekuensi yang dapat di terima dan menjadikan akses ke jaringan lambat. Dalam membangun jaringan wireless saat ini harus diketahui teknologi apakah yang dapat digunakan untuk mendapatkan koneksi jaringan wireless yang stabil dan mampu untuk memenuhi kebutuhan user atau pemakai. Cara yang dapat digunakan untuk mengetahui teknologi apa yang dapat digunakan untuk melancarkan arus informasi melalui media jaringan wireless, adalah dengan melakukan analisis terhadap kualitas jaringan berdasarkan kualitas sinyal bar. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, motode studi literatur. Analisis yang dilakukan dengan mengukur parameter Quality of Service (Qos) delay, troughput dan packet loss pada acces point TP-LINK WA801ND dan dilakukan standarisasi berdasarkan Telecommunications and Internet Protocol. Harmonization Over Networks (TIPHON) . Penyusunan meliputi dengan prosedur antara identifikasi masalah, analisis kebutuhan, perancangan jaringan. sedangkan pengujian dilakukan dengan menggunakan CMD( Command Promt) dan Aplkasi WireShark.
PERBANDINGAN METODE SIMPLE QUEUE DAN QUEUE TREE UNTUK OPTIMASI MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN MIKROTIK (STUDI DI ASRAMA WISMA MUSLIM) Kevin Bagus Aditya; Rr. Yuliana Rachmawati; suraya -
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asrama Wisma Muslim adalah tempat tinggal penghuni perantauan, pelajar dan pekerja yang berada di Klitren Gondokusuman 1/568. Dalam menjalani aktifitasnya selain kerja, kuliah penghuni Asrama Wisma Muslim sangat membutuhkan teknologi internet, dan Wi-Fi adalah salah satu solusi bersama. Penghuni Asrama Wisma Muslim menggunakan Wi-Fi untuk banyak kegiatan, seperti browsing, streaming, gaming, downloading, dan masih banyak lagi. Pada studi kasus ini akan menggunakan 5 client dan 10 client. Permasalahan yang sering terjadi adalah manajemen bandwidth pada internet tidak teratur dan bahkan terbuang sia-sia, bahkan akan membuat pengguna jaringan internet mengalami perebutan bandwidth, delay, dan lagging. Perlu adanya manajemen penggunaan bandwidth supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Solusinya bisa menggunakan Router Mikrotik yang sudah sangat populer untuk melakukan tugas sebagai pengatur bandwidth. Dalam mengatasi manajemen bandwidth yang tidak teratur, hal yang dilakukan adalah memanajemen bandwidth dan dalam penelitian ini membandingkan dua metode manajemen bandwidth yaitu Simple Queue dan Queue Tree dengan parameter Quality of Service (QoS) pada delay, packet loss, throughput, jitter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetaui perbandingan antara metode Simple Queue dan Queue Tree dengan parameter Quality of Service (QoS) dan kapan menggunakan metode Simple Queue dan Queue Tree dalam manajemen bandwidth. Hasil pengujian pada 5 client Simple Queue dan Queue Tree pada nilai QoS Simple Queue lebih bagus dibandingkan dengan Queue Tree, sedangkan pada pengujian 10 client Simple Queue dan Queue Tree pada nilai QoS Queue Tree lebih bagus dibandingkan dengan Simple Queue, Berdasarkan hasil pada no 5, maka dapat disimpulkan bahwa metode Simple Queue lebih sesuai untuk jumlah client kurang dari 5, sedangkan untuk jumlah client lebih dari 5, direkomendasikan menggunakan Queue Tree.
PERANCANGAN DAN MANAJEMEN JARINGAN HOTSPOT MENGGUNAKAN CAPTIVE PORTAL DI KANTOR MECCATLARENTCAR CITY TOUR Khaidir Bin Mahdi; Rr. Yuliana Rachmawati; Catur Iswayudi
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan jaringan hotspot yang tidak teratur merupakan kendala pada pengguna hotspot ketika mengakses jaringan yang salah satunya pemakain password yang dapat di pakai secara bersama-sama. Permasalahan utama pada jaringan yang telah ada di Kantor Meccaylarentcar City Tour berupa pengawasan pengguna hotspot (pemakai internet) terhadap akses jaringan serta gangguan saat satu password digunakan secara bersama sehingga server yang diakses mengalami kelambatan maka diperlukan penelitian untuk mengindentifikasi jaringan hotspot yang telah ada. Subjek dalam penelitian ini adalah rancang bangun hotspot menggunakan captive portal. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, motode studi literatur. Sistem yang dibangun adalah captive portal menggunakan routerboard mikrotik. Penyusunan meliputi dengan prosedur antara identifikasi masalah, analisis kebutuhan, perancangan jaringan, perancangan sistem serta implementasi jaringan hotspot menggunakan motode captive portal.sedangkan pengujian sistem dilakukan dengan browser mozila firefox. Hasil penelitian dapat bekerja dengan optimal pada rancang bangun sistem hotspot menggunakan captive portal dan sistem yang mampu meningkatkan keamanan akses jaringan di Kantor Meccaylarentcar City Tour, sehingga mempermudahkan admin dalam memantau kegiatan pengguna yang sedang memakai jaringan hotspot. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem captive portal dapat diterapkan pada sistem hotspot di Kantor Meccaylarentcar City Tour.
IMPLEMENTASI TEKNIK LOAD BALANCING METODE PER CONNECTION CLASSIFIER (PCC) DENGAN FUNGSI QUEUE UNTUK MANAJEMEN BANDWIDTH (Studi Kasus Pada Laboratorium Komputer Jaringan, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta) Galih Tegar P. Aji; Catur Iswayudi; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Load balancing PCC bertujuan untuk mencegah terjadinya overload yang nantinya akan menimbulkan koneksi lambat atau putus, Dengan menyeimbangkan beban trafik maka akan memperkecil respone time dan memperbesar throughput. load balancing metode PCC berhasil mendistribusikan beban trafik koneksi pada kedua jalur koneksi berdasarkan IP header packet. pada penelitian ini, beban trafik ISPA dan ISPB terbagi mendekati seimbang. Kemudian dengan failover, router akan melakukan perpindahan jalur koneksi Internet apabila salah satu koneksi Internet mati. Pada penelitian ini failover dapat berjalan dengan baik. Bandwidth manajemen pada jaringan menggunakan queue tree metode PCQ, Pada jaringan praktikan kondisi sepi nilai rata-rata delay yaitu 72,7 ms sedangkan pada kondisi sibuk rata-rata delay yaitu 73,43ms, nilai rata-rata jitter kondisi sepi yaitu 64,6 ms sedangkan saat sibuk yaitu 66.76 ms. Nilai rata-rata throughput pada saat kondisi sepi yaitu 61,01 KB sedangkan saat kondisi sibuk yaitu 60,56 KB, nilai packet loss pada jaringan praktikan sibuk dan sepi yaitu sebesar 0%. Sedangkan Pada jaringan workshop kondisi sepi nilai rata-rata delay yaitu 78,48 ms sedangkan saat kondisi sibuk rata-rata delay yaitu 82,45 ms, nilai rata-rata jitter saat kondisi sepi yaitu 71 ms sedangkan saat kondisi sibuk yaitu 74,88 ms. Nilai rata-rata throughput saat kondisi sepi yaitu 117,45 KB sedangkan saat kondisi sibuk yaitu 114,96 KB, nilai packet loss saat jaringan workshop sibuk dan sepi yaitu sebesar 0%.
ANALISIS QUALITY OF SERVICE PROTOKOL MQTT DAN HTTP PADA PENERAPAN SISTEM MONITORING SUHU BERBASIS NODEMCU (STUDI KASUS RUANG SERVER KAMPUS 3 IST AKPRIND YOGYAKARTA) Muhammad Farid Ali Safii; Suwanto Raharjo; Uning Lestari
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet of Things (IoT) pada perkembanganya seakan menjadi solusi bagi seluruh perangkat elektronik untuk saling berkomunikasi dengan perangkat-perangkat yang telah terkomputasi. Dengan dasar inilah dikembangkan beberapa protokol komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan IoT. Pemilihan prokotol yang tepat pada saat mengimplementasikan jaringan dengan perangkat berkonsep IoT sangat penting dalam penggunaan beban trafik jaringan yang digunakan pada perangkat IoT. Pada penelitian ini memiliki objek yaitu mengimplementasikan sistem monitoring suhu menggunakan NodeMCU dengan sensor DHT11. NodeMCU digunakan sebagai mikrokontroller dengan modul ESP8266 sebagai media trasmisi nirkabel pada perangkat IoT sedangkan DHT11 merupakan sensor suhu dan kelembapan yang akan membaca suhu disekitar sensor. Penelitian mencakup analisa Quality of Service (QoS) pada objek di kedua protokol dan menganalisa pengiriman data pada protokol Hypertext Transfer Protocol (HTTP) dan Message Queuing Telemetry Transport (MQTT). Pada pengujian terhadap objek dengan jaringan lokal mendapatkan hasil QoS pada protokol HTTP dengan parameter Delay, Packet Loss,dan Jitter lebih baik daripada protokol MQTT, akan tetapi protokol MQTT memiliki Troughput lebih baik dibandingan dengan protokol HTTP. Pada pengujian pengiriman data MQTT memiliki selisih 5-10% data lebih banyak dibandingkan HTTP.
IMPLEMENTASI SECURE SOCKET LAYER PADA REAL-TIME VIDEO SURVEILLANCE MENGGUNAKAN ZONEMINDER DAN APACHE WEBSERVER Nanda Adi Pratama; Joko Triyono; Catur Iswayudi
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan merupakan aspek yang sangat penting bagi jalannya pertukaran data dalam video surveillance. Pada umumnya data video surveillance yang dikirim hanya ditunjukan bagi pihak-pihak tertentu saja. Suatu data harus sampai pada pihak yang berhak dengan kerahasiaan yang tetap terjaga, tanpa harus diketahui oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Oleh karena itu untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan data video surveillance, perlu adanya metode enkripsi data, yang merupakan ilmu untuk menyembunyikan informasi dari pihak ketiga. Salah satu metode yang cukup handal dalam mengamankan transmisi data secara real-time adalah SSL (Secure Socket Layer). SSL dapat diimplementasikan pada webserver yang memiliki public hosting. Pada penelitian ini, akan diimplementasikan Zoneminder video surveillance system pada webserver, kemudian SSL akan melakukan enkripsi pada transmisi data antara server Zoneminder dan client. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video surveillance yang terlindungi SSL, aman dari tindakan packet sniffing dan hasil perbandingan peforma tidak menunjukkan hasil yang signifikan.
ANALISIS KUALITAS JARINGAN WLAN BERDASARKAN KUAT SINYAL (STUDI KASUS ASRAMA ARJUNA) Siyama Yakup Mubarokah; Rr. Yuliana Rachmawati; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam analisis kualitas jaringan WLAN berdasarkan kuat sinyal menggunakan dua perangkat laptop yang berperan sebagai server dan client, serta satu buah access point. Dengan tujuan untuk mengetahui kualitas jaringan berdasarkan kuat sinyal, hal ini perlu dilakukan agar mendapatkan kualitas jaringan yang maksimal, terutama pada perangkat yang digunakan untuk mengelola suatu kesetabilan kinerja jaringan. Dengan menggunakan metode Quality Of Service (QOS) sesuai dengan paramater delay, packet loss dan throughput, pengujian analisis kualitas jaringan WLAN berdasarkan kuat sinyal dapat diterapkan dan mendapatkan hasil yang sesuai dengan standarisasi TIPHON untuk mengetahui hasil analisis kualitas jaringan. Hasil dari analisis kualitas jaringan WLAN berdasarkan kuat sinyal adalah pada perbandingan delay bahwa nilai delay sebesar 65.066 ms untuk sinyal bar ke 4, 78 ms untuk sinyal bar ke 3, 114.866 ms untuk sinyal bar ke 2 dan 243.533 ms untuk sinyal bar ke 1, pada perbandingan Packet Loss bahwa nilai packet loss sebesar 0 % untuk sinyal bar ke 4, 0 % untuk sinyal bar ke 3, 0.466 % untuk sinyal bar ke 2 dan 0.633 % untuk sinyal bar ke 1, pada perbandingan throughput bahwa nilai throughput sebesar 2.586 MB/s untuk sinyal bar ke 4, 3.12 MB/s untuk sinyal bar ke 3, 1.8 MB/s untuk sinyal bar ke 2 dan 1.967 MB/s untuk sinyal bar ke 1 dan pada perbandingan jarak dapat diketahui perbandingan jarak antar tiap bar cukup signifikan, semakin jauh jarak antara client dengan access point maka akan mempengaruhi kualitas jaringan, semakin dekat jarak antara client dengan access point akan lebih bagus kualitas jaringan.

Page 10 of 21 | Total Record : 208