cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Jarkom
ISSN : -     EISSN : 23386312     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
MEMBANGUN SERVER PORTABLE BERBASIS RASPBERRY PI SEBAGAI MEDIA STREAMING Yulius Orland Kristiawan; Joko Triyono; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman digital semakin pesat, membuat kebutuhan manusia semakin bertambah, salah satu kebutuhannya adalah multimedia, kebutuhan akan multimedia diantaranya adalah menonton film, melihat video, melihat foto dan mendengarkan musik. perkembangan multimedia berjalan seiring dengan perkembangan komputer server, sekarang komputer server tidak hanya digunakan pada perusahaan atau instansi besar, tetapi juga digunakan pada perumahan atau instansi yang lebih kecil. Raspberry Pi dipilih sebagai alternatif yang digunakan dalam pembuatan server media streaming dikarenakan ukuran yang kecil sehingga mudah untuk dibawa atau dipindah, selain itu harganya yang lebih murah jika dibandingkan dengan pc server. plex media software dipilih sebagai perangkat lunak yang digunakan sebagai pengolah media streaming yang dikonfigurasi pada server. Salah satu metode untuk menganalis performa dari Plex media server adalah menggunakan parameter Quality of Service (QoS) sehingga diketahui kriteria layanan yang diberikan oleh server sesuai dengan parameter dari QoS yang telah di tentukan nilainya. ITU-T G.1010 merupakan parameter penilaian yang telah ditentukan untuk mengukur kualitas streaming yang diberikan oleh server meliputi parameter nilai packet loss dan delay. Dalam penelitian ini telah melakukan implementasi layanan video streaming menggunakan Plex media streaming. Pengujian lima skenario layanan streaming menurut standar Tiphone masuk kedalam kategori memuaskan, nilai packet loss dan delay yang dihasilkan sesuai dengan standar ITU-T G1010. Oleh karena itu server portable Raspberry Pi layak dijadikan sebagai server alternatif untuk media streaming
PERANCANGAN JARINGAN KOMPUTER PADA RUMAH SAKIT SOEDARSONO DARMOSOEWITO DI BATAM Stefanus Samuel Tampi; Suwanto Raharjo; muhammad Sholeh
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito Batam secara keseluruhan sudah menggunakan jaringan internet tetapi rancangan jaringan komputer tersebut dibangun tanpa adanya simulasi terlebih dahulu, karena adanya kurang informasi atau pengetahuan dan juga sumber daya manusia. Oleh karena itu, komponen - komponen untuk membangun sebuah jaringan membutuhkan perancangan yang baik, serta harus adanya simulasi yang sudah di bangun terlebih dahulu, supaya memudahkan kita untuk penerapan secara prakteknya. Tujuan utama penelitian ini bermaksud untuk melakukan analisa jaringan yang ada di RS Soedarsono Darmosoewito Batam, membuat rancangan jaringan usulan berbasis VLAN di Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito Batam, juga membuat simulasi dan rancangan jaringan usulan menggunakan Cisco Packet Tracer. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu infrastruktur jaringan menggunakan topologi STAR - BUS, untuk memudahkan mencari gangguan, dan memudahkan menambah/ mengurangi perangkat. Penerapan teknologi VLAN akan mempermudah peengelolaan jika terjadi perubahan-perubahan yang terjadi pada jaringan ini.
ANALISIS, PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN QUEUE TREE PADA HOTSPOT MIKROTIK DI WISMA MUSLIM Taufiqur Rohman; Erna Kumalasari Nurnawati; Erma Susanti
Jurnal Jarkom Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asrama Wisma Muslim adalah tempat tinggal penghuni perantauan, pelajar dan pekerja yang berada di Klitren Gondokusuman 1/568. Dalam menjalani aktifitasnya selain kerja, kuliah penghuni Asrama Wisma Muslim sangat membutuhkan teknologi internet, dan Wi-Fi adalah salah satu solusi bersama. Permasalahan yang sering terjadi adalah manajemen bandwidth pada internet tidak teratur dan bahkan terbuang sia-sia, bahkan akan membuat pengguna jaringan internet mengalami perebutan bandwidth. Berdasarkan pada permasalahan, maka dilakukan penelitian dengan judul Analisis, Perancangan, dan Impelementasi Manajemen Bandwidth Menggunakan Queue Tree Pada Hotspot Mikrotik di Wisma Muslim. Analisis yang diperoleh pada jaringan eksis Asrama Wisma Muslim adalah topologi Star dengan satu modem ISP Biznet dan langsung terhubung ke empat client. Perancangan yang dilakukan adalah menggunakan satu Router Mikrotik dan Winbox untuk remote, dan empat client yang menggunakan bandwidth download 40 Mbps dan upload 50 Mbps, dari Modem ISP Biznet terhubung Router Mikrotik lalu terhubung ke empat client. Implementasi dilakukan dengan mengatur IP Address pada Mikrotik, IP Address client, IP Address hotspot, DNS, Gateway, Firewall NAT, Bridge, Hotspot Server, PCQ, dan Queue Tree. Pada pengujian dilakukan dengan kurang dari dua pengguna dan lebih dari dua pengguna untuk melihat hasil latency, download, dan upload.
AUDIT DAN IMPLEMENTASI CIS BENCHMARK PADA SISTEM OPERASI LINUX DEBIAN SERVER (STUDI KASUS: SERVER LABORATORIUM JARINGAN DAN KOMPUTER 6, INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA) Dika Priska Prastika; Joko Triyono; Uning Lestari
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Center For Internet Security (CIS) adalah organisasi non profit yang didirikan pada bulan Oktober tahun 2000. Misi dari organisasi ini adalah mengidentifikasi, mengembangkan, memvalidasi, dan mempromosikan praktik terbaik pertahanan di dunia siber. Dari beberapa program kerja CIS, ada dua yang paling penting (dan gratis) adalah CIS Control dan CIS Benchmark. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dituntut untuk memenuhi kompetensi yang ada di dunia kerja dan dunia industri. Meskipun terdapat satu mata pelajaran yang ada di kurikulum 2013 tentang penggunaan sistem operasi Linux Debian sebagai server, tetapi tidak mencakup tentang konfigurasi keamanan pada sistem operasi Linux Debian. Untuk meningkatkan keamanan sistem dilakukan dengan mengimplementasikan CIS Benchmark pada sistem operasi Linux Debian Server serta dapat mengetahui penilaian atau score tentang metode tersebut terhadap server Laboratorium Jaringan dan Komputer 6, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta. Setelah dilakukan audit server tersebut mendapatkan scored 129 atau 70% dari total 185 scored.
ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS PROTOKOL RTP PADA LINUX DAN WINDOWS MEDIA TRANSMISI WIRED DAN WIRELESS BERBASIS MIKROTIK Firman Aziz Ujiantoro; muhammad Sholeh; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Cepit Condong Catur Yogyakarta adalah tempat tinggal mahasiswa yang terdiri dari 10 kamar, masing-masing mahasiswa mempunyai laptop dengan sistem operasi yang berbeda-beda. Pondok Cepit memiliki jaringan Local Area Network (LAN) dan Wireless Local Area Network (WLAN) untuk dapat terhubung ke jaringan internet. Dengan adanya jaringan internet, mahasiswa sering melakukan streaming video menggunakan laptop dari sistem operasi yang berbeda-beda. Penelitian ini pada dasarnya untuk merepresentasikan perbandingan kualitas protokol RTP pada linux dan windows untuk layanan video streaming. Permasalahan yang dikaji pada penelitian adalah bagaimana pengaruh kondisi sepi dan ramai terhadap Quality of Service (QoS). Penelitian ini pada dasarnya dibagi menjadi 2 tahapan utama, yaitu tahap streaming video pada jaringan wired dan streaming video pada wireless berdasarkan kondisi sepi dan ramai. Streaming video dilakukan pada kondisi sepi dan kondisi ramai menggunakan aplikasi VLC media player sebagai pemutar video. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini antara lain studi literatur, studi pustaka, observasi dan metode Quality of Service (QoS). Kualitas protokol RTP pada linux dan windows dinilai dari metode Quality of Service (QoS) menggunakan parameter delay, jitter, throughput, dan packet loss. Hasil analisis perbandingan kualitas protokol RTP pada linux dan windows diketahui bahwa, berdasarkan kondisi sepi dengan media transmisi wired, pengujian QoS dengan parameter delay, jitter dan packet loss protokol RTP pada linux lebih unggul dari protokol RTP di windows. Sedangkan untuk parameter throughput, protokol RTP di windows lebih unggul dari protokol RTP di linux. Pada kondisi sepi dengan media transmisi wireless, kualitas protokol RTP di windows lebih unggul dari protokol RTP di linux berdasarkan pengujian dengan parameter jitter, packet loss dan throughput. Sedangkan kualitas QoS dengan parameter delay, protokol RTP di linux lebih unggul dari protokol RTP di windows. Untuk kondisi ramai dengan media transmisi wired, kualitas protokol RTP di windows lebih unggul dari protokol RTP di linux berdasarkan parameter jitter, packet loss, dan throughput. Sedangkan kualitas QoS dengan parameter delay, protokol RTP di linux lebih unggul dari protokol RTP di windows. Pada kondisi ramai dengan media transmisi wireless, kualitas protokol RTP di linux lebih unggul dari protokol RTP di windows berdasarkan parameter delay dan packet loss. Sedangkan pengujian kualitas QoS dengan parameter jitter dan throughput, protokol RTP di windows lebih unggul dari protokol RTP di linux.
ANALISIS MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN METODE PCQ DENGAN MIKROTIK 951Ui-2HnD Lica Cantika Kurnia Dewi; Rr. Yuliana Rachmawati; Suraya -
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempat objek yang digunakan untuk penelitian telah mempunyai koneksi internet tetapi sering kali terjadi adanya dominasi bandwidth antar client yang diakibatkan karena salah satu atau beberapa client melakukan download sehingga akan mengganggu client lain. Untuk mengatasi permasalahan dominasi bandwidth antar client yang terjadi, maka dilakukanlah pembagian bandwidth. Dengan memanfaatkan router Mikrotik 951Ui-2HnD, administrator jaringan dapat dengan mudah melakukan manajemen bandwidth terhadap komputer client yang terhubung dalam jaringan. Teknologi yang digunakan untuk mengimplementasikannya didasarkan pada pendekatan yang disebut Quality of Service (QoS) dan disesuaikan dengan standar TIPHON. Cara kerjanya yaitu dengan mengidentifikasi lalu lintas data yang melalui jaringan.Tujuan yang hendak dicapai adalah menyeimbangkan alokasi bandwidth sesuai untuk kebutuhan client. Metode antrian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode Per Connection Queue (PCQ) dan winbox sebagai software untuk remote router. Pengujian QoS dilakukan pada konfigurasi tanpa menggunakan metode dan menggunakan metode PCQ dengan parameter QoS berupa delay, jitter, throughput dan packet loss menggunakan aplikasi Wireshark dan VLC Player sedangkan kecepatan upload dan download menggunakan speedtest.net. Pengujian saat jam sepi, pukul 06.00 - 12.00 dan jam ramai, pukul 12.00 – 18.00. Hasil manajemen bandwidth dengan menggunakan metode Per Connection Queue (PCQ) terbukti merata dan hasil Quality of Service (QoS) lebih baik dibandingkan manajemen bandwidth tanpa menggunakan metode Per Connection Queue (PCQ).
RANCANGAN INFRASTRUKTUR JARINGAN BACKBONE HYBRID DI TIGA KAMPUS IST AKPRIND YOGYAKARTA Mustafa -; Amir Hamzah; Rr. Yuliana Rachmawati
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam bidang komunikasi data di dunia pendidikan sangat diperlukan, maka kampus IST AKPRIND Yogyakarta perlu menerapkan kemajuan dibidang teknologi, yaitu jaringan Backbone Hybrid yang merupakan saluran atau koneksi berkecepatan tinggi yang menjadi lintasan utama dalam sebuah jaringan. Dimana pada jaringan ini kombinasi dari dua atau lebih topologi berbeda berpadu menjadi satu bentuk baru pada sistem jaringan komputer. Jaringan Backbone Hybrid dirancang pada tiga kampus IST AKPRIND Yogyakarta menggunakan kabel fiber optik single mode yang kecepatannya dapat mencapai 1-10 Gbps, dimana Kampus 1 Balapan digunakan sebagai gedung pusat/centra IT. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah membandingkan kecepatan dan biaya antara fiber optik single mode dengan wireless bridge yang masih digunakan hingga saat ini, kemudian dilakukan perancangan untuk ketiga kampus. Hasil yang didapat dari analisis perancangan tersebut adalah jaringan Backbone Hybrid dengan menggunakan kabel fiber optik single mode mempunyai transmisi data 1 Gbps, sedangkan untuk wireless hanya 600 Mbps. Tetapi estimasi biaya yang digunakan pada fiber optic lebih besar dibandingkan dengan wireless.
ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS JARINGANMULTIPLESERVICE SET IDENTIFIER DENGAN ACCESS POINT DAN VIRTUAL ACCESS POINT PADA SATU ANTARMUKA WIRELESS MIKROTIK (Studi Kasus Pada OSZ STORE Yogyakarta) Nurina Ivana Luthfia Wilaksono; Joko Triyono; Catur Iswayudi
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam analisis dan perbandingan perangkat wireless dan kualitas traffic jaringan sangat penting, terutama pada perangkat yang digunakan untuk mengelola jaringan, khususnya analisis perbandingan kualitas jaringan Multiple Service Set Identifier (SSID) yanga ada pada Access Point (AP) dan Virtual Access Point (VAP) pada satu Interfaces Wireless Mikrotik. Dengan menggunakan aplikasi wireshark dan Mikrotik pada kualitas jaringan dianalisis dengan Quality Of Service (QOS) sesuai dengan paramater delay, jitter, packet loss dan throughput. Perbandingan interface Access Point (AP) dengan Virtual Access Point (VAP) dengan nilai kulitas jaringan dikondisi sepi, Access Point (AP) lebih baik dari kualitas jaringan Virtual Access Point (VAP) dengan nilai delay 61 ms, jitter 0.041 ms, packet loss 22,29 %, throughput 6,28 bps, untuk kondisi ramai kualitas jaringan Access point (AP) lebih baik dari kualitas jaringan Virtual Access Point (VAP) dengan nilai delay 116 ms, jitter 0,079 ms, packet loss 6,19 %, throughput 1179 bps. Seluruh penilaian kualitas jaringan dengan berdasarkan parameter QOS dan kondisi waktu, kulitas jaringan Virtual Access Point (VAP) memiliki nilai parameter throughput tertinggi 13638 bps.
OPTIMALISASI KINERJA SERVER MENGGUNAKANMANAJEMEN DNS OPTIMIZING SERVER PERFORMANCE USING DNS MANAGEMENT (STUDI KASUS : IST AKPRIND YOGYAKARTA) Taufik Hidayat; Catur Iswayudi; Suraya -
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia teknologi informasi terutama di era digital ini yang sangatcepatsehinggamendorong seorang individumaupunkelompokuntuk menerapkanya dalamkehidupansehari-hari. Kelebihandaritekhnologiinformasi sekarang iniadalah menyediakan kecepatanakses, penyampaianinformasiyang cepat, efisien dalamhalwaktutenaga danbiayaserta penggunaannyayangmudah. Internet merupakan salah satu media penyampaian informasi yang sudah sangat melekat pada kehidupan masyarakat. Kebutuhan akan internet pada suatu instansi besar seperti perusahaan, kampus, dan macam-macam lainnya untuk menunjang pelayanan dan kebutuhan informasi. Penelitian ini membahas tentang optimalisasi kinerja server menggunakan manajemen DNS (Domain Name System), manajemen DNS ini dilakukan untuk memberikan efisiensi terhadap server tersebut. Rancangan yang dilakukan adalah membuat virtualisasi server pada virtualisasi tersebut digunakan sebagai server untuk meningkatkan kinerja layanan. Manajemen yang dilakukan adalah membuat DNS master-slave yang nantinya antara 2 server akan menjadi backup apabila salah satu server mengalami kendala, konfigurasi yang digunakan adalah menggunakan BIND. Pengujian dilakukan dengan menggunakan dua koneksi yaitu koneksi public dan juga koneksi local. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan melakukan manajemen DNS dan juga pada server dilakukan virtualisasi dapat meningkatkan layanan dan menghemat ruang fisik.
PERANCANGAN DAN OPTIMASI KINERJA JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN METODE TOP DOWN Syifa Nurul Huda; Catur Iswayudi; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 6 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Pengadilan Agama Kota Cilacap sebagai Badan Pelaksana Kekuasaan Kehakiman memiliki tugas pokok untuk menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan setiap perkara yang ada. Kinerja jaringan yang ada di Pengadilan Agama memiliki kendala lambatnya kinerja jaringan, komputer tidak dapat terdeteksi oleh komputer lain dan masih ada ruangan yang belum terdeteksi oleh jaringan. Optimasi kinerja jaringan di setiap ruangan pada Pengadilan Agama. Dengan persoalan atau masalah-masalah tools maka dilakukan penelitian untuk mengoptimalkan rancangan jaringan dengan metode Top Down menggunkan Cisco Packet Treacer. Dalam penelitian ini optimasi kinerja jaringan menggunakan metode Top Down. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian antara lain metode observasi, metode wawancara dan studi pustaka. Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam perbandingan kinerja jaringan lama dengan kinerja jaringan baru menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracert. Optimasi jaringan dengan metode Top Down dengan menggunakan perancangan topologi jaringan dengan pengujiannya menggunakan test PING. Perbedaan pada rancangan desain jaringan Top Down untuk merancang sebuah jaringan dengan sesuai kebutuhan dan dapat di kembangkan, optimasi perangkat jaringan hardware pada rancangan jaringan dapat mempengarui kinerja jaringan yang akan diuji dengan test PING untuk titik yang terkafer oleh jaringan. Berdasarkan hasil dari uji coba kinerja jaringan, maka kinerja jaringan di ruangan sidang 1 dan 2 sebelumnya yang tidak ada koneksi jaringannya sekarang mendapatkan koneksi jaringan.

Page 11 of 21 | Total Record : 208