cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 57 Documents
Search results for , issue " Tahun 2012" : 57 Documents clear
PERBEDAAN TEKANAN DARAH SEBELUM DAN SESUDAH TERAPI RELAKSASI BENSON PADA PASIEN HIPERTENSI (Studi Kasus Di Wilayah Kerja Puskesmas Karangayu Semarang) Purwati, Dewi; Suryani, Maria; Supriyono, Mamat
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia dari 7 juta penduduk setiap tahunnya. Prevalensi hipertensi di Indonesia berkisar antara 17-21%. Hipertensi bisa diatasi secara farmakologis maupun non farmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah terapi relaksasi Benson pada pasien hipertensi studi kasus di wilayah kerja Puskesmas Karangayu Semarang. Desain penelitian ini menggunakan eksperimen semu one group pre test post test, jumlah sampel 71 responden dengan tehnik stratified random sampling. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan spygnomanometer digital omron. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah terapi relaksasi Benson pada pasien hipertensi. Dilihat dari hasil analisis uji paired sample T-test didapatkan p-value sebesar 0,0001 < 0,05. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah mengatasi hipertensi tidak hanya dengan menggunakan obat-obatan medis tetapi bisa juga menggunakan terapi relaksasi Benson secara teratur sebagai pengobatan pendamping.   Kata kunci: Relaksasi Benson, Hipertensi
HUBUNGAN ANTARA CYBERSEX DENGAN PERILAKU MASTURBASI PADA REMAJA DI SMA KESATRIAN 1 SEMARANG Erawati, Gusana Prinda; Kristiyawati, Sri Puguh; Solechan, Achmad
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Banyak yang menyebut masa remaja adalah masa pencarian jati diri. Karena remaja mudah terpengaruh oleh teman, lingkungan, dan beberapa diantaranya menjerumus pada hal-hal yang negatif. Contohnya adalah menggunakan media internet untuk mengakses situs-situs porno atau yang biasa disebut dengan cybersex. Jika cybersex dilakukan dengan cara chatting, fantasi seks akan menjadi semakin parah. Karena merasa seolah-olah benar-benar berhubungan seks dengan partner online-nya. Karena kedua pasangan sama-sama saling merangsang. Kalau sudah begini, dorongan seksual pun bertambah susah dibendung. Untuk menyalurkan dorongan itu, kegiatan seksual mandiri seperti masturbasi mau tidak mau dilakukan. Semakin sering terangsang, semakin bermasturbasi. Masturbasi disebut sebagai upaya memuaskan diri sendiri dengan rangsangan seksual yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara cybersex dengan perilaku masturbasi pada remaja di SMA Kesatrian 1 Semarang. Desain penelitian ini adalah analisis deskriptif, jumlah sampel 92 responden yang menggunakan tekhnik purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah cybersex dan variabel terikat adalah perilaku masturbasi pada remaja. Hasil korelasi adalah nilai p= 0,000 (<0,05) dan r= 0,437 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang cukup kuat antara cybersex dengan perilaku masturbasi dimana semakin lama sesorang mengakses situs cybersex maka orang tersebut berkemungkinan melakukan masturbasi. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah untuk menjelaskan dampak buruk dari masturbasi. Sedangkan masturbasi sendiri memiliki efek yang negatif pada psikologi maupun fisik, antara lain nyeri punggung dan selakangan, rasa letih sepanjang hari, kebotakan, impotensi dan kebocoran katup air mani.   Kata Kunci: Cybersex dan perilaku masturbasi
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA DENGAN KONTRAKSI UTERUS KALA I DI RS PANTI WILASA CITARUM SEMARANG Setyaningrum, Florentina Merdiana; -, Wagiyo; -, Purnomo
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Berbagai macam stressor yang terjadi pada masyarakat terkhusus pada ibu melahirkan seperti ketakutan akan keselamatan bayi yang akan dilahirkan atau stimulus rasa nyeri yang hebat, menimbulkan fenomena dalam menghadapi persalinan. Keadaan psikis (cemas) pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan kelemahan pada kontraksi uterus. Desain penelitian ini adalah deskriptif yang bersifat korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling total sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Analisa data menggunakan uji korelasi spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 63,3% responden memiliki tingkat kecemasan yang tinggi dan 63,3% responden memiliki kontaksi uterus yang tidak baik (lemah). Hasil korelasi dari kedua variabel yaitu tingkat kecemasan ibu primigravida dan kontraksi uterus kala I memiliki hubungan yang signifikan dan berkorelasi negatif (p value 0,000). Kata kunci        : kontraksi uterus, tingkat kecemasan ibu primigravida
HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA DENGAN FREKUENSI KEKAMBUHAN KLIEN PERILAKU KEKERASAN DI RSJD Dr. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG Rusmiati, Iis Tri; Nugroho, Arief; Hartoyo, Mugi
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Jumlah gangguan jiwa tahun 2010 di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang mencapai 3.914 orang dengan angka kekambuhan 11,5%. Salah satu faktor yang mempengaruhi kekambuhan setelah pasca perawatan di rumah sakit adalah pola komunikasi keluarga, maka perlu diketahui hubungan pola komunikasi keluarga dengan frekuensi kekambuhan klien perilaku kekerasan. Tujuan dari penelitian ini mengetahui hubungan antara pola komunikasi keluarga dengan frekuensi kekambuhan klien perilaku kekerasan di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Desain penelitian ini adalah koefisien korelasi dengan jumlah sampel 30 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pola komunikasi keluarga dengan frekuensi kekambuhan klien perilaku kekerasan  adalah p = 0,013 > 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan keluarga yang menerapkan pola komunikasi fungsional dapat meningkatkan komunikasi secara efektif sehingga isi pesan dapat dimengerti klien, sedangkan keluarga yang menerapkan pola komunikasi disfungsional diharapkan mampu mengajak klien berkomunikasi secara terbuka dan jelas sehingga dapat meminimalkan kekambuhan. Kata kunci : Pola komunikasi, Keluarga, Frekuensi kekambuhan
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MENGELOLA HIPERTENSI DI PUSKESMAS PANDANARAN SEMARANG Susanti, Mega Tri; Suryani, Maria; -, Shobirun
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hipertensi adalah tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan diatoliknya diatas 90 mmHg. Berdasarkan Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) pada tahun 2001, hipertensi merupakan faktor utama penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia yaitu sebanyak 26,3%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pendidikan kesehatan tentang hipertensi terhadap pengetahuan dan sikap dalam mengelola hipertensi di Puskesmas Pandanaran Semarang. Penelitian ini adalah sebuah penelitian kuantitatif dengan Quasi-experimental design yang menggunakan pretest-postest. Total sampelnya adalah 70 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Consecutive Sampling. Pada penelitian ini, data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test (p<0,05). Hasil dari variable pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan 0,000 (p<0,05), kemudian untuk variable sikap adalah 0,000 (p<0,05). Ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pemberian pendidikan kesehatan dan sikap baik sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan kesehatan tentang hipertensi mempengaruhi pengetahuan dan sikap dalam mengelola hipertensi.   Kata Kunci: pendidikan kesehatan, pengetahuan, sikap, hipertensi
PERBEDAAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI ESENSIAL SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF DI RSUD TUGUREJO SEMARANG Murti, Tri; -, Ismonah; Meikawati, Wulandari
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan tekanan darah tinggi yang abnormal dan diukur paling tidak pada kesempatan yang berbeda. Hipertensi yang tidak tertangani akan merusak pembuluh darah di seluruh tubuh yaitu mata, jantung, ginjal dan otak sehingga untuk mencegah komplikasi tersebut dilakukan salah satunya dengan relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan tekanan darah pada pasien hipertensi esensial sebelum dan sesudah pemberian relaksasi otot progresif di RSUD Tugurejo Semarang. Desain penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimental menggunakan rancangan one group pre-post test design dengan jumlah sampel yang digunakan 18 responden dengan teknik quota sampling. Hasil penelitian menggunakan uji Paired Sample T-test menunjukkan p-value 0,000 atau < 0,05 maka dapat disimpulkan ada perbedaan tekanan darah pada pasien hipertensi esensial sebelum dan sesudah pemberian relaksasi otot progresif di RSUD Tugurejo Semarang. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah sebagai alternatif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi esensial.   Kata kunci:  relaksasi otot progresif, tekanan darah, dan hipertensi
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA USIA 1-3 TAHUN STUDI KASUS DI DESA TEGOWANU WETAN KECAMATAN TEGOWANU GROBOGAN Kusumawati, Oktania; Nugroho, Heryanto Adi; Hartono, Rodhi
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Diare di Indonesia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama, hal ini dikarenakan masih tingginya angka kesakitan diare yang menimbulkan kematian terutama pada balita. Angka kejadian diare pada balita di Indonesia berkisar 40 juta per tahun dengan angka kematian 200.000-400.000 balita. Kejadian diare di Jawa Tengah semakin tahun juga mengalami peningkatan dengan prevalensi 25% pada tahun 2005, 42,9% pada tahun 2010. Di desa Tegowanu Wetan pada tahun 2010 balita yang mengalami diare sebanyak 505 balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan PHBS dengan kejadian diare pada balita usia 1-3 tahun di desa Tegowanu Wetan Kecamatan Tegowanu Grobogan. Desain penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah sempel 47 responden dengan tekhnik proposional random sampling. Pada karakteristik responden, tingkat pendidikan responden yang paling tinggi adalah SMA 26 (55,3%), dan terrendah adalah SD 4 (8,5%). Pada usia ibu yang resiko tinggi ( usai < 20 tahun dan >30 tahun) sebanyak 11 (23,4%) sedangkan resiko rendah (usia 20-30 tahun) sebanyak 36 (76,6%). Pada kategori pekerjaan, ibu yang tidak bekerja sebesar 37 (78,7%), sedangkan yang tidak bekerja sebanyak 10 (21,3%). Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian diare dengan p value 0,025. Rekomendasi penelitian ini adalah agar masyarakat melakukan PHBS.   Kata Kunci       : Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS), Diare.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH PADA PASIEN RAWAT INAP USIA 20 TAHUN KE ATAS DENGAN KATETER MENETAP DI RSUD TUGUREJO SEMARANG Putri, Rizki Artika; Armiyati, Yunie; Supriyono, Mamat
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan 40 % dari seluruh infeksi nosokomial dan dilaporkan 80 % ISK terjadi sesudah instrumentasi, terutama oleh kateterisasi. Infeksi ini terjadi akibat adanya ketidakmampuan dalam mengendalikan maupun menghindari faktor risiko. Secara umum faktor risiko ini dibagi menjadi 2 faktor, faktor yang tidak dapat diubah dan faktor yang dapat diubah. Faktor yang tidak dapat diubah antara lain usia, jenis kelamin, penyakit, virulensi kuman dan faktor risiko yang dapat diubah antara lain prosedur pemasangan kateter, perawatan kateter, lama penggunaan kateter, ukuran dan tipe kateter, personal hygiene dan asupan cairan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian ISK pada pasien dengan kateter menetap. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional, jumlah sampel 30 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dengan Fisher Exact Test menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kejadian ISK dengan lama penggunaan kateter (p=0,0001) dan perawatan kateter (p=0,009). Hasil analisis multivariat, diketahui bahwa lama penggunaan kateter merupakan faktor risiko paling dominan yang berpengaruh terhadap kejadian ISK pada pasien dengan kateter menetap. Pasien dengan lama penggunaan kateter > 3 hari mempunyai risiko 56,07 kali dapat terkena ISK dibandingkan dengan pasien yang menggunakan kateter ≤ 3 hari. Uji probabilitas membuktikan bahwa 25 % kejadian ISK pada pasien dengan kateter menetap disebabkan oleh penggunaan kateter >3 hari. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar lebih memperhatikan faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan kejadian ISK pada pasien dengan kateter menetap, terutama faktor risiko yang dapat diubah seperti lama penggunaan kateter dan perawatan kateter. Kata kunci: infeksi saluran kemih, kateter menetap
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN VULVA HIGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA IBU RUMAH TANGGA (STUDI DI DESA SAWAHJOHO WARUNGASEM BATANG) Melati, Rika; Santoso, Eko Jemi; -, Sayono
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keputihan merupakan keluarnya cairan dari mulut vagina. Keputihan dapat bersifat fisiologis maupun patologis. Sebanyak 75% wanita mengalami keputihan minimal 1 kali seumur hidup dan 45% mengalami 2 kali atau lebih. Vulva hygiene terkait dengan kejadian keputihan, namun pengetahuan dan keterampilan vulva hygiene belum diketahui hubungannya dengan kejadian keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan keterampilan vulva hygiene dengan kejadian keputihan pada ibu rumah tangga di Desa Sawahjoho Warungasem Batang. Desain penelitian ini adalah Crossectional dengan umlah sampel 90 responden dengan tehnik Systematic Sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis secara analitik dan deskriptif dengan uji korelasi Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebayak 43,3%, keterampilan cukup sebanyak 51,1% dan kejadian keputihan mencapai 38,8%. Hasil uji statistic membuktikan ada hubungan antara pengetahuan (p= 0,000) dan keterampilan vulva hygiene (p=0,000) dengan kejadian keputihan. Wanita usia dewasa disarankan untuk selalu menambah pengetahuan dan keterampilannya untuk mengurangi resiko kejadian keputihan.   Kata kunci: Pengetahuan, Keterampilan, Keputihan
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI DALAM KELUARGA DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK TUNAS RIMBA MRANGGEN DEMAK Sari, Deasy Pamungkas; Pohan, Vivi Yosafianti; -, Shobirun
Karya Ilmiah S.1 Ilmu Keperawatan Tahun 2012
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak merupakan suatu idividu yang unik, mempunyai ciri khas tumbuh dan berkembang sejak konsepsi sampai akhir remaja. Anak berkembang dalam keluarga sehingga dalam keluarga banyak didominasi hubungan antara orang tua dan anak. Komunikasi dalam keluarga menjadi faktor yang sangat penting dalam perkembangan anak, salah saatu perkembangan anak yang diukur adalah perkembangan bahasa.komunikasi keluarga yang adekuat memungkinkan keluarga mensosialisasi anak dengan baik, dengan kata lain stimulasi keluarga yang baik dan lingkungan mendukung akan mempercepat perkembangan bahasa anak. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan antara komunikasi dalam keluarga dengan perkembangan bahasa anak usia prasekolah di TK Tunas Rimba Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Metode penelitian ini adalah observasi dengan pendekatan cross sectional, populasi sebanyak 72 orang dengan sampel sebanyak 70 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara komunikasi dalam keluarga dengan perkembangan bahasa anak usia prasekolah. Hal ini terlihat dari hasil penelitian dengan menggunakan uji hubungan chi square (X2) antara variabel komunikasi dalam keluarga dengan variabel perkembangan bahasa p-value 0,000 (p<0,05), kesimpulan ada hubungan antara komunikasi dalam keluarga dengan perkembangan bahasa anak prasekolah di TK Tunas Rimba Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Saran: diharapkan keluarga mampu meningkatkan kualitas komunikasi yang baik terhadap anak sehingga nilai pendidikan dan pengajaran yang positif akan terbentuk dalam diri anak. Kata kunci: komunikasi dalam keluarga, perkembangan bahasa.