Articles
54 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 3 (2016)"
:
54 Documents
clear
ANALISIS KORELASI ANTARA ETOS KERJA DENGAN PRESTASI KERJA PEGAWAI (Studi Pada Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat)
Sabet, Eli
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (157.696 KB)
|
DOI: 10.31293/pd.v3i3.1962
This study aims to know the Work Ethic, and the correlation between Job Performance with Job Performance Work Ethics Officer Legal Division of the Secretariat of West Kutai. The results showed that the empirical rs amounted to 0.521 greater than the theoretical rs of 0.423 for n = 22, at a significance level of 5%. Thus it can be said that there is a significant relationship between the variables work ethic with variable performance. The results showed also that the obtained value of R Square of 0.271. This means that the contribution made by the work ethic variable to variable work performance was 27.1% and 71.9% were influenced by other variables not examined in this study. Thus it can be said that the hypothesis that the writer formulated in this study can be received and verified.
ANALISIS PENGARUH PENGEMBANGAN KOMPETENSI SUMBERDAYA APARATUR TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN KUTAI BARAT
Heni, Nur
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (136.192 KB)
|
DOI: 10.31293/pd.v3i3.1995
This study aims to determine the competency development program of personnel resources and employee performance. Besides, this study also aims to determine whether there was a significant influence on the development of competence of personnel resources to employee performance at the Parliament Secretariat of West Kutai. The results showed that the empirical rs amounted to 0.631 greater than the theoretical rs of 0.219 for n = 79 at a significance level of 5%. Thus it can be said that there is a significant relationship between the variables of the competence of personnel resources with variable employee performance. The results showed also that the obtained value of 7.136 t-test. The results of these calculations show that the t-count is greater than t-table contained in the table prices are critical student-t for n-2 at the 0.05 level, where t (hit) = 7.136> t (tab) = 1.991 , This means that there is a significant relationship and influence between variable competence development of personnel resources with variable employee performance. Thus it can be said that the formulation of the problem in this study have been answered and the research hypothesis can be received and verified.Â
PERANAN TATA RUANG WILAYAH TERHADAP PEMBANGUNAN DI KUTAI BARAT
Suryani, Suryani
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31293/pd.v3i3.2687
Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui peranan tata ruang wilayah terhadap pembangunan di Kabupaten Kutai Barat.Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada bulan Akhir Desember tahun 2015 sampai dengan bulan April tahun 2016 selama 4 (tiga) bulan. Metode penelitian pada penelitian ini adalah kuantitatif , data didapatkan melalui pengamatan langsung ke lapangan, wawancara dan menyebarkan kuisioner kepada para narasumber dengan jumlah sampel yaitu 18 (delapan belas) responden.Berdasarkan perhitungan korelasi Pearson diketahui terdapat korelasiantara kepemimpinan dengan motivasi kerja pegawai dengan angka 0,751. Angkaini diinterpretasikan sebagai korelasi yang kuat antara tata ruang wilayah denganpembangunan di Kabupaten Kutai Barat.Sedangkan uji t menghasilkan angka t-test, didapat t-hitung = 4.556. dan ttabel = 2,119. Dengan demikian t-hitung lebih besar dari t-tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti hipotesis yang diajukan diterima, karena terdapat signifikansi (keberartian) antara tata ruang wilayah terhadap pembangunan di Kabupaten Kutai Barat.
PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP KINERJA PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN GORONG-GORONG DI KABUPATEN KUTAI BARAT
Syamsudin, Syamsudin
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (30.708 KB)
|
DOI: 10.31293/pd.v3i3.2118
Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui Pengaruh Pengawasan Terhadap Kinerja Pekerja Proyek Pembangunan Gorong-Gorong Di Kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini berjenis ekporatif dengan menggunakan data kuantitatif. Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian verifikatif atau yang bersifat kausalitas, yakni penelitian yang mencari hubungan antara variabel sebab dengan variabel akibat. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan antara Pengawasan (Independent variable) dengan Kinerja Pekerja (Dependent variable). Sampel diambil sebanyak 35 responden dengan cara purposif. Alat analisis menggunakan Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian diperoleh rs = 0,113655 sdengankan rs tabel, n = 35 dan α = 5% diperoleh 0,335. Dengan demikian rs < rs tabel; Ho diterima, artinya Pengawasan berasosiasi dengan Kinerja Pekerja. f";mso-bidi-font-family:Arial; mso-ansi-language:SV'>Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai Timur sebesar 49,2 persen.Â
PERANAN KEDISIPLINAN MENGAJAR TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR DI TK ANANDA MELAK
Nastitie, R Muthia Andini
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (59.497 KB)
|
DOI: 10.31293/pd.v3i3.2196
Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui peranan kedisiplinan mengajar terhadap proses belajar mengajarguru di TK Ananda MelakKabupatenKutai Barat, olehkarenaitumakapenelitimerumuskanhipotesa “Didugakedisiplinan mengajar memiliki hubunganterhadap proses belajar mengajarguru di TK Ananda MelakKabupatenKutai Baratâ€.Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada bulanAkhir Desember tahun 2015 sampai dengan bulan April tahun 2016 selama 4 (empat) bulan.Metode penelitianpada penelitian ini adalah kuantitatif , data didapatkan melalui pengamatan langsung ke lapangan, wawancara dan menyebarkan kuisioner kepada para narasumberdenganjumlahsampelyaitu27 (dua puluh tujuh) responden.Berdasarkan perhitungan korelasi Pearson diketahui terdapat korelasi antara kedisiplinan mengajar dengan proses belajar mengajar pegawai dengan angka 0,796. Angka ini diinterpretasikan sebagai korelasi yang kuat antara kedisiplinan mengajar dengan proses belajar mengajar pegawai.Sedangkan uji t menghasilkan angka t-test, didapat t-hitung = 6.565. dan t-tabel = 2,060. Dengan demikian t-hitung lebih besar dari t-tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti hipotesis yang diajukan diterima, karena terdapat signifikansi (keberartian) antara kedisiplinan mengajar terhadap proses belajar mengajar pegawai bidang PPW di TK Ananda Melak Kabupaten Kutai Barat.Â
PENGARUH PROFESIONALISME KERJA PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK ( STUDI PADA INSPEKTORAT KABUPATEN KUTAI BARAT )
Arista, Jerri
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (76.544 KB)
|
DOI: 10.31293/pd.v3i3.2396
Tujuan penelitian untuk mengetahui profesionalisme kerja pegawai Pada Kantor Inspektorat Kabupaten Kutai Barat, Untuk mengetahui kualitas pelayanan public dan untuk mengetahui pengaruh profesionalisme kerja pegawai terhadap kualitas pelayanan publik Pada Kantor Inspektorat Kabupaten Kutai Barat.Dari hasil perhitungan didapatkan hasil bahwa pengaruh antara profesionalisme pegawai terhadap kualitas pelayanan publik ternyata positif dan kuat, hal ini di buktikan dengan r = 0, 619214 dimana pedoman untuk memberikan interpretasi yang dikemukakan oleh Riduwan berada pada interval 0,60-0,799 yang termasuk dalam kategori tingkat hubungan yang kuat. Adapun analisis data yang diuraikan sebelumnya di dapat persamaan regresi sederhana Y = a + bx, dimana a = 13,73106 dan nilai b = 0,503788 dan jika di masukkan kedalam persamaan regresi sederhana manjadi Y = 13,73106 + 0,503788x. Jadi interpretasinya adalah peningkatan profesionalisme kinerja pegawai akan diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan, persamaan regresi sederhana tersebut memberikan informasi bahwa jika tidak ada profesionalisme pegawai maka nilai kualitas pelayanan publik sebesar 13,73106. Jika terjadi atau ada peningkatan profesionalisme pegawai maka kualitas pelayanan publik akan meningkat sebesar 14,2348Â Dengan demikian kedua variabel, yaitu variabel profesionalisme pegawai dan variabel kualitas pelayanan publik mempunyai tingkat hubungan yang sangat kuat.
ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI BADAN LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN KUTAI BARAT
Sisilius, Sisilius
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (112.128 KB)
|
DOI: 10.31293/pd.v3i3.2178
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kekuatan pengaruh Lingkungan Kerja  Terhadap Semangat Kerja Pada Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Barat.Sampel diambil sebanyak 25 responden. Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian verifikatif atau yang bersifat kausalitas, yakni penelitian yang mencari hubungan antara variabel sebab dengan variabel akibat. Hubungan yang dimaksud adalah hubungan antara Lingkungan Kerja (Independent variable) dengan Semangat Kerja (Dependent variable). Alat analisis yang digunakan adalah rumus koefisien Rank Spearman (Ï)Berdasarkan analisis terhadap data yang terkumpul maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) Hasil analisis menunjukkan bahwa lingkungan berasosiasi dengan Semangat Kerja. Hal ini menunjukkan bahwa semakin efektif lingkungan kerja yang terjadi maka semangat kerja akan meningkat, sebaliknya bila lingkungan kerja tidak efektif maka pekerjaan yang dilakukakan pun menjadi semakin tidak efektif. 2) Lingkungan kerja yang terjadi di lingkungan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Barat sudah cukup efektif, karena bagaimana pimpinan di sini tidak dapat dikesampingkan, karena pimpinanlah yang menciptakan kondisi lingkungan menjadi menyenangkan atau sebaliknya.
PERANAN HUMAN RELATIONS TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA KELOMPOK SADAR WISATA KAMPUNG LINGGANG MELAPEH KECAMATAN LINGGANG BIGUNG KABUPATEN KUTAI BARAT
Susanti, Susi
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (73.757 KB)
|
DOI: 10.31293/pd.v3i3.2225
Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana PerananHuman Relations terhadap Motivasi Kerja Pegawai Pada Kelompok Sadar Wisata Kampung Linggang Melapeh Kecamatan Linggang Bigung Kabupaten Kutai Barat . Penelitian dilakukan terhadap Pegawai di Kantor tersebut melalui dua variabal, yakni Variabel Human Relations dengan indikator Hubungan Formal, Hubungan Non Formal, dan Pemberian Bimbingan dan Pengarahan. Sedang untuk Variabel Motivasi Kerja Pegawai dengan indikator Pemberian Insentif Kesempatan Mengikuti Pendidikan dan Kenaikan Pangkat. Penulis mengadakan penelitian dengan menggunakan kuisioner dan mengadakan uji hipotesis dengan menggunakan rumus Harga Relativ dan mendapatkan hasil bahwa Hubungan antar Pimpinan dan Pegawai berjalan dengan cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian tentang Human Relations pada indicator hubungan formal di lingkungan Kelompok Sadar Wisata Kampung Linggang Melapeh Kecamatan Linggang Bigung Kabupaten Kutai Barat terbina dan terjalin dengan cukup baik antara Pimpinan dan Pegawai.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM RASKIN TERHADAP PENGENTASAN KEMISKINAN DI KELURAHAN BARONG TONGKOK KABUPATEN KUTAI BARAT
Sensia, Nirawati
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (36.551 KB)
|
DOI: 10.31293/pd.v3i3.2821
raskin terhadap pengentasan kemiskinan di Kelurahan Barong Tongkok KabupatenKutai Barat, olehkarenaitumakapenelitimerumuskanhipotesa “Didugaevaluasi pelaksanaanprogram raskin terhadap pengentasan kemiskinan di Kelurahan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat mencapai angka minimal atau sama dengan 60%â€.Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada bulanJanuari tahun 2016 sampai dengan bulan April tahun 2016 selama 4 (empat) bulan.Metode penelitianpada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, data didapatkan melalui pengamatan langsung ke lapangan, wawancara dan menyebarkan kuisioner kepada para narasumberdenganjumlahsampelyaitu25 (dua puluh lima) responden.Berdasarkan perhitungan, diketahui bahwa evaluasi pelaksanaan program raskin terhadap pengentasan kemiskinan di Kelurahan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat mencapai angka 67,6% dari angka 60% yang diharapkan.Sedangkan uji t satu sampel menghasilkan angka t-hitung sebesar 3,414 dan t-tabel = 2,064 (3,414 ³ 2,064). Dengan demikian t-hitung lebih besar dari t-tabel sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti hipotesis yang diajukan diterima.
STUDI KORELASI ANTARA PENGAWASAN DENGAN EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS SOSIAL KUTAI BARAT
Natalius, Eris
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.504 KB)
|
DOI: 10.31293/pd.v3i3.1981
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pengawasan mempunyai korelasi yang positif terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara variabel Pengawasan dengan variabel Efektivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0,762 yang berarti terdapat hubungan yang kuat diantara kedua variabel.Sementara itu hasil uji t (t-test) menunjukkan bahwa t empiris yang dihasilkan adalah sebesar 3,215. Hasil ini jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis t untuk n – 2 adalah 1,711. Ini berarti terdapat pengaruh yg signifikan dari variabel Pengawasan terhadap variabel Efektivitas Kerja Pegawai. Dengan demikian maka dapat dikatakan pula bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat terpecahkan dan hipotesis dapat dibuktikan.