cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
STUDI PERBANDINGAN TEBAL PERKERASAN KAKU DENGAN METODE BINA MARGA 2013 DAN NAASRA 1987 PADA RUAS JALAN ARIEF RAHMAN HAKIM KOTA BONTANG IBRAHIM, MUHAMMAD
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.739 KB)

Abstract

Perkerasan jalan beton semen atau secara umum disebut perkerasan kaku, terdiri atas pelat (slab) beton semen yang terletak langsung diatas tanah dasar, atau diatas lapisan material granuler (subbase) yang berada diatas tanah dasar (subgrade). Perkerasan kaku menyebarkan beban ke area yang lebih luas ke tanah dasar, sehingga bagian terbesar dari kekuatan struktur perkerasan diberikan oleh pelat betonnya sendiri. Perkerasan beton dapat berupa pelat beton tanpa tulangan, diberi sedikit tulangan, diberi tulangan secara kontinyu, prategang atau beton fiber. Perkerasan kaku akan mengalami defleksi akibat beban lalu-lintas, atau melengkung akibat beda suhu antara bagian atas dan bawah pelat             Jalan Arief Rahman Hakim Kota Bontang merupakan jalan Provinsi yang menghubungkan antara Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur. Ruas jalan tersebut sebagian sudah di lakukan perkerasan kaku dan sebagian masih memiliki existing jalan beraspal, dengan kondisi sebagian titik terjadi kerusakan yang diakibatkan oleh beban kendaraan yang melintasi jalan tersebut. Ditambah lagi curah hujan di daerah Kalimantan Timur cukup tinggi yang menambah faktor kerusakan jalan makin tinggi. Ruas jalan tersebut cukup ramai dilewati oleh kendaraan ukuran sedang. Dengan melihat beban kendaraan yang melintasi ruas jalan tersebut, maka perlu mengadakan perencanaan terhadap tebal perkerasan tersebut.Pengambilan data dilapangan yaitu data lokasi jalan tersebut, data laju harian rata-rata (LHR) dan dokumentasi. Data–data pendukung lainya, diperoleh dari Instansi terkait. Sedangkan metode perbandingan tebal perkerasan kaku menggunakan metode bina marga 2013 dan metode NAASRA.Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa analisa tebal perkerasan kaku ( Rigid Pavement ) pada ruas Jalan Arief Rahman Hakim Kota Bontang dengan metode bina marga 2013 yaitu diperoleh tebal pelat beton 26 cm dan  metode NAASRA 1987 yaitu diperoleh tebal pelat beton 19 cm. Berdasarkan hasil perhitungan tebal perkerasan diperoleh perbandingan tingkat efesiensi dimensi tebal perkerasan kaku yaitu nilai perbandingan metode bina marga 1,00 dan metode NAASRA 0,73.
STUDI PERANCANGAN DINDING PENAHAN TANAH TIPE KANTILEVER PADA JALAN POROS BALIKPAPAN – SAMARINDA KM 66 KHADAFI, IMAM
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.191 KB)

Abstract

Longsor di jalan poros Balikpapan – Samarinda km 66 biasanya terjadi saat musim hujan, karena intesitas hujan yang lebih dari biasanya akan menyebabkan tanah menjadi jenuh air yang mana tanah sudah tidak mampu lagi menampung air kedalam porinya sehingga air pori akan naik yang mengakibatkan kuat geser tanahh menjadi kecil sehingga tanah menjadi labil dan rawan terjadi longsor. Rankine merupakan solusi medan tegangan yang memprediksi tekanan aktif dan pasif. Dengan mengasumsikan bahwa kegagalan terjadi bila tegangan utama maksimum pada setiap titik mencapai nilai sama dengan tegangan tarik. Dari hasil stabilitas lereng 3.5 m, lereng dinyatakan dalam kondisi kritis, penangan longsoran akan dibangun dinding penahan tanah tipe kantilever kondisi lereng dianggap stabil karena memiliki nilai faktor aman 1.234306 yang terkecil diantara kondisi lainnya dan memenuhi stabilitas geser: 2.085 ≥ 2 (Aman), stabilitas guling: 3.771 ≥ 2 (Aman), dan hasil dari daya dukung tanah: 137.337 ≥ qult 483.107
ANALISA KERUSAKAN PERKERASAN JALAN MENURUT METODE BINA MARGA DAN PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX) SERTA ALTERNATIF PENANGANANNYA ( STUDI KASUS RUAS JALAN PAHLAWAN BUKIT RAYA - TENGGARONG SEBERANG, KAB.KUTAI KARTANEGARA PRAMONO, PUGUH
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.519 KB)

Abstract

The highway is an important facility for the community to be able to achieve a goal that they want, for that the community needs a safe and convenient highway for its users, and is expected to increase the industry and the economy of the community. But over time the road will experience a decline in conditions according to the increasing age of the road so that it will become an obstacle in the smooth running of a trip. Pahlawan Street uses a Flexible Pavement system, with some road bodies already using AC-BC surface layer and AC-WC, which are around the Hero's path. The length of the road to be studied is ± 10 KM, which at this time at some point in the damaged condition will be the cause of the damage to the road to find a good solution to overcome the damage. The stages of analysis in writing this thesis are by conducting an LHR survey, visual survey at the research location, determining the type and level of damage and measuring the dimensions of damage which includes the length, width and damage that occurs, calculating the area of damage, analyzing the surface damage conditions of the Build City Road - Gusik by calculating the PCI value and the overall Road Condition value using the Pavement Condition Index (PCI) method and the Bina Marga (1990) method. The results of the analysis based on the data obtained from the field survey shows that the value of road conditions or ratting given by Pavement Condition Index (PCI) is 79.79 for the overall average based on the PCI rating between 71 to 85 in very good condition and the value given by Bina Marga is 11.48 based on the priority value of the clan between 1 to 10, then routine maintenance is carried out.
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE KAWASAN PERUMAHAN MAHAKAM GRANDE KOTA SAMARINDA SISWANTO, BAYU ARGO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.206 KB)

Abstract

Along with the rapid development that occurred in the city of Samarinda resulted in the reduction of vacant land that can be used to absorb water into the soil. This leads to a decrease in the ability of the soil to absorb water as a result of land use change in the area of Mulawarman Residence Housing located on South Ringroad St., Samarinda Ulu. Hydrological analysis is conducted based on rainfall, topography area, characteristics of drainage area and flood frequency of the plan by using hydrological analysis obtained by the amount of water discharge that must be accommodated by drainage channel. Then on the basis of the discharge obtained, the drainage dimension can be planned based on the hydraulics calculations.
METHOD OF IMPROVING SLOPE STABILITY IN ARAH SAMARINDA – BALIKPAPAN KM 60 – 61 JALAN TAHURA BUKIT SOEHARTO KALIMATAN TIMUR SYAIDINA, IMAM SUDRAJAT
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.036 KB)

Abstract

Tanah sebagai material konstruksi sekaligus sebagai tanah pondasi dari suatu konstuksi/struktur seperti bendungan urugan, tanggul sungai, tembok penahan, konstruksi pekerjaan tanah, Gedung dan jembatan, memerlukan suatu persyaratan tertentu baik dari segi kekuatan maupun ekonomis. Untuk meningkatkan stabilitas lereng, ada beberapa metode yang bisa digunakan , salah satunya adalah dengan menggunakan konstruksi dinding penahan tanah. Dinding penahan tanah adalah konstruksi yang berfungsi untuk menahan tekanan tanah lateral yang ditimbulkan oleh tanah dibelakang dinding penahan tanah. Perhitungan tekanan tanah dihitung dengan menggunakan teori Rankine, coulomb dan perhitungan stabilitas terhadap keruntuhan kapasitas daya dukung tanah dihitung berdasarkan persamaan Hansen dan Vesic berdasarkan data-data karakteristik keteknikan ( c dan ). Dinding penahan tanah yang sering digunakan dilapangan, yaitu type kantilever. Studi ini bertujuan untuk merencanakan dimensi dinding penahan tanah dan disain konstruksi penulangan. Hasil perhitungan stabilitas dinding penahan tanah menunjukan bahwa pada ketinggian lereng 5.00 m, angka kemampuan pada type kantilever lebih tinggi, baik untuk stabilitas terhadap penggulingan, penggeseran maupun keruntuhan kapasitas daya dukung tanah.
ANALISIS PEMILIHAN RUTE JALAN MT. HARYONO, JALAN AHMAD YANI DAN MELEWATI JALAN SUNGAI AMPAL DI KOTA BALIKPAPAN ZULKARNAIN, ALI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.833 KB)

Abstract

Pembangunan coastal road di Kota Balikpapan ini direncanakan dengan mengintegrasikan sistem eksisting kota dengan sistem yang baru melalui pembuatan jalan kolektor dan pembuatan jalan pesisir pantai (coastal road) agar dapat meningkatkan aksesibilitas kawasan dan meningkatkan kinerja kota dan kawasan. Penentuan rute pada kawasan coastal road Kota Balikpapan memegang peranan penting untuk aksesibilitas pergerakan orang dan barang karena dapat mengefisiensikan jarak, waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk mencapai suatu daerah tujuan tertentu. Penelitian ini mengetahui skenario pemilihan Rute yang melewati Jalan MT. Haryono, Jalan Ahmad Yani dan melewati Jalan Sungai Ampal di Kota Balikpapan Skenario dan hasil analisis pemilihan rute yang melewati Jalan MT. Haryono, Jalan Ahmad Yani dan melewati Jalan Sungai Ampal di Kota Balikpapan sebagai berikut ; Skenario 1 : Kondisi Pemilihan Rute 1 dan Rute 2, tingkat pelayanan untuk Rute 1 dan Rute 2 “C” waktu tempuh 44 menit; Skenario 2 : Asumsi Pertumbuhan Zona A ke Zona B (Rute 1 dan Rute2), tingkat pelayanan kedua rute adalah "E" dan waktu tempuh 88 menit, yang artinya perlu dilakukan beberapa skenario untuk meminimalkan keterlambatan ini; Skenario 3 : Penambahan Pertumbuhan dan Rute 3, tingkat pelayanan untuk rute 1 adalah "E", rute 2 “D” dan Rute 3 adalah "C" dan Ta diperoleh 68 menit, lebih cepat 20 menit; Skenario 4 : Gabungan Asumsi Pertumbuhan dan Penambahan Kapasitas Zona A ke Zona B (Rute 1 dan Rute 2), tingkat pelayanan untuk rute 1 dan rute 2 adalah "D" dengan waktu tempu skenario ini lebih cepat 35 menit dari waktu tempuh kondisi pertumbuhan; Skenario 5 : Gabungan Asumsi Pertumbuhan, Penambahan Kapasitas Zona A ke Zona B di Rute 1, Rute 2 dan Penambahan Rute 3, tingkat pelayanan untuk rute 1, 2, 3 secara berturut-turut adalah "D","C","B" dengan waktu tempuh 30 menit yang artinya skenario ini memiliki waktu tempuh yang lebih cepat 58 menit dari waktu tempuh kondisi pertumbuhan. Keuntungan biaya waktu perjalanan (BWP) setiap kendaraan per jam masingmasing skenario pemilihan Rute adalah jumlah kendaraan/jam dikalikan okupansi untuk menghitung total keuntungan biaya waktu perjalanan ; Skenario 1 : Rp. 12.378.056.004,60/jam ; Skenario 2 : Rp. 7.538.407.759,35 /jam; Skenario 4 : Rp. 18.095.039.498,25 /jam; Skenario 5 :Rp. 22.677.208.920,60 /jam.
STUDY PERENCANAAN KAPASITAS DAYA TAMPUNG SALURAN DRAINASE JALAN PERJUANGAN BARU KOTA SAMARINDA CARLINA, EVI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.277 KB)

Abstract

Jalan Perjuangan Baru Kecamatan Samarinda Utara Kelurahan Sempaja Selatan Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah yang saat ini tengah berkembang dengan pesat, Namun ditengah perkembangannya, masih saja didera dengan permasalahan banjir. Kejadian banjir saat ini tidak hanya terjadi pada saat musim penghujan namun pada saat terjadi hujan dengan durasi 1-3 jam saja sudah dapat mengakibatkan banjir. Kondisi yang demikian ini sangat mengganggu aktivitas warga Kota Samarinda. Berbagai upaya telah dilakukan, namun upaya tersebut belum optimal dalam mengatasi masalah banjir. Upaya tersebut berupa pemeliharaan saluran drainase kota, pembenahan sungaisungai yang melintasi kota, berbagai studi terkait pengendalian banjir kota, pembangunan sarana pengendali banjir serta beberapa aturan telah dikeluarkan untuk pengendalian banjir. Upaya upaya tersebut ternyata kalah cepat dengan perkembangan kota. Untuk menangani permasalahan banjir di jalan perjuangan Baru ini perlu ditinjau kondisi eksisting saluran dengan menghitung hujan rancangan dengan metode gumbel, kemudian menghitung Curah Hujan Rancangan Metode Log Person Tipe III. Hasil penelitian menunjukkan dalam jangka waktu 2 tahun sebagian saluran tidak mampu menampung debit air, sehingga diperlukan perubahan dimensi yang lebih besar yaitu lebar 6,00 m dan tinggi 2,00 m
Perencanaan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda Berbasis Eco-Architecture SAPUTRO, HERU DWI CAHYO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.211 KB)

Abstract

Aspek terpenting dalam desain arsitektur ialah bangunan yang hemat energi dan juga ramah lingkungan. Krisis sumber energi tak terbaharui mendorong arsitek untuk semakin peduli akan energi dengan cara beralih ke sumber energi terbaharui dalam merancang bangunan yang hemat energi dan ramah lingkungan. Konsep penekanan Eco-Architecture ini didasari dengan issue global warming. Diharapkan dengan konsep ini dapat mengurangi dampak tersebut. bangunan – bangunan pemerintahan saat ini banyak yang tidak memerhatikan penggunaan energi dan lingkungan sekitar. Ini akan menjadi perihal penting untuk membuat penggunanya merasa nyaman saat bekerja dalam gedung ini. Mewujudkan suatu rancangan bangunan yang dapat mewadahi kegiatan kesekretariatan, dengan memperhatikan pola aktivitas pelaku kegiatan dengan tetap memperhatikan pembaruan sistem fasilitas bangunan melalui penerapan sistem Bangunan Hemat Energi dan Ramah Lingkungan yang diterapkan dalam Eco-Architecture
STUDI SALURAN DRAINASE PADA JALAN MUSO SALIM BARONG TONGKOK KABUPATEN KUTAI BARAT SASVANTELA, HERI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.148 KB)

Abstract

Dinamika perkembangan pembangunan kota serta perkembangan penduduk dan kegiatan ekonomi kota yang sangat cepat, menuntut adanya kebutuhan prasarana dan sarana kota yang semakin kompleks dan mendesak termasuk di dalamnya kebutuhan akan kebutuhan akan sarana dan prasarana saluran drainase.Faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya suatukota  pada umumnya adalah : kondisi fisik setempat, fungsikota, faktor sosial ekonomi, politik, budaya, sejarah dan kebudayaan, bentuk pemerintahan dan organisasi administratif, serta keadaan sarana dan prasarana.Pembangunan fisik sarana dan prasarana kota, harus terencana dan terkendali sesuai kaidah-kaidah perencanaan, terutama pada kawasan cepat berkembang, akan menghasilkan pembangunankotadengan kualitas fisik perancangan yang produktif, termsuk perencanaan jalan dan drainasenyaDalam hal perencanaan saluran drainase untuk jalan di perkotaan, maka hal yang harus dilaksanakan dengan seksama adalah sesuai standar dan sistem perencanaan drainase perkotaaan yaitu menyangkut pola arah aliran, situasi dan kondisi kota, langkah perencanaan dengan memperhatikan aspek hidrologi yang meliputi : siklus hidrologi (hidrologi cycle), karakteristik hujan, data hujan, pengolahan data hujan, debit rancangan serta aspek hidrolika yang menyangkut aliran air pada saluran, sifat-sifat aliran, rumus-rumus aliran air dan analisis dimensi saluran. Bila tidak direncanakan dengan baik sesuai standar perencanaan, maka akan ditemui banjir dimana-mana.Drainase pada Jalan Muso Salim Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, akibat pesatnya pembangunan dan pertumbuhan kota Barong Tongkok dimana banyak lahan yang sudah tertutup bangunan dan berkurangnya daerah resapan, maka sering dilanda banjir pada musim penghujan sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas.Sehubungan dengan uraian tersebut di atas, maka penulis melakukan penelitian pada ruas jalan tersebut di atas untuk debit banjir kala ulang 2 tahun, 5 tahun tahun, 10 tahun dan 25 tahun
KAJIAN STRUKTUR SRPMM PADA GEDUNG RKB SDN 027 SAMARINDA DENGAN MENGGUNAKAN FLAT SLAB SETIAWAN, MICHAEL JELLY
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.078 KB)

Abstract

Currently, the development of science and technology globally rapidly and quickly. One of the real actions undertaken by the Government of the city of Samarinda in improving the quality of education is to do a development infrastructure Building New Classrooms SDN 027 Samarinda. The building of new Classrooms build with reinforced concrete structure of the ordinary or conventional systems, which at the end of this task the author will do a SRPMM structure studies Building RKB SDN 027 Samarinda using flat slab. By using flat slab will be obtained some advantages like flexibility toward spatial, time work a relatively shorter, simplicity in installation of Mechanical Electrical and Plumbing (MEP), the save height space, high the room is bigger and more.On the planning of this building was modified into 6 floors of which previously only 2 floors only. The building will be modelled in 3D and burdened by gravity and seismic loads. The planned building must meet the criteria of drift and the Byway are permitted in order to meet the safety aspects on the building.The results of the design obtained slab thickness of 180 mm, 100 mm thick drop panel with a width of 120 cm either towards the x-axis and towards the y-axis, and with the use of a column with dimensions of 600 mm x 600 mm. Shear wall is designed with a thickness of 250 mm by using a reinforcedment concrete. From the dynamic analysis showed that the structure of the building is eligible drift with a period (T) of 1.788 seconds.

Page 86 of 111 | Total Record : 1106