cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,106 Documents
PERENCANAAN LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK LAKI – LAKI DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR FUTURISTIK NA, KRIS
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1486.982 KB)

Abstract

11 tahun 2012 adalah lembaga tempat anak menjalani masa pidananya. Saat ini samarinda memiliki lembaga pembinaan khusus anak kelas II b yang berlokasi di eks Gedung Rumah Sakit Umum Daerah AM Parikesit, Jalan Imam Bonjol Tenggarong. Selain itu Kota Samarinda saat ini masih belum memiliki tempat atau wadah khusus untuk anak laki – laki yang membutuhkan pendampingan dalam memperbaiki prilaku negative dengan fasilitas yang aman dan tenang. Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan Lembaga Pembinaan Khusus Anak laki – laki dengan penekanan Arsitektur Futuristik pada visual bangunannya. Hasil pembahasan dari penelitian ini yaitu untuk besaran ruang Gedung LPKA laki – laki membutuhkan 5603,3 M2 + 314,47 M2 = 5.917,77 M2 untuk itu maka gedung lembaga pembinaan ini dibuat bertingkat. Dengan total kebutuhan besaran ruang lantai dasar gedung LPKA adalah 3.568,17 M2 ditambahkan dengan besaran ruang WTP dan pos Gerbang 314,47 M2 maka KDB pada LPKA laki – laki ini adalah 3.882,64 M2 atau kurang dari 4.180 M2 (KDB maksimal). Dan untuk konsep penekanan Arsitektur futuristik akan lebih banyak diterapkan pada visual bangunan. Dengan pengunaan energy yang sustainable seperti Lampu jalan yang mengunakan energy solar cell. Water treatment point yang juga mengunakan energy solar cell.
ANALISA KERUSAKAN PERKERASAN JALAN MENURUT METODE BINA MARGA DAN PCI ( PAVEMENT CONDITION INDEX ) SERTA ALTERNATIF PENANGANANNYA ( STUDI KASUS RUAS JALAN KOTA BANGUN – GUSIK ) WAHYUDI, FIRMAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.436 KB)

Abstract

Kota Bangun-Gusik Road is a national road link between East Kalimantan and Central Kalimantan, so that it becomes a land transportation infrastructure that includes all parts of the road, including complementary buildings and equipment intended for traffic, which is above ground level, below ground level or water. The 30 km long Bangun-Gusik Kaltim City Road section suffered significant damage, both minor damage, moderate damage and severe damage to some of these roads. The purpose of this study was to determine the type and extent of damage to the road surface, and provide measures to repair road damage based on the level and type of damage that occurred. The stages of analysis in writing this thesis are by conducting an LHR survey, visual survey at the research location, determining the type and level of damage and measuring the dimensions of damage which includes the length, width and damage that occurs, calculating the area of damage, analyzing the surface damage conditions of the Build City Road - Gusik by calculating the PCI value and the overall Road Condition value using the Pavement Condition Index (PCI) method and the Bina Marga (1990) method. The results of the analysis based on the data obtained from the field survey indicate that the value of the road conditions or ratting given by Pavement Condition Index (PCI) is 59.91 for the overall average based on the ratting value of PCI between 56 to 70 in Good and value conditions given by Bina Marga amounting to 7.91 based on Bina Marga's priority value between 7 to 10, routine maintenance is carried out.
PERENCANAAN PONDOK PESANTREN MODERN SAMARINDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR LOKAL KALIMANTAN SELATAN NUGRAHA, ROY SATRIA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1633.313 KB)

Abstract

Pondok Pesantren modern adalah sebuah tempat atau lembaga yang berisikan pendidikan islam dengan mengamalkannya sebagai pedoman hidup. Pembangunan Pondok Pesantren di Kota Samarinda saat ini masih belum efektif dikarenakan kurangnya fasilitas penunjang dalam melengkapi sistem pendidikan Pondok Pesantren mengakibatkan tertinggalnya dari perkembangan teknolgi. Dalam hal ini kurangnya pembangunan Pondok Pesantren yang memiliki fasilitas-fasilitas penunjang dalam sistem pembelajaran. Lokasi yang akan direncanakan untuk Pondok Pesantren yaitu pada jalan H.A.M Riffadin Kota Samarinda Seberang sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Samarinda dimana untuk bangunan sistem pendidikan terletak di Kota Samarinda Seberang. Pondok Pesantren dengan pendekatan modern tersebut dikaitkan dengan nonfisik pada Pondok Pesantren dengan adanya fasilitas-fasilitas penunjang yang dapat memudahkan sistem pembelajaran santri-santri Pondok Pesantren sebagai pedoman hidup. Dan memberikan ketetarikan tersendiri terhadap calon santri. Konsep bangunan menerapkan arsitektur lokal Kalimantan Selatan yang akan difokuskan
PERANCANGAN MANAJEMEN WAKTU PELAKSANAAN PADA PEMBANGUNAN HOMESTAY BONTANG MAWATI, DAR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3652.057 KB)

Abstract

Manajemen waktu dalam pelaksanaan pembangunan sangat mempengaruhi biaya serta kualitas dari bangunan tersebut. Penerapan CPM (Critical Path Method) dan Ms Project merupakan salah satu metode yang tepat dalam mengatasi kelebihan atau kekurangan waktu pada proyek pembangunan. Penerapan kedua metode ini sangatlah diperlukan untuk pengoptimalan waktu pelaksanaan pada pembangunan Homestay Bontang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara menghitung perencanaan waktu menggunakan kedua metode tersebut. Penelitian ini menggunakan teknik meneliti suatu objek dan mendeskripsikan secara sistematis mengenai aktivitas proyek. Sedangkan untuk pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif seperti angka – angka yang dapat dihitung secara sistematis, seperti data waktu dan biaya yang dibutuhkan. Subjek dalam penelitian ini adalah Proyek Pembangunan Homestay di Jl. Belimbing, Bontang Baru, Kota Bontang.
PERENCANAAN KOMPLEK PERIBADATAN KRISTEN PROTESTAN DI TANJUNG SELOR DENGAN PENDEKATAN SIMBOLIS DAMOS, FEDRIK
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4482.759 KB)

Abstract

Kebutuhan fasilitas kerohanian Kristen Protestan di tanjung selor adalah merupakan sesuatu yang sangat dibutuhankan. sekarang ini fasilitas-fasilitas yang ada  hanya terbangunnya sebuah gedung Gereja dan pastori, dan tidak adanya fasilitas-fasiltas lain yang bisa mendukung berbagai kegiatan-kegiatan kerohanian lainnya selain beribadah. yang terjadi saat ini adalah banyaknya Gereja-Gereja di Tanjung Selor hanya membangun gedung Gereja yang megah dan luas akan tetapi melupakan pembangunan sarana kegiatan-kegiatan yang bisa menunjang kegiatan kerohanian lainnya. Dengan hadirnya Komplek Peribadatan Kristen Protestan ini diharapkan akan bisa menampung berbagai aktifitas-aktifitas kerohanian bagi masyarakat Tanjung selor. perlu melakukan langkah-langkah menghadirkan sarana yang bisa memadai kegiatan kerohanian terhadap umat Kristen di tanjung selor. Perencanaan Komplek Peribadatan Kristen Protestan GKII (GEREJA KEMAH INJIL INDONESIA) sebagai Induk organisasi Gereja dipilih untuk menjadi pelaksana dan penggelola Perencanaan Komplek Peribadatan Kristen Protestan. Dalam Perancangan Komplek Peribadatan Kristen Protestan Di Tanjung Selor  ini dibatasi dengan tema dan sebagai acuan dalam merancang. Dalam perancangan Komplek Peribadatan Kristen Protestan Di Tanjung Selor  ini tema yang diangkat yaitu Arsitektur Simbolis, Penekanan Simbol-Simbol Kristiani dan kebudayaan dayak Kenyah. Konsep utama perancangan Komplek Peribadatan Kristen Protestan ini adalah diterapkannya simbol-simbol kristiani dan dayak Kenyah ke dalam bentuk fisik bangunan utama dan bangunan pendukung. Pendekatan simbolis  sebagai solusi desain dan diikuti dengan kebudayaan dayak Kenyah terhadap pola kegiatan dan perencanaan fisik bangunan yang bisa menyimbolkan kebersamaan antar umat dan bertujuan menciptakan rasa kesatuan antar Gereja di kalangan Kristen Protestan di Tanjung Selor.
ANALISA SEBARAN KEBISINGAN AKIBAT AKTIVITAS LANDING DAN TAKE-OFF SEKITAR BANDAR UDARA SULTAN AJI MUHAMMAD SULAIMAN BALIKPAPAN SYAH, ALAM
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1669.505 KB)

Abstract

Kebisingan merupakan bunyi atau suara yang tidak dikehendaki yang bersifat  mengganggu pendengaran dan dapat menurunkan daya dengar seseorang yang terpapar.Banyaknya pesawat yang landing dan take-off menyebabkan tingginya tingkat kebisingan di sekitar bandara. Tingkat kebisingan ini, selain dipengaruhi oleh frekuensi penerbangan yang tinggi juga dipengaruhi oleh jenis mesin jet yang digunakan oleh pesawat. Kebisingan dapat menimbulkan gangguan terhadap pekerjaan yang sedang dilakukan seseorang melalui gangguan psikologi  dan  gangguan  konsentrasi sehingga menurunkan produktivitas kerja. Oleh karena itu, informasi tingkat kebisingan dibutuhkan untuk menentukan sebaran kebisingan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan. Kontur kebisingan pada penelitian ini menggunakan data penerbangan 5 hari. Berdasarkan penelitian, total kawasan kebisingan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan adalah 0,039 km² dengan berjarak 2 km dari runway terdapat pemukiman warga. Dengan penanaman pohon peredam kebisingan  di sisi rumah warga dapat meminimalisir kebisingan.Penelitian ini mengambil obyek pada Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan yang berlokasi di Jl.Marsma R.Iswahyudi sepinggan raya kota Balikpapan Kalimantan Timur yang dikelola  oleh PT. Angkasa Pura I Balikpapan. Dari hasil evaluasi dan analisis data diperoleh berupa Jadwal penerbangan,dan data kebisingan bandara. Berdasarkan perhitungan Analisa WECPNL tingkat kebisingan di lokasi bandara ( Aproon ), maka diketahui pengaruh kebisingan terhadap karyawan masih dalam Nilai Ambang Batas yang wajar yaitu 73.18 dB dan untuk kebisingan di daerah pemukiman, pengaruh kebisingan terhadap masyarakat cukup tinggi yaitu 91.26 dB..
“ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEDUNG AUDITORIUM IAIN SAMARINDA SEBERANG” TRIWINARNO, EKO
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.014 KB)

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, yaitu Bagaimana penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pembangunan kontruksi gedung auditorium IAIN samarinda seberang? tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah sebagai berikut :Mengetahui penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pembangunan kontruksi gedung auditorium IAIN samarinda seberang.Keselamatan dan kesehatan kerja adalah pendekatan yang menentukan standar yang menyeluruh dan bersifat (spesifik), penentuan kebijakan pemerintah atas praktek-praktek perusahaan di tempattempat kerja dan pelaksanaan melalui surat pengadilan, denda dan hukum-hukum lain..Dari hasil pembahasan, diperoleh kesimpulan bahwa sangat pentingnya penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada pembangunan kontruksi auditorium IAIN samarinda seberang . Saran penelitian ini adalah dalam pelaksanaan diperlukannya pelatihan Manajemen K3 agar semua pihak yang bertanggung jawab diperusahaan mempunyai kemampuan yang cukup dan mengetahui tentang manejemen K3.
ANALISA FAKTOR RISIKO PADA PROYEK KONSTRUKSI JEMBATAN MAHAKAM IV SAMARINDA MUKTI, FRENGKY FAJAR
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.756 KB)

Abstract

Risiko dapat memberikan pengaruh terhadap produktivitas, kinerja, kualitas dan batasan biaya dari proyek. Risiko dapat dikatakan merupakan akibat yang mungkin terjadi secara tak terduga. Permasalahannya, faktor variable risiko apa saja yang di hadapi kontraktor dan konsultan pada proyek pembangunan konstruksi jembatan Mahakam IV dan faktor risiko apa saja yang paling berpengaruh proyek pembangunan konstruksi jembatan Mahakam IV. Survei dilakukan dengan wawancara dan menyebar 30 kuisoner pada kontraktor dan konsultan pekerjaan pembangunan proyek jembatan IV Samarinda. Hasil survey di Analisa dengan metode guttman, metode skala likert dan metode matriks untuk menentukan faktor-faktor penilaian probabilitas dan penilaian dampak sehingga dapat di ketahui besaran risiko yang berpengaruh. Dari hasil identifikasi variabel risiko pada proyek pembangunan konstruksi jembatan Mahakam IV Samarinda terdapat 40 faktor risiko dengan 10 kategori risiko yaitu pada kategori biaya, peralatan, manusia, bahan, metode, waktu, teknis, lingkungan, kondisi fisik di lapangan dan faktor eksternal. Hasil Analisa menunjukan bahwa faktor variable risiko yang paling berpengaruh pada proyek pembangunan konstruksi jembatan Mahakam IV Samarinda adalah faktor Keterlambatan pengiriman alat
PERANCANGAN STRUKTUR DINDING PENAHAN TANAH PADA PEKERJAAN PENANGANAN LONGSORAN JALAN BATU CERMIN KOTA SAMARINDA IDI, JUMA
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1908.71 KB)

Abstract

Landslide are one of the natural disasters that often occur in Indonesia. This is due to geological conditions and processes such as faults, earthquakes, and volcanic activity which continue to this day. Landslide that occurred on the batu cermin road segment due to rainwater infiltrating into the ground in open slope (without vegetation cover) cause the water content in the soil to increase The retaining wall is a structure is design and built to withstand lateral soil stress caused by backfill material.The stability of retaining wall is of obtained mainly from its weight and the weight of the soil at the toe and the heel of retaining wall. The method used in analyzing the stability of retaining wall in the type of counterfort & type buttress is by using Coulomb and Rankine methods, while the method used in analyzing the carrying capacity of the soil occurring using Terzaghi method. From the calculation results can be concluded that, the stability of the retaining wall in the type of counterfort & buttress type was safe against the stability of the rolling force and the stability of the bearing capacity of the soil, but the stability of the shear force was not sufficient so that the necessary foundation piles to strengthen the structure of the retaining wall .
KAJIAN STRUKTUR PRECAST PRESTRESS JEMBATAN BETAPUS - BELIMAU SEMPAJA SELATAN KECAMATAN SAMARINDA UTARA HAQ, AMIRUL
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.324 KB)

Abstract

Jembatan Precast Prestress merupakan jembatan yang terbuat dari perpaduan antara Beton dan Baja Prategang yang sudah mengalami tegangan internal dengan besar (akibat stressing) dan distribusi sedemikian rupa sehingga dapat mengimbangi sampai batas tertentu tegangan yang terjadi akibat beban eksternal.Desa Betapus Bayur termasuk kedalam salah satu kelurahan di kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Kelurahan Sempaja Selatan berbatasan dengan wilayah Utara yaitu SempajaTimur, wilayah Selatan berbatasan dengan kelurahan Gunung Kelua Samarinda Ulu, wilayah Barat berbatasan dengan kelurahan Gunung Kelua Samarinda Ulu dan wilayah Timur berbatasan dengan Sungai Karang Mumus.Analisa perhitungan jembatan precast prestress menggunakan peraturan RSNI T-02-2005 tentang pembebanan pada jembatan. Tinjauan perhitungan meliputi perhitungan tiang sandaran, trotoar, pelat injak, lantai kendaraan, PCI girder, abutment, wing wall, dan pondasi tiang pancang.                                                                                                                                                         Dari proses analisa diperoleh kesimpulan bahwa kebutuhan penulangan masing-masing elemen struktur berbeda-beda, kebutuhan tulangan mulai dari diameter 10mm, 12mm, 13mm, 16mm, 19mm, dan 22mm. Baja prategang yang digunakan pada PCI  girder adalah 7 wire super standar ASTM A-4 16 grade 270. Untuk pondasi tiang pancang digunakan diameter 50cm, kedalaman 24 meter dan 22 meter dalam keadaan End Bearing, serta dibutuhkan masing-masing 24 buah titik pancang.

Page 88 of 111 | Total Record : 1106