cover
Contact Name
Muhammad Nur Hidayat
Contact Email
jiip@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6281342363639
Journal Mail Official
jiip@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Department of Animal Science, Faculty of Science and Technology of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Jl. HM. Yasin Limpo 36 Samata, Gowa Regency, South Sulawesi, Indonesia. 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan
ISSN : 23550732     EISSN : 27162222     DOI : 10.24252/jiip
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan is a published journal by the Department of Animal Science, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University (UIN) Makassar since December 2013. Publish twice a year in June and December, containing the results of research and review of fields of Animal Product Safety, Feed Nutrition and Technology, Livestock Production, Animal Health, Livestock Product Technology, and Livestock Socio-Economic
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3 (2016): JUNI" : 11 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN KONSENTRAT DAN UREA MOLASES BLOK (UMB) TERHADAP HEMATOKRIT SAPI POTONG Jumriah Syam Jumriah Syam; A L Tolleng; Umar Umar
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 2 No 3 (2016): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.985 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v2i3.3904

Abstract

This study aims to find out  how the effect of feed concentrate and the urea molasses block (UMB) of the hematocrit value of beef cattle. Research conducted at the Samata Integrated Farming System (FIS) Gowa Distric, and Lab Animal Physiology Faculty of Animal Husbandry, Hasanuddin University, Makassar. The method used a randomized desain (RAK)  with a pattern of 2 x 6, (T1; forage 70 % + concentrate 30%), (T2; forage 70 %v+ UMB 30%), using 12 male bali cattle in the range of age of 1.5 - 2 years. Data analysis using T-student. The results showed that feeding concentrates and urea molasses block (UMB) was not significant (P> 0.05) to the hematocrit value of beef cattle
BEBERAPA FAKTOR EKSTERNAL YANG MENENTUKAN KEPUTUSAN PEMBELIAN DAGING SAPI DI PASAR TERONG Annisa Usman; Hastang Hastang; Veronica Sri Lestari
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 2 No 3 (2016): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.414 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v2i3.3910

Abstract

Faktor eksternal apa saja yang menentukan keputusan pembelian daging sapi di pasar Terong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa faktor eksternal yang menentukan keputusan pembelian daging sapi di pasar Terong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2015 di Pasar Terong Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, yaitu jenis penelitian yang sifatnya menggambarkan beberapa faktor eksternal yang menentukan konsumen dalam memutuskan pembelian daging sapi di pasar Terong. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli daging sapi di pasar Terong berjumlah 585 orang, karena jumlah yang begitu besar maka digunakan sampel sebesar 45 responden dengan metode sampling aksidental. Analisis data yang digunakan adalah distribusi frekuensi. Hasil yang diperoleh berdasarkan penelitian yang telah dilakukan yaitu beberapa faktor eksternal yang menentukan keputusan pembelian daging sapi di pasar Terong adalah keluarga 82,2%, teman 15,6% dan orang lain 2,2%.  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADOPSI TEKNOLOGI BIOGAS PADA PETERNAK SAPI PERAH DI DESA PINANG KECAMATAN CENDANA KABUPATEN ENREKANG Halim B R; Rasyid T; Aminawar M
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 2 No 3 (2016): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.867 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v2i3.3915

Abstract

Selama  ini  banyak  keluhan  masyarakat  akan  dampak  buruk  dari  kegiatan  usaha peternakan karena sebagian besar peternak mengabaikan penanganan limbah dari usahanya, bahkan  ada   yang   membuang  limbah  usahanya  ke   sungai,   sehingga terjadi  pencemaran lingkungan. Limbah peternakan yang dihasilkan oleh aktivitas peternakan seperti feses, urin, sisa pakan, serta air dari pembersihan ternak dan kandang menimbulkan pencemaran memicu kritikan dari warga sekitar baik berupa bau tidak enak yang menyengat, sampai keluhan gatal-gatal ketika mandi di sungai yang tercemar limbah peternakan.Pada satu sisi pengolahan limbah akan mengurangi dampak  terhadap  lingkungan,  disisi  lain  pengolahan  limbah  akan  memberikan keuntungan kerena pengolahannya dapat digunakan sebagai bahan bakar. Salah satunya adalah teknologi biogas yang merupakan bahan bakar yang layak digunakan secara ekonomis terutama untuk mengurangi pencemaran lingkungan di daerah pedesaan. Teknologi biogas di Desa Pinang Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang pada awalnya sebagai upaya pemanfaatan feces sapi sebagai energi alternatif dan mengurangi pencemaran lingkungan. Sehubungan dengan itu, muncul masalah yang  berhubungan dengan adopsi  biogas di kalangan peternak sapi perah. Menurut teori Rogers (2003), difusi-adopsi berhubungan dengan cepat lambatnya seorang individu mengadopsi inovasi lebih dini dibanding anggota lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyuluhan, pengalaman, pendidikan, dan motivasi berpengaruh terhadap adopsi teknologi biogas di Desa Pinang, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2016 bertempat di Desa Pinang Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksplanatori. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap adopsi teknologi biogas adalah penyuluhan dan motivasi, sedangkan yang tidak berpengaruh adalah pendidikan dan pengalaman.
ANALISIS PENDAPATAN PETERNAK AYAM RAS PETELUR DI DESA ALLAKUANG, KECAMATAN MARITANGAE, KABUPATEN SIDRAP Abd Muis; Hastang Hastang; Veronica Sri Lestari
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 2 No 3 (2016): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.248 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v2i3.3905

Abstract

Sebagian besar peternak tidak memiliki gambaran dasar secara terinci tentang besar pendapatan yang diperoleh baik dalam kurun waktu satu bulan maupun satu periodenya. Masalah yang sebenarnya adalah para peternak ini tidak mengetahui bahwa besarnya pendapatan yang diperoleh melibatkan berbagai variabel, seperti skala usaha yang menjadi tolak ukur untuk mengetahui seberapa besar kontribusi terhadap pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendapatan peternak ayam ras petelur di Desa Allakuang, Kecamatan Maritangae, Kabupaten Sidrap berdasarkan jenis pakan yang digunakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2015 bertempat di Desa Allakuang, Kecamatan Maritangae, Kabupaten Sidrap. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif untuk menggambarkan kondisi variabel yaitu besarnya pendapatan yang diperoleh pelaku usaha peternakan ayam ras petelur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peternak ayam ras petelur yang memiliki skala usaha 1001 – 2000 ekor pada periode layer di Desa Allakuang, Kecamatan Maritangae, Kabupaten Sidrap, yang berjumlah 29 peternak. sampel yaitu sebanyak 29 orang. Jenis data terdiri dari data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data terdiri dari dua yakni data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data terdiri dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jenis pakan, pendapatan tertinggi adalah pengguna pakan C dengan rata-rata Rp 81.620 Ekor/Periode. Sedangkan yang paling rendah adalah pengguna pakan A dengan rata-rata pendapatan Rp 79.048 Ekor/Periode.
ANALISIS PENDAPATAN PETERNAK AYAM RAS PETELUR SEMI MANDIRI DI DESA KULO KECAMATAN KULO KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG (STUDI KASUS: PADA PT. CAHAYA MARIO) Dwy Imas Saputra; Veronica Sri Lestari; Sitti Nurani Sirajuddin
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 2 No 3 (2016): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.935 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v2i3.3911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan peternak ayam ras petelur semi mandiri di Desa Kulo, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang (studi kasus pada PT. Cahaya Mario). Penelitian dilaksanakan selama kurang lebih 2 bulan yaitu pada bulan Oktober sampai bulan Desember 2015 di Desa Kulo, kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif yaitu menggambarkan atau menguraikan variabel penelitian yaitu menganalisis pendapatan peternak ayam ras petelur semi mandiri di Desa Kulo, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peternak ayam ras petelur yang melakukan semi mandiri pada PT. Cahaya Mario yang berlokasi di Desa Kulo, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh peternak yang melakukan sistem semi mandiri pada PT. Cahaya Mario yang berlokasi di Desa Kulo, Kecamatan Kulo, sebanayak 2 peternak ayam ras petelur dan memiliki skala pemeliharaan 2000 dan 4000 ekor yang ditentukan dengan sengaja (purposive methode). Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif yaitu dengan menghitung rata – rata pendapatan, presentase, menghitung besarnya sampel dan melakukan penyederhanaan data serta penyajian data dan dengan menggunakan tabel. Hasil yang diperoleh berdasarkan penelitian yang telah dilakukan yaitu pendapatan peternak ayam ras petelur semi mandiri untuk Responden 1 skala usaha 4.000 ekor adalah Rp. 312.171.515 dengan pendapatan per ekor adalah Rp. 78.043 dan responden 2 yaitu Rp. 149.535.603 dan pendapatan per ekor Rp. 74.768. 
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN PENJUAL KERBAU DI PASAR HEWAN BOLU KECAMATAN TALLUNGLIPU KABUPATEN TORAJA UTARA Suprianto Suprianto; Astati Astati
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 2 No 3 (2016): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.353 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v2i3.3906

Abstract

Sponge animal market is located in the tourist center of Toraja, Rantepao City, Bolu market already well known as an attractive tourist destination and a unique place to visit. Cattle market, so the market is also known, is a sales center buffalo. Sponge animal market as marketing services should attach great importance to customer services, it dikarena sponge animal market is the only market that is the largest animal ditana Toraja. The buyer need to buy livestock covering the needs of the funeral, to be kept back, marriage ceremony and celebration for families who return from overseas. Services are less well able resulted in revenue would be reduced because consumers will seek out livestock animal markets sponge due to inferior services to consumers / communities. Therefore, there will be a study entitled "Analysis of Consumer Satisfaction Of Service Sellers Buffalo Animals In The Market Bolu Tallunglipu District of North Toraja Regency". The purpose of this study was to determine the level of customer satisfaction with service seller buffaloes (reliability, responsiveness, assurance, empathy, tangible) In Bolu Animal Market district. Tallunglipu Kab. North Toraja.   This study began in March until april 2015 is housed in the District Tallunglipu , North Toraja regency . This type of research is descriptive quantitative research . The population in this study is not limited sample of 100 farmers . Data used in this study is qualitative and quantitative data . The data used in this study are primary and secondary data . The data collection method used in this study is the observation and interviews . The type of data analysis used in this study are Importance Performance Analysis ( IPA ) .The results showed that the average level of concordance indicator measuring consumer satisfaction in the ministry, buffalo cattle dealer that is 87.3 % . This indicates that the expectations of consumers regarding the quality of services provided by the seller of cattle remains below reality accepted by consumers so that it can be said that consumers are still not satisfied . Based on the mapping of the Cartesian quadrant of the diagram shows that the performance attributes should get top priority for improvement in order to meet the needs and desires of consumers in receiving the service seller buffaloes . The conclusion of this study is that consumers are not satisfied with the services the seller buffaloes 
PENGARUH PENGETAHUAN, MOTIVASI, DAN BIAYA INSEMINASI BUATAN TERHADAP ADOPSI TEKNOLOGI IB PETERNAK SAPI POTONG DI DESA WAJI KECAMATAN TELLU SIATTINGE KABUPATEN BONE Ulfa Syatra; Sofyan Nurdin Kasim; Aslina Asnawi
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 2 No 3 (2016): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.376 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v2i3.3912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui gambaran pengetahuan, motivasi, biaya IB dan adopsi teknologi inseminasi buatan peternak sapi potong di Desa Waji, (2) mengetahui pengaruh pengetahuan, motivasi dan biaya IB terhadap adopsi teknologi inseminasi buatan peternak sapi potong di Desa Waji. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey. Jenis data kualitatif.  Sumber data yaitu primer dan data sekunder. Metode pengumpulan yaitu data observasi dan wawancara. Populasi penelitian adalah seluruh peternak yang mengadopsi teknologi inseminasi buatan sebanyak 150 peternak dan jumlah sampel sebanyak 34 peternak dengan menggunakan rumus slovin dan teknik penarikan sampel yaitu simple random sampling. Analisis data yang digunakan untuk rumusan masalah pertama yaitu statistik deskriptif dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dan rumusan masalah kedua yaitu statistik inferensial dengan menggunakan regresi linear berganda dengan program SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan peternak di Desa Waji mengenai teknologi inseminasi buatan tergolong tinggi karena peternak telah mengetahui manfaat teknologi inseminasi buatan dan telah menerapkan teknologi inseminasi buatan, motivasi peternak berada pada kategori sedang karena dipengaruhi oleh minat dan harapan peternak terhadap teknologi inseminasi buatan, biaya IB berada pada kategori sedang karena rata-rata peternak menganggap biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan IB cukup besar termasuk biaya sarana dan prasarana untuk IB serta kesiapan tenaga inseminator, dan adopsi teknologi inseminasi buatan di Desa Waji berada pada kategori sedang karena rata-rata peternak tergolong cukup lama mengadopsi teknologi IB yaitu rata-rata 45-64 bulan tetapi peternak tidak mampu melakukan inseminasi buatan secara langsung, sehingga terdapat peternak yang kurang bertahan lama mengadopsi teknologi inseminasi buatan. (2) pengetahuan, motivasi dan biaya IB berpengaruh terhadap adopsi teknologi inseminasi buatan.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN HARAPAN PETERNAK PLASMA AYAM RAS BROILER TERHADAP ATRIBUT PELAYANAN PERUSAHAAN MITRA PT. X DI KECAMATAN PATTALLASSANG KABUPATEN GOWA Slamet M Usman
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 2 No 3 (2016): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.296 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v2i3.3907

Abstract

Usaha agribisnis ayam ras pedaging merupakan usaha yang cukup banyak diminati oleh masyarakat yang memiliki keunggulan pertumbuhan yang sangat cepat dengan bobot badan yang tinggi dalam waktu yang relatif pendek, konversi pakan kecil, siap dipotong pada usia muda serta menghasilkan kualitas daging berserat lunak. Rata-rata peternak yang memelihara ayam ras pedaging bekerjasama dengan beberapa perusahaan kemitraan, dengan pola kemitraan perusahaan sebagai inti dalam memasok sarana produksi ternak (sapronak) dan penyalur hasil produksi ternak. Daerah kabupaten Gowa merupakan salah satu sentra peternakan ayam ras broiler yang sebagian besar peternak melakukan kerjasama mitra dengan perusahaan dengan pola inti-plasma. Pelayanan perusahaan kemitraan merupakan salah satu faktor yang dapat berpengaruh terhadap kepuasan dan harapan peternak. Sebanyak 7 peternak dari perusahaan X dipilih sebagai sampel, karenaperusahaan tersebut memiliki jumlah peternak plasma yang lebih banyak disbanding dengan perusahaan mitra lainnya. Adapun alat analisis data yang digunakan adalah analisisdeskriptif dan analisis IPA (Importance-Performance Analysis). Hasil penelitian ini diketahui bahwa tingkat kesesuaian antara kepuasan dan harapan peternak plasma ayam broiler terhadap atribut pelayanan PT. X di Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa, masih belum bisa memberikan kesesuaian 100 %. Hal ini ditunjukan dengan angka pada tingkat kesesuaian tidak mencapai 100 % yaitu sebesar 85,28%. Dan atribut kesesuaian waktu panen menjadi atribut yang perlu mendapat perhatian dari perusahaan mitra karena memiliki nilai kesenjangan tertinggi yaitu sebesar -0,86.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PETERNAK SAPI POTONG TERHADAP ADOPSI TEKNOLOGI BIOGAS DI DESA BUMIAYU KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLMAN Annisa Nur Kartiwi; Agustina Abdullah; Sofyan Nurdin Kasim
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 2 No 3 (2016): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.358 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v2i3.3913

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui gambaran pengetahuan, motivasi, dan adopsi teknologi biogas peternak sapi potong di Desa Bumiayu; 2) Untuk mengetahui pengetahuan, motivasi berpengaruh signifikan terhadap adopsi teknologi biogas peternak sapi potong di Desa Bumiayu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2016– Maret 2016. Jenis data yang digunakan yaitu kuantitatif meliputi Adopsi Teknologi Biogas dan kualitatif meliputi Pengetahuan dan Motivasi yang akan dikuantitatifkan secara Likert. Populasi penelitian sebanyak 48 kemudian dilakukan pengambilan sampel sebanyak 32 responden dengan menggunakan rumus Slovin. Metode pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara.  Analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif menggunakan tabel distribusi frekuensi dan statistik inferensial (parametrik) menggunakan Regresi Linear Berganda melalui program SPSS 16.00 for windows. Hasil gambaran pengetahuan, motivasi dan adopsi teknologi biogas tergolong sedang.  Pengetahuan dan Motivasi berpengaruh signifikan terhadap adopsi teknologi biogas di Desa Bumiayu. Nilai koefisien determinannya (r2) variabel penelitian  (x1) sebesar 0,49 yang berarti secara parsial kontribusi sebesar 49,5% dan (x20,343 secara parsial sebesar 34,3%.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA DAGING SAPI LOKAL DI KOTA MAKASSAR B H Ardans; Muh Ridwan; Aslina Asnawi
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 2 No 3 (2016): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.419 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v2i3.3909

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengaruh dari produksi daging sapi lokal, konsumsi daging sapi lokal, dan harga daging sapi lokal pada bulan sebelumnya terhadap harga daging sapi di Kota Makassar. Penelitian dilakukan secara purposive (sengaja) dan dilakukan di Kota Makassar. Kota Makassar dijadikan sebagai lokasi penelitian dengan pertimbangan bahwa Ibu kota provinsi Sulawesi selatan ini juga terjadi fluktuasi harga daging sapi lokal bahkan cenderung mengalami kenaikan (/Kg) tiap tahunnya. Apalagi diketahui konsumsi rata-rata daging sapi lokal di kota Makassar sebesar 15 ribu ton perhari yang merupakan konsumsi terbesar di Provinsi sulsel. Metode analisis yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data time series bulanan dari tahun 2009-2014. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2015 di Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak produksi daging sapi, konsumsi daging sapi lokal dan harga daging sapi bulan sebelumnya berpengaruh signifikan terhadap harga daging sapi lokal di Kota Makassar. Sedangkan secara parsial harga daging sapi lokal bulan sebelumnya memiliki pengaruh signifikan terhadap harga daging sapi lokal di Kota Makassar. Sedangkan produksi daging sapi lokal dan konsumsi daging sapi lokal tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap  harga daging sapi lokal di Kota Makassar.

Page 1 of 2 | Total Record : 11