cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan
ISSN : 23549629     EISSN : 25491334     DOI : -
Core Subject : Science,
KHIZANAH AL-HIKMAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sejak Januari 2013. Terbit dua kali setahun pada bulan Januari – Juni dan Juli – Desember. Berisi tulisan ilmiah dan hasil penelitian dalam bidang Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan.
Arjuna Subject : -
Articles 317 Documents
Perpustakaan Sekolah dalam Menanamkan Budaya Membaca Touku Umar
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 1 No 2 (2013): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai dengan fungsinya, perpustakaan sekolah merupakan pusat sumber belajar. Maka koleksi perpustakaan sekolah yang ideal yaitu dapat mendukung kurikulum atau proses belajar mengajar di sekolah. Pelaksanaan kurikulum 2013 yang menekankan pada kontekstual kemudian diimplementasikan sekolah dengan pembelajaran aktif, mengharuskan pengelola perpustakaan untuk menyediakan ragam bacaan sehingga peserta didik dapat lebih berkreasi melalui kegiatan membaca. Dengan budaya membaca, peserta didik dapat memahami situasi dan masalah dari berbagai sudut pandang.
Eksistensi Jurnal Ilmiah di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (Perannya Dalam Mendukung Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Menuju World-Class University) Hildawati Almah
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 3 No 2 (2015): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v3i2a6

Abstract

One of mediums that a researcher might use to publish his or her papers is through scientific journals. Different with others information tools such as book, scientific journal is a serial publishing in which it is always published periodically and determined by its publishers. All articles within a journal usually should be peer-reviewed before they were published. It made journals containing such quality works compared with other works. The current study is aimed to survey UIN Alauddin lecturers’ perception on UIN Alauddin’s electronic journals. The number of research sample was 54 participants vary from all departments in its campus. The survey found that there were as many as 31 scientific journals being published throughout the site (even though some still remained empty with an article). Meanwhile, based on the participants survey, the existence of its electronic journals has good responses. In terms of its views, organizing, and socialization needed to be enhanced.
Membangun Sistem Otomasi Perpustakaan dengan Senayan Library Management System (SLiMS) Muhammad Azwar
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 1 No 1 (2013): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/v1i1a3

Abstract

Abstract : Currently, information age encourages every organization to implement technology for its own convenience. Library  as  one  of  the  professional  institutions,  develop  automation  systems  as  one  application  of  the technology.  The  using  of  Free  Open  Source  Software  (FOSS)  is  growing  in  IT  world  because  it  has  some advantages. Many organizations including the libraries choose to use FOSS. Senayan Library Management System or SLiMS is a web-based FOSS that  can be used to build the library automation system . SLiMS has many advantages for the library automation systems. SLiMS is widely used in various types of libraries both in  Indonesia  and  abroad.  It  has  a  great  power  in  the  SLiMS  community  that  formed  an  important  role  in almost every city in Indonesia.  Keywords : Free Open Source Software (FOSS),   Library automation system, Senayan Library Management System (SLiMS)Abstrak : Era informasi saat ini mendorong setiap organisasi untuk mengimplementasikan teknologi untuk berbagai kemudahan. Perpustakaan sebagai salah satu institusi profesional mengembangkan sistem otomasi sebagai salah satu penerapan teknologi tersebut. Free Open Source Software (FOSS) semakin semarak dan berkembang di dunia IT dikarenakan beberapa keuntungan yang dimilikinya, sehingga banyak organisasi termasuk perpustakaan memilih menggunakan FOSS tersebut. Senayan Library Management System atau SLiMS merupakan salah satu FOSS  berbasis web yang dapat digunakan untuk membangun sistem otomasi perpustakaan. SLiMS memiliki banyak kelebihan dibandingkan sistem otomasi perpustakaan lainnya. SLiMS banyak digunakan di berbagai jenis perpustakaan baik di Indonesia maupun di luar negeri. SLiMS memiliki kekuatan besar pada peran penting komunitas yang terbentuk di hampir setiap kota di Indonesia.Kata kunci : Free Open Source Software (FOSS); Sistem Otomasi Perpustakaan; Senayan Library Management System (SLiMS)
Pengorganisasian Dokumen dalam Kegiatan Kepustakawanan Agung Nugrohoadhi
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 3 No 1 (2015): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v3i1a1

Abstract

Dokumentasi dan arsip merupakan dua istilah yang biasanya digunakan bersama-sama. Dokumentasi memiliki arti yang lebih luas daripada arsip. Fungsi manajemen arsip yang baik diperlukan sehingga proses pekerjaan dapat berlangsung dengan baik. Manajemen sebagai proses untuk mencapai tujuan  organisasi memerlukan dokumentasi yang dapat memberikan bantuannya bila diperlukan. Salah satu fungsi dokumen adalah sebagai sarana pengingat yang disimpan dalam berbagai bentuk, dan dengan demikian maka diperlukan sistem temu kembali yang efisien dan efektif. Pengorganisasian dokumen di Perpustakaan Universitas Atma Jaya Yogyakarta telah menerapkan sistem temu kembali yang bermanfaat bagi para pustakawan dan pengelola perpustakaan serta para pemustaka. Kegiatan pengorganisasian dokumen meliputi inventarisasi, pengkatalogan, susunan dokumen, dan temu kembali dokumen.Abstract : Documentation and archive are two different terms that interchangeably used by people. Documentation has wider scope than archive. A robust archive management is needed in order to get the work well. Management, as a process to achieve organization goals, needs documentations when needed. One of the usefull of documentation is as a bibliographic tool in which it needs an information retrieval system to organize efisiently and effectively. Organization information activity in Universitas Atma Jaya Library has been using an information retrieval system in order to benefit the librarians and the users as well. The activity includes inventory, cataloging, document order, and document retrieval tool.
Manajemen Pengembangan Kinerja Pustakawan Perguruan Tinggi di Era Globalisasi Informasi Untuk Meningkatkan Mutu Layanan di Perpustakaan Andi Ibrahim
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 2 No 1 (2014): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The demanded of work quality of librarians based on career system and work achievement by giving reward and sanction is already mandated in UU No. 43 Tahun 1999 tentang Pokok-pokok Kepegawaian and its certainty is regulated in Kemenpan No. 132/KEP/M.PAN/12/2002 tentang Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya. Besides, librarians are expected to use each opportunity and are strong when facing any problem. To realize it, developing knowledge and skills is necessary. Such knowledge and skills must be relevance with librarian daily works and responsibilities. Moreover, self-development is also important to note. Self-development involved in motivation, behavior, profession, and individual characters that should be in librarians. By having such knowledge and skills, self-development as well, librarians will be advanced in services.
Pengelolaan e-SKP (Elektronik Sasaran Kinerja Pegawai) dalam Upaya Menstandarisasikan Kompetensi Pustakawan Lolytasari Lolytasari
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 1 No 1 (2013): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan e-SKP sangat membantu pegawai dalam mengisi Rencana Sasaran Kinerja Pegawai yang setiap bulannya menguras waktu pegawai dalam merencanakan pekerjaan. SKP ini merupakan suatu pedoman bagi pegawai untuk melakukan kegiatan harinya. Tulisan ini membahas tentang standarisasi kompetensi pustakawan yang akan dicantumkan dalam pengelolaan e-SKP (Elektronik Sasaran Kinerja Pegawai).
Produktivitas Penulis Indonesia di Riset Energi Internasional (Kajian Jurnal ScienceDirect) Himawanto Himawanto
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 4 No 1 (2016): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v4i1a1

Abstract

National energy crisis is the biggest challenge that needs to be addressed through research activities in order to produce innovative technologies. While research products that have created will affect to the growth of scientific publications. ScienceDirect is one of reputable source of knowledge that also accommodates the national of energy research products. So its was revealed interesting in order measure the progress of science in Indonesia. Bibliometric evaluations used to determine product research capacity, scientists membership, and national territory champions. During 2006-2015 the performance of national scientists in international energy research collected in 18 scientific journals with of 322 articles results. Indonesia has the highest achievement through performance of scientists that majority affiliated with academic and government. Besides contributing independently, scientists also produces research work collaboratively reached 91.19%. The number of collaborative greatly affect to the national capability and demonstrates the expertise of Indonesia in leading of energy research cooperation. Moreover, there are many countries in four continents have participated and affect to the image of Indonesia in global arena. There are five island areas nationwide based on geographical expansion of institutions and researchers on the island of Java has participate significantly.
Hubungan Minor-Mayor Antar Budaya dalam Perspektif Perkembangan Perpustakaan Muh. Quraisy Mathar
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 1 No 1 (2013): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan hubungan antar budaya ikut dipengaruhi oleh keberadaan sejarah perkembangan perpustakaan di dalamnya menyebabkan terjadinya peralihan budaya, dari lisan menjadi tulisan, yang secara langsung juga berdampak signifikan terhadap berprosesnya sebuah kebudayaan yang berujung kepada lahirnya sebuah peradaban baru. Hubungan minor-mayor antar budaya merupakan sebuah proses yang lahir dari sebuah inovasi, kesepakatan serta sistem eliminasi alamiah. Pergumulan panjang sejarah kebudayaan manusia melahirkan 3 fase kebudayaan, yaitu fase dogmatis, fase filosofis, dan fase metodologis. Ketiga fase kebudayaan tersebut telah berkontribusi terhadap munculnya pengaruh dan perubahan terbesar dalam kehidupan manusia, termasuk dalam tradisi mendokumentasikan segala bentuk data dan informasi yang terekam dalam berbagai bentuk media, lisan maupun tulisan. Keberadaan perpustakaan ikut menjadi bagian dari lahirnya budaya-budaya baru hasil akulturasi budaya-budaya sebelumnya. Perpustakaan menjadi tokoh sentral yang sangat berpengaruh terhadap hubungan minor-mayor antar seluruh kebudayaan di dunia.
Sumber Belajar di Sekolah Luar Biasa Yaketunis Yogyakarta Nurul Aidha Aminudin
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 3 No 1 (2015): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v3i1a4

Abstract

Perpustakaan sekolah sebagai salah satu tempat penyedia informasi sebagai penunjang proses belajar mengajar menjadikan tugas dan peranan guru dalam pemberdayaan perpustakaan menjadi penting. Tugas dan peranan guru di perpustakaan SLB/A menjadi sangat menarik karena mengingat siswa di SLB/A merupakan siswa tuna netra bahkan tuna ganda, siswa di SLB/A sangat tergantung pada guru yang ada di sekolah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pedoman wawancara dibuat sebagai instrument penelitian untuk mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan peran guru sebagai tenaga perpustakaan di SLB Yaketuni Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru mempunyai peranan penting dalam mengoptimalkan peran perpustakaan, pemberdayaan perpustakaan yang dilakukan oleh guru adalah dengan cara mengajak siswa untuk belajar di perpustakaan pada saat proses belajar mengajar, guru juga memberikan pekerjaan rumah (PR) yang menggunakan bahan referensi di perpustakaan. Selain itu guru juga mengenalkan keberadaan perpustakaan pada siswa di SLB/A Yaketunis.Abstract : A school library as its role is to provide information must be well organized and managed. To achieve such a case, school library needs to have talent persons to organize and manage it. Tasks and roles in school library are complex like in SLB/A library. The library is conducted by a teacher librarian who has double duties, as a teacher and librarian. The study is a qualitative research. Some questions have been answered by the teacher librarian regarding its roles and daily duties. The study found that the teacher librarian has an important role to optimize the existence of the library, promoting library to the student in order to attract them to visit library, giving homeworks that the references can only be got in the the library. In addition, the teacher librarian also introduced how important the library was.
Literasi informasi : peningkatan kompetensi informasi dalam proses pembelajaran Sitti Husaebah Pattah
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 2 No 2 (2014): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of knowledge and life became ease with the presence of information communication and technology, particularly internet. Information literacy is needed to access any form of information through the internet. Academicians are expected to be information literate. They should use and evaluate information resources, especially from the internet in any kind of learning process. The ability to be literate in library services is necessary important in order to optimize library resources and services. Besides, information literacy tells end-users to recognize information sources and can be ease to find the needed information from different and varieties sources. Many models of information literacy are implemented in many libraries in which the objective is to enhance literacy skills for library users.

Page 7 of 32 | Total Record : 317