cover
Contact Name
Nur Arifin
Contact Email
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Diskursus Islam
ISSN : 23385537     EISSN : 26227223     DOI : -
Jurnal Diskursus Islam adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar yang merefleksikan diri sebagai wadah akademik untuk publikasi artikel ilmiah. Jurnal ini menfokuskan pada kajian/studi islam dalam berbagai aspeknya yang diharapkan dapat memberi referensi bagi pembaca dalam pengembangan wawasan akademik dan keilmuan.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 3 (2016)" : 12 Documents clear
MANAJEMEN PEMBIAYAAN OPERASIONAL PESANTREN TAHFIZUL QURAN IMAM AL-SYAATIBI BONTOABADDO GOWA Zusba Muctar; Syarifuddin Ondeng; Mohd Wayong
Jurnal Diskursus Islam Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v4i3.7443

Abstract

Tulisan ini mencoba mengelaborasi tentang manajemen pembiayaan pperasional Pesantren Tahfizul Quran Imam Al-Syaatibi Bontoabaddo Gowa. Elaborasi dengan melakukan penelitian lapangan (feld research), bila dilihat dari jenis data adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan cara ukuran kuantitatif bentuk presentase Terhadap data penemuan dilapangan. Data diperoleh dari para pengelola pembiayaan Pesantren Tahfizul Quran Imam Al-Syaatibi Bontobaddo Gowa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Penelitian ini menggunakan panduan observasi, pedoman wawancara dan data dokumentasi sebagai instrumen penelitian. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem pembiayaan pendidikan di Pondok Pesantren Tahfizul Quran Imam Asy-Syaatibi Bantoabaddo gowa secara administratif telah menunjukkan tata kelola keuangan yang positif, bahkan cenderung sitematis meski masih terbilang manajemen pembukuan sangat sederhana. Sistem pembiayaan pendidikan pesantren yang diawali dari penganggaran (budgeting) benar-benar ditentukan berdasar pada hasil evaluasi tahun sebelumnya dan menerapkan skala prioritas dalam dua jangka penggunaan; yaitu jangka pendek yang dinamakan kebutuhan personalia, dan jangka Panjang yang dikenal dengan kebutuhan non personalia. Sedangkan dalam pembukuannya pada pesantren tersebut menerapkan sistem pembiayaann pendidikan dua sisi, yaitu pembukuan yang disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan pemerintah yang nantinya akan disesuaikan dengan sumber dana lembaga pemerintah tersebut, dan pembukuan yang bersifat internal (sumber dana dari orang tua santri ataupun pihak lain yang san tetapi tidak mengikat). Untuk pengawasan (controlling), pesantren ini menerapkan elemen yang secara langsung dapat turut mengawasi jalannya pendapatan dan penggunaan keuangan oleh Kepala pesantren (direktur) dan kepala yayasan sebagai kuasa pengguna anggaran dan Komite pesantren.
علم البديع من منظور تاريخي Muhammad Syahran; Najmuddin H. Abd. Saffa; Abd. Rauf Aliyah
Jurnal Diskursus Islam Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v4i3.7298

Abstract

يهدف هذا البحث إلى معرفة علم البديع ونشأته وتطوره، مستخدما منهج التحليل الوصفي والمقارنة التاريخية للوصول إلى أصح البيانات وأشملها. فكانت نتيجة البحث تدل على أن علم البديع عند علماء اللغة وأئمة البلاغة تنقسم إلى ثلاثة مذاهب: 1) مذهب رأى أن علم البديع هو علم البلاغة بشكل عام، 2) ومذهب رأى أن علم البديع هو فن أو علم خاص في تحسين الكلام لفظا دون معنى، 3) ومذهب رأى أن علم البديع هو فن أو علم خاص في تحسين الكلام معنى ولفظا. وكذلك دلت نتيجة البحث على أن نشأة وتطور علم البديع يمكن إجمالها في هذه النقاط: 1) كانت النشأة الأولى لعلم البديع من حيث التطبيق موجودة في كلام العرب المتقدمين، وفي القرآن الكريم، والحديث الشريف، وآثار الصحابة، 2) وكانت النشأة الأولى لعلم البديع من حيث التسمية معروفة عند الْمُحدَثين العرب كأبي نواس الحسن بن هانئ. 3) وكانت النشأة الأولى لعلم البديع من حيث النظرية مشهورة لدى الخليفة عبد الله بن المعتز العباسي، 4) وكان تطور علم البديع من حيث تكامل عناصره على أيدي كل من قدامة بن جعفر، وأبي هلال العسكري وابن رشيق القيرواني، 5) وكان تطور علم البديع من حيث تطبيقه الحي في القرآن أجمع، من فضل الزمخشري، 6) وكان تطور علم البديع من حيث تقسيمه إلى المحسنات المعنوية والمحسنات اللفظية من فضل السكاكي، 7) وكان تطور علم البديع من حيث تطبيقه إلى البديعيات من فضل الإمام البوصري، 8) وكان علم البديع في العصر الحالي يقتصر على التهذيب والدراسات، وأما التطوير فلا.

Page 2 of 2 | Total Record : 12