cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014)" : 25 Documents clear
Pengaruh Temperatur Terhadap Kinerja Plastic Optical Fiber Jenis Step Index Multimode Pada Sistem Komunikasi Serat Optik Nilfa Hartanti Kunlavia; Sholeh Hadi Pramono; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.046 KB)

Abstract

Perubahan temperatur terhadap Plastic Optical Fiber (POF) akan mempengaruhi kinerja sistem jaringan transmisi serat optik. Perubahan kinerja terjadi karena adanya perubahan indeks bias, Numerical Aperture (NA), sudut datang dan sudut bias. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis besarnya pengaruh perubahan temperatur terhadap kinerja POF. Penelitian dimulai dengan melakukan pengukuran kinerja, dengan menggunakan perangkat sumber optik yaitu LED tipe SFH756V dengan panjang gelombang 660 nm, media transmisi POF jenis step index multimode, dan detektor optik yaitu photodiode tipe SFH 250V. Perubahan temperatur yang dikaji yaitu antara 20oC sampai 65oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perubahan secara eksponensial kesalahan bit data yang dikirim terhadap perubahan temperatur. Kesalahan ini ditunjukkan pada temperatur 30oC hingga 65oC dengan nilai BER secara berturut-turut adalah 9,375 x 10-6 dan 2,5 x 10-5. Besar noise ditunjukkan konstan pada suhu 40oC sampai 65oC dengan nilai SNR sekitar 8,1dB dan noise margin sekitar 68,5%. Timing jitter naik secara linier pada temperatur 20oC hingga 65oC secara berturut-turut sebesar 6,15% dan 7,88%. Bit rate menunjukkan perubahan yang kecil antara temperatur 20oC sampai 65oC yaitu sebesar 31,969Kbps sampai dengan 31,776Kbps.Kata Kunci— Noise, Kinerja, POF, Temperatur
PENGARUH RUGI-RUGI MACROBENDING TERHADAP KINERJA PLASTIC OPTICAL FIBER JENIS STEP INDEX MULTIMODE Imee Ristika Rahmi Barani; Sholeh Hadi Pramono; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.213 KB)

Abstract

Plastic Optical Fiber (POF) merupakan media transmisi yang digunakan untuk keperluan akses data, suara, dan video (triple play) dengan kecepatan tinggi yang tersambung ke rumah. Salah satu permasalahan yang tidak dapat dicegah pada jaringan serat optik adalah adanya rugi-rugi bengkokan atau macrobending. Rugi-rugi macrobending menyebabkan perubahan lintasan pada penjalaran cahaya di dalam serat optik. Perubahan tersebut akan memberikan dampak terhadap kinerja sistem komunikasi serat optik. Pada penelitian ini dilakukan kajian secara eksperimen tentang pengaruh rugi-rugi macrobending terhadap Bit Error Rate (BER) dan eye pattern pada POF jenis step index multimode. Besar rugi-rugi macrobending dipengaruhi oleh diameter dan jumlah bengkokan yang tersusun dalam bentuk lilitan yang digunakan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa rugi-rugi macrobending mulai berpengaruh signifikan pada critical diameter sebesar 12 mm. Pada diameter bengkokan tersebut, nilai BER naik menjadi 6,28x10-4, noise margin turun menjadi 38,69%, timing jitter naik menjadi 31,89%, dan bit rate turun menjadi 31,397 kbps. Pengaruh rugi-rugi macrobending pada diameter bengkokan 14-20 mm untuk satu bengkokan adalah rendah, yaitu nilai BER nol, noise margin turun dari 64,73% ke 61,94%, timing jitter naik dari 2,15% ke 2,91%, dan bit rate turun dari 31,99 kbps ke 31,928 kbps. Data tidak dapat ditransmisikan untuk diameter bengkokan 10 mm karena rugi-rugi yang terlalu besar.Kata Kunci— Macrobending, Plastic Optical Fiber, bit error rate, eye pattern, noise margin, timing jitter, bit rate.
Pengaruh Overshooting Coverage Terhadap Kualitas Layanan pada Universal Mobile Telecommunication System (UMTS) Bayu Bisworo; Endah Budi Purnomowati; Gaguk Asmungi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.89 KB)

Abstract

Pada saat ini teknologi layanan telekomunikasi suara di Indonesia telah mencapai generasi ke-3 (3G) yaitu sistem Universal Mobile Telecommunication System (UMTS). Seiring dengan bertambahnya jumlah pelanggan yang semakin banyak, diperlukan penambahan node-b untuk menjamin semua pelanggan dapat dilayani dengan baik. Tetapi jika tidak cermat penambahan node-b bisa menimbulkan masalah baru, yaitu overshooting coverage. Skirpsi ini akan membahas seberapa besar pengaruh overshooting coverage terhadap kualitas layanan UMTS bedasarkan parameter performansi yang meliputi Received Signal Code Power (RSCP), Chip Energy over Noise (Ec/No), Speech Quality Index (SQI), Call Setup Success Ratio (CSSR), Call Dropped Ratio (CDR) dan Successfull Call Ratio (SCR). Dari hasil analisis didapat kualitas layanan pada daerah overshooting coverage lebih buruk dibandingkan dengan daerah yang tidak mengalami overshooting coverage, nilai SCR pada daerah overshooting coverage Jl. J.A. Suprapto 76.672%, dan Jl. Untung Suropati 96.672%, sedangkan pada daerah yang tidak mengalami overshooting coverage Jl. Cikurai bernilai 100%.Kata Kunci— RSCP, Ec/No, UMTS, overshooting coverage
ELEKTROKARDIOGRAF 1-LEAD DENGAN TAMPILAN TELEVISI BERBASIS ARM LPC 2138 UNTUK SISTEM MONITORING Fifo Sidherial; Ponco Siwindarto; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.046 KB)

Abstract

ECG merupakan instrumen medis yang dibutuhkan oleh para medis untuk memperoleh informasi tentang kerja fungsi jantung seseorang. Tujuan dari ECG ini adalah meminimalkan harga untuk mengetahui fungsi jantung seseorang.Sebagai tampilan pada alat ECG, dipergunakan pesawat televisi karena perangkat elektronik tersebut sudah menjadi kebutuhan masyarakat banyak dari berbagai tingkat strata ekonomi. ECG berfungsi sebagai pendiagnosa awal masalah pada jantung dengan merekam sinyal ECG 3-lead.Instrumen ini akan menyediakan pengukuran ECG yang terjangkau bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah. Alat ini terdiri dari sebuah ‘bio-amplifier’ yang menguatkan sinyal-sinyal gelombang listrik yang berasal dari jantung (biopotential). Sinyal tersebut dipengaruhi oleh banyak sinyal yang berasal dari banyak sumber diluar tubuh manusia yang sedang di amati. Sinyal ini diperkecil oleh sebuah ‘filter’ yang dihubungkan pada output bio-amplifier. Output dari filter diproses oleh mikrokontroller LPC 2138 yang mengkonversi sinyal analog ECG menjadi sinyal digital ECG melalui ADC internal, kemudian diubah menjadi video bit stream pada modul internal Synchronous Serial Port (SSP).Untuk membentuk sinyal video komposit selain sinyal video bit stream, diperlukan sinyal sinkronisasi. Untuk ini blok PWM internal berfungsi menghasilkan sinyal sinkronisasi. Gabungan dari kedua sinyal ini merupakan sinyal video komposit yang siap ditampilkan pada layar TV melalui saluran Audio Video (AV).Kata Kunci— ARM Based Microcontroler LPC2138, ECG, Televisi
Rancang Bangun Antena Mikrostrip Berpolarisasi Melingkar sebagai RFID Tag untuk Menjangkau Frekuensi 2.4 GHz Ronanobelta Syakura; Rudy Yuwono; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.414 KB)

Abstract

Aplikasi antena mikrostrip sebagai antena RFID tag telah banyak dikembangkan, namun untuk membuatnya berpolarisasi melingkar untuk mengurangi kesalahan pembacaan menjadi tantangan tersendiri. Dengan pengumpanan microstrip line dan memakai power divider, antena tag dapat dirancang dan bekerja menjangkau frekuensi 2.4 gHz dan berpolarisasi melingkar.

Page 3 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue