cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 6 (2021)" : 25 Documents clear
RANCANG BANGUN JARINGAN HOTSPOT PADA MUSHOLLA BABUL HIDAYAH DESA JAMBEARJO, KEC. TAJINAN KAB. MALANG Hilmi Setyawan Aji; Sigit Kusmaryanto; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPandemi COVID-19 yang terjadi selama setahun terakhir ini mengganggu kegiatan aktivitas masyarakat Desa Jambearjo, Kabupaten Malang. Salah satu pihak yang terdampak yaitu siswa dan siswi di Desa Jambearjo. Ditutupnya sekolah mengharuskan untuk dilakukannya pembelajaran secara daring. Keterbatasan jaringan seluler pada daerah ini diyakini menghambat para siswa dalam mengakses internet, pembelajaran daring, video streaming, dan akses informasi lainnya. Dengan adanya pembangunan Jaringan Hotspot sebagai infrastruktur jaringan internetdapat membantu siswa dan siswi untuk melakukan belajar dari rumah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancang bangun jaringan hotspot pada Musholla Babul Hidayah serta dilakukannya pengujian performansi jaringan tersebut serta dapat dijadikan referensi untuk pengembangan lebih lanjut.Kata Kunci: Musholla Babul Hidayah, Desa Jambearjo, HotspotABSTRACTThe COVID-19 pandemic that has occurred during the past year has disrupted people activities inJambearjo Village, Malang Regency. One of the parties affected were students in Jambearjo Village. With the closure of this school, students are learning online from home. The limitation ofthe cellular network in this area is believed prevent students from accessing the internet, onlinelearning, streaming video, and accessing other information. With the development of the Hotspot Network as an internet network infrastructure, it can help students and students learn from home.This study aims to design a hotspot network at the Babul Hidayah Musholla and to test thenetwork's performance and can be used as a reference for further development.Keywords: Babul Hidayah Mosque, Jambearjo Village, Hotspot
RANCANG BANGUN PENGENDALI MOTOR UNIVERSAL PADA MESIN CUCI FRONT LOAD BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO DENGAN METODE PENCACAHAN GELOMBANG AC Chandra Abet Nego Wibawa; Mochammad Rusli; Tri Nurwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKUniversal Motor merupakan salah satu jenis motor induksi satu fasa yang sering digunakan pada berbagai peralatan rumah tangga seperti mesin cuci. Universal Motor dapat dicatu dengan sumber tegangan AC atau DC. Pengendalian kecepatan putar Universal Motoryang dicatu dengan sumber tegangan AC dapat menggunakan berbagai macam metode, salah satunya dengan mencacah sumber tegangan AC yang menyuplai Universal Motor tersebut. Pencacahan ini dilakukan dengan cara mengubah waktu pemicuan Triac yang akan mengubah nilai tegangan keluaran pada Triac sehingga daya pada Universal Motor akan berubah-ubah sesuai sudut penyalaan Triac. Sudut penyalaan Triac ini mengacu pada persilangan antara sumber tegangan AC yang berbentuk sinusoida dengan titik nol yang dideteksi oleh rangkaian Zero Crossing Detector. Pada penelitian ini digunakan mikrokontroler arduino uno sebagai pemrosesan algoritma pemrograman. Dalam pemrograman arduino uno terdapat perhitunganwaktu tunda penyalaan Triac yang menentukan besar sudut penyalaan Triac. Berdasarkan pengujian dengan rentang persentase sudut penyalaan 0% hingga 100% dapat dihasilkan rentang tegangan keluaran 0V hingga 230V dan kecepatan putar universal motor berbanding lurus dalam rentang 0 rpm hingga 22016 rpm. Ini menunjukan bahwa alat bekerja mengatur kecepatan putar universal motor.ABSTRACTUniversal Motor is one type of single-phase induction motor that is often used used in various household appliances such as washing machines. Universal Motor can supplied with an AC or DC voltage source. Universal Motor rotation speed control which is supplied with an AC voltage source can use various methods, one of which is The other is by chopping up the AC voltage source that supplies the Universal Motor. This count is done by changing the Triac's triggering time which will change the the value of the output voltage on the Triac so that the power on the Universal Motor will vary according to the Triac ignition angle. The ignition angle of this Triac refers to the cross between AC voltage source in the form of a sinusoid with a zero point detected by the circuit Zero Crossing Detector. In this study, the Arduino Uno microcontroller was used as a controller programming algorithm processing. In Arduino Uno programming there are calculations Triac ignition delay time which determines the Triac ignition angle. Based on testing with a percentage range of ignition angle of 0% to 100% can produce a range of output voltage 0V to 230V and motor universal rotation speed is directly proportional in range 0 rpm to 22016 rpm. This shows that the tool works to regulate the rotational speed universal motors.
PENINGKATAN INSTENSITAS MEDAN LISTRIK UNTUK OZONISASI UDARA MENGGUNAKAN AIR SULING Rexy Ramadhan Wijayanto; Moch Dhofir; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMedan listrik adalah suatu dareah (ruang) disekitar muatan yang masih dipengaruhi oleh gaya elektrik. Medan listrik tinggi yang dulunya jarang diaplikasikan karena berbahaya, namun kini sudah banyak diaplikasikan Sebagai contoh, medan listrik tinggi dapat digunakan untuk menghasilkan gas ozon (O3) melalui proses ionisasi pada udara. Maka perlu dilakukan sebuah penelitian tentang peningkatan pembangkitan medan listrik tinggi menggunakan dielektrik cair yaitu air suling. Untuk membangkitkanmedan listrik yang tinggi dengan permitivitas dielektrik cair yang besar, sehingga hasilnya yang diharapkan berupa konsentrasi gas ozon yang besar dibutikan dengan pengujian terhadap larutan berwarna. Sebelum pembuatan alat diharuskan memperhitungkan intenensitas medan listrik sesuai bahan dielektrik yang digunakan, pada menelitian ini menggunakan dielektrik air suling, udara dan mika. Kemudian desain dielektrik berlapis tersebut harus mampu menampung air suling yang tidak mudah bergelombang jika tertiup pompa saat proses prosuksi gas ozon. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan pengujian terhadap penjernihan larutan berwarna untuk membuktikan teori yang ada, pengujian dilakukan di Laboratorium Tegangan Tinggi Universitas Brawijaya. Dari hasil pengujian menunjukan bahwa semakin besar celah udara yang digunakan maka semakin kecil medan listrik yang terbentuk, dan pada penelitian ini, perbedaan celah udara berpengaruh lebih besar dari pada perbedaan ketebalan dielektrik cair.Kata Kunci – Medan Listrik, Generator Ozon, Dielektrik Berlapis, Air Suling.ABSTRACTAn electric field is an area (space) around a charge that is still affected by an electric force. Highelectric fields that were previously rarely applied because they are dangerous, but are now widely applied. For example, high electric fields can be used to produce ozone gas (O3) through the ionization process inair. So it is necessary to do a study on increasing the generation of high electric fields using a liquiddielectric, namely distilled water. To generate a high electric field with a large liquid dielectric permittivity, so that the expected result is a large concentration of ozone gas, it is necessary to test colored solutions. Before making the tool, it is required to take into account the intensity of the electric field according to thedielectric material used, in this study using distilled water, air and mica dielectrics. Then the layereddielectric design must be able to accommodate distilled water which is not easily corrugated if blown by apump during the ozone gas production process. Furthermore, it will be continued with testing on thepurification of the colored solution to prove the existing theory, the test is carried out at the High VoltageLaboratory of Brawijaya University. The test results show that the larger the air gap used, the smaller theelectric field formed, and in this study, the difference in the air gap has a greater effect than the difference inthe thickness of the liquid dielectric.Keywords – Electric Field, Ozone Generator, Coated Dielectric, Distilled Water.
ANALISIS EFISIENSI SOLAR CHARGE CONTROLLER TIPE PWM PADA STASIUN PENGISIAN SEPEDA LISTRIK TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS BRAWIJAYA Galih Ismoyo; Eka Maulana; n/a Soeprapto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKebutuhan pengunaan energi tidak terbarukan seperti energi fosil masih menjadi penyuplai utama energi di dunia ini, selain karena penggunaan energi fosil banyak menghasilkan berbagai macam polusi dan kondisinya akan semakin berkurang dan menipis seiring berjalannyawaktu, Oleh karena itu dibutuhkan sumber energi alternatif yang melimpah dan tidak banyak mengandung polusi dan dapat menggantikan penggunaan energi fosil sebagai energi utama. Sebagai upaya pengembangan energi alternatif, pemanfaatan energi matahari di indonesia merupakan salah satu alternatif yang paling potensial untuk dikembangkan di wilayah indonesia mengingat bahwa secara geografis sebagai negara tropis, melintang garis katulistiwa berpotensi energi surya yang cukup baik. Energi matahari merupakan salah satu sumber energi terbarukanyang tidak menimbulkan polusi dan merupakan sumber energi yang jumlahnya tidak terbatas. Sel surya merupakan suatu sumber energi listrik yang memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi. Jumlah energi yang begitu besar yang dihasilkan dari sinar matahari membuat sel surya menjadi alternatif energi masa depan yang sangat menjanjikan. Penggunaan sel surya sebagai penyedia energi listrik untuk menggantikan penggunaan energi fosil terus berkembang. Panel surya adalah perangkat yang terdiri dari bahan semi onduktor yang mengubah sinar matahari langsung menjadi arus dan tegangan. Arus dan tegangan listrik yang dihasilkan dari panel surya membutuhkan sebuah alat pengendali yang disebut solar charge controller (SCC) merupakan peralatan elektronik yang biasa digunakan untuk mengatur arus searah yang mengisi baterai bank. SCC bisa menerapakan teknologi pulse width modulation ( PWM ) atau Maximum Power Point Tracking ( MPPT ). Kontroler ini berfungsi sebagai alat pengatur tegangan baterai bank agar tidak melampaui batas toleransi dayanya. Disamping itu, alat pengontrol ini juga mencegah pengaliran arus dari baterai bankmengalir balik ke panel sel surya ketika proses pengisian sedang tidak berlangsung sehingga baterai bank yang sudah dicas tidak terkuras tenaganya. Bedasarkan hasil pengujian dan analisis, pada pengujian ini dilakukan untuk mengetahui nilai keluaran daya, tegangan, dan arus dari SCC tipe PWM dan menggunakan panel surya polycristalline 275 WP serta baterai bank 24V. Data pengujian tegangan dan arus panel suryadiambil di lapangan dari pukul 11.30 – 13.50. Nilai daya rata-rata dari yang dihasilkan dari SCCPWM yaitu 146,4W lebih tinggi dibandingkan daya yang dihasilkan panel surya yang hanya 137W yang dimana SCC PWM ini menunjukkan nilai efisiensi yaitu 93,57% dalam mengkonversi daya. Nilai tegangan rata-rata yang keluar dari SCC ke baterai bank lebih kecil yaitu 24,6Vdibandingkan dengan tegangan dari panel surya yaitu 26,51V. Untuk nilai arus rata-rata yang keluar dari SCC ke baterai bank lebih rendah yaitu 5,59A dibandingkan dengan arus dari panelsurya menuju SCC yaitu 5,86 A.Kata Kunci: Solar charge controller, SCC, PWM.ABSTRACTThe need for the use of non-renewable energy such as fossil energy is still the mainsupplier of energy in this world, in addition to the fact that the use of fossil energy producesvarious kinds of pollution and the condition will decrease and deplete over time, therefore alternative energy sources are needed that are abundant and not plentiful. contains pollution andcan replace the use of fossil energy as the main energy.As an effort to develop alternative energy, the use of solar energy in Indonesia is one ofthe most potential alternatives to be developed in the territory of Indonesia given that geographically as a tropical country, across the equator, the potential for solar energy is quitegood. Solar energy is a renewable energy source that does not cause pollution and is an unlimitedsource of energy. Solar cells are a source of electrical energy that utilizes sunlight as an energysource. The large amount of energy produced from sunlight makes solar cells a very promising alternative energy future.use of solar cells as a provider of electrical energy to replace the use of fossil energycontinues to grow. A solar panel is a device consisting of a semiconductor material that convertsdirect sunlight into current and voltage. The electric current and voltage generated from solar panels requires a controller called a solar charge controller (SCC) which is an electronic devicecommonly used to regulate direct current. which charges the battery bank. SCC can apply pulsewidth modulation (PWM) or Maximum Power Point Tracking (MPPT) technology. Thiscontroller functions as a voltage regulator for the bank battery so that it does not exceed thepower tolerance limit. In addition, this controller also prevents the flow of current from thebattery bank from flowing back into the solar cell panel when the charging process is not inprogress so that the battery bank that has been charged does not drain its energy.Based on the results of testing and analysis, this test was carried out to determine thevalue of the output power, voltage, and current of the PWM type SCC and using a 275 WPpolycristalline solar panel and a 24V battery bank. The solar panel voltage and current test datawere taken in the field from 11.30 – 13.50. The average power value generated from SCC PWMis 146.4W, which is higher than the power generated by solar panels which is only 137 W, wherethe SCC PWM shows an efficiency value of 93.57% in converting power. The average voltagevalue that comes out of the SCC to the battery bank is 24.6V compared to the voltage from thesolar panel, which is 26.51V. For the value of the average current coming out of the SCC to thebattery bank is 5.59A lower than the current from the solar panel to SCC which is 5.86 A.Keywords : Solar charge controller, PWM .
ROBOT STERILISASI RUANGAN BERBASIS SINAR UV SEBAGAI PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS COVID-19 Ario Prasojo; Waru Djuriatno; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKRobot Sterilisasi Ruangan Berbasis Sinar UV sebagai Pencegahan PenyebaranCovid-19 merupakan rancang bangun Robot yang dapat melakukan sterilisasi ruangan dari virus Covid 19 dengan menggunakan Sinar UV. Robot ini didesain untuk dapat dikontrol dari jarak jauh maksimal 30 meter sehingga mengurangi kontak langsung manusia dengan ruangan yang akan dilakukan sterilisasi. Pengontrolan pada robot ini sangat fleksibel dan mudah diakses karena berbasis WebApp yang terkoneksi ke Mikrokontroler ESP32-Cam melalui Wifi 2.4 Ghz yang diapancarkan oleh mikrokontroler ESP32-Cam. WebApp dapat diakses melalui perangkat PC, laptop, maupun Smartphone. Pada Robot ini juga dilengkapi kamera yang sudah terintegrasi dengan mikrokontroler yang digunakan untuk mendapatkan data Video mengenai lingkungan di sekitar robotyang nantinya akan dikirimkan dan ditampilkan pada WebApp sehingga pengguna dapat melihat secara langsung dati jarak jauh keadaan lingkungan di sekitar robot.Kata kunci :Robot,Sterilisator,UVABSTRACTUV Light-Based Room Sterilization Robot as a Prevention of the Spread of Covid-19 is a robot design that can sterilize the room from the Covid 19 virus by using UV light.This robot is designed to be controllable from a distance of up to 30 meters, therebyreducing direct human contact with the room to be sterilized. The control of this robot isvery flexible and easy to access because it is based on a WebApp which is connected tothe ESP32-Cam Microcontroller via 2.4 Ghz Wifi emitted by the ESP32- Cammicrocontroller. The WebApp can be accessed via PC, laptop or Smartphone devices.This robot is also equipped with a camera that is integrated with a microcontroller whichis used to get video data about the environment around the robot which will later be sentand displayed on the WebApp so that users can see directly from a distance theenvironment around the robot.

Page 3 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2026) Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue