cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 597 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015" : 597 Documents clear
PENGARUH INVESTMENT OPPORTUNITY SET TERHADAP STRUKTUR MODAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP RETURN SAHAM (Studi Pada perusahaan food and Beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Kartika Aji; Nur Khusniyah I
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.293 KB)

Abstract

Investment is the number of funds or other resources  were done at this time, with the goal of obtaining a number of advantages  in the future. Basically the purpose of investors to invest is to get a return.  One alternative  investments can be made in the stock market. Stock returns  are  influenced by the rate  of growth and the company's  capital  structure policy. This study aims to determine the effect of investment opportunity set and capital structure to stock return, and the effect of investment opportunity set to capital structure. The population  used in this study are all food and beverages  company listed on the Indonesia   Stock  Exchange   during   the  period   2009-2014.   Sampling  with  purposive sampling method of determining  the sample with the criteria  that have been established and obtained a sample of 8 companies. The data analysis technique used is using partial least square method. The results  showed that the investment opportunity  set does not have a significant effect on stock returns,  while the capital  structure  does not have a significant  effect on stock returns  and  investment opportunity  set does not have a  significant  effect on the capital structure.   Keywords : stock return, investment opportunity set, capital structure
EVALUASI LOGISTICS CUSTOMER SERVICE ELEMENTS PADA PENERIMA BAHAN BAKU “PT INTI DRAGON SURYATAMA KOTA MOJOKERTO” Dwi Permana Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses logistics customer service elements yang terdiri dari pretransaction element, transaction element dan posttransaction element, serta mengetahui element yang paling dominan dari logistic customer service elements tersebut diterapkan dengan baik pada perusahaan PT Inti Dragon Suryatama. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan dengan mengumpulkan data-data tentang kualitas pelayanan pada pemasok bahan baku terhadap perusahaan. Untuk mendapatkan informasi-informasi terkait mengenai layanan pemasok terhadap perusahaan digunakan wawancara mendalam untuk memperoleh informasi mengenai pelayanan pemasok. Jumlah informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang, terdiri dari Manager Purchasing, Manager Personalia, Manager PPIC, Supervisor PPIC dan 2 staf divisi PPIC. Data yang terkumpul akan direduksi dan kemudian diolah menggunakan penyesuaian pada setiap logistic customer service yang terdiri dari 3 element. Pembahasan logistics customer service elements ini meliputi pelayanan pelanggan yang muncul sebelum transaksi (pretransaction element), layanan pelanggan yang menyangkut pelaksanaan dalam pemenuhan kebutuhan konsumen (transaction element), dan pelayanan pelanggan setelah pengiriman dilakukan (posttransaction element). Melalui logistics customer service elements, diketahui bahwa perusahaan dalam pemilihan para pemasoknya hanya memperhatikan satu dari ketiga element dalam logistic customer service. Sedangkan permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah terjadi keterlambatan pengiriman bahan baku (lead time).Kata Kunci : Logistic Customer Service Elements, komponen-komponen logistik
ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2009-2013 Puput Anggrenia; Harlendro SE.MM
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.155 KB)

Abstract

Industri  merupakan  salah  satu  sektor  yang  memiliki  peranan  penting  dalam  pembangunan  suatu negara. Salah satu industri yang ada di Indonesia dan produknya memiliki banyak peminat adalah industri barang konsumsi dengan spesifikasi kosmetik dan barang keperluan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja perusahaan industri barang konsumsi terutama kosmetik dan barang keperluan rumah tangga yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2009-2013 dengan menggunakan analisis rasio keuangan dan untuk mengetahui perusahaan mana yang memiliki kinerja yang lebh baik. Rasio keuangan yang digunakan adalah rasio likuiditas (Current Ratio dan Quick Ratio), rasio leverage (Long Term Debt to Total Assets Ratio dan Long Term Debt to Equity Ratio), rasio profitabilitas (Return on Assets dan Return on Equity), dan rasio aktivitas (Total Assets Turn Over Ratio, Inventory Turn Over Ratio, Receivable Turn Over Ratio). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perusahaan kosmetik dan barang keperluan rumah tangga yang terdaftar di BEI periode tahun 2009-2013 yang berjumlah 4(empat) perusahaan, yaitu PT. Martina Berto, Tbk (MBTO), PT. Mustika Ratu, Tbk. (MRAT), PT. Mandom Indonesia, Tbk. (TCID), PT. Unilever Indonesia, Tbk. (UNVR). Namun dikarenakan PT. Martina Berto Tbk merupakan perusahaan yang baru saja mendaftarkan perusahaannya pada 13 Januari 2011, maka sampel dari penelitian ini, adalah PT. Mustika Ratu, Tbk. (MRAT), PT. Mandom Indonesia, Tbk. (TCID), dan PT. Unilever Indonesia, Tbk. (UNVR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Unilever Indonesia Tbk memiliki profitabilitas dan pertumbuhan penjualan  serta laba bersih  yang baik  bila dibandingkan  dengan  PT.  Mustika Ratu  Tbk  dan juga PT. Mandom Indonesia Tbk. Sementara dalam hal leverage dan likuiditasnya, PT. Mustika Ratu Tbk memiliki kinerja yang lebih bagus jika dibandingkan dengan PT. Mandom Indonesia Tbk dan juga PT. Unilever Indonesia Tbk.   Kata kunci : Rasio Keuangan, Kinerja Perusahaan, Rasio Likuiditas, Rasio Leverage, Rasio Profitabilitas, Rasio Aktivitas
Determinan Minat Individu Menggunakan Uang Elektronik: Pendekatan Modifikasi Technology Acceptance Model Achmad Syafi’i; Grace Widijoko
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.288 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi minat individu menggunakan uang elektronik dengan memodifikasi model  Technology Acceptance Model (TAM) yang dikembangkan oleh Davis pada tahun 1989. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat individu untuk menggunakan uang elektronik dalam penelitian ini adalah persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, dan persepsi risiko. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk memperoleh data. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa S1 Jurusan Akuntansi FEB UB yang berstatus aktif pada semester genap tahun ajaran 2014/2015 sejumlah 1.184 orang. Responden penelitian ini sebanyak 187 mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang yang pernah menggunakan uang elektronik. Peneliti menggunakan metode convenience sampling untuk pengambilan sampel dan  Partial Least Square  (PLS) untuk menguji data penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konstruk persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, dan persepsi risiko berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan uang elektronik. Implikasi penelitian ini dapat digunakan oleh penerbit yang menyediakan produk uang elektronik dan Bank Indonesia selaku bank sentral untuk lebih mengutamakan faktor-faktor yang mempengaruhi minat individu untuk menggunakan uang elektronik supaya individu percaya bahwa uang elektronik tersebut cepat, aman, dan efisien untuk digunakan.Kata Kunci:  Technology Acceptance Model  (TAM), uang elektronik, minat,  persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko
Judul : Analisis Sektor Produksi Pendorong Terwujudnya Pertumbuhan Inklusif di Jawa Timur Kristyanto, Visi Saujaningati; Santoso, Dwi Budi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.206 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kualitas pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang belum mengarah pada pertumbuhan inklusif dengan indikator berkurangnya tingkat pengangguran, berkurangnya ketimpangan pendapatan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor apa saja yang mampu mendorong pertumbuhan inklusif dan seberapa besar dampak sektor inklusif terhadap aktivitas ekonomi Jawa Timur. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis input output yang mengkaji keterkaitan antar-sektor dalam perekonomian Jawa Timur. Dalam memetakan sektor pertumbuhan inklusif ditentukan berdasarkan kriteria angka pengganda pendapatan dan angka pengganda tenaga kerja dengan koefisien di atas rata-rata. Ditemukan ada 16 sektor pertumbuhan inklusif dengan didominasi sektor industri berbasis pertanian atau agro-industri. Dampak pertumbuhan inklusif dianalisis melalui simulasi peningkatan permintaan akhir (F) yang dinaikkan sebesar 20% terhadap output dan serapan tenaga kerja. Dari hasil tersebut, ada tiga subsektor utama pendorong pertumbuhan inklusif, yaitu subsektor penyediaan makanan dan minuman, industri beras, dan konstruksi bangunan sipil. Sektor produksi yaitu penyediaan makanan dan minuman serta sektor beras merupakan sektor dengan keterkaitan ke depan dan ke belakang yang relatif kuat. Berarti, sektor ini berkemampuan untuk meningkatkan permintaan input sektor ke belakangnya dan meningkatkan distribusi output melalui penawaran input dari sektor ke depannya dan merangsang aktivitas ekonomi secara keseluruhan. Permasalahan pengembangan sektor pertumbuhan inklusif di Jawa Timur adalah kebutuhan investasi yang cukup tinggi karena tingkat efisiensi investasi sektor inklusif tergolong rendah. oleh karena itu diperlukan peningkatan efisiensi modal (capital) yang ditempuh melalui: pengembangan Research and Development (RnD) untuk mendorong inovasi teknologi, meningkatkan sumber daya manusia khususnya pada sektor pertumbuhan inklusif serta peran pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mengembangkan sektor pertumbuhan inklusif.  Kata kunci: Sektor Produksi, Pertumbuhan Inklusif, Keterkaitan antar-sektor, Metode Input-Output, Investasi.
EVALUASI KINERJA DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD (STUDI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA BATU) Dandy Gilang Pandya Prabesworo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.85 KB)

Abstract

Mengingat adanya reformasi birokrasi Kementrian Keuangan dan upaya peningkatan kinerja seluruh jajaran keuangan yang juga seiring dengan pertumbuhan ekonomi Kota Batu yang pesat sebagai destinasi wisata, maka KPP Pratama Batu dituntut untuk dapat menjaring potensi pajak secara maksimal, serta terus berupaya menumbuhkan tingkat kepatuhan wajib pajak dengan menggunakan pendekatan BSC. BSC menjadi alat manajemen strategis yang lebih luas lagi penggunaannya dewasa ini, namun KPP Pratama Batu tidak sepenuhnya mengaplikasikan BSC karena menerima hasil cascading dari unit diatasnya. Nilai Kinerja Organisasi (NKO) KPP Pratama Batu mencapai angka 107,00% dan menandakan bahwa mereka telah bekerja dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa SS dan IKU yang menunjukkan nilai kurang optimal, yang kemudian ditemukan aktivitas-aktivitas yang masih perlu ditingkatkan kinerja pencapaiannya, terutama mengenai efektivitas penyuluhan dan pelayanan. Perlu diperhatikan pula pentingnya peran SDM bagi keberhasilan tujuan keempat perspektif, terutama bagi  Learning and Growth dimana mutu SDM menunjukkan mutu pelayanan, yang dapat mempengatuhi tingkat kepatuhan Wajib Pajak dan mendorong meningkatnya penerimaan pajak dari waktu ke waktu, serta perlunya setiap pegawai untuk mengetahui, memaknai, dan bekerja berdasarkan strategi dan tujuan utama organisasi disamping tugas unit masing-masing demi mencegah biasnya informasi dan  ketidakselarasan kinerja.   Kata Kunci :  Balanced Scorecard, KPP Pratama Batu, Evaluasi Kinerja, Pajak, Kota Batu, 2014
EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PROSEDUR PENGGAJIAN DAN PENGUPAHAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (Studi Kasus Pada Perusahaan Shuttlecock Nasional Malang) Andri Ramza Rahmadani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.321 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem prosedur penggajian, pengupahan, pengendalian internal, struktur organisasi, kebijakan manajemen dan analisis kebijakan akuntansi yang dijalankan oleh perusahaan menggunakan Sistem Informasi Akuntansi (SIA), serta membuat usulan untuk pembuatan standar operasional prosedur perusahaan. Di mana pada Perusahaan Nasional Shuttlecock belum adanya penyusunan sistem dan prosedur secara tertulis yang dapat dijadikan pedoman pada siklus penggajian dan pengupahan perusahaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Dimana penelitian ini  memberikan penjelasan terhadap suatu masalah atau keadaan yang ada, serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada. Hasil analisis, Perusahaan Nasional Shuttlecock memiliki kelemahan dalam menjalankan siklus penggajian dan pengupahan perusahaan, dimana belum adanya sistem dan prosedur pada siklus penggajian dan pengupahan yang dibuat secara baku dan tertulis. Oleh karena itu, kelemahan tersebut diperbaiki dengan membuat sistem dan prosedur bagi perusahaan, sehingga dapat digunakan oleh karyawan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam siklus penggajian perusahaan. Kata kunci : Sistem Informasi Akuntansi, Pengendalian Internal, Siklus   Penggajian dan Pengupahan
Analisis Pengaruh Belanja Modal Daerah, Investasi, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Tingkat Kemiskinan di Indonesia Pada Tahun 2009-2013 (Studi Kasus Pada 33 Provinsi) Helmi Winda Wati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.684 KB)

Abstract

Kemisikinan merupakan suatu masalah yang terus ditemui dan tidak kunjung terselesaikan baik dinegara berkembang maupun di negara maju sekalipun. Dengan alternatif  variabel yang dipilih, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Belanja Modal Daerah, Investasi, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Tingkat Kemiskinan di Indonesia selama tahun 2009-2013 pada 33 provinsi.  Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Belanja Modal Daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Sedangkan Investasi dan IPM  masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia.Kata kunci : Kemiskinan, Belanja Modal Daerah, Investasi, Indeks Pembangunan Manusia.
PENGARUH PENGUMUMAN LAPORAN KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PASAR MODAL SYARIAH YANG TERGABUNG DALAM JAKARTA ISLAMIC INDEX Nindi Larasati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.159 KB)

Abstract

Informasi merupakan kebutuhan utama bagi investor, karena informasi membantu investor dalam membuat keputusan investasi. Informasi ini dapat berupa pengumuman laporan keuangan, yang mana di dalam laporan keuangan terdapat informasi mengenai perkembangan perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah pengumuman laporan keuangan memiliki pengaruh terhadap return saham. Perubahan pada return saham dapat dilihat melalui abnormal return yang terjadi disekitar periode pengumuman. Hasil uji ini menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata abnormal return pada enam hari setelah pengumuman laporan keuangan. Lambatnya investor bereaksi dikarenakan investor harus menganalisis terlebih dahulu laporan keuangan yang diperoleh, sehingga reaksi baru terlihat pada enam hari setelah pengumuman laporan keuangan. Reaksi yang ditunjukkan investor berupa melepas/menjual saham yang mereka miliki. Hal ini dikarenakan kandungan informasi dalam laporan keuangan merupakan kabar buruk atau bad news.
Evaluasi Kinerja Koperasi Serba Usaha Al-Ikhlas Kota Malang Periode 2011-2013 (Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 35.3/Per/M.UKM/X/2007) Ruri Suryaningrum; Achmad Helmy Djawahir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.174 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Koperasi Serba Usaha Al-Ikhlas Kota Malang pada periode 2011 hingga periode 2013. Alat penilaian yang digunakan untuk melakukan penilaian kinerja Koperasi Serba Usaha Al-Ikhlas adalah Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 35.3/Per/M.UKM/X/2007. Penilaian kinerja tersebut terdiri dari delapan aspek yaitu aspek permodalan, aspek kualitas aktiva produktif, aspek manajemen, aspek efisiensi, aspek likuiditas, aspek kemandirian dan pertumbuhan, aspek jatidiri koperasi dan aspek kepatuhan prinsip syariah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang mendeskripsikan atau menerangkan keadaan kesehatan kinerja Koperasi Serba Usaha Al-Ikhlas sehingga dapat diambil langkah evaluasi untuk memperbaiki kinerja. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara wawancara serta dokumentasi. Serta teknik analisis data dilakukan berdasarkan kedelapan aspek yang termasuk di dalam Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 35.3/Per/M.UKM/X/2007. Kinerja Koperasi Serba Usaha Al-Ikhlas pada periode 2011 hingga 2013 mengalami penurunan. Pada periode 2011 Koperasi Serba Usaha Al-Ikhlas mendapatkan kriteria penilaian “CUKUP SEHAT”, periode 2012 Koperasi Serba Usaha Al-Ikhlas mendapatkan kriteria penilaian “CUKUP SEHAT” dan pada periode 2013 mendapatkan kriteria penilaian “CUKUP SEHAT”. Pada periode 2011 hingga 2013 aspek permodalan, aspek jatidiri koperasi serta kepatuhan prinsip-prinsip syariah selalu mendapatkan skor maksimal. Aspek yang mendapatkan skor terendah pada periode 2011 hingga 2013 adalah aspek kualitas aktiva produktif.   Kata kunci: Kinerja koperasi, koperasi syariah, permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, jatidiri koperasi, kepatuhan prinsip syariah

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue