cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 481 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2" : 481 Documents clear
Pengaruh Kepercayaan, Persepsi Kegunaan, Persepsi Kemudahan, dan Persepsi Risiko Terhadap Perilaku Penggunaan E-Commerce Shomad, Andrie Cesario; Purnomosidhi, Bambang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Kepercayaan, Persepsi Kegunaan, Persepsi Kemudahan, dan Persepsi Risiko Terhadap Perilaku Penggunaan E-Commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang memengaruhi minat menggunakan e-commerce dan pengaruhnya terhadap perilaku penggunaan e-commerce. Penelitian ini merupakan replikasi dan pengembangan model Technology Acceptance Model (TAM) dari penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode survei dalam pengambilan data. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa S1 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang yang pernah menggunakan layanan e-commerce. Sebanyak 231 data dapat diolah dengan menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil analisis untuk model ini menunjukkan bahwa konstruk minat berpengaruh positif terhadap perilaku penggunaan layanan e-commerce, serta konstruk persepsi kegunaan, persepsi kemudahan berpengaruh positif terhadap minat menggunakan e-commerce, dan persepsi risiko berpengaruh negatif terhadap minat menggunakan e-commerce. Sebaliknya, konstruk kepercayaan tidak berpengaruh terhadap minat menggunakan e-commerce. Hal ini berarti bahwa perilaku untuk menggunakan e-commerce dipengaruhi oleh minat, serta konstruk minat dipengaruhi oleh persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, dan persepsi risiko. Implikasi dari penelitian ini relevan bagi pihak manajemen dan analis sistem e-commerce agar memperhatikan kembali faktor minat, persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, dan persepsi risko dalam menerapkan dan mengembangkan sistem transaksi e-commerce.   Kata Kunci: Technology Acceptance Model (TAM), e-commerce, minat, perilaku, kepercayaan, persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, persepsi risiko.
EVALUASI STRATEGI RSUD DR. SAIFUL ANWAR (RSSA) MALANG SEBELUM DAN SESUDAH BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) Trianasari, Ely; Idrus, Muhammad Syafiie
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan evaluasi strategi pada RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang sebelum dan sesudah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), yaitu dari tahun 2007 sampai dengan 2011. Penelitian termasuk jenis penelitian deskriptif eksploratif  dengan  desain penelitian kualitatif  (naturalistik). Metode  pengumpulan data  yang digunakan  adalah  studi kasus.  Metode pengolahan data  menggunakan  Balanced Scorecard  dengan  strategi pengumpulan data secara ganda  (triangulasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan status menjadi BLUD telah mempengaruhi kondisi dan kinerja RSSA, baik pengaruh baik maupun kurang baik. Sebagai BLUD masalah yang dihadapi RSSA antara lain keefektifan, keefisienan dan  fleksibilitas masih terkendala; alur birokrasi/ administrasi yang lama  belum tuntas  teratasi; pelanggan  mayoritas  berasal dari golongan menengah ke bawah; keramahan belum diterapkan secara menyeluruh; evaluasi strategi dilakukan oleh bagian lain, bukan oleh bagian yang sama dengan yang melakukan  perencanaan  strategi; sarana dan prasarana  serta kuantitas tenaga masih kurang memadai. Namun dengan segala keterbatasan dan tantangan yang harus dihadapi secara garis besar RSSA cukup siap dan  dapat melaksanakan BLUD. Kinerja RSSA secara umum (keseluruhan) dari sebelum BLUD ke BLUD meningkat, menunjukkan trend yang baik; berarti pihak RSSA telah berusaha memperbaiki kinerjanya sesuai dengan yang telah diamanatkan sebagai BLUD penuh serta telah melakukan berbagai upaya untuk mencapai efisiensi dan efektivitas. Kata kunci: strategi, evaluasi, kinerja, RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
Analisis Pengaruh Penerbitan Obligasi Pemerintah Terhadap Investasi Swasta Indonesia Studi Kasus Tahun 2000-2011 Achmad, Chimal Thoriq; Hascaryani, Tyas Danarti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terkait masalah defisit anggaran negara  Indonesia, pemerintah melakukan  berbagai upaya dalam menutupi defisit tersebut, salah satunya melalui utang dalam negeri. Bentuk utang ini bisa berupa obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah sebagai pembiayaan dalam menuutpi defisit anggaran, sekaligus mendorong terjadinya pertumbuhan  ekonomi. Obligasi juga sering disebut sebagai surat pengakuan utang yang diterbitkan oleh pemerintah dengan memberikan kupon pada pemilik obligasi.  Tujuan penelitian ini  adalah  untuk   mengetahui bagaimana pengaruh  penerbitan obligasi pemerintah,  terhadap  investasi swasta dalam kurun waktu 2000-2011. Analisis  data  pada  penelitian  ini  menggunakan  Metode  Regresi  Linear Berganda.  Uji  hipotesis  menggunakan  pengujian  secara  parsial  (uji  t),  simultan (uji  F)  dan  Uji  Koefisien  Determinasi    (R2).   Uji Asumsi Klasik dengan Normalitas, Multikolinearitas, Heterokesdastisitas dan Autokorelasi.Data-data  yang  digunakan  dalam penelitian  ini  adalah  data  pengeluaran pemerintah, obligasi pemerintah, dan suku bunga kredit Tahun 2000 – 2011. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa seluruh variabel independen, yaitu pengeluaran pemerintah memiliki pengaruh positif tidak signifikan, obligasi pemerintah dan suku bunga kredit memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap investasi swasta.   Kata kunci  defisit anggaran: investasi swasta, obligasi pemerintah, pengeluaran pemerintah,suku bunga kredit.
PENGUJIAN EMPIRIS TERHADAP HUBUNGAN TWIN DEFICITS DI INDONESIA DENGAN ANALISIS STRUCTURAL BREAK (Studi Kasus Tahun 1981 s.d. 2011) Salamah, Umi; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keberadaan hubungan  twin deficits  di Indonesia pada periode 1981-2011 dan pengaruh  structural break  pada hubungan tersebut.  Twin deficits hypothesis menyatakan bahwa peningkatan  budget deficit  akan menyebabkan peningkatan yang sama pada  current account deficit. Keberadaan hubungan ini diyakini dapat membahayakan sustainabilitas makro ekonomi dalam jangka panjang. Penelitian ini menggunakan Vector Error Correction Model (VECM)  dan data budget deficit, current account deficit, tingkat bunga, nilai tukar, dan inflasi. Hasil empiris menunjukkan adanya hubungan negatif antara  budget deficit  dan  current account deficit  dalam jangka panjang dan menolak dugaan adanya hubungan twin deficits di Indonesia. Hubungan ini diperkuat dengan hasil uji  structural break  (koefisien  dummy)  yang berpengaruh signifikan pada  budget deficit  dan current account deficit dengan tanda koefisien yang berlawanan. Kata Kunci : Budget deficit, current account deficit, twin deficits, structural break, VECM
PENGARUH INFLASI DAN UPAH TERHADAP PENGANGGURAN DI INDONESIA PERIODE TAHUN 1980-2010 Utomo, Fajar Wahyu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inflasi merupakan suatu proses kenaikan harga-harga yang berlaku dalam suatu perekonomian. Sedangkan inflasi adalah persentase kenaikan harga-harga barang dalam periode waktu tertentu. Semakin tingginya inflasi yang terjadi dapat berakibat pada pertumbuhan ekonomi yang menurun, sehingga akan terjadi peningkatan jumlah pengangguran. Semua negara di dunia selalu menghadapi permasalahan inflasi ini. Oleh karena itu, inflasi yang terjadi dalam suatu negara merupakan salah satu ukuran untuk mengukur baik buruknya masalah ekonomi yang dihadapi suatu negara. Bagi negara yang perekonomiannya baik, inflasi yang terjadi berkisar antara 2-4% per tahun. Dengan persentase sebesar itu, dapat dikatakan inflasi yang rendah. Sedangkan inflasi yang tinggi berkisar lebih dari 30%. Namun demikian ada negara yang menghadap inflasi yang lebih serius atau sangat tinggi, misalnya di Indonesia pada tahun 1966 dengan inflasi 650%. Inflasi yang sangat tinggi tersebut disebut hiperinflasi (hyperinflation). Jika suatu negara mengalami hiperinflasi bisa dipastikan jumlah pengangguran di negara tersebut akan bertambah secara drastis. Karena dengan kenaikan harga-harga di semua sektor, maka perusahaan-perusahaan akan mengambil kebijakan mengurangi biaya untuk memproduksi barang atau jasa dengan cara mengurangi pegawai atau tenaga kerja. Akibatnya, angka pengangguran yang tinggi tidak dapat dihindari dan dapat membuat perekonomian negara tersebut mengalami kemunduran. Oleh karena itu, inflasi sangat berkaitan erat dengan  pengangguran. Upah adalah pendapatan yang diterima tenaga kerja dalam bentuk uang, yang mencakup bukan hanya komponen upah atau gaji, tetapi juga lembur dan tunjangantunjangan yang diterima secara rutin atau reguler (tunjangan transport, uang makan dan tunjangan lainnya sejauh diterima dalam bentuk uang), tidak termasuk Tunjangan Hari Raya (THR), tunjangan bersifat tahunan, kwartalan, tunjangan-tunjangan lain yang bersifat tidak rutin dan tunjangan dalam bentuk natural (BPS, 2008). Upah dalam arti sempit khusus dipakai untuk tenaga kerja yang bekerja pada orang lain dalam hubungan kerja (sebagai karyawan atau buruh). Di Indonesia banyak orang berusaha sendiri dan tidak memperhitungkan ”upah” untuk dirinya sendiri. Tetapi dalam analisis ekonomi, besar kecilnya balas karya mereka sebagai tenaga kerja seharusnya ikut diperhitungkan. Tingkat upah disebut juga taraf balas karya rata-rata yang berlaku umum dalam masyarakat untuk segala macam pekerjaan. Tingkat upah ini dapat diperhitungkan per jam, hari, minggu, bulan atau tahun. Dalam standar pengertian yang sudah ditentukan secara internasional, yang dimaksudkan dengan pengangguran adalah seseorang yang sudah digolongkan dalam angkatan kerja yang secara aktif sedang mencari pekerjaan pada suatu upah tertentu, tetapi tidak dapat memperoleh pekerjaan yang diinginkannya. Pertumbuhan angkatan kerja yang cepat dan pertumbuhan lapangan kerja yang relatif lambat menyebabkan masalah pengangguran yang ada di negara yang sedang berkembang menjadi semakin serius. Pengangguran terbuka sekarang ini yang ada di negara yang sedang berkembang seperti Indonesia rata-rata sekitar 10% dari seluruh angkata kerja diperkotaan. Penelitian ini menggunakan regresi linier sederhana yang digunakan untuk mengetahui apakah terdapat suatu hubungan antara Inflasi, dan Upah terhadap Pengangguran di Indonesia dan seberapa besar pengaruhnya. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung dari objek penelitian. Kata Kunci: Inflasi, Upah, Pengangguran, Regresi linier
Analisis Manajemen Kredit Guna Menekan Terjadinya Kredit Bermasalah Dalam Pelaksanaan Program Kemitraan Pada Pt.Telekomunikasi Indonesia (Studi Kasus Di Community Development Sub Area Malang) Mukhlishah, Leila Melati; hir, Djuma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.Telekomunikasi Indonesia is one of a BUMN Company. The purpose of the research  is to investigate the implementation of Partnership Program is one of the corporate social responsibility programs which is managed by PT. Telekomunikasi Indonesia Sub Area Malang in helping small businesses. Funding for this program comes from  1-3% net profit. PT.Telekomunikasi Indonesia form a Community Development (CD) to manage a parternship programe in their company. The results of this study indicate that credit management used at CD PT.Telekomunikasi Indonesia Sub Area Malang in managing credits are credit planning, organizing, actuating and controlling. In other hand, the cooperation also conducts 5C analysist including character, capacity, capital, collateral and condition of economic to minimize and depress the risks of bad debt. . Keywords: credit management, partnership programe, bad debt
Analisis Strategi Pengembangan Produk Corpies Custom Clothing Sebagai Bagian Dari Industri Kreatif Di Kota Malang Setya, Danang Dwi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan industri kreatif nasional sangat disokong dari peran industri kreatif daerah yang tumbuh dan berkembang diseluruh negeri. Malang sebagai salah satu kota yang sangat berpotensi dalam pengembangan industri ini terlihat peran aktifnya terutama dalam industri fesyen. Berbagai usaha dalam sekala besar, sedang maupun kecil tersebar diseantero kota malang. Corpies Custom Clothing sebagai salah satu pemain baru dalam industri ini tentunya memerlukan startegi yang tepat agar dapat bersaing dengan para pesaingnya. Prduk-produk kreatif yang mempunyai spesifikasi tertentu jelas memerlukan strategi yang berbeda dari sektor lain. Peneltian  bersifat deskriftif dengan menggunakan rancangan studi kasus yakni mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun fenomena buatan manusia. Fenomena itu bisa berupa bentuk, aktivitas, karakteristik perubahan, hubungan, kesamaan, dan perbedaan, antara fenomena satu dengan fenomena yang lainnya Kata kunci : Strategi pengembangan, Industri Kreatif, produk kreatif
ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI BETA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Jakarta Islamic Index Bursa Efek Indonesia) Chandra, Yulian Ade; Herawati, Juni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh variabel fundamental terhadap risiko pasar atau risiko sistematis pada saham konstituen Jakarta Islamic Index (JII) dalam Bursa Efek Indonesia. Variabel independen yang digunakan pada penelitian ini adalah leverage, dividend payout, earning variability dan asset growth. Sedangkan pengukur resiko pasar adalah beta. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Untuk menghindari permasalahan asumsi klasik maka penelitian ini menggunakan model regresi Double Log. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh saham konstituen JII yaitu 30 saham, sedangkan hasil dari purposive sampling adalah 14 saham. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh secara simultan terhadap beta saham. Sedangkan secara parsial variabel leverage berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap beta saham dan variabel dividend payout berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap beta saham. Kata Kunci: Beta, leverage, dividend payout, earning variability, asset growth.
Analisis Pengaruh Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Di Kantor PT. Pembangkitan Jawa-Bali Unit Pembangkitan Brantas Permana, Yoda; Novadjaja, Lily Hendrasti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research basically aimed to determine the effect of trainingfor employee performance. The site chosen for this study is the PT. Pembangkitan Jawa Bali Unit Pembangkitan Brantas. This research was conducted to 56 respondents using a quantitative approach. Thus, the data analysis is the statistical analysis in the form of multiple linear regression. The results showed that these three independent variables (coach quality, training method, and training experience) simultaneously significant effect on employee performance by test F = 16.844 (Sig. 001). While the effect of partial, coach qualityvariables significantly influence employee performance with sig. 0,011 (t = 5,623). Second variable has sig. 0,047 (t=2,395), and third variable has sig. 0,022 (t=3,248). The first independent variable was also found that coach quality is the most variable has an impact on employee performance.   Keywords:training, coach quality, training method, training experience, employee performance, PT. Pembangkitan Jawa Bali Unit Pembangkitan Brantas
Analisis Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan, Studi Pada PT. PJB. UP Brantas (Perusahaan yang Bergerak Pada Bidang Pemeliharaan dan Pembangkitan Listrik) Estiawan, Firman Syahifudin; Novadjaja, Lily Hendrasti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 1 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode explanatory (Penjelasan) dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data diperoleh dari menyebar kuesioner kepada karyawan sebanyak 69 orang sebagai sampel. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda, uji F dan uji t. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, variabel dari Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang terdiri dari variabel komitmen dan kebijakan manajemen terhadap K3, perencanaan K3, implementasi K3, pemeriksaan K3, dan tinjauan manajemen dan peningkatan SMK3 secara simultan bersama-sama mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Kedua, variabel komitmen dan kebijakan manajemen terhadap K3, implementasi K3, dan tinjauan manajemen dan peningkatan SMK3 secara parsial mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Ketiga, variabel implementasi K3 berpengaruh dominan terhadap kepuasan kerja karyawan. Kata Kunci :Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Kepuasan Kerja

Filter by Year

2012 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue