cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 389 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2" : 389 Documents clear
The Influence of Profitability And Insider Ownership On Firms Value With The Debt Policy As Intervening Variable (Empiric Study On Public Company In Indonesia Stock Exchange Period 2009-2012) Wulandari, Risa; T, Sutrisno
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the influence of profitability and insider ownership on firm value that mediated by debt policy (leverage). Data that used was secondary data of 82 public companies in Indonesia Stock Exchange (BEI) with 4 years period, since 2009 till 2012. Using mediated path model, this research tried to test the theory in line with research purpose. The instrument of the analysis used was Smart PLS programs. Result finding indicated profitability positively and significantly on firm value and debt policy. Insider ownership negative and not significantly to debt policy but positively and significantly to firm value, meanwhile debt policy has negative and significantly effect to firm value. Finally, simultaneously debt policy couldn’t successfully mediate profitability and insider ownership on firm value. This research finding also oppose against with static tradeoff theory. Static trade off theory focuses discussion at trade off between cost of debt and benefit of debt (Huang and Ritter, 2004). Static trade off assumed that capital structure of company is determined by considered tax-deductible benefit when increasing level of debt and increasing level of agency cost in other side. Keywords: profitability, insider ownerships, debt policy (leverage), firm value  
Pengaruh Multi Level Marketing Terhadap Peroduktivitas Kerja Dan Jiwa Kewirausahaan (Studi Kasus Komunitas Great One Club Oriflame Surabaya) Purnamasari, Yenny
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh multi level marketing terhadap produktivitas kerja dan jiwa kewirausahaan pada komunitas great one club oriflame surabaya. Populasi yang di ambil dalam penelitian ini adalah anggota Great One Club yang telah resmi terdaftar pada Oriflame Indonesia pada tahun 2013 dan minimal telah mempunyai omset penjualan kurang lebih Rp. 300,000,- atau dan telah memiliki downline. Populasi yang didapat berjumlah 33 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampel jenuh, yaitu sampel sama dengan populasinya. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan data sekunder yang didapat dari kantor oriflame. Data dianalisis dengan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak dapat pengaruh multi level marketing dengan produktivitas kerja namun multi level marketing berpengaruh pada jiwa kewirausahaan.   Kata kunci: multi level marketing, downline, jiwa kewirausahaan, produktivitas kerja.
ANALISIS REAKSI PASAR DAN KINERJA SAHAM ATASPENGUMUMAN DAN PERISTIWA BUY BACK DI BEI Zumaila, Ellis Afri; Subekti, Imam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya reaksi pasar positif dan peningkatan kinerja saham pada pengumuman dan peristiwa program buy back di BEI. Sampel dari penelitian ini adalah sebanyak 23 perusahaan yang melakukan pengumuman buy back dan 177 periode peristiwa dari 12 perusahaan yang melakukan realisasi buy back di tahun 2013. Penelitian menggunakan abnormal return dan TVA sebagai proksi reaksi pasar; dan return realisasi sebagai proksi kinerja saham. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program buy back yang dicanangkan pemerintah tidak efektif dalam jangka panjang untuk menjaga harga saham supaya tidak jatuh lebih dalam lagi pada kasus tahun 2013 ini. Dampak reaksi positif dan peningkatan kinerja saham hanya terjadi dalam jangka waktu yang pendek. Pada pengumuman buy back terdapat reaksi pasar positif disertai peningkatan kinerja saham, sedangkan pada peristiwa buy back terjadi sebaliknya, yakni didominasi dengan tidak adanya reaksi pasar yang signifikan diikuti dengan penurunan kinerja saham di BEI. Kata kunci: Buy Back, Reaksi Pasar, Kinerja Saham, Abnormal Return, Trading Volume Activity,ReturnRealisasi.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN MENGGUNAKAN ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) (Studi pada Perusahan Koonstruksi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Ridhawati, Rini; kholis, Nur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  bertujuan  untuk menyediakan analisis  kinerja keuangan pada perusahaan konstruksi yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menggunakan pendekatan  Economic Value Added  (EVA)  dan  Market Value Added  (MVA)  serta mengetahui nilai tambah ekonomi dan nilai tambah pasar yang dihasilkan oleh  masing-masing  perusahaan pada tahun 2010-2012. Penelitian ini menggunakan  pendekatan deskriptif dan menggunakan data sekunder sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan  kinerja keuangan perusahan konstruksi yang telah terdaftar di BEI pada tahun 2010-2012 menggunakan    perhitungan  EVA, memiliki kinerja yang baik. Hal ini ditandai dengan nilai EVA yang selalu positif pada tahun 2010-2012. Sedangkan kinerja keuangan perusahan konstruksi yang telah terdaftar di BEI pada tahun 2010 dan 2011 menggunakan MVA, secara umum memiliki kinerja yang baik, kecuali PT Surya Semesta Internusa pada tahun 2010, dan PT Duta Graha Indah pada tahun 2011 yang memiliki nilai MVA yang negatif. Namun, pada tahun 2012, seluruh perusahan konstruksi yang menjadi objek penelitian memiliki nilai MVA yang positif, termasuk dua perusahaan sebelumnya yang memiliki nilai MVA yang negative. Dapat disimpulkan, pada tahun 2012 seluruh perusahaan konstruksi memiliki kinerja yang baik.Kata kunci: Kinerja Keuangan,  Perusahan Konstruksi,  Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA)
PENGARUH ASIMETRI INFORMASI, UKURAN PERUSAHAAN, DAN MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2010-2012) Rokhmah, Siti Aenur; Adib, Noval
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to provide empirical evidence of the influence of information asymmetric, firm size, and corporate mechanisms on the earnings management. The Information asymmetric was measurde by the relative bid-ask spread, while the firms size was measured by the natural logarithm of the total assets, and the corporate governance mechanisms were measured by two variables the board of independent commissioner and the proportion of managerial ownership. The Earnings management was measured by the discretionary accruals using Modified Jones Model. The population of this research is 108 companies in the manufacturing sector listed in Indonesian Stock Exchange (IDX). The research data were collected from manufacturing companies the financial statement and annual report for the period of 2010 to 2012. Based on purposive sampling method, there are 36 samples used in this research. The research hypotesis were tested using multiple regression analysis. The results of this research show that information asymmetric have positive relationship with the earnings management. Whereas, variable firms size, board of independent commissioner and proportion of managerial ownership have no relationship with earnings management. Keywords: information asymmetric, firms size, corporate governance, earnings management.
PENGARUH PENERAPAN PERATURAN PEMERINTAH NO. 46 TAHUN 2013 TERHADAP TINGKAT PERTUMBUHAN WAJIB PAJAK UMKM DAN PENERIMAAN PPH PASAL 4 AYAT (2) (Studi Kasus pada KPP Pratama Malang Selatan) Saribu, Astri Corry Novita Dolok; Rustam, Akie Rusaktiva
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

On July 1, 2013, government has authenticated the PP No. 46 Year 2013 representating the MSMEs tax expenses. In order to help the middle and small industrial economics activity, the government give the taxation facility to small scale Taxpayer (MSMEs) with the tax final rate 1% which imposed to the shares of circulation bruto up to Rp 4,8 bilions a year. This research aimed to describe the implementation of MSMEs tax expenses based on PP No. 46 Year 2013 and its contribution to PPh Pasal 4 Ayat (2) in the work region of Tax Service Office Pratama South Malang. This research used a descriptive method. The results of this research showed that the average contribution of PP No. 46 Year 2013tax for the revenue of PPh Pasal 4 Ayat (2) during the five months since the implementation of PP No. 46 Year 2013 is amounted to 6.51% with criteria very less. Although the monthly amount of MSMEs tax revenue continues to increase. While the growth rate of the amount of taxpayers PP No. 46 Year 2013 is continuing to increase every month. Keywords : PP No. 46 Year 2013, MSMEs, PPh Pasal 4 Ayat (2),  Contribution
“Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Karir” Apriliawati, Devi Luciana; Hariadi, Bambang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa akuntansi universitas brawijaya terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan karir. Faktor-faktor tersebut adalah faktor gaji atau penghargaan finansial, pelatihan profesional, pengakuan profesional, nilai-nilai sosial, lingkungan kerja, pertimbangan pasar kerja, dan personalitas. Sampel dari penlitian ini adalah mahasiswa angkatan 2010 Program Sarjana Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Data diuji dengan menggunakan  Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pandangan diantara mahasiswa akuntansi universitas brawijaya ditinjau dari gaji atau penghargaan finansial, pelatihan profesional, pengakuan profesional, nilai-nilai sosial, lingkungan kerja. Disisi lain tidak terdapat perbedaan pandangan diantara mahasiswa akuntansi universitas brawijaya ditinjau dari pertimbangan pasar kerja, dan personalitas.  Kata Kunci : Gaji atau penghargaan finansial, pelatihan profesional, pengakuan profesional, nilai-nilai sosial, lingkungan kerja, pertimbangan pasar kerja, dan personalitas
Analisis Variabel Penentu Pendapatan Perkapita Sebagai Upaya Pencegahan Growth Slowdown (Studi di China, Filipina, India, Indonesia, Malaysia, dan Thailand) Lubis, Raisal Fahrozi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid growthexperienced byAsian countriesin thepast decadehad raisedsomeAsian countriesrose tomiddle-income countries. However, it does not meanthateconomic developmentshave been successful, sincethe purposeof economic developmentis to improve thewelfare of the communityitselfwitha highstandardofliving, or becomea high-income country.The success ofeconomic developmentto  becomedeveloped countryis a hardworksincestudies have shownfrom101countries that haveachieved middle incomecountries statusin 1960, only 13countriesable totransition becomehigh-income countries.The phenomenon ofthese countriesto be unsuccsessful transitionto becomehigh-income countriesoftencounted bythe termof middle incometrap.Some countries thathaveindicatedstuck ina middle incometrapisthe LatinAmerican countriesin general, whilethe countries thatmanaged toescapingthis threatisthe Asian tigercountriessuch asJapan, SouthKorea, Hong Kong, Singapore, andTaiwan.Some studies said that the middle income trap can be explained by a significant slowdown in the growth of some middle-income countries. Therefore, this studywilldiscusson variables thathave a significant influenceon the some countrie`s GDP percapita.Some determinantvariables of income percapita to be discuss is aexpenditure shares factors, human capital factors, demography, high technology exports, and the exchange rate. With panel data regression analysis, this study will be able to explain the effect of each variable. It will be focuss on some Asian developing countries such as China, India, Indonesia, Malaysia, the Philippines, and Thailand and thestudyperiodis1997 to2011.Understandingonthe effectofdeterminantvariables of income percapitacan be formulatedseveralpolicy recommendationsthatshould betaken to ensure thatthese countriesable toavoid the slowdwongrowth. Keywords :middle income countries, middle income trap, growth slowdwon, determinant variables of income percapita, panel data.
ANALISIS PERSEPSI YANG MEMPENGARUHI PEMBENTUKAN KLASTER UMKM MEBEL (STUDI PADA UMKM MEBEL KECAMATAN GADINGREJO KOTA PASURUAN) Ramdhan, Ade Himawan; Noor, Iswan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif  menggunakan data primer. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan kuesioner  yaitu mewawancarai narasumber dari pihak pelaku UMKM Mebel Kecamatan Gadingrejo . Hasilnya, persepsi pelaku UMKM selama ini  terhadap kinerja berdasarkan pembentukan klaster UMKM Mebel ditunjukkan dengan Skala penilaian persepsi faktor pembentuk klaster UMKM selama ini yang dilakukan oleh para pelaku usaha mebel menunjukkan sikap yang ragu-ragu terhadap faktor permintaan, ,faktor  industri terkait dan pendukung, serta faktor strategi struktur dan persaingan usaha. Hal ini mengindikasikan bahwa kontribusi dari adanya sebuah klaster yang sudah ada untuk sektor riil masih kurang optimal, sehingga perkembangan usaha formal yang ada dan produktifitas nilai output dari UMKM Mebel selama ini pun tidak mengalami peningkatan secara maksimal yang masih kalah dibanding dengan Usaha Besar Formal. Keywords: Metode Observasi dan Kuesioner, Persepsi Pelaku UMKM, Pembentukan Klaster, Produktivitas Nilai Output
Studi tentang Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Langsung Pemerintah Daerah dan Jumlah Penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Satuan Wilayah Pembangunan Gerbangkertosusila Hartyanto, Adi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerbangkertosusila merupakan salah satu hasil dari Perda Provinsi Jawa Timur No.4/1996 tentang RTRW Provinsi Jawa Timur dan PP No.47/1996 tentang RTRW Nasional. Gerbangkertosusila yang lebih dikenal sebagai GKS merupakan satu dari sembilan Satuan Wilayah Pengembangan  yang lebih dikenal dengan singkatan SWP yang ada di Propinsi Jawa Timur hingga sekarang. Setidaknya terdapat 7 (tujuh) kabupaten/kota yang menjadi anggota dari GKS dengan rincian tedapat 2 wilayah administrasi tingkat kota dan 5 wilayah administrasi tingkat kabupaten. Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Lamongan merupakan anggota dari GKS dan juga dikenal sebagai akronim Gerbangkertosusila. Tujuan penelitian berlatar belakang otonomi daerah, dimana tiap wilayah administrasi baik tingkat kabupaten/kota diberi kewenangan dalam  mengelola pemerintahannya sendiri yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintah. Secara umum salah satu tujuan dari otonomi daerah yakni membuka kesempatan bagi daerah untuk dapat menggali potensi ekonomi yang ada dan mengurangi ketergantungan dari pemerintah pusat. Selain dengan terbentuknya SWP maka diharapkan terjadi adanya pemerataan pembangunan khususnya di wilayah Gerbangkertosusila Penelitian ini mengungkap bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh yang paling signifikan dalam jangka panjang mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) begitu juga dengan nilai pertumbuhan Belanja Langsung Pemerintah Daerah. Sedangkan jumlah penduduk dalam penelitian ini tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, secara umum semua variabel Baik Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Langsung, dan Jumlah Penduduk mempengaruhi nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada SWP Gerbangkertosusila.   Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Langsung, Jumlah Penduduk, Gerbangkertosusila.

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue