cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 597 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2" : 597 Documents clear
Analisis Strategi Keunggulan Bersaing Pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Witel Jatim Selatan Malang Budi, Januar Dwi; no, Sudjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan analisis  five force framework  (kerangka  lima kekuatan industri),  value chain  (rantai nilai) dan generic  strategy  sebagai langkah strategik perusahaan dalam mencapai keunggulan bersaing. Langkah pertama dalam perumusan strategi keunggulan adalah dengan melakukan analisis struktur industri untuk mengetahui sejauh mana kondisi persaingan di dalam sebuah industri. Setelah di dapat mengenai lingkungan industri (eksternal), maka selanjutnya di lakukan analisis internal perusahaan dengan menggunakan alat analisis rantai nilai. Dari hasil analisis rantai nilai di ketuhai bahwa potensi keunggulan bersaing perusahaan berasal dari operasi (penyediaan infrastruktur Telkom Speedy). Langkah selanjutnya adalah menentukan strategi keunggulan bersaing perusahaan dalam bentuk strategi generik yang di kemukakan oleh Porter, hasil kesesuaian dari penentuan strategi generik Telkom Witel Jatim Selatan adalah strategi diferensiasi.Kata Kunci: Manajemen Strategi, Struktur Industri, Rantai Nilai, Strategi Generik, Keunggulan Bersaing
Analisis Pengaruh Struktur Kepemilikan, Ukuran Perusahaan, Dan Keputusan Hutang Terhadap Kebijakan Dividen (Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar Di BEI Periode 2009-2013) Wati, Ajeng Bintari Dwi Cahya; dro, Harlen
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilikan, ukuran perusahaan serta keputusan hutang yang terhadap kebijakan dividen yang diukur menggunakan Dividend payout ratio (DPR). Penelitian ini menggunakan 55 sampel observasi dari populasi perusahaan yang tergolong perusahaan manufaktur dan terdaftar di BEI periode 2009 sampai 2013. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Penelitian ini menunjukkan bahwa struktur kepemilikan manajerial dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan positif terhadap rasio pembayaran dividen. Penelitian ini juga menemukan bahwa kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap rasio pembayaran dividen. Selain itu ditemukan pula bahwa keputusan hutang memiliki pengaruh yang signifikan negatif terhadap rasio pembayaran dividen. Kata Kunci: Kebijakan Dividen, Dividen Payout Ratio, Struktur Kepemilikan, Ukuran Perusahaan, Keputusan Hutang.
PENGARUH MANAJEMEN MODAL KERJA TERHADAP PROFITABILITAS (Studi pada Perusahaan Food and Beverages yang Terdaftar di BEI Tahun 2009-2013) Firdausiah, Rr Ayu; Rahardjo, Toto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to determine the effect of working capital management and profitability on food and beverage companies listed on the Stock Exchange Indonesian . This study describes the effect of the inventory period, receivable turnover period and the payable period  to the net profit margin of the company. This research is explanatory research by using census sampling technique. The  population of this study are 16 companies and the  sample consist of 13 companies within  2009-2013.  Working capital effect measurement used is multiple linear regression analysis. The research conducted  shows that inventory period, accounts receivable period, and the payable period are simultaneously influence to net profit margin. inventory period has negative affect to net profit margin partially while the receivables period had no effect on net profit margin.  This suggests that profitability will increase if the management company is able to plan the food and beverage inventory turnover period and the period of business with good debt. This suggests that profitability will increase if the management company is able to plan the food and beverage inventory turnover period and the payable period well. From those variable the one that influencing dominantly on the net profit margin food and beverage company is business payable period variable. Keywords: Working Capital Management, Profitability, Net Profit Margin
PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI (Studi Pada Unit Pelaksana Teknis Pendidikan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember) Arini, Ratna Dwi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose  of this  research was to observe  the influence  of performance appraisal which  consists  of  the aspects  are assessed,  appraiser, methods of  appraisal  and feedback  that  influence employee satisfaction  Technical Implementation Unit (UPT) Education Sumbersari District of  Jember,  simultaneously  or partially. To determine the influence of  the dependent variable  (job satisfaction)  of the independent variable  (performance appraisal)  used  multiple linear  regression analysis  with  analysis  method  F test  and t test.  This kind of research is explanatory research, to describes the  connected  and  the influence of  some variables  that have been defined.  The population  at  the same time  the study sample  was  50  employees  Technical Implementation Unit  (UPT)  Education Sumbersari  District of  Jember,  and also  called  the  census  sample.  The results using multiple linear regression analysis showed that there is significant influence between  variables  simultaneously  Aspects  are Assessed  (X1),  Appraiser  (X2), Methods of Apprasal (X3), Feedback (X4) on Employee Job Satisfaction (Y) Unit Technical Implementation (UPT) Education Sumbersari District of Jember, with a significance level of 0.000 and determination coefficient of 0.594 (59.4%). While partially  through  t test known that,  just Variable Appraisers  (X2) showed a value 3.597 with significant 0.001 and also Variables Method of Appraisal (X3) showed a value 1.954 with  significant 0.057 which  indicates partial significant influence on  employee  job satisfaction  (Y). Through  this research,  it is expected that  the Technical Implementation Unit (UPT) Education Sumbersari District of Jember to fix implementation of  performance appraisal,  so as to  improve  employee satisfaction.Keywords:  Job Performance  Appraisal,  Aspects  Are Assessed, Method  Of Appraisal,  Appraiser, Feedback,  Employee  Job  Satisfaction, Technical Implementation Unit (UPT) Education Sumbersari District of Jember.
PENGARUH MONITORING COST TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU PERATAAN LABA Prajayanti, Indri Kismei; di, Moelja
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh monitoring cost terhadap perilaku perataan laba. Variabel independen yang diuji adalah ukuran perusahaan dan debt to equity ratio. Penentuan indikasi perusahaan pelaku perataan laba dinilai menggunakan Indeks Eckel. Sampel penelitian menggunakan 34 perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2013 yang telah diseleksi dengan metode sensus. Pengujian hipotesis menggunakan univariate test (mann whitney u test) dan multivariate test (binary logistic regression) untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan dan debt to equity ratio terhadap kecenderungan perilaku perataan laba. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa monitoring cost yang diukur dengan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap perataan laba dan debt to equity ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku perataan laba. Kata kunci: agency theory, ukuran perusahaan, debt to equity ratio, perataan laba.
ANALISIS PENGARUH SIKAP YANG DIMODERASI OLEH KEINOVATIFAN KONSUMEN TERHADAP INTENSI MEMBELI PRODUK BUSANA MUSLIM TANIAZ DI KABUPATEN JOMBANG Rahmadani, Cecia; aty, Rofi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of attitudes moderated by the innovativeness of the intention to buy products Moslem Taniaz in Jombang. To determine how much influence the independent variable (attitude) that is moderated by innovativeness variable on the dependent variable ( intention to buy ) used regression analysis with t test analysis method and f. This study used a sample of 100 respondents who have the intention to buy the products Taniaz Muslim fashion. While the sample using accidental sampling technique. The results using  moderated  regression analysis  (MRA)  to test showed that the simultaneous interaction of attitudinal variables (X1), innovativeness  (X2), and attitudes moderated  by consumer keinovatifan (X1X2) has a significant influence on purchase intention (Y). While partial, attitudinal variables (X1), innovativeness  (X2) and attitudes moderated by innovativeness  (X1X2) has a significant influence on purchase intention (Y).Keywords: Attitude, Innovativeness, Intention to buy
PENILAIAN KINERJA KOPERASI WANITA “INTAN PERMATA” DESA PANDANAJENG TUMPANG BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KOPERASI DAN UKM NO.14/PER/M.KUKM./XII/2009 (PERIODE 2011-2013) Kartikasari, Annisa; Herawati, Juni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Koperasi Wanita “Intan Permata” Desa Pandanajeng Tumpang selama tahun 2011-2013. Untuk mengetahui keadaan kinerja koperasi ini, digunakan alat penilaian kinerja yang berpedoman pada Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No. 14/Per/M.KUKM/XII/2009 dimana penilaiannya didasarkan pada tujuah aspek yaitu aspek permodalan, aspek kualitas aktiva produktif, aspek manajemen, aspek efisiensi, aspek likuiditas, aspek kemandirian dan pertumbuhan serta aspek jatidiri koperasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang mendeskripsikan keadaan kesehatan Kinerja Koperasi Wanita “Intan Permata” Desa Pandanajeng Tumpang dengan menggunakan laporan neraca dan laporan Sisa Hasil Usaha koperasi sebagai sumber datanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan dokumentasi dan wawancara, sedangkan untuk teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rasio-rasio yang terdapat pada ketujuh aspek yang telah disebutkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja Koperasi Wanita “Intan Permata” Desa Pandanajeng Tumpang selama tahun 2011-2013 memperoleh predikat “SEHAT”. Dari ketujuah spek yang telah dinilai, aspek kualitas aktiva produktif, aspek efisiensi, aspek kemandirian dan pertumbuhan serta aspek jatidiri koperasi merupakan aspek yang paling berperan dan berkinerja baik dibandingkan aspek-aspek lainnya dengan perolehan skor sempurna setiap tahunnya. Kata Kunci: Permodalan, Kualitas Aktiva Produktif, Efisiensi, Manajemen, Likuiditas, Kemandirian dan Pertumbuhan, Jatidiri Koperasi
Komparasi Efisiensi Bank pada Pembiayaan UMKM Sebelum dan Sesudah Adanya Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/ 22/ PBI/ 2012 Nurdianita, Afritasari; Hascaryani, Tyas Danarti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perputaran uang di dalam masyarakat dalam jumlah yang sangat besar membutuhkan peran bank sebagai lembaga intermediasi. Bank dalam menjalankan fungsi intermediasinya dituntut untuk efisien.  Efisiensi merupakan salah satu indikator dalam mengukur kinerja bank. Apabila kinerja bank efisien maka pelayanan bank terhadap nasabah akan semakin baik, sehingga relatif berdampak positif terhadap kepercayaan nasabah yang meningkat.  Konsep efisiensi pertama kali diperkenalkan Farrel (1957) yang membedakan efisiensi menjadi dua yaitu efisiensi teknis (technical efficiency) dan efisiensi alokatif (allocative efficiency), kemudian dikombinasikan untuk menghasilkan efisiensi total atau efisiensi ekonomis (economic efficiency). Pada penilitian ini pengukuran efisiensi yang akan dilakukan berdasarkan efisiensi teknis.  Berdasarkan dikeluarkannya Peraturan  BI No.  14/ 22/ PBI/ 2012 tentang kewajiban pemberian kredit atau pembiayaan oleh bank umum dan bantuan teknis oleh BI dalam rangka pengembangan UMKM. Namun, berdasarkan persentase NPL (Non Performing Loans) dari tahun 2013 hingga 2014, NPL terus meningkat pada NPL kredit modal kerja (termasuk didalamnya kredit UMKM) dan kredit investasi yang nilainya lebih tinggi dari NPL kredit konsumsi (dari 2,0% menjadi 2,5%). Sehingga, tujuan dari penelitian ini untuk melakukan  komparasi efisiensi bank sebelum dan sesudah adanya Peraturan BI Nomor 14/ 22/ PBI/ 2012. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif. Sampel dari penelitian ini meliputi delapan bank BUMN dan BUSN (devisa) dengan teknik purposive sampling. Variabel input dalam penelitian ini berupa DPK dan biaya operasional, sedangkan variabel outputnya berupa pembiayaan UMKM.  Data yang digunakan  adalah data sekunder  dengan periode penelitian tahun 2011  dan 2013. Metode pengolahan dan analisis data penelitian menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) yang berorientasi input dan menggunakan model VRS (Variable Returns to Scale). Software yang digunakan untuk menghitung efisiensi adalah MaxDEA dan  Banxia untuk mengetahui persentase kontribusi variabel input-output dari  masing-masing DMU. Hasil  dari penelitian ini terdapat perbedaan efisiensi sebelum dan sesudah adanya Peraturan  BI  Nomor 14/ 22/ PBI/ 2012. Efisiensi bank mengalami peningkatan dari rata-rata angka rasio 0,77 periode  sebelum adanya peraturan menjadi 0,82 pada periode sesudah adanya peraturan. Sehingga, fungsi intermediasi bank tidak akan terganggu dengan adanya Peraturan BI Nomor 14/ 22/ PBI/ 2012, maka peraturan tersebut  dapat terus dijalankan.  Selain itu, terdapat tiga bank yang menjadi benchmark sebelum adanya peraturan yaitu Bank Rakyat Indonesia, Bank OCBC NISP, dan Bank UOB Indonesia dan sesudah adanya peraturan terdapat lima bank yang menjadi  benchmark yaitu Bank Rakyat Indonesia, Bank Pan Indonesia, Bank Mega, Bank Bukopin, dan Bank UOB Indonesia. Selain itu, juga terdapat tiga bank yang memiliki angka rasio efisiensi relatif terendah dalam melakukan pembiayaan UMKM sebelum adanya peraturan yaitu Bank Central Asia, Bank Pan Indonesia, dan Bank Permata  dan sesudah adanya  peraturan terdapat dua bank yang memiliki angka rasio efisiensi relatif terendah yaitu Bank Central Asia dan Bank Permata.  Bank-bank tersebut perlu melakukan  potential improvement dan melihat kinerja dari bank-bank benchmark agar menjadi efisien dalam melakukan pembiayaan UMKM.Kata Kunci: Komparasi, Efisiensi Bank, dan Pembiayaan UMKM
Analisis Pengaruh Usia, Jumlah Tanggungan dalam Keluarga, Pengalaman Usaha, Omzet Usaha, dan Jumlah Pinjaman Terhadap Tingkat Pengembalian Kredit oleh UMKM Studi Kasus: Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Gunung Ringgit Malang Arinda, Nila; Maski, Ghozali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasca krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1997 keberadaan UMKM mampu mempertahankan eksistensinya bahkan jumlahnya terus mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan banyak perusahaan besar yang melakukan PHK. Keberadaan UMKM tidak lepas dari bantuan sektor perbankan yang salah satunya adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR). BPR memberikan bantuan dana dalam upaya pengembangan serta pemberdayaan sektor UMKM agar UMKM mampu bersaing ditengah maraknya dunia usaha. Namun, UMKM memiliki kendala terkait pengembalian kredit yang ikut serta merugikan BPR, seperti ketidakmampuan debitur dalam membayar kewajibannya yang membuat BPR harus mengcover hutang debitur. Apabila hal ini terus menerus terjadi BPR akan mengalami kredit macet. Faktor yang diduga mempengaruhi tingkat pengembalian kredit oleh debitur dibagi berdasarkan karakteristiknya, yakni karakteristikpersonal yang terdiri dari usia (X1) dan jumlah tanggungan dalam keluarga (X2), karakteristik usaha yang terdiri dari pengalaman usaha (X3) dan omzet usaha (X4) serta karakteristik kredit yang terdiri atas jumlah pinjaman (X5). Kelima faktor ini akan dijadikan variabel dalam penelitian dengan menggunakan penelitian kuantitatif, dilakukan tekhnik pengumpulan datamenggunakan kuesioner. Jumlah sampel yang diambil menggunakan quota sampling yakni 100 nasabah. Metode analisis yang digunakan adalah model regresi logistik dengan bantuan program SPSS release 13.00 .Karakteristik responden baik yang lancar maupun yang tidak lancar dalam pengembalian kredit BPR dapat di identifikasi berdasarkan variabel-variabel yang diduga berpengaruh terhadap tingkat pengembalian kredit (karakteristik personal, karakteristik usaha dan karakteristik kredit).Masing-masing dari karakteristik ini memiliki persebaran responden sebagai berikut: Tingkatan usia debitur yang menjadi responden berkisar antara 24 tahun hingga 66 tahun dan jumlah tanggungan dalam keluarga antara satu orang hingga 7 orang. Berdasarkan karakteristik usaha, debitur memiliki pengalaman usaha antara 0,5 hingga 38 tahun dengan kisaran omzet usaha responden antara Rp1,5 juta hingga Rp 75 juta per bulan. Sedangkan berdasarkan karakteristik kredit, nilai pinjaman debitur antara Rp 1 juta hingga Rp 30 juta. Hasil penelitian menunjukkan variabel usia, jumlah tanggungan dalam keluarga, pengalaman usaha, omzet usaha, dan jumlah pinjaman memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat pengembalian kredit.Kata kunci: umkm, karakteristik personal, karakteristik usaha, karakteristik kredit, tingkatpengembalian kredit.
Analisis Peranan Belanja Modal,Tenaga Kerja Dan Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di 33 Provinsi Indonesia Tahun 2009-2013 Sari, Mega Mustika; Syafitri, Wildan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dari  belanja modal, investasi dan tenaga kerja dengan  melihat  pengaruhnya    terhadap  pertumbuhan  ekonomi  di  33  provinsi    Indonesia. Penelitian  ini  menggunakan  data  sekunder  berupa  gabungan  dari  data  crossection    dan  time series,  dimana  penulis  membatasi  waktu  penelitian  dari  tahun  2009-2013,  yaitu  dengan  data PDRB, realisasi belanja modal, data penanaman modal Asing  (PMA), penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan data  jumlah angkatan kerja.  Metode analisis yang digunakan adalah regresi data    panel  dengan  model  fixed  effect,  dimana  metode  penaksiran  yang  digunakan  adalah Ordinary  Least  Square  (OLS).  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  terdapat  hubungan fungsional  antara  pertumbuhan  ekonomi  dengan  realisasi  belanja  modal,  investasi  dan  tenaga kerja di  Indonesia.   Hubungan  tersebut  terlihat dari  setiap perubahan    realisasi belanja modal, investasi  dan  tenaga  kerja,  maka  akan  meningkatkan  pertumbuhan  ekonomi    di  33  Provinsi Indonesia. Namun apabila dilihat dari efek individual per  provinsi dari 33 provinsi di Indonesia, Provinsi  Kalimantan  Barat,Provinsi    Sulawesi  Selatan,  Provinsi  Kalimantan  Selatan,  Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan nilai negatif. Artinya, apabila terjadi perubahan  dalam  realisasi  belanja  modal,  investasi  dan  tenaga  kerja    maka  pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut akan mengalami penurunan.   Kata Kunci : PDRB,  Realisasi belanja modal, Investasi, Tenaga kerja

Page 1 of 60 | Total Record : 597


Filter by Year

2015 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue