cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 13,824 Documents
Analisis Dampak Investasi Komoditas Unggulan Terhadap Perekonomian Provinsi Jawa Timur (Pendekatan Input-Output 2013) Rendra Hermawan Kuswardiyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1293.645 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak tambahan investasi pada kegiatan ekonomi/komoditas unggulan yang terdapat di Jawa Timur berdasarkan data tabel Input-Output Jawa Timur 2013. Tabel Input-Output Jawa Timur 2013 didapatkan melalui metode RAS dengan menggunakan tabel Input-output Jawa Timur 2010 sebagai acuan/dasar untuk upgrading. Penelitian ini menggunakan metode analisis Input-output dimana dengan analisis ini dapat diketahui keterkaitan ke belakang (backward linkages) dan keterkaitan ke depan (forward linkages) antar kegiatan ekonomi/komoditas yang terdapat dalam tabel Input-output untuk mengetahui kegiatan ekonomi/komoditas manakah yang paling unggul di Jawa Timur, dengan nilai BL dan FL  > 1. Selanjutnya metode dampak simulasi investasi, dimana kegiatan ekonomi/komoditas unggulan tersebut diberi  tambahan investasi sebesar 10%  untuk mengetahui kegiatan ekonomi/komoditas unggulan manakah yang paling potensial (sektor inklusif) yaitu paling banyak menyerap tenaga kerja setelah diberi investasi sebesar 10%. Hasil dari penelitian ini terdapat 17 kegiatan ekonomi/komoditas yang unggul di Jawa Timur di antaranya ialah komoditas Domba dan Kambing; Ikan Darat dan Hasil Perikanan Darat; Penggilingan Padi-padian; Industri Makanan Lainnya; Pakan Ternak; Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus; Kertas dan Barang dari Kertas; Percetakan dan Reproduksi Media Rekam; Barang Hasil Kilang Minyak dan barang kimia lainnya; Barang dari Plastik Barang dari Logam Lainnya; Konstruksi Khusus; Angkutan Darat selain Bus; Angkutan Udara; Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan; Jasa Keuangan lainnya; dan Jasa Perusahaan. Masing-masing kegiatan ekonomi/komoditas unggulan diberi tambahan investasi 10% dan didapatkan hasil bahwa kegiatan ekonomi Konstruksi Khusus memiliki dampak penyerapan tenaga kerja paling tinggi setelah diberi tambahan investasi 10% yaitu senilai 9,8% yang diserap sebesar 5,53% untuk kegiatan ekonomi Konstruksi Khusus sendiri dan sisanya senilai 4,29% diserap oleh kegiatan ekonomi/komoditas lain. Hal tersebut menunjukkan bahwa penting untuk memberikan tambahan investasi pada kegiatan ekonomi/komoditas yang memiliki keterkaitan tinggi dalam hal ini disebut kegiatan ekonomi/komoditas unggulan, karena memiliki dampak untuk kegiatan ekonomi/komoditas lainnya yang terkait.Kata kunci: Analisis Input,Output, Key Sectors, Komoditas Unggulan, Backward Linkages, Forward Linkages, Investasi, Jawa Timur. 
Apakah Migrasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia? Youngky Bagus Prasetyo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.54 KB)

Abstract

Pembangunan ekonomi tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan ekonomi dapat melancarkan proses pembangunan ekonomi dan sebaliknya, pembangunan ekonomi akan menaikkan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi itu sendiri menggambarkan kegiatan ekonomi yang ada di suatu negara atau daerah dalam periode tertentu dan dapat bernilai positif ataupun negatif. Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan ekonomi daerah, digunakan tingkat PDRB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh migrasi seumur hidup, migrasi risen, migrasi komuter terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan alat analisis regresi data panel. Berdasarkan pengolahan data melalui analisis regresi data panel, didapatkan hasil estimasi bahwa semua variabel independen (migrasi seumur hidup, migrasi risen, dan migrasi komuter) berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah-daerah di Indonesia (PDRB), baik secara simultan maupun secara parsial. Migrasi seumur hidup mempunyai pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang ditunjukkan dengan PDRB. Migrasi risen mempunyai pengaruh positif. Sedangkan migrasi komuter mempunyai pengaruh negative terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Migrasi Seumur Hidup, Migrasi Risen, Migrasi Komuter
PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA) DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2014 – 2016) Putri, Zellyana Iswanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.518 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ROA dan CSR terhadap nilai perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia pada periode 2014 – 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori dan merupakan penelitian replikasi dari penelitian-penelitian yang sudah ada. Penelitian ini menggunakan model regresi. Populasi penelitian ini adalah semua perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini ada 27 perusahaan manufaktur. Data yang digunakan pada penelitian ini dikumpulkan dengan cara dokumentasi. Variabel yang di teliti adalah variabel ROA dan CSR sebagai variabel bebas dan nilai perusahaan sebagai variabel terikat. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan uji signifikasi dan uji t.Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa variabel ROA memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan pada variabel CSR tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini berarti membuktikan naik atau turunnya nilai ROA akan memberikan dampak terhadap nilai perusahaan, sedangkan CSR tidak memberikan kontribusi terhadap perubahan nilai perusahaan.Kata Kunci : ROA, CSR, Nilai Perusahaan
Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap pada Pabrik Gula berdasarkan PSAK 16 (Studi Kasus pada PTPN XI) Nurul Qamaril Ramadhani; Rizka Fitriasari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.093 KB)

Abstract

PTPN XI merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang menghasilkan produk utama yaitu gula dan tetes. Aktivitas utama produksi gula ini melibatkan berbagai aset tetap perusahaan. Hal tersebut mengakibatkan aset tetap merupakan kelompok aset yang memiliki nilai terbesar dalam laporan keuangan perusahaan. Akibatnya, apabila terjadi ketidaksesuaian dalam perlakuan akuntansinya akan menimbulkan salah saji yang cukup material. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan  bagaimana  perlakuan  akuntansi  aset  tetap  perusahaan berdasarkan PSAK 16. Penelitian ini juga dimaksudkan untuk memberikan solusi apabila terjadi ketidaksesuaian dalam penerapannya. Data yang diperoleh dalam penelitian  ini  adalah  melalui  dokumentasi,  studi  pustaka,  wawancara  dan observasi. Secara keseluruhan, perusahaan telah menerapkan PSAK 16 dalam perlakuan akuntansi aset tetapnya. Kesalahan terjadi dalam klasifikasi  beberapa transaksi terkait perolehan, pengakuan penghapusan aset dan penilaian saat melakukan impairment. Ketidaksesuaian utama terjadi karena adanya ketidaksesuaian metode penyusutan dengan pola konsumsi pada beberapa aset.   Kata kunci : Aset tetap, PTPN XI, PSAK 16.  
POTRET PERILAKU AKUNTAN DALAM BUDAYA POPULER (Paradigma Posmodern) Rizky Dharana Meidina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.56 KB)

Abstract

Potret perilaku akuntan dalam drama televisi Korea ditunjukkan dalam gambaran akuntan sebagai sosok pemberani, rela berkorban demi mempertahankan integritas, pekerja keras, serta berperilaku profesional. Drama televisi Korea juga memberikan gambaran bahwa akuntan juga manusia dengan berbagai macam kepribadian, juga tak luput dari jebakan materialitas dan hedonisme. Key words: Behavior, ethics, accountant, popular culture, Korean soap opera
PERBEDAAN PERSEPSI DAN INTENSITAS KECURANGAN AKADEMIK ANTARA MAHASISWA AKUNTANSI FEB UB YANG BELUM DAN YANG SUDAH MENEMUPUH MATA KULIAH ETIKA BISNIS DAN PROFESI Nadia Melati Priyanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.532 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persepsi dan intensitas kecurangan akademik yang dilakukan oleh mahasiswa jurusan akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya sebelum dan sesudah menempuh mata kuliah etika bisnis dan profesi. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Penelitian ini melibatkan sebanyak 151 orang mahasiswa akuntansi yang terdiri dari angkatan 2012, 2013, 2014, dan 2015. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji dua sampel tidak berpasangan antara responden yang belum dan respondn yang sudah menempuh mata kuliah Etika Bisnis dan Profesi. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi dan intensitas mahasiswa jurusan akuntansi yang sudah dan yang belum menempuh mata kuliah Etika Bisnis dan Profesi tidak berbeda signifikan dalam melakukan praktik kecurangan akademik. Secara lebih detail, diketahui bahwa mahasiswa sudah memiliki persepsi positif atau sikap menolak terhadap praktik kecurangan akademik, namun masih banyak mahasiswa melakukan tindakan curang dalam beberapa praktik kecurangan akademik.Kata Kunci: Persepsi, intensitas, kecurangan akademik, mahasiswa akuntansi, Mata Kuliah Etika Bisnis dan Profesi.
Analisis Perbandingan Penerapan Perencanaan Pajak Penghasilan Badan (Studi kasus PP No. 46 Tahun 2013 dengan Pasal 31E ayat 1 UU No. 36 Tahun 2008 ) Pratanca, Yesilia; Rustam, Akie Rusaktiva
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.07 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan studi kasus yang dilakukan secara langsung pada objek penelitian melalui identifikasi dan pengolahan data laporan keuangan,  serta  penjelasan terkait penerapan perencanaan pajak dalam upaya meminimalkan Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak. Tujuan penelitian ini untuk   1) menelaah perencanaan pajak penghasilan badan yang dilakukan oleh perusahaan CV. Nasatech Kitchenset, PT. Ray Indonesia,   dan   XX   2)   menganalisis   besarnya   penghematan   pajak   setelah dilakukan   penerapan   perencanaan   pajak   pada   perusahaan   CV.   Nasatech Kitchenset, PT. Ray  Indonesia, dan XX. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa setiap perusahaan dapat menghemat jumlah pembayaran pajak dengan cara menerapkan perencanaan pajak yang sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Setiap perusahaan apabila dikaitkan dengan dengan PP No. 46 tahun 2013 mengatur tentang pengenaan pajak. Besarnya tarif pajak penghasilan bersifat final adalah sebesar 1% (satu persen). Dari sudut pandang hukum materiil, kebajikan pengenaan penghasilan 1% tersebut seharusnya diterima dengan baik, hasil perhitungan jumlah pajak dengan  dengan PP No. 46 tahun 2013 begitu pula dengan  menggunakan  perhitungan  berdasarkan  Pasal  31e  ayat  1  UU.  No.  36 Tahun 2008 yang memiliki fasilitas pengurangan sebesar 50%. Didalam kedua peraturan tersebut memiliki keuntungan berbeda jika diterapkan dalam sebuah perusahaan  dilihat  dari  laba  dan  peredaran  bruto  karena  setiap  peraturan perpajakan dan perundangan perpajakan memiliki nilai batas tertentu yang dapat menguntungkan suatu perusahaan.   Kata Kunci: Pajak Penghasilan Dan Perencanaan Pajak Penghasilan
ANALISIS PENGARUH RENT SEEKING PADA TATANIAGA KOMODITAS CABAI MERAH DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (STUDI PETANI CABAI DESA JEBLOG, KABUPATEN BLITAR) Anisah Ulfa Hidayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.536 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dengan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, salah satu komoditas unggulan adalah komoditas hortikultura. Cabai merah saat adalah salah satu komoditas andalan petani sayuran di Indonesia karena dapat ditanam pada berbagai lahan, dapat dijual dalam bentuk segar maupun olahan, serta mempunyai nilai sosial ekonomi yang tinggi (Sugiarti, 2003). Seiring dengan berkembangnya industri pangan nasional, cabai merupakan salah satu bahan baku yang dibutuhkan secara berkesinambungan. Cabai merah merupakan bahan   pangan yang memiliki prosepek usaha dan permintaan yang cerah. Permintaan cabai merah kedepannya diperkirakan akan    terus meningkat, seiring  dengan  meningkatnya    pertumbuhan jumlah  penduduk dan  industri makanan yang menjadikan cabai sebagai bahan baku utama.  Kabupaten Talun   merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Timur yang merupakan penghasil cabai merah. Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Selama ini permasalahan petani cabai merah di Desa Jebog adalah rendahnya daya tawar, di mana petani hanya dapat menyalurkan hasil panennya kepada pedagang pengumpul dan hanya terdapat dua pedagang pengumpul sehingga petani tidak mempunyai alternatif lain untuk dapat meningkatkan posisi tawarnya. Adanya gap antara permintaan dan produksi cabai menciptakan peluang bagi segelintir orang   melakukan praktik rent seeking yang pada akhirnya akan merugikan pihak yang lemah dan hanya akan menguntungkan pihak yang kuat/ memiliki kekuasaan.Pendekatan yang dilakukan untuk menjawab permasalahan pada tataniaga cabai merah dilakukan melalui analisis deskriptif terhadap analisis saluran, lembaga, dan fungsi tataniaga, analisis struktur dan perilaku pasar. Selain itu, analisis secara kuantitatif juga dilakukan melalui pendekatan marjin tataniaga, farmer’s share, rasio keuntungan dan biaya serta analisis harga untuk mengetahui tingkat keterpaduan pasar dan biaya transaksi. Berdasarkan semua pendekatan tersebut dapat diketahui bahwa pasar yang terbentuk pada komoditas cabai di Desa Jeblog adalah oligopsoni karena hanya ada satu pedagang pengumpul yang menampung langsung keseluruhan hasil pertanian cabai merah dari petani di Desa Jeblog (kasus pada petani kontrak)dan beberapa penjual di setiap tingkat lembaga tataniaga lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis saluran tataniaga cabai merah di Desa Jeblog. Saluran pemasaran yang pertama adalah kelompok tani yang tidak terikat kontrak, sedangkan saluran yang kedua adalah kelompok tani yang terikat kontrak dengan tengkulak di mana tengkulak tersebut juga memiliki kedudukan sosial sebagai Ketua RW. Peran Tengkulak yang juga menjabat sebagai Ketua RW kemudian memunculkan fenomena client busissnesman pada tataniaga cabai. Petani yang tidak terikat kontrak oleh tengkulak bebas untuk memilih tengkulak yang akan membeli hasil panennya.Secara  operasional jika  dilihat  dari biaya  transaksi serta analisis efisiensi dari  dua  saluran tataniaga cabai merah yang ada, saluran  1 (petani non kontrak) merupakan saluran tataniaga yang paling efisien. Hal ini terlihat dari marjin tataniaga yang rendah, farmer’s share serta rasio keuntungan dan biaya yang paling tinggi. Pada intinya analisis efisiensi tataniaga cabai merah ini adalah ingin memberikan alternatif  bagi  petani  dalam  memilih  saluran  tataniaga  yang memberikan keuntungan paling  besar, sehingga dapat meningkatkan bagian harga yang diterima oleh petani. Sedangkan pada saluran pemasaran kedua terdapat perbedaan margin yang lebih dari 30% pada masing-masing rantai tataniaga, hal ini disebabkan oleh pasar yang terbentuk adalah oligopsoni.Kata Kunci : Rent Seeking, Efisiensi Cabai, Saluran Pemasaran
PENGARUH PENDAPATAN, RELIGIUSITAS DAN LINGKUNGAN TERHADAP MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MEMBAYAR ZAKAT INFAQ SHADAQAH (Studi Kasus di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang) Indriana Retno Pangesti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.587 KB)

Abstract

Zakat infaq shadaqah (ZIS) dapat digunakan sebagai solusi dalam mengatasi kemiskinan yang terjadi di Kota Malang. Namun, sampai saat ini potensi dana zakat infaq shadaqah belum tergali secara maksimal sehingga fungsi dari ZIS untuk mengatasi kemiskinan belum tercapai. Sebagai langkah awal untuk meningkatkan pengumpulan dana ZIS penelitian ini mencoba mengidentifikasi variabel-variabel yang dapat mempengaruhi motivasi masyarakat dalam membayar ZIS. Dimana lokasi penelitian yang dipilih adalah Kecamatan Kedungkandang Kota Malang dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Penelitian ini menelaah variabel-variabel yang mempengaruhi motivasi masyarakat Kecamatan Kedungkandang dalam membayar ZIS dengan menurunkan variabel bebas berupa jumlah pendapatan, religiusitas dan lingkungan. Hasil survey dianalisis menggunakan teori distribusi pendapatan, teori al wala dan teori kelompok rujukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah jumlah pendapatan, religiusitas dan lingkungan dapat mempengaruhi motivasi seseorang dalam membayar ZIS.  Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda menggunakan program SPSS 21, menunjukkan bahwa variabel pendapatan, religiusitas dan lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi masyarakat  Kecamatan Kedungkandang Kota Malang dalam membayar zakat infaq shadaqah. Kata Kunci : ZIS, Motivasi, Pendapatan, Religiusitas, Lingkungan
PERANAN SUMBER MODAL NON BANK TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DI PPS MERJOSARI Ahlul Fakhrullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.178 KB)

Abstract

UMKM mempunyai kontribusi dalam penyerapan tenaga kerja yang dapat mengurangi tingkat pengangguran. Pedagang pasar tradisional merupakan salah satu bentuk UMKM yang ada di Indonesia. Salah satu kendala yang di hadapi para pedagang tradisional adalah minimnya jumlah modal untuk menjalankan aktivitas usahanya serta akses yang sulit terhadap lembaga pembiayaan. Penelitian ini mengidentifikasi peranan sumber modal non bank terhadap perkembangan usaha yang ada di pasar tradisional. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peranan sumber modal non bank yang ada pada pasar tradisional mengindikasikan sedikit banyak secara langsung telah berpengaruh terhadap pedagang tradisional dalam mempertahankan eksistensi berdagang dan mempertahankan kesehatan modal kerja. Namun memiliki dampak negative terhadap pengembangan usaha sehingga pedagang tradisional susah untuk mengembangkan usahanya. Kata kunci: Pembiayaan Modal Non Bank, UMKM, Pasar Tradisional

Page 176 of 1383 | Total Record : 13824


Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 Vol 10, No 2: Semester Genap 2021/2022 Vol 10, No 1: Semester Ganjil 2021/2022 Vol. 10 No. 1 Vol. 9 No. 2 Vol 9, No 2: Semester Genap 2020/2021 Vol 9, No 1: Semester Ganjil 2020/2021 Vol. 9 No. 1 Vol. 8 No. 2 Vol 8, No 2: Semester Genap 2019/2020 Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020 Vol. 8 No. 1 Vol. 7 No. 2 Vol 7, No 2: Semester Genap 2018/2019 Vol 7, No 1: Semester Ganjil 2018/2019 Vol. 7 No. 1 Vol. 6 No. 2 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 2: Semester Genap 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol 6, No 1: Semester Ganjil 2017/2018 Vol. 6 No. 1 Vol. 5 No. 2 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 2: Semester Genap 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017 Vol. 5 No. 1 Vol. 4 No. 2 Vol. 3 No. 2 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol 4, No 1: Semester Ganjil 2015/2016 Vol. 4 No. 1 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015 Vol. 3 No. 1 Vol. 2 No. 2 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol 2, No 1: Semester Ganjil 2013/2014 Vol. 2 No. 1 Vol. 1 No. 2 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013 Vol. 1 No. 1 More Issue