cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Bisnis
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 2,807 Documents
PENGARUH PSIKOLOGI KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Studi pada PT. Winnertech Lintas Nusa) Shaila Wida Raharja
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 3, No 1 (2013): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.198 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh simultan (secara bersama- sama) maupun parsial antara Faktor Psikologis Konsumen terhadap Keputusan Pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian survey untuk mendapatkan data primer, jenis penelitian skripsi yang digunakan adalah penelitian penjelasan (explanatory research). Variabel penelitian ini adalah variabel Motivasi (X1), variabel Persepsi (X2), variabel Sikap (X3), dan variabel Pembelajaran (X4) sebagai variabel- variabel yang mempengaruhi dan variabel Keputusan Pembelian (Y) sebagai variabel yang dipengaruhi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran kuisioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan uji F dan analisis parsial dengan uji t untuk mengetahui pengaruh baik secara simultan (bersama- sama) maupun parsial antara variabel yang di teliti. Berdasarkan hasil penelitian bahwa nilai F hitung yaitu sebesar 6.494 F tabel sebesar 2.486 (F hitung > F tabel ), yang berarti bahwa secara bersama- sama variabel Motivasi (X1), Persepsi (X2), Sikap (X3), dan Pembelajaran (X4) mempunyai pengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y). Besarnya pengaruh atau kontribusi dari variabel bebas secara bersama-sama dapat dilihat dari nilai Adjusted R Square sebesar 0,483. Hal ini berarti bahwa kemampuan variabel Motivasi (X1), Persepsi (X2), Sikap (X3), dan Pembelajaran (X4) secara bersama-sama memberikan kontribusi terhadap variabel Keputusan Pembelian sebesar 48,3%, sedangkan sisanya sebesar 51,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Nilai R (koefisien korelasi) sebesar 0,709 nilai korelasi ini menunjukkan bahwa hubungan antara variabel bebas yaitu Motivasi (X1), Persepsi (X2), Sikap (X3), dan Pembelajaran (X4) dengan Keputusan Pembelian termasuk dalam kategori kuat karena pada selang 0,5 – 0,75. Hubungan antara variabel bebas yaitu Motivasi (X1), Persepsi (X2), dan Sikap (X3) dengan Keputusan Pembelian bersifat positif, artinya jika variabel bebas semakin ditingkatkan maka Keputusan Pembelian juga akan mengalami peningkatan. Hasil uji t untuk nilai t hitung variabel Motivasi (X1) 2,255 mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Struktur Keputusan Pembelian (Y), karena nilai t hitung > t tabel. Variabel Persepsi (X2) 2,208 mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Struktur Keputusan Pembelian (Y), karena nilai t hitung > t tabel. Variabel Sikap (X3) 2,099 255 mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Struktur Keputusan Pembelian (Y) karena nilai t hitung > t tabel. Variabel Pembelajaran (X4) 2,398 mempunyai pengaruh yang tidak signifikan terhadap Keputusan Pembelian, jadi H0 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa Struktur Keputusan Pembelian dapat dipengaruhi secara tidak signifikan oleh Pembelajaran (X4) atau semakin besar Pembelajaran (X4) maka tidak akan mempengaruhi Struktur Keputusan Pembelian (Y). Kata Kunci : Psikologi Konsumen, Keputusan Pembelian
PERANAN MANAJER SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MELAKSANAKAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (studi pada PT. Boma Bisma Indra Indra (Persero) Surabaya) A Yudhistira
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 3, No 2 (2013): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.998 KB)

Abstract

Penerapan good corporate governance sekaligus telah menjadi isu sentral dalam rangka mendukung perkembangan ekonomi dan pertumbuhan perekonomian. Good corporate governance dapat dirasakan oleh masyarakat. Badan Usaha Milik Negara merupakan bentuk nyata dari investasi Negara dalam dunia usaha yang antara lain bertujuan mendorong dan memacu perkembangan aktivitas perekonomian suatu Negara terutama Negara berkembang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran peran manajer sumber daya manusia dalam melaksanakan good corporate governance pada PT. Boma Bisma Indra (persero) Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peranan manajer sumber daya manusia dalam melaksanakan good corporate governance pada PT. Boma Bisma Indra (Persero) Surabaya. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah manajer sumber daya manusia dan karyawan bagian sumber daya manusia PT. Boma Bisma Indra (Persero) Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara, catatan lapangan, pedoman dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, Penyajian data, dan menarik kesimpulan. Kata kunci : Peranan, Manajer Sumber Daya Manusia, Prinsip Good Corporate Governance, Pedoman Good Corporate Governance, Manfaat Good Corporate Governance
PENERAPAN AUDIT OPERASIONAL UNTUK MENILAI EFISIENSI, EFEKTIVITAS, DAN EKONOMISASI BAGIAN PRODUKSI (Studi pada PG. Meritjan (Persero) Kediri) Aditya Sanzana Tebety
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 3, No 2 (2013): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.28 KB)

Abstract

Semua perusahaan dituntut untuk dapat bersaing. Persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk mencegah pemborosan sumber daya yang digunakan khususnya dalam proses produksi. Hal tersebut membawa pada gagasan Efisiensi, Efektivitas, dan Ekonomisasi pada bagian produksi. Suatu proses pemeriksaan diperlukan dalam menilai kinerja perusahaan untuk mencegah pemborosan yang sering terjadi. Audit operasional adalah audit yang menekankan pada penilaian sistematis dan objektif serta berorientasi pada tujuan untuk memperoleh keyakinan tentang keefektifan, keefesienan, dan keekonomisasian pendapatan atas kegiatan operasional perusahaan. Penelitian dilakukan pada PG. Meritjan Kediri yang merupakan salah satu pabrik gula di Kota Kediri. Masalah yang diangkat adalah mengenai penerapan audit operasional pada bagian produksi PG. Meritjan serta apakah penerapan audit operasional pada bagian produksi sudah mengacu pada peningkatan efisiensi, efektivitas dan ekonomisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Fokus dalam penelitian adalah struktur organisasi perusahaan, kegiatan produksi, kriteria efisiensi, efektivitas, dan ekonomisasi. Hasil penelitian menerangkan bahwa manajemen audit dari PG. Meritjan dilakukan oleh auditor internal, auditor independen, dan auditor pemerintah. Berdasarkan hasil analisis data tahun 2010-2012, menunjukkan bahwa efisiensi penggunaan bahan baku dan tenaga kerja terjadi pada tahun 2011. Efisiensi penggunaan kapasitas mesin tertinggi pada tahun 2010. Efektivitas tertinggi terjadi pada tahun 2011 dan ekonomisasi tertinggi tercapai pada tahun 2011. Untuk masa mendatang, hendaknya PG. Meritjan lebih selektif terhadap melakukan seleksi bahan baku tebu yang berkualitas sehingga tebu yang akan diproduksi kelak dapat menghasilkan gula yang berkualitas. Kata Kunci : Audit Operasional, Efisiensi, Efektivitas, Ekonomisasi ABSTRACT All companies are required to compete. Increasingly tight competition requires companies to prevent the waste of resources that are used specifically in the production process. It brings the idea of ​​efficiency, effectiveness, and economization on production parts. An inspection process is necessary in assessing the performance of the company to prevent the waste that often occurs. Operational audit is an audit that emphasizes the systematic and objective assessment and goal-oriented to obtain assurance about the effectiveness, efficiency, and economics of the operations of the company revenue. The study was conducted at PG. Meritjan Kediri which is one of the sugar factory in Kediri. Issues raised were about the application of the operational audit on the production of PG. Meritjan and whether the application of operational audits at the production was referring to the improvement on efficiency, effectiveness and economization. The method used in this research is descriptive method with case study research. The focus of the research is the organizational structure of the company, production activities, criteria of efficiency, effectiveness, and economization. The results explain that the management audit of PG. Meritjan conducted by internal auditors, independent auditors and government auditors. Based on the analysis of data in 2010-2012, showed that the efficient use of raw materials and labor to occur in 2011. Efficient use of highest engine capacity in 2010. Highest effectiveness in 2011 and reached its highest economization in 2011. For the foreseeable future, PG. Meritjan should be more selective to make the selection of high quality of raw materials of sugarcane so the cane to be produced later can produce quality sugar. Key Word : Operational Audit, Efficiency, Effectiveness, Economization
PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Survei pada Pelanggan Monopoli Resto & Cafe Jalan Merbabu Kota Malang) Agintha Lintang
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 3, No 2 (2013): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.997 KB)

Abstract

Pengaruh Atribut Produk Terhadap Keputusan Pembelian (Survei pada Pelanggan Monopoli Resto & Cafe Jalan Merbabu Kota Malang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara bersama- sama dan parsial variabel-variabel dalam Atribut Produk yang terdiri atas Fisik Produk  (X1), Produk Psikologis  (X2), dan Produk Pelayanan Pelanggan (X3) terhadap Pembelian Produk (Y). Serta untuk mengetahui Atribut Produk yang memiliki pengaruh yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan ketiga variabel Atribut Produk berpengaruh signifikan terhadap Pembelian Produk. Nilai probabilitas 0,000 (sig < 0,05) dengan nilai Adjusted R Sequare sebesar 0,496 yang artinya Atribut Produk berpengaruh pada Pembelian Produk  sebesar 49,6%, sisanya sebesar 50,4% Dipengaruhi oleh variabel diluar penelitian. Secara parsial variabel Fisik Produk berpengaruh signifikan terhadap Pembelian Produk dengan nilai thitung 3,294 > ttabel 1,985 dan probabilitas 0,001 (sig < 0,05). Variabel Produk Psikologis berpengaruh signifikan terhadap Pembelian Produk  dengan nilai t hitung 2,368 > t tabel 1,985 dan probabilitas 0,020 (sig < 0,05). Variabel Produk Pelayanan Pelanggan berpengaruh signifikan terhadap Pembelian Produk dengan nilai t hitung 3,807 > t tabel 1,985 dan probabilitas 0,000 (sig < 0,05), dan variabel produk pelayanan pelanggan memiliki pengaruh dominan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,451.   Kata kunci: Atribut Produk, Keputusan Pembelian, Restoran
BANK DECISION FACTORS ANALYSIS IN GIVING CREDIT SMALL MEDIUM ENTERPRISES (SMEs) (Case Study at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Yuda, Amanda Dhani Previa
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 3, No 2 (2013): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.103 KB)

Abstract

The result is gathered from PT. Bank BRI Unit Office Klojen Malang’s decision in giving out the credit for Small Medium Enterprises (SMEs). In cases where that factor is a variable of credit collateral value amounts 0,000 < Alpha score (0,05) which can not refuse Ho, that there is a significant influence between credit collateral value toward the decision of giving the credit for Small Medium Enterprises (SMEs). The variable types of business amounts 0,004 < Alpha score (0,05), then can refuse Ho, that there is a significant influence between the variable types of business toward the decision of giving the credit for Small Medium Enterprises (SMEs). Firm age variable itself amounts 0,005 < Alpha score (0,05), then can refuse Ho, that there is a significant influence between firm age variable toward the decision of giving the credit for Small Medium Enterprises (SMEs). Sales revenue variable amounts 0,007 < Alpha score (0,05), which can refuse Ho, that there is a significant influence between sales revenue variable toward the decision of giving the credit for Small Medium Enterprises (SMEs). Net income variable amounts 0,004 < Alpha score (0,05), which can refuse Ho, that there is a significant influence between net income variable toward the decision of giving the credit for Small Medium Enterprises (SMEs). Keywords: 5 variables, bank’s decision in giving the credit, logistic regression
ANALISIS RASIO KEUANGAN PERBANKAN SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA KEUANGAN BANK (Studi Kasus PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk Surabaya periode 2009-2012) Audri Ayuwardani Parathon
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 3, No 2 (2013): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.618 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja keuangan bank berdasarkan hasil analisis rasio keuangan perbankan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil analisis rasio keuangan perbankan pada analisis rasio likuiditas menunjukkan kondisi kinerja keuangan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk 2009-2012 dapat dikatakan baik. Rata-rata loan to deposit ratio sebesar 78,485% telah memenuhi standar yang ditetapkan Bank Indonesia. Pada analisis rasio rentabilitas, kondisi kinerja keuangan  dapat dikatakan baik,  rata-rata pada ROA sebesar 4,431%, ROE sebesar 30,549%, dan BO/PO sebesar 63,403% telah memenuhi standar Bank Indonesia. Pada hasil analisis rasio solvabilitas kondisi kinerja keuangan dapat dikatakan baik karena perolehan rata-rata pada capital adequacy ratio sebesar 21,033% telah memenuhi standar Bank Indonesia. Kata kunci : rasio keuangan, kinerja keuangan
PENGARUH PERAN MANAJER TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN (Studi Pada Karyawan PT. ASKES (Persero), Cabang Boyolali) Chatarina Widhya
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 3, No 2 (2013): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.889 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh peran manajer terhadap motivasi kerja karyawan PT. ASKES (Persero) Cabang Boyolali baik secara simultan maupun parsial. Jenis penelitian yang digunakan adalah Explanatory. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. ASKES (Persero) Cabang Boyolali yang berjumlah 34 orang, dikarenakan jumlah populasi kurang dari 100, maka seluruh populasi digunakan sebagai sampel, sehingga menggunakan sampel jenuh. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda serta menggunakan uji simultan (uji F) dan uji parsial (uji t). Skala pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan nilai F hitung sebesar 30.106 lebih besar dari F tabel sebesar 2.91 pada taraf signifikan 0.000 maka H0 ditolak yang berarti bahwa variabel peran antarpersonal (X1), peran informasional (X2), dan peran pengambil keputusan (X3) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel motivasi kerja karyawan (Y). Berdasarkan uji parsial, semua variabel bebas mempunyai Sig. dibawah alpha 0.05 sehingga membuktikan adanya pengaruh peran manajer yang terdiri dari peran antarpersonal, peran informasional, dan peran pengambil keputusan secara parsial terhadap motivasi kerja karyawan.This study aimed to investigate the effect of the role of managers on employee motivation PT. ASKES (Persero) Subdivision of Boyolali either simultaneously or partially. This type of research is explanatory reasearch. The population in this study were all employees of PT. ASKES (Persero) Subdivision of  Boyolali, amounting to 34 peoples. Due to the number of population is less than 100, so the entire population is used as a sample then using saturated samples. Analysis of the data in this study using descriptive analysis, multiple linear regression analysis and used hypothesis t test and F test. Measurement scale used in this study is the Likert scale. Based on the research results obtained indicate calculated F value of 30.106 is greater than the F table value of 2.91 at significant level 0.000 than H0 rejected, which means that the role of interpersonal variables (X1), the informational role (X2), and the role of decision makers (X3) together both significantly influence employee motivation variable (Y). Based on partial test, all the independent variables have the Sig. alpha under 0.05 so that proves the effect of the role of managers consisting of interpersonal roles, informational roles, and the role of the partial decision makers on employee motivation. Keywords: the role of managers, employee motivation
PENGARUH PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Penelitian pada Mahasiswa Administrasi Bisnis Angkatan 2012/2013 Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya yang Mengkonsumsi Produk Mie Instan merek Indomie) Didin Kartikasari
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 3, No 2 (2013): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.8 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan explanatory research dengan latar belakang bahwa untuk mencapai tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh Perilaku Konsumen terhadap Keputusan Pembelian, dan pengujian hipotesis. Variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Variabel Independen yaitu  budaya ( ), sosial ( ), pribadi ( ) dan psikologis ( ), untuk variabel depende yaitu Struktur Keputusan Pembelian (Y). Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Administrasi Bisnis angkatan 2012/2013 Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya yang mengkonsumsi produk Mie Instan Merek Indomie, dengan sampel sebanyak 109 responden yang diambil dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dan wawancara. Uji instrumen dengan menggunakan uji validitas dan uji reliabelitas. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda.  Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan program SPSS 16.0 for windows. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa : Perilaku Konsumen (X) yang terdiri dari variabel budaya ( ), sosial ( ), pribadi ( ) dan psikologis ( ) secara bersama – sama memiliki pengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y). Perilaku Konsumen yang terdiri dari variabel budaya ( ) dan pribadi ( ) secara parsial tidak mempengaruhi Keputusan Pembelian (Y), sedangkan variabel sosial ( ), psikologis ( ) secara parsial mempengaruhi Keputusan Pembelian (Y). Kata Kunci : Perilaku Konsumen, Keputusan Pembelian This research utilizes explanatory research with that background to reach to the effect research which is to know The Effects of Consumer Behavior on Purchasing Desicion, and hypothesis testing. The research variables are as follows: Independent Variables is Consumer Behavior(X), , while the Dependent Variable is Purchase Decision Structure (Y) .This study population is Business Administration Student Year 2012/2013 Administrative Faculty of Brawijaya University who Consume Instant Noodle Indomie Products, with a sample of 109 respondents were taken by purposive sampling. Data collection techniques in this study using questionnaires and interviews. Test instruments using validity and reliability testing. Analysis using multiple linear regression analysis. The data obtained were processed using SPSS 16.0 for Windows.The results showed that: Consumer Behavior(X) have variables Cultural ( ), Social ( ), Personal ( ), and Psychological ( ) variables have a collective effect on purchasing decision, Consumer Behavior (X) have variables Cultural ( ), Personal ( ) don’t have partial effects on the purchasing decision (Y). Consumer Behavior (X) have variables Social ( ), and Psychological ( ) variables have partial effects on the purchasing decision (Y).   Keywords: Consumer Behavior, Purchase Decision
PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Pada Perusahaan Real Estate and Property Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2009 – 2011) Rosyadah, Faizatur
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 3, No 2 (2013): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.077 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan variabel bebas Debt Ratio (DR), Debt to Equity Ratio (DER) secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan atau tidak terhadap variabel terikat Return On Assets (ROA) dan untuk menjelaskan variabel bebas Debt Ratio (DR), Debt to Equity Ratio (DER) secara simultan  dan parsial  berpengaruh signifikan atau tidak terhadap variabel terikat Return On Equity (ROE). Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa Debt Ratio (DR), Debt to Equity Ratio (DER) secara simultan signifikan pengaruhnya terhadap ROA yang diuji dengan menggunakan uji F yang menghasilkan nilai F hitung sebesar 3,974 dengan F tabel sebesar 3,2199. Hasil pengujian hipotesis kedua secara parsial juga menunjukkan bahwa DR, DER secara parsial signifikan pengaruhnya terhadap ROA yang diuji dengan menggunakan t-test yang menghasilkan nilai t-hitung untuk variabel DR sebesar 2,791 dan t-hitung variabel DER sebesar -2,691 serta t-tabel sebesar 2,018, sedangkan DR adalah variabel yang  paling  dominan  berpengaruh  signifikan terhadap ROA karena   memiliki t-hitung dan koefisien beta yang lebih tinggi yaitu sebesar 2,791 dan 0,920.  Hasil pengujian hipotesis ketiga menunjukkan bahwa Debt Ratio (DR), Debt to Equity Ratio (DER) secara simultan signifikan pengaruhnya terhadap ROE yang diuji dengan menggunakan uji F yang menghasilkan nilai F hitung sebesar 9,169 dengan F tabel sebesar 3,2199. Hasil pengujian hipotesis keempat secara parsial juga menunjukkan bahwa DR, DER secara parsial signifikan  pengaruhnya  terhadap ROE  yang diuji dengan menggunakan t-test yang  menghasilkan  nilai  t-hitung untuk variabel DR sebesar 3,469 dan t-hitung variabel DER sebesar -2,056 serta t-tabel sebesar 2,018, sedangkan DR adalah variabel yang paling dominan signifikan pengaruhnya terhadap ROE. Kata kunci : Debt Ratio, Debt to Equity Ratio, Return On Assets, Return On Equity This study aimed to explain the independent variables Debt Ratio (DR), Debt to Equity Ratio (DER) simultaneously  and partial  have an effect on significant or not to the dependent variable Return On Assets (ROA) and to explain the independent variables Debt Ratio (DR), Debt to Equity Ratio (DER)) simultaneously  and partial  have an effect on significant or not to the dependent variable Return On Equity (ROE). The result of the first test showed that Debt Ratio (DR), Debt to Equity Ratio (DER) simultaneously bring significant effect to ROA which tested by using F test yielded the value F count 3,974 with the F table 3,2199. The second test showed that partial test of DR, DER partially bring significant effect to ROA which tested by using t-test generates the value t-count for DR variable 2,791 and t-count DER -2,691 also t-table 2,018, however DR variable is the most dominant  in giving significant effect toward ROA because it has t-count and the higher beta coefficient 2,791 and 0.920. The third test showed that Debt Ratio (DR), Debt to Equity Ratio (DER) simultaneously bring significant effect to ROE which tested by using F test generates the value F count 9,169 with F table 3,2199. The fourth test showed that partial test result also showed that DR, DER partially gives significant effect toward ROE which tested by using t-test generates value t-count for DR variable 3,469 and t-count DER variable -2,056 also t-table 2,018, while DR is the most dominant effected significantly towards ROE. Keywords: Debt Ratio, Debt to Equity Ratio, Return On Assets, Return On Equity 
PENGARUH INSENTIF TERHADAP MOTIVASI DAN KINERJA KARYAWAN (Studi Pada Karyawan PT. Jamsostek (Persero) Cabang Malang) Faldian Putra Rahmanda
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 3, No 2 (2013): JULI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.708 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menjelaskan signifikansi pengaruh Insentif Materiil dan Insentif Non Materiil terhadap Motivasi Kerja, pengaruh Insentif Materiil dan Insentif Non Materiil terhadap Kinerja Karyawan, dan pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah explanatory research serta metode penelitian yang dipakai adalah kuantitatif. Penelitian tersebut digunakan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel bebas Insentif Materiil, Insentif Non Materiil dengan Motivasi Kerja sebagai variabel intervening dan Kinerja Karyawan sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 36 karyawan PT Jamsostek (Persero) Cabang Malang. Jumlah sampel sebanyak 36 karyawan dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yang digunakan untuk mengetahui unsur – unsur variabel Insentif Materiil, Insentif Non Materiil, Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan pada PT Jamsostek (Persero) Cabang Malang. Data diolah dengan menggunakan komputer program SPSS 15 for windows. Berdasarkan hasil analisis inferensial dengan menggunakan analisis jalur (path) yang menunjukan nilai signifikansi F yaitu 0,000 < 0,05 (alpha) didapatkan nilai koefisien path sebesar 0,345 dan 0,479 untuk Insentif Materiil (X1) dan Insentif Non Materiil (X2) terhadap Motivasi Kerja (Y1), nilai koefisien path sebesar 0,322 dan 0,316 untuk Insentif Materiil (X1) dan Insentif Non Materiil (X2) terhadap Kinerja Karyawan (Y2), dan nilai koefisien path sebesar 0,346 untuk Motivasi Kerja (Y1) terhadap Kinerja Karyawan (Y2). Demikian pula didapatkan nilai Adjusted R Square yaitu sebesar 0,497 terhadap Motivasi Kerja (Y1) dan 0,686 terhadap Kinerja Karyawan (Y2). Hal ini menunjukan bahwa variabel Insentif Materiil dan Insentif Non Materiil memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan baik secara langsung maupun tidak langsung. Kata kunci : insentif, motivasi kerja, kinerja karyawan   Abstract The purpose of this study is to identify and explain the significance effect of the Material Incentive and Non-Material Incentive to Work Motivation, the significance effect of the Material Incenvtive and Non-Material Incentives to Employee Performance, and the significance effect of the Work Motivation to Employee Performance.This type of research used in the study is explanatory research and research methods used is quantitative. The study was used to test the hypotheses that have been proposed that there is a significant effect between the independent variables of Material Incentives, Non-Material Incentive to Work as an intervening variable Motivation and Employee Performance as the dependent variable. The population in this study accounted for 36 employees of PT Jamsostek (Persero) Malang. Total sample is 36 employees by using jenuh sampling. This study used descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis used to determine the elements of variable Material Incentives, Incentives Non Material, Work Motivation and Employee Performance in PT Jamsostek (Persero) Malang. The data were processed using the computer program SPSS 15 for windows. Based on the results of inferential analysis using path analysis which shows the significant value of F is 0.000 <0.05 (alpha) obtained path coefficient is 0.345 and 0.479 for Material Incentives (X1) and Non-Material Incentive (X2) to the Work Motivation ( Y1), the value of the path coefficient is 0.322 and 0.316 for Material Incentives (X1) and Non-Material Incentive (X2) to the Employee Performance (Y2), and path coefficient is 0.346 for Work Motivation (Y1) to the Employee Performance (Y2). Similarly, Adjusted R Square value obtained is equal to 0.497 for Work Motivation (Y1) and 0.686 for Employee Performance (Y2). This shows that the variable of Material Incentives and Non Material Incentives have a significant effect on work motivation and performance of employees either directly or indirectly. Keywords : incentive, work motivation, Employee Performance

Page 12 of 281 | Total Record : 2807


Filter by Year

2013 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 79, No 1 (2020): MEI Vol 78, No 1 (2020): JANUARI Vol 77, No 1 (2019): DESEMBER Vol 76, No 1 (2019): NOVEMBER Vol 75, No 1 (2019): OKTOBER Vol 74, No 1 (2019): SEPTEMBER Vol 73, No 2 (2019): AGUSTUS Vol 73, No 1 (2019): Agustus Vol 72, No 2 (2019): JULI Vol 72, No 1 (2019): JULI Vol 71, No 1 (2019): JUNI Vol 70, No 1 (2019): MEI Vol 69, No 1 (2019): APRIL Vol 68, No 1 (2019): MARET Vol 67, No 1 (2019): FEBRUARI Vol 66, No 1 (2019): JANUARI Vol 65, No 1 (2018): DESEMBER Vol 64, No 2 (2018): NOVEMBER Vol 64, No 1 (2018): NOVEMBER Vol 63, No 1 (2018): OKTOBER Vol 62, No 2 (2018): SEPTEMBER Vol 62, No 1 (2018): SEPTEMBER Vol 61, No 4 (2018): AGUSTUS Vol 61, No 3 (2018): AGUSTUS Vol 61, No 2 (2018): AGUSTUS Vol 61, No 1 (2018): AGUSTUS Vol 60, No 3 (2018): JULI Vol 60, No 2 (2018): JULI Vol 60, No 1 (2018): JULI Vol 59, No 1 (2018): JUNI Vol 58, No 2 (2018): MEI Vol 58, No 1 (2018): MEI Vol 57, No 2 (2018): APRIL Vol 57, No 1 (2018): APRIL Vol 56, No 1 (2018): MARET Vol 55, No 3 (2018): FEBRUARI Vol 55, No 2 (2018): FEBRUARI Vol 55, No 1 (2018): FEBRUARI Vol 54, No 1 (2018): JANUARI Vol 53, No 2 (2017): DESEMBER Vol 53, No 1 (2017): DESEMBER Vol 52, No 1 (2017): NOVEMBER Vol 51, No 2 (2017): OKTOBER Vol 51, No 1 (2017): OKTOBER Vol 50, No 6 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 5 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 4 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 3 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 2 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 1 (2017): SEPTEMBER Vol 49, No 2 (2017): AGUSTUS Vol 49, No 1 (2017): AGUSTUS Vol 48, No 1 (2017): JULI Vol 47, No 2 (2017): JUNI Vol 47, No 1 (2017): JUNI Vol 46, No 2 (2017): MEI Vol 46, No 1 (2017): MEI Vol 45, No 1 (2017): APRIL Vol 44, No 1 (2017): MARET Vol 43, No 2 (2017): FEBRUARI Vol 43, No 1 (2017): FEBRUARI Vol 42, No 2 (2017): JANUARI Vol 42, No 1 (2017): JANUARI Vol 41, No 1 (2016): DESEMBER Vol 40, No 2 (2016): NOVEMBER Vol 40, No 1 (2016): NOVEMBER Vol 39, No 2 (2016): OKTOBER Vol 39, No 1 (2016): OKTOBER Vol 38, No 2 (2016): SEPTEMBER Vol 38, No 1 (2016): SEPTEMBER Vol 37, No 2 (2016): AGUSTUS Vol 37, No 1 (2016): AGUSTUS Vol 36, No 1 (2016): JULI Vol 35, No 2 (2016): JUNI Vol 35, No 1 (2016): JUNI Vol 34, No 1 (2016): MEI Vol 33, No 2 (2016): APRIL Vol 33, No 1 (2016): APRIL Vol 32, No 2 (2016): MARET Vol 32, No 1 (2016): MARET Vol 31, No 1 (2016): FEBRUARI Vol 30, No 1 (2016): JANUARI Vol 29, No 1 (2015): DESEMBER Vol 28, No 2 (2015): NOVEMBER Vol 28, No 1 (2015): NOVEMBER Vol 27, No 2 (2015): OKTOBER Vol 27, No 1 (2015): OKTOBER Vol 26, No 2 (2015): SEPTEMBER Vol 26, No 1 (2015): SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2015): AGUSTUS Vol 25, No 1 (2015): AGUSTUS Vol 24, No 2 (2015): JULI Vol 24, No 1 (2015): JULI Vol 23, No 2 (2015): JUNI Vol 23, No 1 (2015): JUNI Vol 22, No 2 (2015): MEI Vol 22, No 1 (2015): MEI Vol 21, No 2 (2015): APRIL Vol 21, No 1 (2015): APRIL Vol 20, No 1 (2015): MARET Vol 19, No 2 (2015): FEBRUARI Vol 19, No 1 (2015): FEBRUARI Vol 18, No 2 (2015): JANUARI Vol 18, No 1 (2015): JANUARI Vol 17, No 2 (2014): DESEMBER Vol 17, No 1 (2014): DESEMBER Vol 16, No 1 (2014): NOVEMBER Vol 15, No 2 (2014): OKTOBER Vol 15, No 1 (2014): OKTOBER Vol 14, No 2 (2014): SEPTEMBER Vol 14, No 1 (2014): SEPTEMBER Vol 13, No 2 (2014): AGUSTUS Vol 13, No 1 (2014): AGUSTUS Vol 12, No 2 (2014): JULI Vol 12, No 1 (2014): JULI Vol 11, No 1 (2014): JUNI Vol 10, No 1 (2014): MEI Vol 9, No 2 (2014): APRIL Vol 9, No 1 (2014): APRIL Vol 8, No 2 (2014): MARET Vol 8, No 1 (2014): FEBRUARI Vol 7, No 2 (2014): JANUARI Vol 7, No 1 (2014): JANUARI Vol 6, No 2 (2013): DESEMBER Vol 6, No 1 (2013): November Vol 5, No 2 (2013): OKTOBER Vol 5, No 1 (2013): SEPTEMBER Vol 4, No 2 (2013): SEPTEMBER Vol 4, No 1 (2013): AGUSTUS Vol 3, No 2 (2013): JULI Vol 3, No 1 (2013): JUNI Vol 2, No 2 (2013): JUNI Vol 2, No 1 (2013): MEI Vol 1, No 2 (2013): APRIL Vol 1, No 1 (2013): April More Issue