cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Bisnis
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 2,807 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT KESEHATAN BANK BERDASARKAN RISK PROFILE, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNINGS DAN CAPITAL (RGEC) PADA BANK KONVENSIONAL BUMN DAN SWASTA (Studi pada Bank Umum Milik Negara dan Bank Swasta Nasional Devisa yang Terdaftar di Bursa Adinda Putri Ramadhany
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 23, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.941 KB)

Abstract

The business activity of a bank could run well if its condition is in a healthy category, thus emerged PBI No. 13/1/PBI/2011 to assess the health level of bank. The purpose of this study was comparing the health level of state-owned and foreign exchange commercial banks. This research used three factor of RGEC they were risk profile using NPL and LDR, earnings using ROA and NIM, and capital performance using CAR to four state-owned banks and 22 foreign exchange commercial banks which were used as samples. The results showed that the health level of state-owned banks were better than the foreign exchange commercial banks as state-owned banks had higher average in ROA, NIM and CAR, despite the lower average in NPL and LDR. The higher value of ROA, NIM and CAR average from state-owned banks than foreign exchange commercial banks indicated that state-owned banks tried to keep their profitability,net interest income, and capital adequacy. While as seen from NPL and LDR, foreign exchange commercial banks tended to keep the credit risk and liquidity low. State-owned banks are expected to mind and supervise their credits to minimize credit and liquidity risks. foreign exchange commercial banks are expected to increase their financial ratios to compete with others. Keyword: the health level of bank, RGEC methode, risk profile, earnings, capital ABSTRAK Kegiatan usaha yang dilakukan oleh bank dapat berjalan dengan lancar jika kondisi bank berada dalam kategori sehat oleh karena itu muncul PBI No.13/1/PBI/2011 untuk menilai kesehatan bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat kesehatan antara bank BUMN dan swasta nasional devisa. Penelitian ini menggunakan tiga faktor pada RGEC yaitu profil risiko menggunakan NPL dan LDR, rentabilitas menggunakan ROA dan NIM dan permodalan menggunakan CAR pada empat bank BUMN dan 22 bank swasta nasional devisa yang menjadi sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesehatan bank BUMN lebih baik daripada bank swasta nasional devisa karena nilai rata-rata ROA, NIM dan CAR bank BUMN lebih besar meskipun nilai rata-rata NPL dan LDR bank swasta nasional devisa lebih kecil dibandingkan dengan bank BUMN. Nilai rata-rata ROA, NIM dan CAR bank BUMN yang lebih besar menunjukkan bahwa bank BUMN berusaha menjaga perolehan laba, pendapatan bunga bersih serta kecukupan modal yang dimiliki sedangkan dilihat dari rasio NPL dan LDR, bank swasta nasional devisa cenderung menjaga risiko kredit dan likuiditasnya agar tetap rendah. Bank BUMN diharapkan menjaga dan mengawasi kredit yang diberikan untuk meminimalisir terjadinya risiko kredit dan likuiditas. Bagi bank swasta nasional devisa diharapkan mampu meningkatkan nilai rasio keuangannya agar dapat bersaing dengan bank-bank lain. Kata kunci: tingkat kesehatan bank, metode RGEC, profil risiko, rentabilitas, permodalan  
ANALISIS STUDI KELAYAKAN USAHA PENDIRIAN HOME INDUSTRY (Studi Kasus pada Home Industry Cokelat “Cozy” Kademangan Blitar) Abidatul Afiyah
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 23, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.955 KB)

Abstract

Chocolate Home Industry “Cozy” is a new business established by self funding, with amounted of money Rp10,000,000. The products are cocoa powder and chocolate bar with a variety of flavors. This research aims to determine the feasibility of investment in the establishment of Chocolate Home Industry “Cozy” where located at Jaten RT 01 RW 01 Kademangan Blitar. The research was conducted in January-February 2015 using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The technical and production aspects, organization and management aspects and also financial aspects with the calculation of the feasibility of investment such as Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Profitability Index (PI). Market and marketing analysis indicates that prospects for Chocolate Home Industry “Cozy” is good enough, it is seen from the increasing number of demand every year. Technical analysis and production showed that the location of the home industry is close to the residental allows them to recruit labors. Organization and management analysis shows that business owner has been running the management functions well, starting from planning, organizing, directing, and controlling. The result of financial analysis showed that Payback Period (PP) of that business is 1 year and 7 months, the Net Present Value (NPV) is 116.261.950, the Internal Rate of Return (IRR) is 116,33%, and the Profitability Index (PI) is 12,63. Keywords: Home Industry, The Feasibility Study, Aspects of Feasibility Study ABSTRAK Home Industry Cokelat “Cozy” merupakan usaha baru yang didirikan dengan modal sendiri, yaitu sebesar Rp10.000.000. Produk yang dihasilkan berupa cokelat bubuk dan cokelat batang dengan berbagai macam varian rasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan investasi dalam pendirian Home Industry Cokelat “Cozy” yang beralamat di Lingkungan Jaten RT 01 RW 01 Kelurahan Kademangan Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Januari-Februari 2015 dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode yang digunakan yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan produksi, aspek organisasi dan manajemen, serta aspek finansial dengan perhitungan kelayakan investasi berupa Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Profitability Index (PI). Analisis pasar dan pemasaran menunjukkan bahwa prospek Home Industry Cokelat “Cozy” cukup baik, dilihat dari peningkatan jumlah permintaan setiap tahun. Analisis teknis dan produksi menunjukkan bahwa lokasi home industry dekat dengan pemukiman sehingga memudahkan untuk merekrut tenaga kerja. Analisis organisasi dan manajemen menunjukkan pemilik usaha telah menjalankan fungsi manajemen dengan baik. Analisis finansial dengan menggunakan 100% modal sendiri didapatkan hasil Payback Period (PP) yaitu 1 tahun 7 bulan, Net Present Value (NPV) sebesar 116.261.950, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 116,33%, dan Profitability Index (PI) sebesar 12,63. Kata Kunci: Home Industry, Studi Kelayakan, Aspek-aspek Studi Kelayakan Bisnis
PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN ASIMETRI INFORMASI TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011 – 2013) Fidya Gumilang A
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 23, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.176 KB)

Abstract

The stock market is a meeting for interested parties such us the investors and the company. One of the investors are institutional ownership. Institutional ownership is one way to reduce a earnings management. Earnings management occurs because of the asymmetry information. Asymmetry information occurs, will encourage managers to present information that is not true. This study aimed to examine the effect of institutional ownership and asymmetry information on earnings management. The data used in this study is using time series data in the periode 2011 – 2013. The samples in this study using a purposive sampling techniques with some criteria, so the sample in this research is 30 manufactured companies which is listed in the Indonesia Stock Exchange. The measurement of institutional ownership variable in this study was measured by the percentage of the number of shares owned by instutions, asymmetry information variable measured by the bid-ask spread, while the earnings management is measured by the modified Jones model. Multiple linear regression analysis used in this study. The result of this study showed that the variables of institutional ownership has a negative significant effect on earnings management, while the asymmetry information variable has a positive significant effect on earnings management. Keywords: Institutional Ownership, Asymmetry Information, Agency Theory, Financial Report, and Earnings Management Abstrak Pasar modal merupakan tempat bertemunya pihak – pihak berkepentingan seperti pihak investor dan pihak perusahaan. Salah satu pihak investor yaitu kepemilikan institusional. Kepemilikan institusional merupakan salah satu cara untuk mengurangi tindakan manajemen laba. Manajemen laba terjadi karena adanya asimetri informasi. Asimetri informasi yang terjadi, akan mendorong manajer untuk menyajika informasi yang tidak sebenarnya. Penelitian ini dilakukan untuk menguji bagaimana pengaruh kepemilkan institusional dan asimetri informasi terhadap manajemen laba. Pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data time series tahun 2011–2013. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampel dengan beberapa kriteria,sehingga sampel dalam penelitian ini didapatkan sebanyak 30 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perhitungan variabel kepemilikan institusional dalam penelitian ini dihitung berdasarkan persentase jumlah saham yang dimiliki institusi, variabel asimetri informasi dihitung dengan perhitungan bid-ask spread, sedangkan manajemen laba dihitung dengan model Jones modified. Analisis regresi linier berganda merupakan analisis yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepemilikan institusional memiliki pengaruh signifikan dengan hubungan negatif terhadap manajemen laba, sedangkan variabel asimetri informasi memiliki pengaruh yang signifikan dengan hubungan positif terhadap manajemen laba. Kata Kunci: Kepemilikan Institusional, Asimetri Informasi, Teori Agensi, Laporan Keuangan, dan Manajemen Laba
THE EFFECT OF TRANSFORMATIONAL AND TRANSACTIONAL LEADERSHIP AND ORGANIZATIONAL CULTURE IN DETERMINING EMPLOYEE’S JOB SATISFACTION (Study at Ngadirejo Sugar Company, Kras-Kediri, East Java) Diah Ayu Lestari
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 23, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.962 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami Pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kinerja karyawan. Pengaruh  kepemimpinan transaksional terhadap kepuasan kinerja karyawan. Pengaruh budaya organisasi terhadap kepuasan kinerja karyawan. Pengaruh kepemimpinan transformasional, kepemimpinan transaksional, dan budaya organisasi terhadap kepuasan kinerja karyawan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengamati pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Kepemimpinan Transaksional, dan Budaya Organisasi dalam penentuan Kepuasan Kinerja Karyawan. Penelitian ini dilakukan di Pabrik Gula Ngadirejo, Kras-Kediri, Jawa Timur yang produksinya berdasarkan pada pertanian. Dalam perhitungan statistik,  penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan aplikasi perangkat lunak SPSS. 16  metode Enter dengan sampel penelitian berjumlah 74 koresponden yang diikuti oleh karyawan pabrik tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Tidak ada hubungan signifikan dalam kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kinerja karyawan. Tidak ada hubungan signifikan dalam kepemimpinan transaksional terhadap kepuasan kinerja karyawan. Adanya hubungan signifikan dalam Budaya Organisasi terhadap pengaruh Kepuasan kinerja Karyawan. Kata kunci: Kepemimpinan Transformasional, Kepemimpinan Transaksional, Budaya Organisasi, dan Kepuasan Kinerja Karyawan. ABSTRACT This research aims to understand: The impacts of transformational leadership to employee’s job satisfaction. The  impacts of transactional leadership to employee’s job satisfaction. The impacts of organizational culture  to employee’s job satisfaction.  The impact of transformational leadership, transactional leadership, and organization culture to employee’s job satisfaction.This study is purposed to observing the effect of Transformational Leadership, Transactional Leadership and Organizational Culture to determining Employee’s Job Satisfaction at Ngadirejo sugar Company, Kras-Kediri, East java, where the company production on agriculture based. This research uses a quantitative research method and takes a sample for about 74 respondences and by using Enter Method in SPSS.16 Software for the statistically analyse the data. This statistical method to be employed in this study are descriptive statistical and inferential statistical. The result of this analysis showed that there are insignificant effect of transformational leadership in determining employee’s satisfaction, then the variable of transactional leadership has no significant effect to employee’s job satisfaction, and the variable of organizational culture has a significant effect to the employee’s job satisfaction. Keywords: Transformational and Transactional Leadership, Organizational Culture, Employee’s Job Satisfaction.
ANALISIS TAX PLANNING SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENGHEMATAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) BADAN (Studi Pada PT. Sang Hyang Seri (Persero) Kantor Regional III Malang). Ayu Ernawati
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 23, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.736 KB)

Abstract

The results of the study showed that tax planning is done in this case saving on income tax paid by PT. Sang Hyang Seri (Persero) Kantor Regional III Malang has not been fully carried out optimally. This is because there are several components that should be used to save on taxes, but have not used fully by the company so that the amount of income tax payable is still quite large. Therefore, it is expected by the tax planning, tax savings can be more optimal for the tax planning, known PT. Sang Hyang Seri (Persero) Kantor Regional III Malang can obtain tax savings of IDR 849,265,934.25 in 2011, IDR 869,388,290.50 in 2012 and IDR 307.189.706,12 in 2013. PT. Sang Hyang Seri (Persero) Kantor Regional III Malang should have to keep abreast of the latest tax laws to avoid tax fraud to the detriment of the company. Keywords : Tax, PPh, Company ABSTRAK Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perencanaan perpajakan yang dilakukan dalam hal ini penghematan atas pajak penghasilan yang dibayar oleh PT. Sang Hyang Seri (Persero) Kantor Regional III Malang belum sepenuhnya dilakukan secara optimal. Hal ini dikarenakan masih terdapat beberapa komponen yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk menghemat pajak tetapi belum digunakan sepenuhnya oleh perusahaan sehingga jumlah PPh yang harus dibayar masih terbilang cukup besar. Oleh karena itu, diharapkan dengan adanya perencanaan pajak, penghematan pajak yang dilakukan dapat lebih optimal karena dengan melakukan perencanaan perpajakan, diketahui PT. Sang Hyang Seri (Persero) Kantor Regional III Malang dapat memperoleh penghematan pajak sebesar Rp 849.265.934,25 pada tahun 2011, Rp 869.388.290,50 pada tahun 2012 dan Rp 307.189.706,12 pada tahun 2013. PT. Sang Hyang Seri (Persero) Kantor Regional III Malang sebaiknya harus selalu mengikuti perkembangan peraturan perpajakan terbaru agar terhindar dari penggelapan pajak sehingga merugikan perusahaan. Kata Kunci: Pajak, PPh, Perusahaan
PENGARUH KONFLIK KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KINERJA KARYAWAN (Studi pada Karyawan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Witel Malang) Amelia Rahma Iresa
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 23, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.595 KB)

Abstract

This study aims to identify and clarify the picture of work conflict, work stress, organizational commitment, and employee performance, identify and analyze the influence of work conflict and work stress significantly on organizational commitment, identify and analyze the influence of work conflict and work stress significantly on the performance of employees , know and analyze the influence of organizational commitment significantly on the performance of employees. This type of research is explanatory research with quantitative approach. The sample in this study as many as 64 people who are employees of PT. Telecommunications Indonesia, Tbk Witel Malang. Based on the results of the path analysis, the work conflict has a significant negative effect on organizational commitment. Job stress has significant negative effect on organizational commitment. Work conflict has a significant negative effect on performance of employees. Job stress has significant negative effect on performance. Organizational commitment has positive significant effect on the performance of employees. The coefficient of determination obtained by 0.7522 which means that the structural relationship of the three variables studied was at 75.22%. While the remaining 24.78% is explained by other variables that are not investigated in this study. Keyword: work conflict, job stress, organizational commitment, and performance of employees. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan gambaran konflik kerja, stres kerja, komitmen organisasional, dan kinerja karyawan, mengetahui dan menganalisis pengaruh konflik kerja dan stres kerja secara signifikan terhadap komitmen organisasional, mengetahui dan menganalisis pengaruh konflik kerja dan stres kerja secara signifikan terhadap kinerja karyawan, mengetahui dan menganalisis pengaruh komitmen organisasional secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian penjelasan (explanatory research) dengan pendekatan kuantitaif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 orang yang merupakan karyawan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Witel Malang. Berdasarkan hasil analisis path, diketahui bahwa variabel konflik kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap komitmen organisasional. Stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap komitmen organisasional. Konflik kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Nilai koefisien determinasi diperoleh sebesar 0,7522 yang berarti hubungan struktural dari ketiga variabel yang diteliti adalah sebesar 75,22%. Sedangkan sisanya sebesar 24,78% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini. Kata kunci: konflik kerja, stres kerja, komitmen organisasional, dan kinerja karyawan.  
ANALISIS DU PONT SYSTEM SEBAGAI SALAH SATU ALAT MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN (Studi pada Perusahaan Rokok yang Listing di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2013) Ni Made Diah Putri Saraswati
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 23, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.848 KB)

Abstract

This study aims to determine the financial perfomance Cigarette Company listing in the BEI during the period 2011-2013 with using analyzed Du Pont System with the approach Time Series Analysis and Cross Sectional. This analysis more thorough and to find can how strong the relationship margin, asset turnover, the use of debt as well as the ROI on ROE. Based on the results of research, financial perfomance PT. Bentoel Internasional Investama Tbk have unfavorable development, asshown by the method of Time Series Analysis that ROI tends to decline during the three years that is equal to 4,83%, -4,66%, and -11,29%. Through the Cross Sectional, the company is located below the tobacco industry average. Financial perfomance PT. HM Sampoerna Tbk have god development, in the show with the method of time that ROI tends to increase over three years that is equal to 41,62%, 37,89%, and 39,48%. If using Cross Sectional, Sampoerna is above the average standard tobacco industry. Perfomance PT. Gudang Garam Tbk is quite good progress barn has shown the method of Time Series Analysis that ROI over three years in a stable condition that is equal to 12,68%, 9,8%, and 8,63%. Through the Cross Sectional method, the company is located above the average standard tobacco industry. Keyword: Du Pont System, Financial Ratio, Financial perfomance ABSTRAK Penelitian ini digunakan sebagai evaluasi kinerja keuangan perusahaan rokok yang listing di BEI selama periode 2011-2013 menggunakan pengukuran analisis Du Pont System dengan pendekatan Time Series Analysis dan Cross Sectional. Analisis ini bersifat lebih menyeluruh dan dapat mengetahui seberapa kuat hubungan marjin laba, perputaran aktiva, penggunaan hutang serta ROI terhadap ROE. Sesuai hasil penelitian, kinerja keuangan PT. Bentoel Internasional Investama Tbk memiliki perkembangan kurang baik, hal ini ditunjukkan dengan metode Time Series Analysis bahwa ROI cenderung menurun selama tiga tahun yaitu sebesar 4,83%, -4,66%, dan -11,29%. Melalui metode Cross Sectional, perusahaan terletak di bawah rata-rata industri rokok. Kinerja keuangan PT. HM Sampoerna Tbk memiliki perkembangan yang baik, ditunjukkan dengan metode Time Series Analysis bahwa ROI cenderung meningkat selama tiga tahun yaitu 41,62%, 37,89%, dan 39,48%. Jika menggunakan metode Cross Sectional, Sampoerna berada di atas standar rata-rata industri rokok. Kinerja PT. Gudang Garam Tbk memiliki perkembangan cukup baik yang ditunjukkan dengan metode Time Series Analysis bahwa ROI selama tiga tahun dalam kondisi stabil yaitu 12,68%, 9,8%, dan 8,63%. Melalui metode Cross Sectional, perusahaan terletak di atas standar rata-rata industri rokok. Kata kunci: Du Pont System, Rasio Keuangan, Kinerja Keuangan
Analisis Sistem Pemberian Kredit Kupedes Dalam Upaya Menurunkan Tingkat Non Performing Loan (NPL) (Studi Pada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Bangsal Cabang Mojokerto) Rahmad Nuzuli Retnaldi Muchtar
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 23, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.22 KB)

Abstract

This  research aims to:  know whether Kupedes system credit on BRI Unit Bangsal branch Mojokerto already precise for lowering Non Performing Loan (NPL) rate; Give a description of Kupedes system credit  on BRI Unit Bangsal Branch Mojokerto; knowing Systems Kupedes matching lending support efforts Lowering hearts NPL rate. The research method used in this study is qualitative with this type of descriptive. The focus of this research is the process of loan application credit to Monitoring Process. Location research do at PT.  Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk unit bangsal  branch Mojokerto locat on the bangsal road  32 Mojokerto. Data collection methods with interview and Documentation. The analytical method used is the analysis of qualitative data operating use logical thinking. The results of this research show that:  the system of credit which was used Still Need Customized to make it more maximum and still the geminating functions. Based on this research, then suggested the company PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk to be more precise and careful in granting credit kupedes in order to suppress the level of NPL rate. Keywords: Non-Performing Loans (NPL), system and procedures, Kupedes, Credit Abstrak Penelitian ini bertujuan: mengetahui apakah sistem pemberian kredit kupedes di BRI unit bangsal sudah tepat untuk menurunkan tingkat Non Performing Loan (NPL); Memberikan gambaran sistem pemberian kredit kupedes pada BRI unit Bangsal Cabang Mojokerto; mengetahui sistem pemberian kredit kupedes yang sesuai dalam mendukung upaya menurunkan tingkat NPL. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitan ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. fokus penelitiannya adalah pada proses pengajuan kredit sampai dengan pengawasan. Lokasi penelitian ini dilakukan pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Bangsal Cabang Mojokerto yang berlokasi dijalan raya Bangsal 32 Mojokerto. Metode pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis data secara kualitatif yang menggunakan pemikiran logis. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa sistem pemberian kredit yang digunakan masih perlu disesuaikan agar lebih maksimal dan masih adanya perangkapan fungsi. Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan pihak PT. Bank Rakyat Indonesia (PERSERO) Tbk agar lebih teliti dan berhati-hati dalam pemberian kredit kupedes agar dapat lebih menekan tingkat NPL. Kata Kunci : Non Performing Loan (NPL), Sistem dan Prosedur, Kupedes, Kredit
PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (Studi pada Konsumen Produk Low Cost Green Car Astra Daihatsu Ayla di PT. Jolo Abadi, Malang) Risad Aditiawan Subagio
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 23, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.461 KB)

Abstract

This research aims to determine the effect of price, feature, design, quality, and style simultaneously and partially on consumer’s purchase decision. The type of research was explanatory research with quantitative approach. The participants of the research are the consumers who bought Ayla car in PT. Jolo Abadi, Malang, with a total sample of 116 respondents by using simple random sampling. Questionnaires used for collecting the data. Data analysis that used in this study is multiple linear regression. The results of this study showed that the product attribute variables of Low Cost Green Car (LCGC) Astra Daihatsu Ayla consisting of price, feature, design, quality, and style overall have the significant effect on purchase decision. The result of t-test showed that product attribute variables of Low Cost Green Car (LCGC) Astra Daihatsu Ayla has the significant effect on purchase decision partially. Thus, the company should be able to inform the products better on price, features, design, quality, and style especially for Low Cost Green Car (LCGC) Astra Daihatsu Ayla product through the salesmen, so that they are more proficient in marketing their product. Keywords: Price, Feature, Design, Quality, Style Purchase Decision ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan: pengaruh harga, fitur, desain, kualitas,  dan gaya secara simultan dan parsial terhadap keputusan pembelian. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian adalah pembeli mobil Ayla di dealer PT. Jolo Abadi, Malang, dengan total sampel sebanyak 116 orang responden menggunakan teknik simple random sampling. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis data  yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel atribut produk Low Cost Green Car (LCGC) Astra Daihatsu Ayla yang terdiri dari harga, fitur, desain, kualitas, dan gaya secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil uji t menunjukkan bahwa masing-masing variabel atribut produk Low Cost Green Car (LCGC) Astra Daihatsu Ayla memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Dengan demikian, sebaiknya perusahaan dapat menginformasikan produk dengan lebih baik mengenai harga, fitur, desain, kualitas, dan gaya khususnya produk Low Cost Green Car (LCGC) Astra Daihatsu Ayla melalui para salesnya, agar mereka lebih paham dalam memasarkan produknya. Kata Kunci: Harga, Fitur, Desain, Kualitas, Gaya, Keputusan Pembelian
EVALUASI KINERJA INVESTASI PORTOFOLIO DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TREYNOR (Studi Pada Perusahaan Food & Beverages Yang Listing Di BEI Periode 2013) Sri Aeni Syulviya
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 23, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.194 KB)

Abstract

Portfolio performance can be assessed by Treynor models. Treynor Model is calculation that measures level  systematic risk (beta). This research is descriptive research that aims to evaluate performance investment portfolio of stocks that have been established by using a model Treynor. Population in this study is  food & beverages company listed on the Stock Exchange in period 2013 by 16 companies. Data used in this study is monthly closing price, Jakarta Composite Index (JCI) and Bank Indonesia Certificates (SBI). Method  analysis in this study is a quantitative analysis and refers to calculation model Treynor. Results analysis fieldwork is that in first half there were 8 shares of 15 companies were selected on second half of sample and entire sample company's stock does not meet criteria in establishment  a portfolio according to CAPM method. Results performance measurement selected portfolio in first half with RVOL value of 0.4109.  Keywords: Portfolio, Model Treynor Abstrak Evaluasi kinerja investasi portofolio bertujuan untuk menilai kinerja portofolio yang telah dibentuk sesuai dengan tujuan  investasi. Kinerja portofolio dapat dinilai dengan model Treynor. Model Treynor merupakan perhitungan yang mengukur tingkat risiko sistematis (beta). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja investasi portofolio saham yang telah dibentuk dengan menggunakan model Treynor. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan food & beverages yang listing di BEI pada tahun 2013 sebanyak 16 perusahaan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah harga penutupan saham bulanan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dan mengacu pada perhitungan model Treynor. Hasil analisis dari penelitian ini bahwa pada semester I terdapat 8 saham perusahaan yang terpilih dari 15 perusahaan sampel dan pada semester II seluruh saham perusahaan sampel tidak memenuhi kriteria dalam pembentukan portofolio menurut metode CAPM. Hasil pengukuran kinerja portofolio pada semester I yang terpilih dengan nilai RVOL sebesar 0.4109. Kata Kunci: Portofolio, Model Treynor

Page 85 of 281 | Total Record : 2807


Filter by Year

2013 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 79, No 1 (2020): MEI Vol 78, No 1 (2020): JANUARI Vol 77, No 1 (2019): DESEMBER Vol 76, No 1 (2019): NOVEMBER Vol 75, No 1 (2019): OKTOBER Vol 74, No 1 (2019): SEPTEMBER Vol 73, No 2 (2019): AGUSTUS Vol 73, No 1 (2019): Agustus Vol 72, No 2 (2019): JULI Vol 72, No 1 (2019): JULI Vol 71, No 1 (2019): JUNI Vol 70, No 1 (2019): MEI Vol 69, No 1 (2019): APRIL Vol 68, No 1 (2019): MARET Vol 67, No 1 (2019): FEBRUARI Vol 66, No 1 (2019): JANUARI Vol 65, No 1 (2018): DESEMBER Vol 64, No 2 (2018): NOVEMBER Vol 64, No 1 (2018): NOVEMBER Vol 63, No 1 (2018): OKTOBER Vol 62, No 2 (2018): SEPTEMBER Vol 62, No 1 (2018): SEPTEMBER Vol 61, No 4 (2018): AGUSTUS Vol 61, No 3 (2018): AGUSTUS Vol 61, No 2 (2018): AGUSTUS Vol 61, No 1 (2018): AGUSTUS Vol 60, No 3 (2018): JULI Vol 60, No 2 (2018): JULI Vol 60, No 1 (2018): JULI Vol 59, No 1 (2018): JUNI Vol 58, No 2 (2018): MEI Vol 58, No 1 (2018): MEI Vol 57, No 2 (2018): APRIL Vol 57, No 1 (2018): APRIL Vol 56, No 1 (2018): MARET Vol 55, No 3 (2018): FEBRUARI Vol 55, No 2 (2018): FEBRUARI Vol 55, No 1 (2018): FEBRUARI Vol 54, No 1 (2018): JANUARI Vol 53, No 2 (2017): DESEMBER Vol 53, No 1 (2017): DESEMBER Vol 52, No 1 (2017): NOVEMBER Vol 51, No 2 (2017): OKTOBER Vol 51, No 1 (2017): OKTOBER Vol 50, No 6 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 5 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 4 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 3 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 2 (2017): SEPTEMBER Vol 50, No 1 (2017): SEPTEMBER Vol 49, No 2 (2017): AGUSTUS Vol 49, No 1 (2017): AGUSTUS Vol 48, No 1 (2017): JULI Vol 47, No 2 (2017): JUNI Vol 47, No 1 (2017): JUNI Vol 46, No 2 (2017): MEI Vol 46, No 1 (2017): MEI Vol 45, No 1 (2017): APRIL Vol 44, No 1 (2017): MARET Vol 43, No 2 (2017): FEBRUARI Vol 43, No 1 (2017): FEBRUARI Vol 42, No 2 (2017): JANUARI Vol 42, No 1 (2017): JANUARI Vol 41, No 1 (2016): DESEMBER Vol 40, No 2 (2016): NOVEMBER Vol 40, No 1 (2016): NOVEMBER Vol 39, No 2 (2016): OKTOBER Vol 39, No 1 (2016): OKTOBER Vol 38, No 2 (2016): SEPTEMBER Vol 38, No 1 (2016): SEPTEMBER Vol 37, No 2 (2016): AGUSTUS Vol 37, No 1 (2016): AGUSTUS Vol 36, No 1 (2016): JULI Vol 35, No 2 (2016): JUNI Vol 35, No 1 (2016): JUNI Vol 34, No 1 (2016): MEI Vol 33, No 2 (2016): APRIL Vol 33, No 1 (2016): APRIL Vol 32, No 2 (2016): MARET Vol 32, No 1 (2016): MARET Vol 31, No 1 (2016): FEBRUARI Vol 30, No 1 (2016): JANUARI Vol 29, No 1 (2015): DESEMBER Vol 28, No 2 (2015): NOVEMBER Vol 28, No 1 (2015): NOVEMBER Vol 27, No 2 (2015): OKTOBER Vol 27, No 1 (2015): OKTOBER Vol 26, No 2 (2015): SEPTEMBER Vol 26, No 1 (2015): SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2015): AGUSTUS Vol 25, No 1 (2015): AGUSTUS Vol 24, No 2 (2015): JULI Vol 24, No 1 (2015): JULI Vol 23, No 2 (2015): JUNI Vol 23, No 1 (2015): JUNI Vol 22, No 2 (2015): MEI Vol 22, No 1 (2015): MEI Vol 21, No 2 (2015): APRIL Vol 21, No 1 (2015): APRIL Vol 20, No 1 (2015): MARET Vol 19, No 2 (2015): FEBRUARI Vol 19, No 1 (2015): FEBRUARI Vol 18, No 2 (2015): JANUARI Vol 18, No 1 (2015): JANUARI Vol 17, No 2 (2014): DESEMBER Vol 17, No 1 (2014): DESEMBER Vol 16, No 1 (2014): NOVEMBER Vol 15, No 2 (2014): OKTOBER Vol 15, No 1 (2014): OKTOBER Vol 14, No 2 (2014): SEPTEMBER Vol 14, No 1 (2014): SEPTEMBER Vol 13, No 2 (2014): AGUSTUS Vol 13, No 1 (2014): AGUSTUS Vol 12, No 2 (2014): JULI Vol 12, No 1 (2014): JULI Vol 11, No 1 (2014): JUNI Vol 10, No 1 (2014): MEI Vol 9, No 2 (2014): APRIL Vol 9, No 1 (2014): APRIL Vol 8, No 2 (2014): MARET Vol 8, No 1 (2014): FEBRUARI Vol 7, No 2 (2014): JANUARI Vol 7, No 1 (2014): JANUARI Vol 6, No 2 (2013): DESEMBER Vol 6, No 1 (2013): November Vol 5, No 2 (2013): OKTOBER Vol 5, No 1 (2013): SEPTEMBER Vol 4, No 2 (2013): SEPTEMBER Vol 4, No 1 (2013): AGUSTUS Vol 3, No 2 (2013): JULI Vol 3, No 1 (2013): JUNI Vol 2, No 2 (2013): JUNI Vol 2, No 1 (2013): MEI Vol 1, No 2 (2013): APRIL Vol 1, No 1 (2013): April More Issue