cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2015)" : 30 Documents clear
Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) Berbasis Agroindustri (Studi pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu) Katarina Afrina Dwi Putri
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Empowerment of Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs) based Agro-industry (Study on Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu). Empowerment of SMEs based on the local potential is a surefire way to drive the local economy is based on its available resources to improve the welfare of the community. Agro-industry in Batu is one of the business activities that can help foster economic activity and society, thus requiring the intervention of the local government. In this case the effort of Cooperatives, SMEs, Trade and Industry (Koperindag) Batu which seeks to empower the SMEs to develop and improve the agro-industry. Keywords: SMEs, Empowerment, Agro-industry Abstrak: Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Berbasis Agroindustri (Studi pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu). Pemberdayaan UMKM yang berbasiskan kepada potensi lokal merupakan cara jitu untuk menggerakkan ekonomi daerah berdasarkan sumberdaya yang dimilikinya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Agroindustri di Kota Batu merupakan salah satu kegiatan usaha yang dapat membantu dan menumbuhkan kegiatan perekonomian masyarakat, sehingga diperlukan adanya campur tangan dari pemerintah daerah. Dalam hal ini adalah upaya Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Dinas koperindag) Kota Batu yang berusaha untuk melakukan pemberdayaan kepada UMKM untuk mengembangkan dan meningkatkan agroindustri.   Kata Kunci: UMKM, Pemberdayaan, Agroindustri
Mitigasi Pra Bencana Di Kawasan Pariwisata Telaga Sarangan Kabupaten Magetan (Studi Di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magetan) Manshur Awalludin
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Pre-disaster Mitigation Activity at tourism region  Sarangan Lake at Magetan Regency (Study at Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magetan). The pre-disaster mitigation activity is an effort to decrease the risk of disaster (if the disasterhappen).  For disaster prone tourism area of Sarangan Lake at  Kabupaten Magetan the disastermitigation activity needs to be improved  because that location is an economic center of Kabupaten Magetan,  and also  Sarangan  Lake  is  located  at  mountainside  which  potentially  the  disasterhappen there. This study used qualitative method with descriptive approach. The location and thesite in this study are located at the prone tourism area of  Sarangan Lake at Kabupaten Magetan and Badan Penanggulangan Benca Daerah Kabupaten Magetan. The data collection techniquewas done by interview, observation,  and documentation. The interview was addressed to the Chief  Executive  of  Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magetan,  the  staff  of  Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magetan. Keyword: disaster management, disaster mitigation.  Abstrak: Kegiatan Mitigasi Pra Bencana Di Kawasan Pariwisata Telaga Sarangan Kabupaten Magetan (Studi di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magetan) Kegiatan mitigasi pra bencana adalah suatu upaya untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh bencana (jika terjadi bencana). Untuk kawasan rawan bencana (KRB) Pariwisata Telaga Sarangan Kabupaten Magetan kegiatan mitigasi bencana perlu ditingkatkan karena lokasi tersebut merupakan salah satu pusat perekonomian Kabupaten Magetan, selain itu Telaga Sarangan juga berada di lereng pegunungan yang berpotensi terjadinya bencana. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi dan Situs dalam penelitian ini berada di kawasan rawan bencana (KRB) Pariwisata Telaga Sarangan Kabupaten Magetan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten magetan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara ditujukan kepada Kepala Pelaksana BPBD, Staf BPBD.   Kata kunci: manajemen bencana, mitigasi bencana 
Pengaruh Perilaku Pemimpin Terhadap Disiplin Kerja Pegawai (Pada Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang) Argianfri Widhi Nugroho
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Influence of Leader Behavior Against Work Discipline Employees ( In Revenue Service Office of Malang) . This study aims to menganaliasa and determine how much influence the leadership terhadak employee discipline in the Office of the Regional Income Malang . The benefits of this research was to evaluate the leadership and to test existing theories . The data analysis used in this research is descriptive and inferential Data Analysis , which uses Multiple Regression Analysis and perform t test and Test F. Behaviour Task orientation ( X1 ) and Behavior Relations ( X2 ) of the Work Discipline ( Y ) . The method used is descriptive - quantitative method . The results showed that the influence of leader behavior on employee discipline of 22.4 % , which from this study is that the orientation of the dominant orientation Behavior Relations ( X2 ) . Keywords: leader , leadership , work discipline   Abstrak: Pengaruh Perilaku Pemimpin Terhadap Disiplin Kerja Pegawai (Pada Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang). Penelitian ini bertujuan untuk menganaliasa dan mengetahui seberapa besar pengaruh pimpinan terhadak kedisiplinan pegawai yang ada di Kantor Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang. Manfaat penelitian ini untuk mengevaluasi pimpinan dan untuk menguji teori yang sudah ada. Analisi Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisi Data Deskriptif dan Inferensial, dimana menggunakan Analisis Regresi Berganda dan melakukan Uji t dan Uji F. Dengan orientasi Perilaku Tugas (X1) dan Perilaku Hubungan (X2) terhadap Disiplin Kerja (Y). Metode penelitian yang digunakan merupakan metode deskripti-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh perilaku pemimpin terhadap disiplin kerja pegawai sebesar 22,4%, dimana dari penelitian ini orientasi yang dominan ialah orientasi Perilaku Hubungan (X2).   Kata kunci: pemimpin, kepemimpinan, disiplin kerja
Pelaksanaan Program One Village One Product Dalam Upaya Pengembangan Ekonomi Lokal Dengan Perspektif Pubic Private Partnership (Studi Di Desa Penghasil Susu, Kandangtepus Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang) Dita Tri Ariyani Putri
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation Of One Village One Product Program In Local Economic Development Efforts With The Perspective Of Public Private Partnership (Case Study Of  The Village Milk Producers, Kandangtepus District Of Senduro). To realize good development, coorporation between three actors (public, private, and society) interrelated. Society are the main actors of development, the society not only object but also the subject of development. The welfare of local society is the first step to realize national development. Local economic development being necessary to be improved with a new programs to manage the potential of he area. For example by application of one village one product (OVOP) in local local economic development efforts in Kandangtepus. Typical produced kandangtepus that milk. And than in application of OVOP the results obtained are currently a dairy industru Kandangtepus capable of producing 18.500 Liters everyday. So that Kandangtepus to supply milk to two private sector, 13.000 liters everyday to PT. Nestle Indonesia, 5000 liter everday for PT. Indolacto, and the reonaining 500 liters of milk to meet the needs of local society. Keywords: local economic development, society empowerment, One Village One Product Abstrak: Pelaksanaan Program One Village One Product Dalam Upaya Pengembangan Ekonomi Lokal Dengan Perspektif Pubic Private Partnership (Studi Di Dea Penghasil Susu, Kandangtepus Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang). Pelaksanaan Program One Village One Product Dalam Upaya Pengembangan Ekonomi Lokal Dengan Perspektif Public Private Partnership (Studi Di Desa Penghasil Susu Sapi, Kandangtepus Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang). Mewujudkan pembangunan yang baik, kerjasama antar tiga aktor (pemerintah, swasta dan masyarakat) harus saling terjalin dengan baik. Masyarakat adalah pelaku utama pembangunan, maka masyarakat bukan hanya sebagai obyek namun juga sebagi subyek pembangunan.Mensejahterakan masyarakat desa merupakan langkah pertama untuk mensukseskan pembangunan nasional.Untuk itu pengembangan ekonomi lokal perlu ditingkatkan dengan menerapkan program baru untuk mengelolah potensi yang dimiliki daerah tersebut. Misalkan dengan menerapkan program one village one product (OVOP) dalam upayah pengembangan ekonomi lokal di desa Kandangtepus. Produk Khas Desa Kandangtepus adalah susu sapi. Kemudian hasil yang telah didapat dari penerapan OVOP adalah saat ini industri sapi perah desa Kandangtepus mampu menghasilkan 18.500 liter setiap harinya. Sehingga desa kandangtepus mampu memasok susu pada dua perusahaan swasta dengan 13.000 liter setiap hari ke PT. Nestle Indonesia, 5000 liter setiap hari pada PT. Indolacto dan yang 500 liter untuk memenuhi kebutuhan susu masyarakat sekitar.   Kata kunci: pembangunan ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat, One Village One Product
Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dan Pantai Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat (Studi pada Unit Pengelola Keuangan dan Usaha (UPKu) Tanjung Indah, Desa Sumber Bening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang) Febe Rizka Handoko
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Implementation Of The Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pantai In Improving The Community's Economic (Study on Unit Pengelola keuangan dan Usaha (UPKu) Tanjung Indah, Desa Sumber Bening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang). Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pantai is a program that made as a follow-up of the policy issued the minister of fisheries and marine number: KEP.10/MEN/2002 to alleviate poverty and hopelessness.With the purpose of this program is to develop the potential in coastal areas and the coast.The implementation of The Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pantai (P2MPP) in the Desa Sumber Bening,Kabupaten Malang has been running for four years. Based on the results of research,  there are 4 implemented activities namely savings and loa , boer goats, agent gas elpiji, and PPOB.The activities of 4, some of them still have not run optimally.It is influenced by the community enthusiasm to some activity is still lacking, as well as limited. Keywords: empowernment, P2MPP, Desa Sumber Bening   Abstrak: Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pantai dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat (Studi Pada Unit Pengelola Keuangan dan Usaha (UPKu) Tanjung Indah, Desa Sumber Bening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang). Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pantai merupakan program yang dibuat sebagai tindak lanjut dari kebijakan yang dikeluarkan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: KEP.10/MEN/2002 untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan dan ketidakberdayaan. Program ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan potensi di wilayah pesisir dan pantai. Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pantai (P2MPP) di Desa Sumber Bening, Kabupaten Malang sudah berjalan selama 4 tahun. Berdasarkan hasil penelitian, ada 4 kegiatan yang dilaksanakan yaitu simpan pinjam, ternak kambing boer, agen gas LPG, dan PPOB. Dari 4 kegiatan tersebut, beberapa diantaranya masih belum berjalan secara optimal. Hal ini dipengaruhi oleh antusiasme masyarakat terhadap beberapa kegiatan masih kurang, serta terbatasnya sarana dan prasarana yang ada. Hal ini perlu mendapat perhatian lebih supaya pelaksanaan P2MPP bisa lebih maksimal.   Kata Kunci : pemberdayaan, P2MPP, Desa Sumber Bening  
Pengembangan Kompetensi Sumberdaya Aparatur Desa Melalui Strategi Capacity Building (Studi di Kantor Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo) Niar Gita Ardani
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Village Officials’ Competence Development Through Capacity Building Strategy (Study In The Village Of Bluru Kidul, Sub-District Of Sidoarjo, Sidoarjo). Village officials’ resources competence development in the village office of the Bluru Kidul is needed to overcome the problems of imbalance population by the number of village officials and the lack of the number of computers for work device. The competence development is done through a capacity building strategy. Capacity building strategies based on role modeling aspect in Bluru Kidul village office that consist of resource of the village Officials that apply a friendly and courteous service, alert, and discipline. Based on the learning process approach aspect, the resources competence of Bluru Kidul Village officials is increasing because of the routine coaching and training. Some of the supporting factors are leadership, coordination among officials, innovation, and collaboration with the District Government. The inhibiting factors are budget, infrastructure, village officials’ responsibility (accountability), as well as the ability of village officials in the field of computer technology. Keywords: Capacity Building, Role Modelling, Learning Process Approach Abstrak: Pengembangan Kompetensi Sumberdaya Aparatur Desa Melalui Strategi Capacity Building (Studi di Kantor Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo). Pengembangan kompetensi sumberdaya aparatur desa di Kantor Desa Bluru Kidul dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan ketidakseimbangan jumlah penduduk dengan jumlah aparatur desa serta kurangnya jumlah komputer untuk sarana bekerja. Pengembangan kompetensi dilakukan melalui strategi capacity building. Strategi capacity building berdasarkan aspek role modelling di Kantor Desa Bluru Kidul terdiri dari sumberdaya aparatur desa yang menerapkan pelayanan dengan ramah dan sopan, siap siaga, serta kedisiplinan. Berdasarkan aspek learning process approach, kompetensi sumberdaya aparatur Desa Bluru Kidul meningkat karena adanya pembinaan dan pelatihan secara rutin. Beberapa faktor pendukung terdiri dari kepemimpinan, koordinasi antar aparatur, inovasi, dan kerjasama dengan pihak Kecamatan. Faktor penghambatnya adalah anggaran, sarana dan prasarana, tanggung jawab aparatur desa (akuntabilitas), serta kemampuan aparatur desa di bidang teknologi komputer. Kata kunci : Capacity Building, Role Modelling, Learning Process Approach 
Pelaksanaan Pelimpahan Sebagian Kewenangan Walikota Kepada Camat (Studi pada Perwal Malang No 3 Tahun 2012 di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang) Indah Puji Lestari
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of the Delegation of Mayor’s Authority To The Head of Sub Distric (Study Malang’s Mayor Regulation No 3 of 2012 in Kecamatan Lowokwaru Malang). Malang’s government delegated their authority to the subdistric government. The purpose of this study was determine how the implementation of the devolution of autrority from The Malang’s Mayor to The Head of  Sub Distric, especially in  Kecamatan Lowokwaru. This study focuses on the transfer of the part of the authority in the licensing  aspect and coaching aspect. Based on the result, the implementation of partial delegation of authority in licensing aspect is still not optimally and for implementation of the coaching aspect has been going well. The factors that inhibit the implementation are the details about the delegated authority are not clear enough, it has not come with clear instruction as well, and also there are no support from human resources. Beside that, factors that supporting are good infrastructure, good enough in operational funding and good  participation from society. Keywords: local government, delegation of authority, licensing aspect, coaching aspect.   Abstrak: Pelaksanaan Pelimpahan Sebagian Kewenangan Walikota Kepada Camat (Studi Peraturan Walikota Malang Nomor 3 Tahun 2012 di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang). Pemerintah Kota Malang melimpahkan sebagian kewenangannya kepada kecamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pelimpahan sebagian kewenangan walikota kepada camat, khususnya di kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Penelitian ini menfokuskan pelimpahan kewenangan dalam aspek perizinan dan aspek pembinaan. Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan pelimpahan sebagian kewenangan dalam aspek perizinan masih belum berjalan dengan baik, sedangkan untuk pelaksanaan aspek pembinaan sudah berjalan dengan baik. Faktor yang menghambat dalam pelaksanaannya adalah rincian kewenangan yang masih kurang jelas dan tegas, belum ada petunjuk pelaksanaan serta kurangnya dukungan SDM. Sedangkan faktor pendukungnya adalah sarana prasarana dan pembiayaan operasional yang cukup memadai serta partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan.   Kata kunci: pemerintah daerah, pelimpahan kewenangan, aspek perizinan, aspek pembinaan 
Inovasi Pengembangan Sektor Pariwisata (Studi tentang Program Inovatif pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi) Fitria Ayu Pramita
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Innovation of Tourism Sector Development (Study of Innovative Program at the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi). Kabupaten Banyuwangi that has a lot of potential, Banyuwangi have the opportunity to serve as one of the tourist traffic.This study aims to determine how the innovation program are made by the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi of the tourism sector. Based on the research, the innovation program implemented are innovative, beside the characteristics of innovation one of which is sustainable program. The increase in the number of tourists also increased with the innovation program Banyuwangi Festival but the increase in number of foreign tourists who happened not too significant as an increasing number of tourists. Inhibitors and supporters of course occur in the implementation of the innovation program. The factors that support  the program is the support of other SKPD to participate to develop tourism sector and active participation of stakeholders. Factors that inhibit one of which is the promotion lacking in funding.   Keyword: innovation, tourism, innovative program   Abstrak: Inovasi Pengembangan Sektor Pariwisata (Studi tentang Program Inovatif pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi). Kabupaten Banyuwangi mempunyai kesempatan untuk dijadikan sebagai salah satu arus kunjungan wisata sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program inovasi yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi dalam pengembangan sektor pariwisata. Berdasarkan dengan penelitian yang sudah dilakukan, program inovasi yang dilaksanakan dapat dikatakan program yang inovatif karena sesuai dengan ciri-ciri inovasi salah satunya adalah program tersbut berkelanjutan. Peningkatan jumlah wisatawan juga meningkat dengan adanya program inovasi Banyuwangi Festival namun pada jumlah wisatawan mancanegara peningkatan yang terjadi tidak terlalu signifikan seperti peningkatan jumlah wisatawan nusantara. Penghambat dan pendukung tentu saja terjadi dalam pelaksanaan program inovasi tersebut. Faktor yang mendukung dalam program tersebut adalah dukungan dari SKPD lain untuk ikut serta melaksanakan pengembangan pariwisata dan peran aktif dari stakeholder. Faktor yang menghambat salah satunya adalah pada promosi yang kurang dalam pendanaannya. Kata kunci: inovasi, pariwisata, program inovasi
Pengembangan Potensi Local Berbasis LERD (Local Economic Resourch Development) (Studi Pada Pelaksanaan PPP (Public Privat Partnership) Dalam Pengembangan Komoditas Kedelai Di Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi) Niken Wahyu Zakia
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Development Potential Of The Local Based LERD (Local Economic Resourch Development)(Studi On the Implementation of the PPP (Public Privat Partnership) In The Soybean Comodity Dinas Pertanian, Kehutanan,dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi) Economic development based on local resources or LERD needed to increase incomes and local.Soybean is one of the local economic resources owned by Banyuwangi. District Tegaldlimo became one of the centers of soy because the productivity of soybean plants can meet the needs and national food commodities annually.This research aims to the implementation of PPP and the role of society and the welfare of society Tegaldlimo District of Banyuwangi district after implementation of PPP in the development of soy-based LERD.This research uses descriptive qualitative research.This researchshowsthat the implementation of PPP in the development of soy-based LERD shown in the role of each stakeholder, namely the role of government that routinely provide field school (SLPTT) and extension to farmers, and the role of the private PT.Pertani provide fertilizer, seed and drugs to farmers at a low price and good quality. The result is an increase in 2012 soybean crop productivity by 12 537 quintal/ha increase in 2013 soybean crop productivity increased rapidly by 17 724 quintal/ha.   Keywords: soybean development, ppp, lerd.   Abstrak: Pengembangan Potensi Lokal Berbasis LERD (Local Economic Resourch Development)(Studi Pada Pelaksanaan PPP (Public Privat Partnership) Dalam Pengembangan Komoditas Kedelai Di Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi).Pengembangan ekonomi berbasis sumberdaya lokal atau LERD diperlukan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah.Kedelai merupakan salah satu sumberdaya ekonomi lokal yang dimiliki oleh Kabupaten Banyuwangi. Kecamatan Tegaldlimo menjadi salah satu sentra kedelai karena produktivitas tanaman kedelai dapat mencukupi kebutuhan komoditas dan pangan nasional setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan PPP dan peran masyarakat serta kesejahteraan masyarakat setelah pelaksanaan PPP dalam pengembangan kedelai berbasis LERD. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan PPP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan PPP dalam pengembangan kedelai berbasis LERD ditunjukkan pada peran masing-masing stakeholder, yaitu peran pemerintah yang secara rutin memberikan sekolah lapang (SLPTT) dan penyuluhan kepada para petani, Dan peran swasta PT.Pertani yang memberikan pupuk, benih serta obat kepada petani dengan harga murah dan kualitas baik. Hasilnya terjadi peningkatan pada tahun 2012 produktivitas tanaman kedelai sebesar 12.537 kuintal/ha meningkat di tahun 2013 meningkat pesat sebesar 17.724 kuintal/ha.   Kata kunci:  pengembangan kedelai, ppp, lerd.
Perwujudan Good Corporate Governance (GCG) Di BUMN Melalui Strategi Kemitraan (Studi pada PT.PLN (Persero) Rayon Malang Kota) Muthi'ah Muthi'ah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Realization of Good Corporate Governance(GCG) in SOEsThrough Partnership Strategy(Studies in PT. PLN(Persero) Rayon Malang Kota)Public-private partnerships are beginning to anticipate the procurement of public goods / service. The concept of “ contract operations”, where the government still controls the business entity and ask a contractor to provide management services or other services for a certain period. Contractors are paid directly by the governmentfor services rendered, which includes sharing a board field, ranging from civil construction work, consulting services to management. Each SEO is required to implement good corporate governance. One strategy to realize the GCG round by the partnership. One of the companies that implement these strategies is PT. PLN (Persero) Rayon Malang kota. Keywords : partnership, GCG (Good corporate governance), SOE (State Owned Enterprises) Abstrak: Perwujudan Good Corporate Governance (GCG) di BUMN Melalui Strategi Kemitraan (Studi pada PT.PLN (Persero) Rayon Malang kota)Kerjasama pemerintah dan swasta awal mulanya adalah untuk mengantisipasi pengadaan barang/jasa publik. Komsep “contract operations”, dimana pemerintah tepat mengendalikan badan usahanya  dan meminta suatu kontraktor untuk memberikan jasa manajemen atau jasa-jasa lainnya selama periode tertentu. Kontraktor dibayar langsung oleh pemerintah atas jasa-jasa yang diberikannya, yang meliputi berbagai bidang yang luas,mulai dari pekerjaan konstruksi sipil, jasa konsultasi sampai manajemen. Setiap BUMN dituntut untuk menerapkan Good Corporate Governance . salah satu strategi untuk mewujudkan GCG adalah dengan kemitraan. Salah satu perusahaan yang menerapkan strategi tersebut adalah PT. PLN (Persero) Rayon Malang Kota.   Kata kunci: kemitraan, GCG (Good corporate governance), BUMN (Badan Usaha Milik Negara)

Page 2 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 12 (2016) Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 10 (2013) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue