cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Pengembangan Kompetensi Sumberdaya Aparatur Desa Melalui Strategi Capacity Building (Studi di Kantor Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo) Ardani, Niar Gita
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Village Officials’ Competence Development Through Capacity Building Strategy (Study In The Village Of Bluru Kidul, Sub-District Of Sidoarjo, Sidoarjo). Village officials’ resources competence development in the village office of the Bluru Kidul is needed to overcome the problems of imbalance population by the number of village officials and the lack of the number of computers for work device. The competence development is done through a capacity building strategy. Capacity building strategies based on role modeling aspect in Bluru Kidul village office that consist of resource of the village Officials that apply a friendly and courteous service, alert, and discipline. Based on the learning process approach aspect, the resources competence of Bluru Kidul Village officials is increasing because of the routine coaching and training. Some of the supporting factors are leadership, coordination among officials, innovation, and collaboration with the District Government. The inhibiting factors are budget, infrastructure, village officials’ responsibility (accountability), as well as the ability of village officials in the field of computer technology. Keywords: Capacity Building, Role Modelling, Learning Process Approach Abstrak: Pengembangan Kompetensi Sumberdaya Aparatur Desa Melalui Strategi Capacity Building (Studi di Kantor Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo). Pengembangan kompetensi sumberdaya aparatur desa di Kantor Desa Bluru Kidul dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan ketidakseimbangan jumlah penduduk dengan jumlah aparatur desa serta kurangnya jumlah komputer untuk sarana bekerja. Pengembangan kompetensi dilakukan melalui strategi capacity building. Strategi capacity building berdasarkan aspek role modelling di Kantor Desa Bluru Kidul terdiri dari sumberdaya aparatur desa yang menerapkan pelayanan dengan ramah dan sopan, siap siaga, serta kedisiplinan. Berdasarkan aspek learning process approach, kompetensi sumberdaya aparatur Desa Bluru Kidul meningkat karena adanya pembinaan dan pelatihan secara rutin. Beberapa faktor pendukung terdiri dari kepemimpinan, koordinasi antar aparatur, inovasi, dan kerjasama dengan pihak Kecamatan. Faktor penghambatnya adalah anggaran, sarana dan prasarana, tanggung jawab aparatur desa (akuntabilitas), serta kemampuan aparatur desa di bidang teknologi komputer. Kata kunci : Capacity Building, Role Modelling, Learning Process Approach 
Pelaksanaan Pelimpahan Sebagian Kewenangan Walikota Kepada Camat (Studi pada Perwal Malang No 3 Tahun 2012 di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang) Lestari, Indah Puji
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of the Delegation of Mayor’s Authority To The Head of Sub Distric (Study Malang’s Mayor Regulation No 3 of 2012 in Kecamatan Lowokwaru Malang). Malang’s government delegated their authority to the subdistric government. The purpose of this study was determine how the implementation of the devolution of autrority from The Malang’s Mayor to The Head of  Sub Distric, especially in  Kecamatan Lowokwaru. This study focuses on the transfer of the part of the authority in the licensing  aspect and coaching aspect. Based on the result, the implementation of partial delegation of authority in licensing aspect is still not optimally and for implementation of the coaching aspect has been going well. The factors that inhibit the implementation are the details about the delegated authority are not clear enough, it has not come with clear instruction as well, and also there are no support from human resources. Beside that, factors that supporting are good infrastructure, good enough in operational funding and good  participation from society. Keywords: local government, delegation of authority, licensing aspect, coaching aspect.   Abstrak: Pelaksanaan Pelimpahan Sebagian Kewenangan Walikota Kepada Camat (Studi Peraturan Walikota Malang Nomor 3 Tahun 2012 di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang). Pemerintah Kota Malang melimpahkan sebagian kewenangannya kepada kecamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pelimpahan sebagian kewenangan walikota kepada camat, khususnya di kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Penelitian ini menfokuskan pelimpahan kewenangan dalam aspek perizinan dan aspek pembinaan. Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan pelimpahan sebagian kewenangan dalam aspek perizinan masih belum berjalan dengan baik, sedangkan untuk pelaksanaan aspek pembinaan sudah berjalan dengan baik. Faktor yang menghambat dalam pelaksanaannya adalah rincian kewenangan yang masih kurang jelas dan tegas, belum ada petunjuk pelaksanaan serta kurangnya dukungan SDM. Sedangkan faktor pendukungnya adalah sarana prasarana dan pembiayaan operasional yang cukup memadai serta partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan.   Kata kunci: pemerintah daerah, pelimpahan kewenangan, aspek perizinan, aspek pembinaan 
Inovasi Pengembangan Sektor Pariwisata (Studi tentang Program Inovatif pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi) Pramita, Fitria Ayu
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Innovation of Tourism Sector Development (Study of Innovative Program at the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi). Kabupaten Banyuwangi that has a lot of potential, Banyuwangi have the opportunity to serve as one of the tourist traffic.This study aims to determine how the innovation program are made by the Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi of the tourism sector. Based on the research, the innovation program implemented are innovative, beside the characteristics of innovation one of which is sustainable program. The increase in the number of tourists also increased with the innovation program Banyuwangi Festival but the increase in number of foreign tourists who happened not too significant as an increasing number of tourists. Inhibitors and supporters of course occur in the implementation of the innovation program. The factors that support  the program is the support of other SKPD to participate to develop tourism sector and active participation of stakeholders. Factors that inhibit one of which is the promotion lacking in funding.   Keyword: innovation, tourism, innovative program   Abstrak: Inovasi Pengembangan Sektor Pariwisata (Studi tentang Program Inovatif pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi). Kabupaten Banyuwangi mempunyai kesempatan untuk dijadikan sebagai salah satu arus kunjungan wisata sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program inovasi yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi dalam pengembangan sektor pariwisata. Berdasarkan dengan penelitian yang sudah dilakukan, program inovasi yang dilaksanakan dapat dikatakan program yang inovatif karena sesuai dengan ciri-ciri inovasi salah satunya adalah program tersbut berkelanjutan. Peningkatan jumlah wisatawan juga meningkat dengan adanya program inovasi Banyuwangi Festival namun pada jumlah wisatawan mancanegara peningkatan yang terjadi tidak terlalu signifikan seperti peningkatan jumlah wisatawan nusantara. Penghambat dan pendukung tentu saja terjadi dalam pelaksanaan program inovasi tersebut. Faktor yang mendukung dalam program tersebut adalah dukungan dari SKPD lain untuk ikut serta melaksanakan pengembangan pariwisata dan peran aktif dari stakeholder. Faktor yang menghambat salah satunya adalah pada promosi yang kurang dalam pendanaannya. Kata kunci: inovasi, pariwisata, program inovasi
Pengembangan Potensi Local Berbasis LERD (Local Economic Resourch Development) (Studi Pada Pelaksanaan PPP (Public Privat Partnership) Dalam Pengembangan Komoditas Kedelai Di Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi) Zakia, Niken Wahyu
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Development Potential Of The Local Based LERD (Local Economic Resourch Development)(Studi On the Implementation of the PPP (Public Privat Partnership) In The Soybean Comodity Dinas Pertanian, Kehutanan,dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi) Economic development based on local resources or LERD needed to increase incomes and local.Soybean is one of the local economic resources owned by Banyuwangi. District Tegaldlimo became one of the centers of soy because the productivity of soybean plants can meet the needs and national food commodities annually.This research aims to the implementation of PPP and the role of society and the welfare of society Tegaldlimo District of Banyuwangi district after implementation of PPP in the development of soy-based LERD.This research uses descriptive qualitative research.This researchshowsthat the implementation of PPP in the development of soy-based LERD shown in the role of each stakeholder, namely the role of government that routinely provide field school (SLPTT) and extension to farmers, and the role of the private PT.Pertani provide fertilizer, seed and drugs to farmers at a low price and good quality. The result is an increase in 2012 soybean crop productivity by 12 537 quintal/ha increase in 2013 soybean crop productivity increased rapidly by 17 724 quintal/ha.   Keywords: soybean development, ppp, lerd.   Abstrak: Pengembangan Potensi Lokal Berbasis LERD (Local Economic Resourch Development)(Studi Pada Pelaksanaan PPP (Public Privat Partnership) Dalam Pengembangan Komoditas Kedelai Di Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi).Pengembangan ekonomi berbasis sumberdaya lokal atau LERD diperlukan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah.Kedelai merupakan salah satu sumberdaya ekonomi lokal yang dimiliki oleh Kabupaten Banyuwangi. Kecamatan Tegaldlimo menjadi salah satu sentra kedelai karena produktivitas tanaman kedelai dapat mencukupi kebutuhan komoditas dan pangan nasional setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan PPP dan peran masyarakat serta kesejahteraan masyarakat setelah pelaksanaan PPP dalam pengembangan kedelai berbasis LERD. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan PPP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan PPP dalam pengembangan kedelai berbasis LERD ditunjukkan pada peran masing-masing stakeholder, yaitu peran pemerintah yang secara rutin memberikan sekolah lapang (SLPTT) dan penyuluhan kepada para petani, Dan peran swasta PT.Pertani yang memberikan pupuk, benih serta obat kepada petani dengan harga murah dan kualitas baik. Hasilnya terjadi peningkatan pada tahun 2012 produktivitas tanaman kedelai sebesar 12.537 kuintal/ha meningkat di tahun 2013 meningkat pesat sebesar 17.724 kuintal/ha.   Kata kunci:  pengembangan kedelai, ppp, lerd.
Perwujudan Good Corporate Governance (GCG) Di BUMN Melalui Strategi Kemitraan (Studi pada PT.PLN (Persero) Rayon Malang Kota) Muthi'ah, Muthi'ah
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Realization of Good Corporate Governance(GCG) in SOEsThrough Partnership Strategy(Studies in PT. PLN(Persero) Rayon Malang Kota)Public-private partnerships are beginning to anticipate the procurement of public goods / service. The concept of “ contract operations”, where the government still controls the business entity and ask a contractor to provide management services or other services for a certain period. Contractors are paid directly by the governmentfor services rendered, which includes sharing a board field, ranging from civil construction work, consulting services to management. Each SEO is required to implement good corporate governance. One strategy to realize the GCG round by the partnership. One of the companies that implement these strategies is PT. PLN (Persero) Rayon Malang kota. Keywords : partnership, GCG (Good corporate governance), SOE (State Owned Enterprises) Abstrak: Perwujudan Good Corporate Governance (GCG) di BUMN Melalui Strategi Kemitraan (Studi pada PT.PLN (Persero) Rayon Malang kota)Kerjasama pemerintah dan swasta awal mulanya adalah untuk mengantisipasi pengadaan barang/jasa publik. Komsep “contract operations”, dimana pemerintah tepat mengendalikan badan usahanya  dan meminta suatu kontraktor untuk memberikan jasa manajemen atau jasa-jasa lainnya selama periode tertentu. Kontraktor dibayar langsung oleh pemerintah atas jasa-jasa yang diberikannya, yang meliputi berbagai bidang yang luas,mulai dari pekerjaan konstruksi sipil, jasa konsultasi sampai manajemen. Setiap BUMN dituntut untuk menerapkan Good Corporate Governance . salah satu strategi untuk mewujudkan GCG adalah dengan kemitraan. Salah satu perusahaan yang menerapkan strategi tersebut adalah PT. PLN (Persero) Rayon Malang Kota.   Kata kunci: kemitraan, GCG (Good corporate governance), BUMN (Badan Usaha Milik Negara)
Peran Pemerintah Daerah Dalam Inovasi Pengelolaan Sampah Di Tempat Pembuangan Akhir Talangagung (Studi Pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang) Prameswari, Yuriza
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Role of Local Government in the Waste Management Innovation in the Final Disposal Place Talangagung (Studies in Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang).This study aims to find out about the role of local government in waste management innovation, innovations made by local governments, as well as driving and inhibiting factors affect innovation. This study uses qualitative research with descriptive approach. The model of data collection is a Spradley model .The research shows that the role of local government is to create local regulations on waste management innovation, to create a landfill rehabilitation recreation education, outreach to the community, provide companionship, assistance and guidance the public, as well as coordination with agencies. The supporting factors are the leadership that supports innovation, employees are educated and trained, development teams and partnerships while inhibiting factors include community still indifferent to the importance of managing waste and lack of funding. Keywords: government role, waste management innovation Abstrak: Peran Pemerintah Daerah dalam Inovasi Pengelolaan Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talangagung (Studi Pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang peran pemerintah daerah dalam inovasi pengelolaan sampah,  inovasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, serta faktor pendorong dan penghambat yang berpengaruh terhadap inovasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Model  pengumpulan data adalah model Spradley.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah adalah dengan membuat peraturan daerah tentang inovasi pengeloaan sampah, melakukan rehabilitasi dengan membuat TPA Wisata edukasi, melakukan sosialisasi kepada masyarakat, memberikan pendampingan, bantuan dan bimbingan kepada masyarakat, serta koordinasi dengan dinas lain. Faktor pendukung antara lain kepemimpinan yang mendukung inovasi, pegawai yang terdidik dan terlatih, pengembangan tim dan kemitraan sedangkan faktor penghambat meliputimasyarakat masih bersifat acuh tak acuh terhadap pentingnya mengelola sampah dan  keterbatasan dana.   Kata kunci: peran pemerintah, inovasi pengelolaan sampah 
Pelaksanaan Corporate Social Responsibility Pada PT. Industri Kereta Api (INKA) Untuk Pemberdayaan Masyarakat Sekitar (Studi pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT. INKA di Kota Madiun) Pratama, Ivan Putra
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Implementation Corporate Social Responsibility in PT. Railway Industry (INKA) For Community Empowerment Around (Study In Partnership Programand Community Development PT. Railway Industry (INKA) in Madiun City). This research aims to know Implementation Partnership Program In PT.INKA For Community Empowerment, and knowing what factors supporting and inhibiting factors in the implementation of the partnership program PT.INKA to community empowerment. In this research, researchers used a descriptive study with qualitative approach and using analytical methods Miles Huberman.Based on the research that has been done, Implementation Partnership Program at PT.  Railways Industry (INKA) For Community Empowerment can be said to be successful to increase economy of surrounding communities, helping small businesses become more independent. . For the partners are expected to carry out the agreement that has been agreed so it will not harm and disrupt the implementation of the partnership program. Keywords: BUMN, CSR, Empowerment Abstrak: Pelaksanaan Corporate Social Responsibility Pada PT. Industri Kereta Api (INKA) Untuk Pemberdayaan Masyarakat Sekitar (Studi Pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT.Industri Kereta Api (INKA) di Kota Madiun) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Program Kemitraan Pada PT.INKA Untuk Pemberdayaan Masyarakat, serta mengetahui apa faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan program kemitraan pada PT.INKA untuk pemberdayaan masyarakat sekitar. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode analisis Miles Huberman.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, Pelaksanaan Program Kemitraan Pada PT. Industri Kereta Api (INKA) Untuk Pemberdayaan Masyarakat dapat dikatakan berhasil untuk mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, membantu usaha kecil menjadi lebih mandiri. Untuk mitra binaan diharapkan menjalankan perjanjian yang sudah disepakati sehingga tidak akan merugikan dan mengganggu pelaksanaan program kemitraan.   Kata kunci: BUMN, CSR, Pemberdayaan
Pengembangan Industri Kecil Dan Menengah (IKM) (Studi Tentang Pengembangan Sentra Industri Sepatu Kulit Di Kelurahan Miji, Yang Dikembangkan Oleh Diskoperindag Kota Mojokerto) Sari, Tri Widiyanti Permata
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: The development of small and medium industries (IKM) (the study of the development of industrial centers in urban village Miji leather shoes, developed by Diskoperindag Mojokerto city). A lot of problems occur in small and medium enterprises sector industry ( IKM ). Ikm especially in the industrial sectors of the urban villages are Miji city Mojokerto areas. Problems that arise due to the activities “free-market” now widely circulated across indonesia. Because of it, the role of the city government Mojokerto who collaborated with the cooperatives,industry,and trade Diskoperindag Mojokerto city having special role in developing the industrial sector of leather shoes in the hpi miji urban village. Diskoperindag Mojokerto city has made development activities in the IKM in industrial centers in urban village of leather shoes and always give Miji with good facilities and facilities for players in the hpi capital activities , the production of , and marketing. In in the activities of the development was Diskoperindag city Mojokerto areas also has ties cooperation in various sectors as an educational institution BPIPI (Balai Pengembangan and Persepatuan Indonesia ), and on the private sector other have an important role as supplier and buyer Keywords: stakeholders, development programs, IKM Abstrak: Pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) (Studi tentang pengembangan Sentra Industri Sepatu Kulit di Kelurahan Miji, yang dikembangkan oleh Diskoperindag Kota Mojokerto). Banyaknya masalah yang terjadi pada sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya pada IKM sektor industri sepatu kulit yang terdapat di Kelurahan Miji Kota Mojokerto. Masalah tersebut timbul dikarenakan adanya kegiatan“Pasar Bebas” yang sekarang beredar luas di Indonesia. Oleh karena itu, peranan dari Pemerintah Kota Mojokerto yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mojokerto memiliki peranan khusus dalam mengembangkan IKM sektor industri sepatu kulit di Kelurahan Miji. Diskoperindag Kota Mojokerto telah melakukan kegiatan pengembangan pada sektor IKM di sentra industri sepatu kulit pada Kelurahan Miji dengan baik dan selalu memberikan fasilitas dan kemudahan bagi pelaku IKM tersebut pada kegiatan permodalan, produksi, dan pemasaran. Di dalam kegiatan pengembangan tersebut Diskoperindag Kota Mojokerto juga memiliki ikatan kerjasama di berbagai sektor seperti lembaga pendidikan BPIPI (Balai pengembangan dan persepatuan Indonesia), dan pada sektor swasta lainnya yang memiliki peran sebagai supplier dan buyer. Kata kunci : peran stakeholder, program pengembangan, IKM
Pengembangan Sumberdaya Ekonomi Lokal Berbasis Minapolitan Perikanan Tangkap (Studi Pada Peran Aktor di Desa Tasikagung Kabupaten Rembang Jawa Tengah) Ainiyah, Siti Zumrotul
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Resources Development Of Local Economic Fisheries Based Minapolitan Catch  (Study The Role Of Actors In The Tasikagung Village of Rembang District Central Java). Rembang is one of the districts in central java who has economic potential of the fisheries sector which large. Considering the potential hence is required a development effort proper economy using the minapolitan concept. Based on the ministerial decree number 35 2013 on the determination minapolitan area , Rembang district unsettled as the area of fisheries minapolitan catch .The application of the concept of minapolitan not to be applied in minapolitan area that has been set .Village tasikagung rembang district RPJMD years based on 2010- 2015 its priority area in the development of the area of fisheries minapolitan catch .The development of its minapolitan here implemented from the perspective of the local economic resources development (LERD). The development of the minapolitan area in Tasikagung Rembang seen from the role of actors there local government, local business operators and new entrepreneurs, the local community, cooperatives, financial institutions in the region, and colleges .There is an actor who giving maximum role is where the role of the dominant local community while other actors are supporting .The coordination of the implementation of the role of doing well even though it should be improved with the implementation of the decision to avoid misunderstanding .The implementation of this development also has a factor driving and inhibitors of having influence on the process and the implementation of the role of regional development minapolitan there is an actor. Keywords: minapolitan , LERD , the role of actors   Abstrak:Pengembangan Sumberdaya Ekonomi Lokal Berbasis Minapolitan Perikanan Tangkap (Studi Pada Peran Aktor Di Desa Tasikagung Kabupaten Rembang Jawa Tengah). Kabupaten Rembang merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki potensi perekonomian sektor perikanan tangkap yang besar. Mengingat potensi tersebut maka dibutuhkan suatu upaya pembangunan perekonomian yang tepat yaitu menggunakan konsep Minapolitan. Berdasarkan Keputusan Menteri Nomor 35 Tahun 2013 Tentang Penetapan Kawasan Minapolitan, Kabupaten Rembang belum ditetapkan sebagai kawasan minapolitan perikanan tangkap. Penerapan konsep Minapolitan tidak harus diterapkan di kawasan Minapolitan yang telah ditetapkan. Desa Tasikagung Kabupaten Rembang berdasarkan RPJMD Tahun 2010-2015 merupkan kawasan prioritas dalam pengembangan kawasan minapolitan perikanan tangkap. Pengembangan kawasan minapolitan disini dilaksanakan dari perspektif pengembangan sumberdaya ekonomi lokal (LERD). Pengembangan kawasan minapolitan di Desa Tasikagung Rembang dilihat dari peran aktor yang ada yaitu Pemerintah Daerah, Pelaku Usaha Lokal dan Pelaku Usaha Baru, Masyarakat Lokal, Koperasi, Lembaga Keuangan di Daerah, dan Perguruan Tinggi. Aktor yang ada memeberikan perannya yang maksimal dimana peran yang dominan adalah masyarakat lokal sedangkan aktor lainnya bersifat penunjang. Koordinasi pelaksanaan peran dilakukan dengan baik meskipun ada hal yang perlu diperbaiki untuk menghindari kesalahpahaman pelaksanaan keputusan bersama. Pelaksanaan pengembangan ini juga memiliki faktor pendorong dan penghambat yang memiliki pengaruh terhadap proses pengembangan kawasan minapolitan dan pelaksanaan peran aktor yang ada. Keyword: minapolitan, LERD, peran aktor
Strategi Lembaga Pemasyarakatan Dalam Penguatan Modal Sosial Narapidana Narkotika (Studi pada Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas IIA Malang) Subaidah, Subaidah
Jurnal Administrasi Publik Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Strategy a Correctional Institution on Strengthening Social Capital Convicts of Narcotics ( a study of a Correctional Institution Woman Klas IIA Malang ) . This research aims to understand , described and analyze strategy the strengthening of social capital convicts narcotic. Research methodology in this research was descriptive with a qualitative approach . The result of research this really shows you Lapas Woman Klas IIA Malang do the strengthening of social capital in the concept of Putnam consisting of a trust , network and norm. Strategy used namely organization strategy , the program , a supporter of resources and institutional . Strategy advice over the strengthening of social capital convicts is expand cooperation with the associated professionals , and brings with it an inmate or ex-con in giving socialization in the community . Keywords: startegy, capital sosial, convicts Abstrak : Strategi Lembaga Pemasyarakatan Dalam Penguatan Modal Sosial Narapidana Narkotika (studi pada Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas IIA Malang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis strategi penguatan modal sosial narapidana narkotika. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan Lapas Wanita Klas IIA Malang melakukan penguatan modal sosial  dalam konsep Putnam yang terdiri dari kepercayaan, jaringan dan norma.Untuk strategi yang digunakan yaitu strategi organisasi, program, pendukung sumber daya dan kelembagaan. Saran atas strategi penguatan modal sosial narapidana ini yaitu memperluas kerjasama dengan pihak terkait yang professional, dan mengajak narapidana atau mantan narapidana dalam memberikan sosialisasi di masyarakat.   Kata kunci: startegi, modal sosial, narapidana  

Page 68 of 268 | Total Record : 2676


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 12 (2015) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue