cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Perpajakan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2015)" : 25 Documents clear
PENGARUH PENERAPAN SISTEM ADMINISTRASI e-REGISTRATION, e-SPT, DAN e-FILING TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi pada Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singosari) Putra, Toma Yanuar
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

This study is conducted to determine the effect of the application of modern tax administration system made by the Directorate General of Taxation, namely with the existence of the e-registration, e-SPT, and the e-filing which aims to facilitate taxpayer in register, deposit, and submit the SPT. Research type uses explanatory research using quantitative approach. The location of this research is taken at the Tax Office Primary Singosari. Source of data is taken using primary data sources obtained from questionnaries given to respondents who registered as taxpayers in the Tax Office Pratama Singosari. The scale uses to measure the variables is the Likert scale. This study uses multiple linear regression analysis technique. Simultaneous test result shows the variable application of the administrative system of e-registration, e-SPT, and the e-filing affect the level of tax compliance. Partial test shows the application of the administrative system of e-registration, e-SPT, and the e-filing affect the level of tax compliance of taxpayers. This shows the level of tax compliance arises because of the application of the system of administration e-registration, e-SPT, and the e-filing are applied at the Tax Office Primary Singosari. Keywords: STO Singosari, Application Administration System e-Registration, e-SPT, e-Filing, Level of Taxpayer Compliance. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan sistem administrasi perpajakan modern yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Pajak, yaitu dengan adanya program e-registration, e-SPT, dan e-filing yang bertujuan memudahkan Wajib Pajak dalam mendafatar, menyetor, dan menyampaikan SPT. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian ini diambil di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singosari. Sumber data yang diambil dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer yang diperoleh dari kuesioner yang diberikan kepada responden yang terdaftar sebagai wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singosari. Skala yang digunakan untuk mengukur variabel adalah skala Likert. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan variabel penerapan sistem administrasi e-registration, e-SPT, dan e-filing berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. Pengujian secara parsial menunjukkan penerapan sistem administrasi e-registration, e-SPT, dan e-filing berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan pajak wajib pajak. Hal ini menunjukkan tingkat kepatuhan wajib pajak timbul karena adanya penerapan sistem administrasi -registration, e-SPT, dan e-filing yang diterapkan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singosari. Kata Kunci: KPP Pratama Singosari, Penerapan Sistem Administrasi e-Registration,e-SPT,e-Filing, Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak.
EFEKTIVITAS PENGAJUAN DAN PENYELESAIAN KEBERATAN ATAS SURAT PEMBERITAHUAN PAJAK TERUTANG PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) (Studi Kasus Pada Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun) Budiatiningsih, Diah
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

The diversion of property tax from the central region to the sub districs calls for an optimal management of sub-districts’ assets.  The act on article 28 on Regional Tax and Regional Retribution (PDRD) regulating on the regional tax announced the due date for the diversion of property tax from central region to the sub district is on January 1st, 2014. There are many mistypes, property width miscalculations, and  tax payer misinterprations from SPPT of tax payers during amiding process. Many of tax payers submit their objections upon SPPT receiving. The objective of this study are to know the effectiveness of Madiun District’ Department of Revenue in managing  the objection based on Standard Operational Procedure (SOP) and Directorate General of Taxation’ regulation no. PER-25 / PJ / 2009 on the procedure of submission and objection settlement in the case of property tax. The result depicts that Madiun’ District Revenue Department has shown an effective and procedural performance in facing the submitted objections from tax payers. It took only 15-20 days to wrap up the documents and the objection decision reult in accordance with SOP. Keywords: Rural and Urban Property Tax, Objection,  SPPT, effectiveness. ABSTRAK Pengalihan PBB dari Pusat ke Daerah mengharuskan setiap daerah mengelola aset daerahnya secara optimal. Undang – Undang Nomer 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) yang mengatur tentang pajak daerah menyebutkan bahwa pengalihan PBB dari Pusat ke Daerah paling lambat 1 Januari 2014. Pengalihan PBB dari Pusat ke Daerah ini menyebabkan data yang sebelumnya berada di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Madiun harus dipindahkan dan dialihkan kepada Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun. Pada saat pengalihan ini, banyak SPPT dari Wajib Pajak (WP) yang mengalami kesalahan tulis, salah hitung atas luas tanah dan bangunannya, serta kesalahan penafsiran dari WP. Banyak dari WP yang mengajukan keberatan atas SPPT yang diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun dalam menangani masalah keberatan yang didasarkan atas Standart Operational Procedure (SOP) dan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-25/PJ/2009 Tentang Tata Cara Pengajuan dan Penyelesaian Keberatan Pajak Bumi dan Bangunan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dinas Pendapatan Kabupaten Madiun sudah efektif dan sesuai prosedur dalam penanganan keberatan yang diajukan. Penyelesaian berkas dan Hasil Keputusan Keberatan diselesaikan dengan jangka waktu sesuai SOP yaitu 15 – 20 hari. Kata kunci : PBB Perdesaan dan Perkotaan, keberatan, SPPT, efektivitas.
PENGARUH PEMERIKSAAN PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK (Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Malang) Paranoan, Laura Evalina
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

The objective of this research is to determine the influence of tax audit to tax revenue by the  tax audit in order to decrease taxpayer cheating for their obligation ini paying the tax. Data collected throught questionnaire that have been tested for its validity and realibility. This research is conducted at the Tax Office (KPP) Madya Malang. The numbers of tax officers contributed for the research samples are 37 tax officers from the Tax Office (KPP) Madya Malang. The Sampling method uses in the study is convinince sampling, whereas rhe data processing method uses in a simple regression analysis. The result shows that the tax audit proved a significant effect on tax revenue. However, the effect of the tax audit on Income Tax Overpayment (SPTLB) will reduce tax revenues in KPP Madya Malang, because of the restitution which is the return of an overpayment by WP. Key Words : Tax audit, Income Tax Overpayment, and tax revenue. ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemeriksaan pajak terhadap penerimaan pajak melalui pemeriksaan pajak yang merupakan upaya untuk meminimalisir kecurangan yang dilakukan oleh Wajib Pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan realibilitasnya. Penelitian ini dilakukan pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Malang. Jumlah Pegawai yang menjadi sampel penelitian ini adalah 37 pegawai pajak dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Malang. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah convenience sampling, sedangkan metode pegolahan data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan pajak terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap penerimaan pajak. Namun, dalam hal ini pengaruh pemeriksaan pajak atas SPTLB akan mengurangi penerimaan pajak di KPP Madya Malang, karena adanya restitusi yaitu pengembalian kelebihan pembayaran pajak oleh Wajib Pajak. Kata Kunci : Pemeriksaan pajak, Surat Pemberitahuan Pajak Lebih Bayar, dan penerimaan pajak
PENGARUH PEMERIKSAAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Malang) Ginting, Ryan Permana
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

The implementation of self assessment system requires the Directorate General of Taxation (DGT) carries out the monitoring and enforcing taxation laws. Tax audit enforcement efforts are being made to examine the compliance of taxpayers. This research aimed is to determine the link between tax audit and corporate taxpayers compliance, and to describe tax compliance. Using saturated sampling and descriptive quantitative design, the author applied simple linier  analysis. The finding shows tax audit variable (X) influences taxpayers  compliance (Y) evidenced by t test value (5,558) higher than t table (2,030), the independent variable significantly affect dependent variable. The affect of tax audit to examine corporate taxpayer compliance can be seen as fraud detection, monitoring, and the first step in enforcement of taxation laws. Keywords: Self assessment system, law enforcement, tax audit, corporate taxpayers compliance. ABSTRAK Pemberian kepercayaan melalui penerapan self assessment system mengharuskan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum (law enforcement). Pemeriksaan pajak merupakan upaya penegakan hukum yang dilakukan untuk menguji kepatuhan wajib pajak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemeriksaan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak badan dan untuk mengetahui kepatuhan wajib pajak badan . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis linear sederhana. Berdasarkan hasil Uji t, Variabel pemeriksaan Wajib Pajak (X) mempunyai Sig. t sebesar 0,000 atau Sig t < 5% ( 0,000 < 0,05) dan t hitung > t Tabel ( 5,558 > 2,030) maka pemeriksaan pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Pengaruh pemeriksaan pajak untuk menguji kepatuhan dapat dilihat dari kegunaan pemeriksaan pajak sebagai pendeteksi kecurangan yang dilakukan wajib pajak badan, pengawasan terhadap pemenuhan kewajiban perpajakan oleh wajib pajak badan, dan langkah awal dalam penegakan hukum (law enforcement). Kata Kunci: self assessment system, penegakan hukum, pemeriksaan pajak, kepatuhan wajib pajak badan.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENAGIHAN PAJAK DENGAN SURAT PAKSA DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN PAJAK (Studi pada KPP Pratama Malang Selatan Tahun 2012-2014) Arief, Revvica Firmannisya
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

This research is based on the tax collection action which is one element of law enforcement (enforcement) in the field of taxation that where the purpose of billing itself is to improve taxpayer compliance with the compliance course is expected to secure or even more can improve the reception from the tax sector. Currently it can be seen that the forced tax collection by letter still needs to be improved in order to achieve maximum results. Inspection and collection of taxes is the intensification of tax revenue. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the implementation of tax collection and a forced letter to determine the contribution of forced tax collection by letter. The findings in this study is the effectiveness of tax collection forced letter during the period 2012-2014 the average can be categorized less effective and ineffective. The contribution of tax collection forced letter to tax revenues shows that contributions made from the realization of tax collection by using a forced letter is low. Keywords: Law enforcement, forced letter, tax collection, tax audit and tax revenue ABSTRAK Penelitian ini didasari atas tindakan penagihan pajak yang merupakan salah satu elemen dari law enforcement (penegakan hukum) di bidang perpajakan yang dimana tujuan dari penagihan itu sendiri adalah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak yang tentu saja dengan kepatuhan tersebut diharapkan dapat mengamankan terlebih lagi dapat meningkatkan penerimaan dari sektor pajak. saat ini dapat dilihat bahwa penagihan pajak dengan surat paksa masih perlu ditingkatkan agar mencapai hasil yang maksimal. Pemeriksaan dan penagihan pajak adalah upaya intensifikasi penerimaan pajak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas pelaksanaan penagihan dengan surat paksa terhadap penerimaan pajak. Temuan dalam penelitian ini adalah efektivitas penagihan pajak dengan surat paksa selama kurun waktu 2012-2014 rata-rata dapat dikategorikan kurang efektif dan tidak efektif. Kontribusi penagihan pajak dengan surat paksa terhadap penerimaan pajak memperlihatkan bahwa kontribusi yang diberikan dari realisasi penagihan pajak dengan menggunakan surat paksa tergolong rendah. Kata kunci : Law enforcement, surat paksa, penagihan pajak, pemeriksaan pajak dan penerimaan pajak
PENGARUH KUALITAS E-TAX TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK (Studi atas Wajib Pajak Pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang) Santi, Novita Ari
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

This research aim is to explaining the quality e-tax influence on the quality of service. The quality of e-tax influence against compliance taxpayers and influence the quality of the service for compliance taxpayers in Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang. This is quantitative research,a source of data is collected from primary and secondary data by questionnaire spreading and documentation. Analysis used is descriptive and inferential. The result indicates that the variable quality of e-tax influential significantly on variables service quality the revenue office, evidenced by the value of the coefficients of 0,641 beta and value of a sig of 0,000 (0,000<0,05). Variable e-tax against the quality of obedience is obligatory taxes also affected significantly with a value of as much as the coefficients beta 0,466 and value of sig0,003 ( 0,003 < 0.05 ), in a similar way with a variable service quality the revenue office also affected as much as 0,339 and value of 0,024 sig ( 0,024<0,05). The advice for Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang can understand the needsof taxpayers so the service provided will be optimally and more accepted. For taxpayers must abide by tax regulations so as not get the sanctionto be burdensome taxpayers itself. Keyword : e-Tax, The quality of service, Compliance of taxpayer ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh kualitas e-Tax terhadap kualitas pelayanan.pengaruh kualitas e-Tax terhadap kepatuhan wajib pajak dan pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder dengan metode menyebarkan kuesioner serta mencatat dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis Deskriptif dan Analisis Inferensial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Kualitas e-Tax berpengaruh secara signifikan terhadap variabel kualitas Pelayanan Dinas Pendapatan, dibuktikan dengan nilai koefisien beta sebesar 0,641 dan nilai sig sebesar 0,000 (0,000<0,05). Variabel Kualitas e-Tax terhadap Kepatuhan Wajib Pajak juga berpengaruh secara signifikan dengan nilai koefisien beta sebesar 0,466 dan nilai sig 0,003 (0,003<0,05), sama halnya dengan variabel kualitas Pelayanan Dinas Pendapatan juga berpengaruh sebesar 0,339 dan nilai sig 0,024 (0,024<0,05). Saran bagi Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang agar dapat memahami kebutuhan wajib pajak dalam melakukan pelayanan sehingga pelayanan yang diberikan akan lebih optimal. Bagi wajib pajak juga harus selalu patuh terhadap peraturan perpajakan agar tidak mendapatkan sanksi/denda yang akan memberatkan wajib pajak itu sendiri. Kata Kunci : e-Tax, Kualitas Pelayanan, Kepatuhan Wajib Pajak
ANALISIS EFISIENSI PELAKSANAAN PEMERIKSAAN PAJAK DAN TAX COVERAGE RATIO DALAM RANGKA MENINGKATKAN PENERIMAAN PAJAK (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Malang) Marbun, Evita Yohana
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

The increasing of tax revenue is conducted in two ways, which are tax audit and tax collection. A succesfull of tax audit is conducted with notice the principle of tax efficiency that can be measured with key performance indicator of tax audit efficiency and the successful of  tax collection which is can be measured with tax coverage ratio. The method of this research is descriptive method with qualitative approach. The purpose of this research are to know the level of the efficiency of implementation tax audit and the successful of the tax collection in order to increase tax revenue in KPP Madya Malang, and to know the factors in support and inhibitor efficiency of implementation tax audit  and tax coverage ratio. The result show that the efficiency of implementation tax audit in KPP Madya periods 2010-2014 has been appropriated with the efficiency principal, with the ratio of completion tax audit above 100% and the growth of realization of tax revenue for the result of the audit had fluctuation. During periods 2010-2014 the realization of revenue has not yet reached the potential of tax revenue, however the growth of realization of tax revenue has increased. Keywords: Tax Potention, Tax Collection, Tax Compliance, Audit ABSTRAK Peningkatan penerimaan pajak dilakukan dengan dua cara yaitu dengan melakukan pemeriksaan pajak dan pemungutan pajak. Keberhasilan pelaksanaan pemeriksaan pajak dilakukan dengan memperhatikan asas efisiensi pajak yang diukur dengan Key Performance Indicator Efisiensi Pemeriksaan Pajak dan keberhasilan pemungutan pajak dapat diukur dengan menggunakan Tax Coverage Ratio (Rasio Pemungutan Pajak). Metode penelitian yang dingunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat efisiensi pemeriksaan pajak dan keberhasilan pemungutan pajak dalam meningkatkan penerimaan pajak di KPP Madya Malang, dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan efisiensi pemeriksaan pajak dan keberhasilan pemungutan pajak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi pelaksanaan pemeriksaan di KPP Madya periode 2010-2014 sudah sesuai prinsip efisiensi dengan rasio penyelesaian pemeriksaan diatas 100% dan laju pertumbuhan penerimaan atas hasil pemeriksaan yang mengalami flutuasi. Selama periode 2010-2014 realisasi penerimaannya belum mencapai potensi penerimaan pajaknya, namun laju pertumbuhan penerimaan pajak mengalami peningkatan setiap tahun. Kata kunci: Potensi Pajak, Pemungutan Pajak, Kepatuhan Pajak, Pemeriksaan
PENGARUH PEMAHAMAN PERPAJAKAN, SANKSI PERPAJAKAN DAN BIAYA KEPATUHAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (STUDI PADA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI KPP PRATAMA SINGOSARI) Sitorus, Daniel W C M
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

National development is an activity that  conducted by government. Indonesia is able to compete and reduce dependence on other countries as.the.aim.of this research. These activities require substantial fund, one of the source is taxes. Revenue target from tax sector always increasing, but since 2012 the realization of tax revenue is not achieved by the target. Taxpayer compliance is one of the causes. Taxation system in Indonesia is Self Assessment that requires taxpayer to have a tax understanding. The government has to increase tax compliance, so the tax revenue can be achieved. Some of factors that influence taxpayer compliance is tax understanding, tax penalties and compliance cost. This research aims to explain the influence of Tax understanding, Tax penalties and Compliance cost toward Tax Compliance. The Type of this research is explanatory research with a quantitative approach. The samples technique is purposive sampling. The data collection method is by spreading questionnaires to the individual taxpayer and also documentation of data on STO Singosari. Data analysis technique is descriptive analysis and multiple linear analysis by SPSS version 22. The results showed that Tax Understanding, tax Penalties and Compliance Cost significant effect partially and simultaneously to the Taxpayer Compliance.  Keywords : National Development, Tax Revenue, Tax Revenue Realization, Self Assesment ABSTRAK Pembangunan nasional adalah kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah. Tujuannya agar Indonesia mampu bersaing dan mengurangi ketergantungan terhadap negara sahabat. Dibutuhkan dana yang besar untuk melakukan kegiatan ini, salah satu sumber dananya adalah pajak. Target penerimaan negara dari sektor pajak selalu meningkat, tetapi sejak tahun 2012 realisasi penerimaan pajak tidak mencapai target yang ditetapkan. Salah satu penyebabnya adalah kepatuhan wajib pajak. Sistem perpajakan di Indonesia adalah Self Assesment yang menuntut wajib pajak untuk memiliki pemahaman perpajakan. Pemerintah harus meningkatkan kepatuhan wajib pajak agar target penerimaan pajak tercapai. Beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak antara lain pemahaman perpajakan, sanksi perpajakan dan biaya kepatuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Pemahaman Perpajakan, Sanksi Perpajakan dan Biaya Kepatuhan  terhadap kepatuhan wajib pajak. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel bertujuan. Metode pengambilan data dengan cara penyebaran kuesioner kepada wajib pajak orang pribadi dan juga dokumentasi data pada di KPP Pratama Singosari. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis linier berganda dengan software SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman perpajakan, sanksi perpajakan, dan biaya kepatuhan berpengaruh signifikan secara parsial dan simultan terhadap kepatuhan wajib pajak. Kata kunci : Pembangunan nasional, Penerimaan pajak, Realisasi penerimaan Pajak, Self Assesment
PENGARUH PENGETAHUAN, KESADARAN, DAN KEPUASAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEBERHASILAN PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PEDESAAN/PERKOTAAN (Studi Pada Wajib Pajak Pbb-P2 Di Kecamatan Talun Kabupaten Blitar) Yanuesti, Tiara Ullfa
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

There are four main element of taxation success: Tax Law, Tax Administration, Tax Policy and Tax Payer. Tax payer is the uncontrollable element for fiscus because each other have any character which is determine for increasing success the tax revenue especially land and building tax rural-urban village (PBB-P2). This research aims to test empirically and describe the effect of taxpayer’s knowledge, taxpayer’s consciousness, and taxpayer’s satisfaction towards the success of revenue from PBB-P2 and also to find the dominant variable. The type of research used is quantitative approach.The research is conducted by survey method to the taxpayers from land and building tax rural-urban sectors (PBB-P2) at Talun district of Blitar regency, which is obtained in proportional sampling. Data collection method used questionnaires, and further data are analyzed using multiple regression analysis. The results of this research prove that each variables consist of taxpayer’s knowledge, taxpayer’s consciouseness, taxpayer’s satisfaction have a positive and significant impact on the success of tax revenue from PBB-P2, both partial and collective. Variable taxpayer’s satisfaction provides the greatest influence/dominant because it has the greatest value of beta. Keywords: Taxpayer’s Knowledge, Taxpayaer’s Consciciousness, Taxpayer’s Satisfaction, TheSuccess of Revenue from Land and Building Tax Rural-Urban Sectors (PBB-P2) ABSTRAK Ada empat elemen penting dalam keberhasilan perpajakan yaitu hukum pajak, administrasi pajak, kebijakan pajak, dan wajib pajak. Wajib pajak adalah elemen yang relatif tidak terkontrol bagi fiskus karena setiap wajib pajak memiliki karakteristik yang berbeda-beda yang dapat menentukan keberhasilan penerimaan pajak khususnya PBB-P2. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menjelaskan Pengaruh Pengetahuan, Kesadaran dan Kepuasan Wajib Pajak Terhadap Keberhasilan Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaaan/Perkotaan dan mengetahui variabel dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode survey kepada wajib pajak PBB-P2 di Kecamatan Talun Kabupaten Blitar dengan teknik pengambilan sampel proporsional. Alat pengumpul data adalah kuesioner, selanjutnya data dianalisa menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menghasilkan bahwa masing-masing variabel yang terdiri dari Pengetahuan Wajib Pajak, Kesadaran Wajib Pajak, dan Kepuasan Wajib Pajak mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap Variabel Keberhasilan Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan/Perkotaan secara parsial dan bersama-sama. Variabel Kepuasan Wajib Pajak mempunyai pengaruh terbesar/dominan karena mempunyai nilai beta paling besar. Kata Kunci: Pengetahuan, Kesadaran, Kepuasan Wajib Pajak, Keberhasilan Penerimaan PBB-P2
ANALISIS PEMOTONGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 (Studi Kasus Pada PT. Cipta Kridatama) Nugraha, Ayi
Jurnal Mahasiswa Perpajakan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi S-1 Perpajakan, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB)

Abstract

The Company as imposing tax has an important role for state revenues especially from taxes. The aim of this study is to analyze the imposing, paying, and reporting process of income tax in assent with article 23 2014 at Cipta Kridatama (Ltd.) in accordance with the act No. 36 2008 and PMK NO. 80/PMK.03/2010. This study is carried off with descriptive method and the data is collected from interview and documentation. Place selected research is Cipta Kridatama (Ltd.). The result of this research shows that Cipta Kridatama (Ltd.) has already complied to the act No. 36 2008 with regard to the income tax cutting mechanism written on Article 23. The company in terms of implementing the payment has not been obedient, in February and May there are delays in the time limit in article 23 paid income tax owed. In terms of income tax (PPh) article 23 reporting process, the company has complied with the existing Finance Minister’ existing regulation No. 80/PMK.03/2010. The company is also expected to always follow the latest on the changes the law, regulation, and policy latest taxation pertaining to their businesses. Key Word: Cutting Mechanism, Payment, and Reporting Process PPh Article 23 ABSTRAK Perusahaan sebagai pemotong pajak memiliki peran yang penting bagi penerimaan negara khususnya penerimaan pajak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pemotongan, penyetoran, dan pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 23 tahun 2014 pada PT. Cipta Kridatama yang disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 dan PMK Nomor 80/PMK.03/2010. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Tempat penelitian yang dipilih adalah PT. Cipta Kridatama. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa dalam melaksanakan pemotongan PPh Pasal 23 perusahaan sudah patuh dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008. Perusahaan dalam hal melaksanakan penyetoran belum patuh, Februari dan Mei terdapat keterlambatan batas waktu dalam menyetorkan PPh Pasal 23 terutang. Perusahaan dalam hal melaksanakan pelaporan sudah patuh dan sesuai dengan peraturan yang ada, yaitu Peraturan Menteri Keuangan PMK. Nomor 80/PMK.03/2010. Perusahaan diharapkan agar selalu mengikuti perubahan-perubahan mengenai undang-undang, peraturan, dan kebijakan perpajakan terbaru yang berkaitan dengan usahanya. Kata Kunci: Mekanisme Pemotongan, Penyetoran, dan Proses Pelaporan PPh Pasal 23.

Page 2 of 3 | Total Record : 25