cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 49 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 10 (2018)" : 49 Documents clear
Perbanyakan Tanaman Apel (Malus sp) Batang Bawah Secara In Vitro : Pengaruh Jenis Media dan ZPT Azzahra, Rayhanah; Saptadi, Darmawan; Mariana, Baiq Dina
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 10 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apel merupakan buah komersial yang diminati untuk budidaya. Apel biasanya diperbanyak secara vegetatif dengan menggunakan stek, cara ini terkendala dengan penyediaan batang bawah karena biji apel sulit dikecambahkan. Persediaan batang bawah dapat dilakukan secara vegetatif dengn kultur in vitro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui media dasar dan kombinasi ZPT sitokinin BA dan giberelin GA3 terbaik untuk regenerasi apel. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juli 2017 di Balitjestro. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan 2 jenis media dasar dan faktor kedua kombinasi ZPT sitokinin BA dan giberelin GA3. Data disajikan dalam bentuk grafik dari Microsoft Excel. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahwa perlakuan dua media dan konsentrasi ZPT yang digunakan hanya bisa menghasilkan kalus dari eksplan daun apel batang bawah, sehingga tidak didapatkan media dan konsentrasi yang cocok untuk pertumbuhan ekplan daun apel batang bawah. Namun, media MSV semua eksplan menghasilkan kalus, sedangkan media DKW pada perlakuan DBG2 dan DBG3 tidak menghasilkan kalus.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium cepa var. ascalonicum L.) Varietas Bima Terhadap Dosis Fosfor dan Waktu Aplikasi PGPR Ula, Sofiatul; Sunaryo, Sunaryo; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 10 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, produktivitas bawang merah sangat tergantung pada teknik agronomi dan kualitas tanah. Oleh karena itu, produksi bawang merah nasional setiap tahun masih rendah. Salah satu upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan produksi bawang merah adalah pemberian pupuk contoh di Dau pada lahan budidaya ketersediaan unsur hara fosfor rendah, untuk meningkatkan aktivitas mikroorganisme dengan pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacter). Varietas yang digunakan pada penelitian yakni Bima yang merupakan varietas baru. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi dosis fosfor dan waktu aplikasi PGPR pada pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian dilaksanakan di Desa Martorejo Kecamatan Junrejo, Batu. Ketinggian tempat 600 meter diatas permukaaan  laut dari bulan Februari sampai April 2017. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama dosis fosfor (54, 72 and 90 P2O5) kg ha-1) sedangkan faktor kedua waktu aplikasi PGPR (saat tanam, 7 dan 14 hst). Parameter pengamatan terdiri dari panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar umbi, bobot kering umbi, bobot umbi per petak dan bobot panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk fosfor dan waktu aplikasi PGPR menunjukkan interaksi pada komponen hasil bawang merah. Pemberian fosfor (90 kg P2O5 ha-1) dengan waktu aplikasi PGPR A2 (saat tanam, 7, 14 hst) dan A1 (saat tanam, 7 hst) dapat meningkatkan bobot segar, bobot kering umbi, bobot umbi per petak dan bobot panen. Pemberian fosfor (90 kg P2O5 ha-1) dapat meningkatkan panjang tanaman, jumlah daun dan luas daun. Sedangkan aplikasi PGPR tidak berbeda nyata pada parameter panjang tanaman, jumlah daun dan luas daun.
Pengaruh Aplikasi Kombinasi Biochar dan Macam Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Fadhila, Syahada Amalia; Karyawati, Anna Satyana; Islami, Titiek
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 10 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.) Varietas Vima-2 perlu dilakukan dengan aplikasi pupuk kandang dengan dosis tertentu serta ditambahkan biochar untuk memperbaiki sifat fisik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pupuk kandang pada aplikasi biochar terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.) varietas Vima-2. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – Mei 2017 di UPT Pengembangan Benih Palawija, Singosari, Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan total 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa pemberian biochar sekam padi 5 t ha-1 yang diaplkasikan dengan tiga jenis dan dosis pupuk kandang tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap parameter pertumbuhan antara lain panjang tanaman, jumlah daun, luas daun dan panjang akar. Pada parameter hasil, perlakuan memberikan pengaruh yang nyata pada pengamatan jumlah bunga, jumlah polong total, jumlah polong isi, jumlah polong hampa, berat polong, jumlah biji dan hasil panen per hektar.
Pengaruh Pengendalian Gulma pada Berbagai Jenis Pupuk Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merill.) Rahmadita, Sylvie; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 10 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai (Glycine max (L.) Merill) adalah tanaman pangan semusim yang termasuk kedalam golongan leguminose yang digunakan untuk bahan baku pembuatan tahu dan tempe. Produksi kedelai nasional belum memenuhi angka kebutuhan kedelai nasional. Rendahnya produktivitas kedelai salah satunya disebabkan karena adanya gangguan dari (gulma) yang dapat menyebabkan persaingan dengan tanaman budidaya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui tingkat pertumbuhan dan hasil dari tanaman kedelai terhadap berbagai macam cara pengendalian dan juga jenis pupuk yang digunakan sehingga dapat direkomendasikan teknik pengelolaan lahan budidaya yang baik dan tepat. Penelitian dilaksanakan di Agrotechno Park Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 perlakuan, yaitu W1= Penyiangan 1 kali (21 hst), Pupuk organik (kontrol), W2= Penyiangan 1 kali (21 hst), Pupuk anorganik, W3= Penyiangan 1 kali (21 hst), Pupuk organik dan anorganik, W4= Penyiangan 2 kali (21 hst dan 35 hst), Pupuk organik, W5= Penyiangan 2 kali (21 hst dan 35 hst), Pupuk anorganik, W6= Penyiangan 2 kali (21 hst dan 35 hst), Pupuk organik dan anorganik, W7=, herbisida Oxyfluerfen 720 g/ha, Pupuk organik, W8= Herbisida Oxyfluerfen 720 g/ha, Pupuk anorganik, W9= Herbisida Oxyfluerfen 720 g/ha, Pupuk organik dan anorganik. Hasil penelitan menunjukkan cara pengendalian gulma 2 kali dengan aplikasi pupuk anorganik maupun pupuk campuran antara organik dan anorganik mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman dari segi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar tanaman dan bobot kering tanaman dan hasil tanaman kedelai.
Kajian Sistem Tanam Jajar Legowo Pada Varietas Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Silangit, Tahan; Setiawan, Adi; Nugroho, Agung
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 10 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan dengan jagung biasa. Umur produksi lebih pendek (genjah) sehingga sangat menguntungkan dari sisi waktu.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh beberapa bentuk sistem tanam jajar legowo pada pertumbuhan dan hasil varietas jagung manis. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru Malang Jawa Timur dengan ketinggian tempat 460 mdpl, pada bulan 22 April 2017 sampai 17 Juli 2017. Rancangan yang akan digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dariFaktor Sistem Tanam (S) dengan 3 bentuk yaitu : S1 (Konvensional) S2 (Jajar Legowo 2:1) S3 (Jajar Legowo 3:1) Faktor Varietas (V) V1 (Varietas Jambore) V2 (Varietas Bonanza), dengan 6 kombinasi perlakuan dan 4 kali ulangan sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji F pada taraf 5% dengan menggunakan beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian pada parameter pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan luas daun) dan parameter hasil jagung manis menunjukkan bahawa S2V2 (Jajar Legowo 2:1+Bonanza) menghasilkan 33,33 ton per hektar sedangkan pada parameter kadar gula menunjukkan bahwa S2V1 (Jajar Legowo 2:1+Jambore) menghasilkan 14,82o brix.
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Interval Penyiraman Terhadap Awal Pertumbuhan Bibit Tanaman Jeruk (Citrus sp.) Castrena, Widya; Palupi, Norry Eka; Hariyono, Didik
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 10 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jeruk ialah komoditas buah yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan nilai kesehatan yang tinggi karena mengandung nilai gizi seperti vitamin C dan vitamin A. Menghasilkan bibit yang berkualitas diantaranya diperlukan media tanam dan penyiraman yang tepat sehingga bibit dapat tumbuh dengan baik. Penggunaan bahan organik seperti sebuk sabut kelapa dan arang sekam sangat potensial digunakan sebagai tambahan media alternatif. Ketersediaan air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan air bagi tanaman sangat penting untuk kelangsungan hidup tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari interaksi antara komposisi media tanam dan interval penyiraman terhadap pertumbuhan bibit tanaman jeruk (Citrus sp.). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Punten, Balitjestro, Batu, Malang, Jawa Timur dari bulan Maret sampai Juni 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak kelompok Faktorial dengan 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah komposisi media tanam dan faktor kedua adalah interval penyiraman. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis ragam (uji F pada taraf 5%) dan bila hasil uji diperoleh perlakuan yang berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan (DMRT) pada taraf 5% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara komposisi media tanam dan interval peyiraman terdapat pada parameter waktu munculnya flush, waktu berubahnya flush menjadi daun dewasa dan volume akar. Sedangkan pada parameter lain tidak ditemukan interaksi.
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi Nutrisi Terhadap Pertumbuhan Kailan (Brassica oleraceae L. var. alboglabra) Mahdalena, Wila Dwining; Aini, Nurul
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 10 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Kailan (Brassica oleraceae L. var. alboglabra) merupakan jenis sayuran famili kubis-kubisan yang dikonsumsi bagian daun dan batangnya. Salah satu upaya untuk menanggulangi menurunnya kualitas dan kuantitas hasil tanaman kailan adalah menggunakan teknologi hidroponik. Tetapi belum diketahui pemberian komposisi media tanam dan konsentrasi nutrisi yang tepat. Oleh karena itu diperlukan penelitian tentang pengaruh komposisi media tanam dan konsentrasi nutrisi terhadap pertumbuhan kailan. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari dan mendapatkan kombinasi antara komposisi media tanam dan konsentrasi nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman kailan. Penelitian ini dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Malang pada bulan Agustus 2017. Penelitian ini menggunakan RAK yang terdiri dari 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali, yaitu media arang sekam+AB Mix 2 ml.l-1; media arang sekam+AB Mix 3 ml.l-1; media arang sekam+AB Mix 4 ml.l-1; media arang sekam+AB Mix 5 ml.l-1; media arang sekam : pasir (1:1)+AB Mix 2 ml.l-1; media arang sekam : pasir (1:1)+AB Mix 3 ml.l-1; media arang sekam : pasir (1:1)+AB Mix 4 ml.l-1; media arang sekam : pasir (1:1)+AB Mix 5 ml.l-1; media arang sekam : pasir (2:1)+AB Mix 2 ml.l-1; media arang sekam : pasir (2:1)+AB Mix 3 ml.l-1; media arang sekam : pasir (2:1)+AB Mix 4 ml.l-1; media arang sekam : pasir (2:1)+AB Mix 5 ml.l-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan media tanam arang sekam : pasir (1:1)+AB Mix 5 ml.l-1 memiliki nilai rata-rata tinggi tanaman per tanaman, jumlah daun per tanaman, dan bobot segar total per tanaman paling tinggi dibandingkan dengan kombinasi perlakuan yang lain.
Pengaruh Waktu Topping Pada Sistem Tanam Jajar Legowo Terhadap Hasil Tanaman Jagung (Zea mays) Wulandari, Wulandari; Azizah, Nur; Sudiarso, Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 10 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung menjadi bahan baku dalam industri pengolahan pangan dan industri pakan ternak. Volume ekspor jagung jauh lebih kecil dibandingkan impor.  Hal ini menunjukkan ketergantungan impor jagung semakin meningkat, sehingga perlu dilakukan usaha untuk meningkatkan produksi jagung nasional. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi jagung ialah dengan pemotongan bagian tanaman di atas tongkol (topping) dan penerapan sistem tanam jajar legowo. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mempelajari dan menentukan waktu topping dan sistem tanam jajar legowo yang tepat, yaitu yang mampu meningkatkan hasil tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret - Juni 2017 di Agro Techno Park UB. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 3 ulangan. Petak utama ialah sistem tanam jajar legowo (J) yaitu 25 × (50 × 100) cm, 20 × (40 × 80) cm dan 25 × (40 × 70) cm. Anak petak ialah waktu topping (T) yaitu tanpa topping, topping 75 hst, topping 85 hst dan topping 95 hst. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara sistem tanam jajar legowo dan waktu topping ada bobot 1000 biji. Sistem tanam jajar legowo  20 × (40 × 80) cm dan 25 × (40 × 70) cm mampu meningkatkan hasil pipilan kering per hektar 9,96%-38,52% dibanding 25 × (50 × 100) cm. Perlakuan topping 85 dan 95 hst tidak berbeda nyata dengan tanpa topping pada hasil pipilan kering per hektar, sehingga tanaman yang dilakukan topping atau tanpa topping memberikan hasil pipilan per hektar yang sama.
Aplikasi Pupuk Organik dan Nitrogen Pada Tanaman Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) Santoro, Yhosiana; Wardiyati, Tatik; Koesriharti, Koesriharti
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 10 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat merupakan salah satu jenis sayuran buah yang mempunyai prospek yang baik dalam pengembangan agribisnis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk organik dan nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Tomat. Penelitian dilakukan dilahan depan UNITRI, jalan Telagawarna, Malang, pada bulan Juni-September 2014. Penelitian  menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 12 Perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. 12 Perlakuan ini meliputi P1 80 Kg N/ha Urea, P2 40 Kg N/ha Urea + 40 Kg N/ha ZA, P3 60 Kg N/ha Urea + 20 Kg N/ha ZA, P4 80 Kg N/ha ZA, P5 Pupuk Kandang Ayam 10 ton/ha + 80 Kg N/ha Urea, P6 Pupuk Kandang Ayam 10 ton/ha + 40 Kg N/ha Urea + 40 Kg N/ha ZA, P7 Pupuk Kandang Ayam 10 ton/ha + 60 Kg N/ha Urea + 20 Kg N/ha ZA, P8 Pupuk Kandang Ayam 10 ton/ha + 80 Kg N/ha ZA, P9 Kompos 10 ton/ha + 80 Kg N/ha Urea, P10 Kompos 10 ton/ha + 40 Kg N/ha Urea + 40 Kg N/ha ZA, P11 Kompos 10 ton/ha + 60 Kg N/ha Urea + 20 Kg N/ha ZA, dan P12 Kompos 10 ton/ha + 80 Kg N/ha ZA. Pengamatan tanaman tomat dilakukan secara non destruktif dan pengamatan panen. Hasil dari penelitian menunjukkan perlakuan aplikasi pupuk organik dan nitrogen hanya berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman, tidak pada panen. Perlakuan yang cenderung dapat meningkatkan hasil panen yaitu pada perlakuan P6 dengan pupuk kandang ayam 10 Ton + 40 Kg Urea + 40 Kg ZA.

Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 01 (2026): Januari Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue