cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 11 (2018)" : 18 Documents clear
Pengaruh Kerapatan Tanam dan Arah Bedengan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Krop (Lactuca sativa L.) Rizal, Bimayudha Bagaskara; Soelistyono, Roedy
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 11 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan selada setiap tahun meningkat sedangkan produksi selada krop belum bisa memenuhi permintaan konsumen. Usaha untuk meningkatkan produksi tanaman selada krop dengan pengaturan kerapatan tanam danarah bedengan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi perlakuan kerapatan tanam dan arah bedengan pada pertumbuhan dan hasil tanaman selada krop (Lactuca sativa L.). Penelitian ini telah dilaksanakan di Dusun Dadapan, Desa Padanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu pada bulan April 2016 sampai Juni 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 kombinasi dan 4 ulangan. Data yang didapatkan dianalisis meng-gunakan analisis ragam (ANOVA), apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kerapatan tanam 20 cm x 20 cm dan arah bedengan barat ke timur memberikan pengaruh yang nyata terhadap pada parameter per-tumbuhan yaitu luas daun.  Pada parameter hasil perlakuan memeberikan pengaruh pada pengamatan berat segar tanaman, berat kering tanaman dan berat konsumsi tanaman.
Keragaman Dan Heritabilitas Karakter Agronomi di Dalam Sembilan Populasi Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Rahayu, Puji Nur; Respatijarti, Respatijarti
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 11 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan pengujian 9 populasi cabai rawit hasil dari pemisahan populasi campuran, dengan tujuan men-dapatkan informasi mengenai keragaman genetik, keragaman fenotip dan heritabilitas karakter agronomi di dalam 9 populasi cabai rawit. Penelitian dilaksanakan di Agro Techno Park Universitas Brawijaya Jatikerto, Malang pada bulan Januari hingga Juli 2017. Bahan tanaman yang digunakan yaitu populasi CRUB12, CRUB33, CRUB90, CRUB99, CRUB153, CRUB121, CRUB95, CRUB171, CRUB117 dan varietas Cakra Putih (sebagai estimasi lingkungan). Pengamatan dilakukan pada setiap individu tanaman di dalam 9 populasi cabai rawit. Hasil penelitian menunjukkan keragaman genetik luas ditemukan pada karakter bobot buah total di dalam populasi CRUB121 dan bobot buah layak pasar di dalam populasi CRUB121 dan CRUB153. Keragaman fenotip luas ditemukan pada karakter bobot buah total di dalam populasi CRUB121 dan bobot buah layak pasar di dalam populasi CRUB121 dan CRUB153. Nilai heritabilitas yang tinggi ditemukan pada karakter bobot buah total di dalam populasi CRUB121 dan bobot buah layak pasar pada populasi CRUB121 dan CRUB153. Dengan demikian, seleksi akan efektif jika dilakukan berdasarkan pada karakter di dalam populasi tersebut.
Pengaruh Pupuk Organik dan Waktu Penyiangan Gulma Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Sugari, Didit; Islami, Titiek
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 11 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan tanaman legum yang menempati urutan kedua setelah kedelai karena memegang peranan penting sebagai sumber protein namun produktivitasnya di Indonesia masih rendah. Produksi kacang tanah yang belum optimal dikarenakan budidaya belum maksimal. Upaya yang dapat dilakukan adalah penyiangan gulma yang bertujuan untuk menyediakan lingkungan tumbuh optimal bagi tanaman sehingga tidak terjadi kompetisi unsur hara dan mineral. Selain itu, kesuburan tanah merupakan faktor penting menunjang produksi tanaman. Usaha memperbaiki kesuburan tanah yaitu aplikasi pupuk organik untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Penelitian bertujuan mempelajari pengaruh waktu penyiangan gulma dan jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Penelitian dilaksanakan bulan Maret - Juni 2017 di Desa Banyakan Kecamatan Banyakan, Kediri. Penelitian ini merupakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 perlakuan yaitu P1: pupuk kotoran ayam + tanpa penyiangan, P2: pupuk kotoran ayam + penyiangan 14 dan 28 HST, P3: pupuk kotoran ayam + penyiangan 21 dan 42 HST, P4: pupuk kotoran sapi + tanpa penyiangan, P5: pupuk kotoran sapi + penyiangan 14 dan 28 HST, P6: pupuk kotoran sapi + penyiangan 21 dan 42 HST, P7: pupuk kotoran kambing + tanpa penyiangan, P8: pupuk kotoran kambing + penyiangan 14 dan 28 HST, P9: pupuk kotoran kambing + penyiangan 21 dan 42 HST. Hasil penelitian menunjukkan penyiangan gulma 14 dan 42 HST dikombinasikan dengan jenis pupuk organik berbeda menghasilkan produksi per hektar kacang tanah yang tinggi.
Studi Mutu Benih Paria (Momordica charantia L.) pada Tingkat Kemasakan Buah dan Genotipe Yang Berbeda Indrawati, Laili Surur; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 11 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paria merupakan tanaman semusim yang buahnya dimanfatkan masyarakat sebagai sayuran dan obat. Dalam budidaya paria seringkali benih perlu diskarifikasi. Meskipun telah diskarifikasi, daya tumbuhnya masih rendah. Tingkat kemasakan buah dan genotipe dapat menjadi indikator untuk menghasilkan benih paria yang bermutu. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui interaksi antara genotipe dan tingkat kemasakan buah paria terhadap mutu benih fisik dan fisiologi serta mengetahui umur masak fisiologi paria pada masing-masing genotipe. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Juli 2017 di laboratorium dan green house PT. BISI International Tbk. Kediri. Penelitian dilakukan dua tahap, yaitu budidaya paria dan pengujian mutu benih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor dan 2 ulangan. Jika terdapat interaksi atau faktor perlakuan yang beda nyata, dilanjutkan dengan uji BNJ (α=5%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara genotipe dan tingkat kemasakan buah paria terhadap variabel rendemen benih, panjang benih, daya berkecambah dan berat kering kecambah normal. Genotipe D (IT) memiliki rerata tertinggi pada variabelberat 1000 benih, jumlah benih per buah tetapi memiliki rerata terendah pada kadar air benih. Variabel kekuatan tumbuh dan tinggi bibit pada genotipe A (AS) dan D (IT) memiliki rerata yang baik. Pada tingkat kemasakan buah 22 dan 23 hari setelah polinasi memiliki rerata yang tinggi pada variabel diameter benih, berat 1000 benih, kecepatan tumbuh dan kekuatan tumbuh, sedangkan menjadi rerata terendah pada variabel kadar air benih.
Pengaruh Pemberian Biourin Sapi dan Pupuk Fosfat Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L) Meriil) Ningtyas, Rizky Putri Diarsari; Islami, Titiek
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 11 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan hasil tanaman kedelai (Glycine max (L) Meriil) perlu dilakukan guna memenuhi kebutuhan manusia. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil tanaman kedelai yaitu dengan memberikan biourin sapi dan pupuk fosfat. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh aplikasi biourin sapi dan pupuk fosfat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai serta mendapatkan kombinasi yang tepat. Penelitian dilaksanakan di UPT Pengembangan Benih Palawija, Randuagung, Singosari, Malang pada bulan April sampai Juni 2017 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 11 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan kombinasi biourin sapi dan pupuk fosfat tidak berpengaruh nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, CGR, jumlah polong hampa dan bobot 100 biji. Pemberian kombinasi biourin sapi dan pupuk fosfat berpengaruh nyata pada luas daun, jumlah polong per tanaman, jumlah polong isi, bobot polong per tanaman, bobot polong per petak panen (g/0,48 m2), bobot polong per Ha (ton Ha-1), jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, bobot biji per petak panen (g/0,48 m2), dan bobot biji per Ha (ton Ha-1). Perlakuan P9 (konsentrasi biourin sapi 250 ml l-1 + pupuk SP36 100 Kg Ha-1 menghasilkan bobot biji per Ha lebih besar dibandingkan dengan perlakuan P0 (konsentrasi biourin 0 ml l-1 + pupuk fosfat 75 kg ha-1), P1 (konsentrasi biourin sapi 200 ml l-1 + pupuk SP36 0 Kg Ha-1), P3 (konsentrasi biourin sapi 250 ml l-1 + pupuk SP36 50 Kg Ha-1) dan P4 (konsentrasi biourin sapi 300 ml l-1 + 50 Kg Ha-1).
Pengaruh Kombinasi Cara Olah Tanah dan Aplikasi Berbagai Jenis Mulsa pada Pembentukan Iklim Mikro Tanaman, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Pitoyo, Alief Cahyo; Fajriani, Sisca; Suminarti, Nur Edy
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 11 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan sangat dikendalikan oleh faktor lingkungan mikro. Lingkungan mikro terbentuk akibat aktivitas yang dilakukan di sekitar tanaman. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan pengaruh kombinasi cara olah tanah dan aplikasi berbagai jenis mulsa yang layak pada pembentukan iklim mikro tanaman, pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau. Penelitian dilaksanakan April-Juni 2017 di Dusun Areng-Areng, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok terdiri dari 9 perlakuan dengan 3 ulangan, seperti:M0: tanpa olah tanah + tanpa mulsa, M1: tanpa olah tanah + mulsa plastik hitam perak, M2: tanpa olah tanah + mulsa jerami, M3: olah tanah minimum + tanpa mulsa, M4: olah tanah minimum + mulsa plastik hitam perak, M5: olah tanah minimum + mulsa jerami, M6: olah tanah maksimum + tanpa mulsa, M7: olah tanah maksimum + mulsa plastik hitam perak, dan M8: olah tanah maksimum + mulsa jerami.Hasil penelitian menunjukkan Penerapan kombinasi olah tanah dan aplikasi berbagai jenis mulsa tidak memberikan pengaruh yang berbeda terhadap semua perlakuan. Tetapi untuk perlakuan kombinasi olah tanah minimum dengan mulsa plastik hitam perak (M4) merupakan perlakuan yang memberikan pertumbuhan dan hasil yang baik, efisien dan layak untuk di terapkan dengan hasil panen ton ha-1 dan R/C paling tinggi yaitu 3,15 ton ha-1 dan 1,89.
Kajian Perbedaan Umur Transplanting Bibit dan Penggunaan Berbagai Macam Pupuk Kandang pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Horenso (Spinacia oleracea L.) Wicaksono, Feri; Aini, Nurul
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 11 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Horenso (Spinacia oleracea L.) atau biasa dikenal dengan Bayam Jepang adalah tanaman sayuran dataran tinggi dengan umur panen yang singkat. Masalah yang dapat mengurangi produksi bayam adalah kebutuhan unsur hara yang kurang tercukupi dan teknik budidaya tanaman Horenso kurang benar, hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman tidak seragam dan produksi menjadi kurang maksimal. Maka perlu penelitian lebih lanjut tentang umur pindah tanam bibit yang tepat dan pemberian berbagai macam pupuk kandang yang sesuai, sehingga dapat meningkatkan produksi tanaman Horenso. Penelitian dilakukan pada bulan April-Juni 2017 di Agro techno park Kebun Percobaan Cangar, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Penelitian menggunakan  metode Rancangan Acak Kelompok (RAK)  kombinasi perlakuan umur bibit 10 hst, 15 hst, dan 20 hst serta macam pupuk kandang dengan  meng-gunakan kotoran sapi, ayam dan kambing sehingga didapatkan 9 perlakuan kombinasi yang diulang sebanyak 3 kali, didapatkan 27 petak penelitian. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan uji F pada taraf 5% untuk mengetahui perlakuan terbaik untuk tanaman Horenso, dan jika terjadi pengaruh yang nyata dilanjutkan dengan uji Duncan (DMRT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya tanaman Horenso perbedaan umur pindah tanam bibit dan pemberian berbagai macam pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadap hasil dan pertumbuhan tanaman, hasil pertumbuhan dan produksi lebih tinggi berdasarkan parameter pengamatan panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, dan bobot segar tanaman pada penelitian ini adalah, perlakuan kombinasi umur pindah tanam bibit 15 hari+pupuk kandang ayam 2,8 ha-1.
Uji Keragaman Fenotip Galur Jagung (Zea mays L.) Generasi S5 Anwar, Moh. Saiful; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 11 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu bahan pangan yang penting di Indonesia karena jagung merupakan sumber karbohidrat kedua setelah beras. Salah satu aspek yang mempengaruhi jumlah produksi jagung adalah produk-tivitas. Benih jagung yang unggul dibuwat oleh seorang pemulia dengan cara menyilangkan dan menyeleksi plasma nutfah yang memiliki sifat yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman calon varietas jagung generasi S5 yang diuji. Penelitian telah dilaksanakan di lahan yang  berada di Desa Areng-Areng, di Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian di mulai Bulan September sampai Desember 2016. metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode single plant. pengamatan ada 2 kelompok yaitu pengamatan kualitatif dan generative. Analisis data kualitatif diamati dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dan disajikan dalam bentuk deskripsi masing-masing karakter yang dimiliki tanaman, Sedangkan untuk analisis data kuantitatif diamati menggunakan uji T pada taraf 5 %. Hasil pengamatan menunjukan galur yang prospektif untuk dikembangkan yaitu galur 3-4+15A dan 4-5+147C. Dengan hasil hitung untuk galur 3-4+15A panjang tasel 12,6%, sudut diantara helai daun 15,7%, panjang tanaman 3,4%, tinggi tongkol 6,2%, panjang tongkol 4,5%, diameter tongkol 6,3%, dan jumlah baris tongkol 10,6%. Sedangkan untuk  hasil hitung galur 4-5+147C yaitu panjang tasel 14,9%, sudut diantara helai daun 21,4%, panjang tanaman 0,7%, tinggi tongkol 5,9%, panjang tongkol 7,3%, diameter tongkol 7,9%, dan jumlah baris tongkol 12,7%.
Identifikasi dan Karakterisasi Anggrek Alam (Orchidaceae) dengan Cara Eksplorasi Di Hutan Irenggolo Desa Jugo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri Novitasari, Juwik; Soegianto, Andy
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 11 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggrek merupakan tanaman hias yang penting. Namun plasma nuftah anggrek alam di Indonesia semakin terancam khususnya di pulau Jawa, hal tersebut dikarenakan dampak kerusakan lingkungan seperti konservasi hutan dan perdagangan anggrek alam secara liar. Anggrek alam asal Jawa jumlahnya masih terbatas dan belum banyak teridentifikasi, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengobservasi dan mengkarakterisasi anggrek alam demi menunjang kegiatan pemuliaan tanaman anggrek. Salah satu daerah di pulau jawa yang memiliki kekayaan plasma nuftah anggrek ialah hutan irenggolo. Penelitian ini bertujuan untukmenginventarisasi dan mengakarakterisasi anggrek.Penilitian ini dilakukan di Hutan Irenggolo yang dilakukan pada bulan Juni sampai Juli 2017. Penelitian ini menggunakan metode metode eksplorasi. Pengamatan dilakukan dengan sampling sistematik. Plot pengamatan ialah tiap berjalah 500 m dari jalan setapak, akan masuk ke kiri dan kanan jalan setapak sedalam 5 m. Tiap plot pengamatan berukuran 10m x 10m yang berjumlah 14 plot.  Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif. Analisis kekerabatan dilakukan dengan cara melakukan pengubahan data yang diperoleh yaitu data deskriptif menjadi data biner. Data biner akan diolah menggunakan program NTSYS untuk mengetahui jarak genetik dati tiap spesies yang ditemukan. Hasil analisis kekerabatan akan disajikan dalam dendogram. Hasil eksplorasi tanaman anggrek yang dilakukan di Hutan Irenggolo, didapatkan 28 spesies anggrek yang berbeda dan 28 spesies tersebut dibagi menjadi 9 kelompok berdasarkan hubungan kekerabatannya.
Pengaruh Umur Pindah Tanam (Transplanting) dan Pupuk Nitrogen Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bayam Horenso (Spinacia oleracea L.) Tyas, Nia Trihayuning; Hariyono, Didik
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 11 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayam merupakan tanaman sayuran yang banyak di konsumsi oleh masyarakat dunia, salah satu negara yang mengkonsumsi bayam adalah Indonesia. Jenis bayam yang kini mulai dikenal adalah bayam horenso. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh transplantingdan pemberian berbagai dosis pupuk nitrogen pada pertumbuhan dan hasil bayam horenso. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai November 2016 di Sreen house Venus Orchid Dau, Malang.Penelitian menggunakan faktorial dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan kombinasi umur transplanting dan pemberian pupuk N sebagai perlakuan yang terdiri dari 6 taraf dosis dan di ulang sebanyak 4 kali. Perlakuan yang diterapkan antara lain TN1: transplanting 7 hari + Urea 200 kg ha-1, setara dengan 92 kg N ha-1, TN2: transplanting 7 hari + Urea 250 kg ha-1 setara dengan 115 kg N ha-1,TN3: transplanting 7 hari + Urea 300 kg ha-1 setara dengan 138 kg N ha-1,TN4: transplanting 14 hari + Urea 200 kg ha-1 setara dengan 92 kg N ha-1, TN5: transplanting 14 hari + Urea 250 kg ha-1 setara dengan 115 kg N ha-1, TN6: transplanting 14 hari + Urea  300 kg ha-1 setara dengan 138 kg N ha-1. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara umur pindah tanam dan pupuk nitrogen memberikan nilai hasil pertumbuhan bobot segar konsumsi per tanaman 57,57% lebih tinggi pada perlakuan umur pindah tanam 14 hari dan pupuk nitrogen (urea) 300 kg ha-1, sedangkan nilai hasil bobot segar total tanaman 57,53% pada perlakuan umur pindah tanam 14 hari dan pupuk nitrogen (urea) 300 kg ha-1.

Page 1 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue