cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 3 (2019)" : 25 Documents clear
Respons Dua Tipe Buncis (Phaseolus vulgaris L.) terhadap Berbagai Aplikasi Dosis Pupuk Urea Tarigan, Fathir Muhammad; Baskara, Medha; Santosa, Mudji
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nitrogen memiliki peran penting dalam pertumbuhan tanaman. Defisiensi nitrogen menyebabkan proses fotosintesis tanaman terganggu. Saat ini, tidak ada rekomendasi pupuk nitrogen yang tersedia pada dua tipe buncis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh dosis pupuk nitrogen dan untuk mendapatkan dosis pupuk nitrogen yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil dua tipe pertumbuhan tanaman buncis. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2017 di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dan terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah Tipe Buncis (B) yaitu Tipe Tegak Gipsy  (B1) dan Tipe Rambat Pertiwi (B2). Faktor kedua adalah Dosis pupuk urea (P) yang terdiri dari 4 taraf: (0, 50, 100, dan 150 kg N.ha-1). Hasil penelitian me-nunjukkan tipe tegak dengan dosis 150 kg N.ha-1 berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil. Penambahan dosis pupuk urea 89,8 kg N.ha-1 mampu mengoptimalkan hasil bobot polong per tanaman pada tipe rambat.
Pengaruh Sistem Olah Tanah terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Mafula, Fitriatul; Sugito, Yogi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan umbi bawang merah sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan salah satunya yaitu kondisi tanah. Tanah yang padat kurang mendukung untuk pertumbuhan dan per-kembangan umbi bawang merah. Tujuan percobaan adalah untuk mengetahui pengaruh sistem olah tanah terhadap per-tumbuhan dan hasil beberapa varietas bawang merah. Percobaan dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2017 di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.Percobaan faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor. Faktor 1 yaitu sistem olah tanah dan faktor 2 yaitu macam varietas bawang merah. Faktor 1 terdiri dari 3 macam olah tanah yaitu T0: tanpa olah tanah, T1: olah tanah minimum, T2: olah tanah maksimum. Faktor 2 terdiri dari 3 macam varietas bawang merah yaitu V1: varietas Manjung, V2: varietas Bima Brebes, V3: varietas Bauji. Perlakuan diulang sebanyak 3 ulangan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa secara bersama-sama penerapan sistem olah tanah dan macam varietas memberikan pengaruh pada parameter jumlah anakan tanaman, bobot segar total tanaman dan bobot umbi per hektar. Sedangkan secara terpisah mampu me-ningkatkan parameter indeks luas daun, berat kering total tanaman dan laju per-tumbuhan tanaman. Penerapan sistem olah tanah minimum dan maksimum dengan varietas Bauji merupakan perlakuan yang  menguntungkan untuk diterapkan.
Uji Daya Hasil Delapan Galur Harapan Cabai Besar (Capsicum Annuum L.) Generasi F6 Tipe Kompak di Dataran Rendah Nasution, Khairul Anwar; Respatijarti, Respatijarti
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai besar merupakan tanaman horti-kultura yang dimanfaatkan buahnya dan merupakan komoditas hortikultura dengan tingkat permintaan pasar yang tinggi di masyarakat. Produktivitas cabai besar (Capsicum annuum L.) di Indonesia tergolong rendah yaitu 8.47 ton ha-1, sedangkan potensi produksinya bisa mencapai 20–30 ton ha-1. Upaya me-ningkatkan produktivitas cabai besar adalah menggunakan varietas unggul berdaya hasil tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji daya hasil, mengetahui keragaman genotip, keragaman fenotip dan menduga nilai heritabilitas dari delapan galur harapan cabai besar (Capsicum annum L.) generasi F7 tipe kompak di dataran rendah. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Percobaan Agroekotechno Park Universitas Brawijaya, Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April - Oktober 2017. Penelitian ini menggunakan Ranca-ngan Acak Kelompok (RAK) dengan delapan (8) galur harapan cabai besar generasi F7 hasil persilangan TW2 X PBC 473 sebagai perlakuan dan varietas Trisula sebagai varietas pembanding. Hasil pene-litian menunjukkan bahwa terdapat lima (5) galur cabai besar yang memiliki nilai daya hasil yang lebih tinggi dibandingkan varietas pembanding, galur-galur yang di uji menunjukkan kategori nilai koefisien keragaman genetik dan fenotip yang sempitkecuali bobot buah total per tanaman.
Uji Daya Hasil Tanaman Sawi Putih (Brassica rapa L.Ssp. pekinensis) di Dataran Tinggi Putri, Meidi Annisa; Respatijarti, Respatijarti
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sawi putih merupakan salah satu jenis sayuran daun yang disukai oleh konsumen Indonesia dan memiliki kandungan pro vitamin A, asam askorbat, dan serat yang tinggi. Selain itu, rasanya yang gurih membuatnya menjadi menu utama dalam berbagai hidangan sayuran. Selain itu, petani juga menginginkan varietas yang berdaya hasil tinggi dan mampu beradaptasi di dataran tinggi. Upaya perakitan varietas unggul perlu melalui pengujian daya hasil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya hasil calon varietas tanaman sawi putih di dataran tinggi. Penelitian dilaksanakan pada 15 Desember 2017 sampai dengan 12 Maret 2018 di Kebun Percobaan PT. BISI International, Tbk.Farm Pujon. Bahan yang digunakan antara lain: benih sawi putih, calon varietas CC14004 dan CC14007, serta empat varietas pembanding yaitu, Excellent, Eikun, Deli CR, dan Sitara. Data dianalisis meng-gunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 ulangan. Karekter yang diamati yaitu, kuantitatif dan kualitatif. Hasil pene-litian menunjukkan bahwa calon varietas CC14004 memiliki hasil berat segar per krop, berat segar per plot, dan produksi per hektar berbeda nyata dengan calon varietas CC14007 dan Sitara. Calon varietas CC14004 memiliki warna daun yang hijau dengan bentuk daun narrow obovate serta tekstur daun yang sangat renyah. Potensi hasil calon varietas CC14004 dapat dikembangkan menjadi varietas unggul.
Uji Daya Hasil Beberapa Genotipe Brokoli (Brassica oleracea var. italica L.) di Dataran Tinggi Astutik, Meilia Puji; Respatijarti, Respatijarti
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Brokoli adalah jenis tanaman sayuran dataran tinggi yang dimanfaatkan bagian bunganya karena memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Permintaan masyarakat yang cukup tinggi terhadap brokoli membuat adanya upaya peningkatan hasil produksi brokoli. Uji daya hasil merupakan salah satu tahapan dalam pemuliaan tanaman sebelum melepaskan varietas baru. Upaya tersebut dimulai dari penggunaan benih varietas unggul yang didapatkan dari hasil program pemuliaan. Salah satu tahapnya yakni, melalui uji daya hasil agar didapatkan informasi mengenai potensi hasil dan sifat-sifat unggul dari beberapa genotipe yang akan diuji. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui keragaan karakter kuantitatif dan kualitatif beberapa genotipe brokoli yang diuji serta mendapatkan yang berdaya hasil tinggi dibandingkan dengan varietas pembanding. Penelitian dilaksanakan dari bulan Desember 2017 sampai dengan bulan Maret 2018 di lahan milik PT. BISI International Tbk Farm Pujon, Malang pada ketinggian 1.050 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan hasil penelitian, pengaruh genotipe berbeda nyata terhadap hampir semua karakter kecuali pada jumlah daun, panjang dan lebar daun, serta panjang dan diameter bunga. Penampilan setiap karakter dipengaruhi oleh faktor genetik yang dimiliki masing masing nomor genotipe dan juga faktor lingkungan. Sifat-sifat unggul yang diharapkan salah satunya ditinjau dari karakter potensi hasil, nomor genotipe BL 17001 menunjukkan potensi hasil yang tinggi dibandingkan dengan BL 17002, BL 16075 dan varietas pembandingnya yaitu Lucky. Selain itu BL 17001 juga didukung dengan sifat penciri jumlah cabang yang sedikit dan bentuk bunga seperti kubah berwana hijau gelap.
Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) pada berbagai Warna Naungan Plastik Eli Ando, Mikky Napda; Soelistyono, Roedy
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayam merah (Amaranthus tricolor L.) merupakan komoditas yang memiliki nilai komersial dan disukai masyarakat Indonesia. Kenaikan jumlah penduduk, meningkatkan permintaan tanaman bayam. Pada tahun 2014 produksi bayam Indonesia masih menembus angka 150.093. Kendala dalam budidaya tanaman bayam merah yaitu, kurangnya pemahaman dalam pengendalian hama dan penyakit, dan teknis budidaya yang masih kurang diperhatikan. Upaya merekayasa mikro-klimat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman merupakan ciri pertanian modern. Tidak semua energi cahaya matahari dapat diabsorpsi oleh tanaman. Tanaman hanya menyerap cahaya tampakyaitu, PAR (Photosynthetic Activity Radiation) yang mempunyai panjang gelombang 0,4 mikron sampai 0,7 mikron. Plastik transparan merupakan salah satu bahan yang dapat berfungsi sebagai filter (penyaring) cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sungkup dan warna sungkup plastik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah pada dua varietas.Penelitian dilaksanakan di Dusun Dadapan, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu Jawa Timur pada bulan Juni - Juli 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 10 perlakuan yaitu P1 M1: Tanpa Sungkup Varietas Mira, P2 M1: Plastik Bening Varietas Mira, P3 M1: Plastik Biru Varietas Mira, P4 M1: Plastik Kuning Varietas Mira, P5 M1: Plastik Merah Varietas Mira, P1 M2: Tanpa Sungkup Varietas Baret Merah, P2 M2: Plastik Bening Varietas Baret Merah, P3 M2: Plastik Biru Varietas Baret Merah, P4 M2: Plastik Kuning Varietas Baret Merah, P5 M2: Plastik Merah Varietas Baret Merah. Berdasarkan hasil penelitian, pada fase vegetatif perlakuan sungkup plastik warna kuning lebih efektif. Pada karakter karotenoid kombinasi varietas mira dengan perlakuan tanpa sungkup, lebih efektif.
Karakteristik Unsur Lingkungan Mikro pada Tegakan Hutan Pinus (Pinus Merkusii Jungh) dan Mahoni (Sweietenia Macrophylla King) di Kawasan UB Forest Firdaus, Mohammad Fazri; Ariffin, Ariffin
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unsur lingkungan mikro seperti cahaya matahari, kelembaban, dan suhu sangat mempengaruhi terbentuknya kondisi alam dalam suatu kawasan hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik unsur lingkungan mikro pada tegakan pohon pinus dan mahoni di kawasan UB Forest di kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada bulan Juli-September 2017. Penelitian dilaksanakan secara observasi langsung di lapang dengan metode Purpossive Sampling. Data yang dikumpulkan yaitu data primer (iklim mikro) dan data sekunder (topografi). Data hasil pengukuran disusun ke dalam bentuk tabel agar mudah diolah dan dianalisis menggunakan Anova dan Uji T dua sampel bebas untuk mengetahui perbandingan antar 2 plot pengamatan. Pada tegakan pinus penetrasi cahaya matahari lebih besar dibandingkan dengan tegakan mahoni. Jenis-jenis tanaman pertanian yang direkomendasikan untuk ditumpangsari dibawah tegakan pinus dan mahoni yaitu kopi, bawang prei, buncis, cabai keriting, cabai  rawit, jagung, jahe, kubis, pepaya, pisang, rumput gajah, singkong, talas mbothe, talas bentul dan tomat.
Pengaruh Pupuk Kandang dan Pupuk Paitan (Tithonia diversifolia L.) pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Br Meliala, Moseria; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan organik adalah sumber utama unsur hara di dalam tanah yang berperan penting dalam memperbiki kualitas tanah dan meningkatkan kondisi fisik, kimia dan biologi tanah.Bahan organik dapat berasal dari pupuk kandang dan pupuk paitan.Paitan mengandung kandungan hara nitrogen yang lebih tinggi, mudah terdekomposisi sehingga penyedia hara bagi tanaman lebih cepat. Penambahan paitan sebagai bahan organik sangat diperlukan untuk memper-tahankan kondisi tanah yang subur dalam waktu jangka panjang. Sedangkan pupuk kandang dapat berfungsi sebagai energi bagi mikroorganisme, penyedia sumber hara, penambah kemampuan tanah, me-nahan air dalam tanah dan memperbaiki struktur tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari dan mendapatkan pengaruh pemberian pupuk kandang dan pupuk paitan pada pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau. Penelitian dilaksana-kan di Kelompok Tani Angkasa Landasan Udara Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur pada bulan Mei sampai Juli 2017. Metode yang digunakan ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil penelitian me-nunjukkan bahwa, perlakuan kombinasi pupuk kandang dan pupuk paitan 5 dan 10 ton ha-1 mampu meningkatkan hasil tanaman kacang hijau. pada perlakuan pupuk kandang 10 ton ha-1 + paitan 10 ton ha-1 menghasilkan 1,94 ton ha-1 nyata meningkatkan 56,1% dibandingkan tanpa perlakuan pupuk kandang dan paitan yang hanya menghasilkan 0,85 ton ha-1. Sedangkan pada kombinasi pupuk kandang 5 ton ha-1 + paitan 10 ton ha-1 dan pupuk kandang 10 ton ha-1 + paitan 5 ton ha-1 menghasilkan 1,68 dan 1,55 ton ha-1 nyata meningkatkan 49,4% dan 45,1% dibanding-kan tanpa perlakuan pupuk kandang dan paitan yang hanya menghasilkan 0,85 ton ha-1.
Pengaruh Naungan dan Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Sistem Budidaya Hidroponik Dewi, Poetri Maharani Septiana; Ariffin, Ariffin
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dimana sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Pertambahan penduduk di Indonesia juga semakin meningkat sehingga pengalihan fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman juga semakin meningkat. Hilangnya lahan pertanian ini menjadi masalah yang berarti dikarenakan produksi pertanian menurun disaat jumlah manusia semakin meningkat. Budidaya tanaman tanpa tanah atau yang biasa dikenal dengan istilah hidroponik adalah salah satu kegiatan yang dapat sedikit mengatasi masalah tersebut.  Budidaya hidroponik biasanya dilakukan di dalam rumah kaca, dimana biaya yang dikeluarkan untuk membuat rumah kaca tidak sedikit. Kelebihan budidaya hidroponik dengan budidaya menggunakan tanah dapat mengurangi masalah hama dan penyakit. Bawang merah (Allium ascalo-nicum L.) merupakan salah satu komoditas yang hasil produksinya menurun di-karenakan berkurangnya luas lahan panen. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi persen-tase naungan dan media tanam yang digunakan terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman bawang merah yang dihasilkan dalam suatu sistem tanam hidroponik. Bahan yang digunakan dalam penelitian yaitu bibit bawang merah varietas bauji, paranet 50%, paranet 75%, zeolit, arang sekam, cocogrow, nutrisi AB Mix Goodplant dan air. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Penelitian dilaksanakan di Perumahan Permata Indah Blok C-6A Jember. Pem-berian naungan berpengaruh terhadap parameter pertumbuhan bawang merah. Naungan 75% berpengaruh terhadap parameter pertumbuhan. Sedangkan naungan tidak berpengaruh terhadap hasil yang lebih baik. Pemberian media tanam cocogrow memberikan hasil yang lebih tinggi diantara media tanam yang lain.
Peran Macam Mulsa pada Pertumbuhan dan Hasil Wortel (Daucus carota L.) Varietas New Kuroda Adam, Rahendra; Nugroho, Agung
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam budidaya tanaman wortel, permasalahan yang dapat mengganggu pertumbuhan adalah kondisi lingkungan yang tidak sesuai untuk pertumbuhan wortel, yang berakibat pada pembentukan dan kualitas umbi wortel. Tujuan penelitian ini adalah untuk merekayasa kondisi lingkungan dengan penggunaan mulsa, dan mengetahui jenis mulsa paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman wortel. Penelitian dilakukan di Desa Bulukerto, Kelurahan Cangar, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2017 – Oktober 2017. Percobaan ini menggunakan Racangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan dengan 4 kali ulangan. Kombinasi perlakuan penelitian tersebut ialah sebagai berikut: P0 : Tanpa Mulsa Tanpa Penyiangan, P1 : Tanpa Mulsa Dengan Penyiangan, P2 : Mulsa Hitam Perak, P3 : Mulsa Hitam, P4 : Mulsa Transparan, P5 : Mulsa Jerami Padi, P6 : Mulsa Daun Paitan. Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf 5% Apabila beda nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan peningkatan produksi karena pemulsaan dimana mulsa hitam perak bobot sebesar 30,39 ton ha-1, kemudian mulsa jerami padi 27,78 ton ha-1, mulsa daun paitan sebesar 27,24 ton ha-1, mulsa plastik hitam sebesar 26,35 tonha-1, dibandingkan dengan perlakuan tanpa diberi mulsa dengan penyiangan sebesar 21,26 ton ha-1, dan tanpa mulsa tanpa penyiangan sebesar 18,73 ton ha-1. Perlakuan mulsa plastik transparan mendapatkan hasil terendah dengan hasil sebesar 14,64 ton ha-1.

Page 2 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue