cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 7 (2019)" : 25 Documents clear
Karakterisasi Beberapa Jenis Anggrek Berdasarkan Karakter Morfologi Purba, Brando Renzo Marganda; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik yang unik dari anggrek menjadi daya tarik tersendiri dari tanaman hias ini sehingga banyak diminati oleh konsumen. Tujuan dari penelitian adalah untuk melakukan karakterisasi 20 jenis anggrek. Penelitian dilaksanakan di Kebun Handoyo Budi Orchid yang terletak di Jl. Raya Telasih, Desa Ngijo, Karangploso, Malang, pada bulan April sampai Agustus 2018. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 jenis anggrek yang sedang berbunga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Karakterisasi anggrek dilakukan dengan mengamati ciri morfologi yang terdapat pada masing-masing anggrek dengan menggunakan panduan karakterisasi tanaman hias anggrek dari Komisi Nasional Plasma Nutfah. Karakterisasi morfologi yang telah dilakukan pada 20 jenis anggrek yang sedang berbunga memiliki variasi yang beragam pada karakter morfologi setiap variabel pengamatan. 20 jenis anggrek tersebut memiliki kemiripan pada karakter morfologi tekstur permukaan daun, susunan daun dan bentuk tepi daun. Pada karakter morfologi lainnya, satu tanaman dengan tanaman lainnya memiliki perbedaan yang beragam. Hasil karakterisasi dapat digunakan untuk mendapatkan kemiripan dan keunikan pada 20 jenis anggrek. Kemiripan dan keunikan tersebut menunjukkan keragaman karakter morfologi pada 20 jenis anggrek.
Aplikasi Pupuk NPK dan Legum Cover Crop pada Tanaman Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) di Roof Garden Dewi, Ayu Resy Riana; Sitawati, Sitawati
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan atap bangunan sebagai lahan budidaya tanaman digunakan oleh masyarakat seiring dengan semakin sempitnya lahan pertanian terutama di daerah perkotaan. Tanaman jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan tanaman dapat digunakan sebagai obat tradisional, tambahan makanan maupun minuman, dan kosmetik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan tanaman legum cover crop untuk menurunkan dosis penggunaan pupuk NPK terhadap pertumbuhan tanaman jeruk nipis. Penelitian dilakukan di Rooftop Gedung Sentral, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya pada bulan Maret hingga Juli 2018 menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 2 faktor  yaitu dosis pupuk NPK dan jenis cover crop dengan 3 ulangan. Jenis cover crop kacang tanah dengan dosis pupuk NPK 100% (10,4 g/tanaman) dan 50% (5,2 g/tanaman) memiliki luas daun yang sama tidak berbeda nyata dibandingkan jenis cover crop kacang tunggak dengan dosis pupuk NPK 50% (5,2 g/tanaman). Pemberian jenis cover crop kacang tanah, kacang tunggak dan kacang hijau mampu meningkatkan berat kering total tanaman jeruk nipis dengan rata-rata sebesar 15,6% dibandingkan jeruk nipis tanpa tanaman cover crop.
Studi Perubahan Curah Hujan dan Hubungannya dengan Produktivitas Tanaman Lada (Piper nigrum L.) di Kabupaten Lampung Timur Wirantika, Resti; Hariyono, Didik
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan pola curah hujan merupakan salah satu unsur iklim yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman lada. Tingginya curah hujan berdampak nyata pada tanaman lada saat fase generatif yaitu pada saat pembungaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari perubahan curah hujan dan hubungannya dengan produktivitas tanaman lada di Kabupaten Lampung Timur. Penelitian dilaksanakan pada Maret-Mei 2017 di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Sukadana, Margatiga, dan Sekampug Udik, Kabupaten Lampung Timur.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey, yaitu penelitian mengambil sampel data dari suatu populasi melalui observasi sebagai alat pengumpulan data.Pengambilan sampel data dilakukan pada tiga Kecamatan yang merupakan sentra produksi lada di Kabupaten Lampung Timur.Metode penentuan sampel data dilakukan dengan penentuan lokasi dengan sengaja (purposiv sampling). Dalam satu kecamatan diambil 3 desa sebagai titik sampel pengamatan, jadi total lokasi pengamatan sebanyak 9 titik. Untuk penentuan responden ditentukan secara sengaja (purposive).Dalam satu titik lokasi dilakukan waawancara dengan 4 responden, total responden sebanyak 36 responden.Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan pengum-pulan data primer dan sekunder yang berhubungan dengan topik penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan produktivitas tanaman lada dari periode I ke periode II di Kecamatan Sukadana, Margatiga, dan Sekampung Udik dengan tidak terjadi perubahan curah hujan antara periode I dan periode II. Produktivitas tanaman lada meningkat seiring dengan meningkatnya curah hujan, hari hujan, dan bulan basah, tetapi bulan kering memiliki hubungan berbanding terbalik dengan produktivitas tanaman lada, meningkatnya nilai bulan kering dapat menurunkan produktivitas tanaman lada.
Kajian Tinggi Bedengan dan Kerapatan Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung Ungu (Solanum melongena L.) Murda, Capter Soga; Soelistyono, Roedy
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terung ungu (Solanum melongena L.) merupakan tanaman yang termasuk dalamkomoditas hortikultura banyak dikenal oleh masyarakat dan menjadi sayuran diminati. Namun, permintaan pasar terhadap terung tidak diimbangi dengan luas lahan budidaya yang terus berkurang dan kurangnya motivasi petani untuk menanam terung karena petani lebih senang menanam tanaman hortikultura yang lain.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pengaturan kerapatan tanam dan tinggi bedengan yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2018 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang terletak di DesaJatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Alatyang digunakanantara lain meteran, penggaris, kamera, timbangananalitik, cetok, cangkul, gembor, soil moisture tester, lux meter, thermometer. Bahan yang digunakan bibit terung ungu varietas Antaboga, pupuk N (Urea : 46% N), pupuk phospat (SP-36 : 36% P2O5) dan pupuk kalium (KCl : 60% K2O), pupuk kandang kambing. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor yaitu kerapatan tanam dan tinggi bedengan dengan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan tinggi bedengan dan kerapatan tanam menghasilkan interaksi pada parameter jumlah daun umur 42 hst dan luas daun umur 42 hst. Tinggi bedengan 20 cm menunjukkan nilai pertumbuhan dan hasil terung ungu yang lebih baik pada hampir seluruh parameter.  Sedangkan kerapatan tanam pada kerapatan tanam  40 cm x 50 cm yang lebih rapat memberikan hasil bobot per petak dan per hektar yang lebih tinggi.
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Pupuk N terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleraceae L.) Karima, Naila; Hariyono, Didik
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan hasil tanaman kailan yang semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan konsumen, baik dalam segi kualitas maupun kuantitas perlu dilakukan peningkatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi antara komposisi media tanam dan pupuk nitrogen pada pertumbuhan dan hasil tanaman kailan. Penelitian dilaksanakan di screenhouse Kampus 1 Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP), Lawang, Jawa Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah komposisi media tanam yang terdiri atas 3 taraf, yaitu M1= tanah, M2= tanah+arang sekam (1:1), M3= tanah+cocopeat (1:1). Faktor kedua adalah pupuk N yang terdiri atas 3 taraf, yaitu P1= 50 kg N/Ha, P2= 100 kg N/Ha, P3=150 kg N/Ha.Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara perlakuan komposisi media tanam dan pupuk N pada parameter jumlah daun umur 36 hst. Perlakuan komposisi media tanam berpengaruh nyata tehadap parameter tinggi tanaman umur 22 hst dan luas daun 15 hst. Sedangkan pemberian pupuk N berpengaruh nyata pada peningkatan tinggi tanaman pada umur pengamatan 15, 29 dan 36 hst, jumlah daun pada umur 22 dan 29 hst, luas daun pada umur 22 hst, indeks klorofil pada umur 15 dan  42 hst, panjang akar pada saat panen terhadap tanaman kailan.
Pengaruh Aplikasi Biourine Sapi dan Macam Dosis Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Wahyudi, Muhammad Dedy; Nurlaelih, Euis Ellih; Santosa, Mudji
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pakcoy merupakan jenis tanaman yang paling banyak membutuhkan asupan unsur hara seperti nitrogen. Biourine dan pupuk urea merupakan kombinasi pupuk organik dan anoganik yang mengandung unsur nitrogen. Penelitian ini bertujuan mencari kombinasi terbaik antara biourine dengan dosis urea agar diperoleh hasil panen pakcoy yang tinggi. penelitian ini dilaksanakan di Desa Pandanrejo, bumiaji, batu pada bulan Mei – Juli 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 3 ulangan, perlakuan yang digunakan yaitu: P0 = tanpa biourine + tanpa urea, P1 = Biourine (200 ml + 10 l air), P2 = biourine + urea 55 kg. ha-1, P3 = biourine + urea 110 kg.ha-1, P4 = biourine + urea 165 kg.ha-1, P5 = biourine + urea 220 kg.ha-1, P6 = biourine + urea 275 kg.ha-1, P7 = biourine + urea 330 kg.ha-1. Hasil penelitian menunjukkan pemberian biourine pada perlakuan P1 berpengaruh 28,26% hasil panen. Sedangkan pada parameter bobot segar total dan bobot segar konsumsi perlakuan P5, P6 dan P7 mendapatkan hasil yang lebih tinggi.
Pengaruh Naungan pada Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max (L.) Merr) Sirait, Muhammad Harryson Afandy; Karyawati, Anna Satyana
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya meningkatkan produksi kedelai diperlukan usaha perluasan lahan melalui optimasi pemanfaatan lahan baik tanaman perkebunan maupun tanaman pohon lainnya. Optimasi pemanfaatan lahan dapat berupa pemanfaatan gawangan lahan tanaman perkebunan  dengan penanaman kedelai sebagai tanaman sela (Intercropping plant). Kendala utama pada lahan semacam ini adalah rendahnya intensitas cahaya. Oleh karena itu perlu adanya upaya untuk menguji varietas yang adaptif dan memiliki produksi hasil yang optimal, terutama toleransi terhadap intensitas cahaya yang rendah pada naungan.Penelitian dilaksa-nakan di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan tiga kali ulangan yang terdiri dari main plot (petak utama) adalah naungan yang terdiri dari 3 taraf naungan yaitu; N0: kontrol, N1: Naungan 25%, N2: Naungan 50% dan sub plot (anak petak) adalah empat varietas kedelai yang berbeda yaitu; V1: Varietas Dena, V2: Galur UB1, V3: Galur UB2, V4: Varietas Grobogan.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan naungan dengan beberapa varietas kedelai berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kedelai pada karakter jumlah cabang, umur berbunga, bobot basah dan bobot kering, sedangkan pada parameter hasil, perlakuan naungan berpengaruh terhadap karakter jumlah polong hampa, berat 100 biji (g), bobot biji pertanaman (g) dan Hasil ton ha-1. Peningkatan taraf naungan hingga 50 % nyata dapat menurunkan komponen hasil ton ha-1 pada galur UB1, galur UB2 dan Varietas Grobogan. Akan tetapi terdapat varietas yang toleran atau menunjukkan respon yang lebih baik terhadap peningkatan naungan hingga 50% yaitu Varietas Dena.
Pengaruh Komposisi Media Pesemaian terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah Asal Biji (True Shallot Seed) Thoriqussalam, Ahmad; Damanhuri, Damanhuri
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah ialah tanaman yang dimanfaatkan daun dan umbinya. Pada umumnya budidaya bawang merah menggunakan umbi konvensional sebagai sumber benihnya. Namun, mutu benih umbi konvensional kurang terjamin dikarenakan sering membawa patogen penyakit yang akan mengakibatkan penurunan hasil produktivitas bawang merah. TSS (True Shallot Seed) ialah perbanyakan tanaman bawang merah menggunakan biji dan merupakan alternatif teknologi yang potensial untuk mengembangkan benih bawang merah yang berkualitas. Namun penggunaan TSS memiliki beberapa kelemahan yaitu biji harus disemaikan terlebih dahulu dan umur panen panen dilapangan lebih lama. Maka dari itu, diperlukan komposisi media persemaian yang mendukung perkecambahan dan pertumbuhan benih bawang merah serta berpotensi untuk menghasilkan pertumbuh-an dan produksi bawang merah yang baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komposisi media persemaian yang baik terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah asal True Shallot Seed. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Universitas Brawijaya Jatimulyo, kecamatan Lowokwaru, kota Malang pada bulan April sampai Oktober 2017 dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukan komposisi media semai tanah : pupuk kandang kambing (P3) dan media semai tanah : kokopit : pupuk kandang kambing (P8) menghasilkan pertumbuhan panjang dan diameter benih bawang merah yang besar jika dibandingkan dengan komposisi media semai tanah (P0) pada saat pesemaian. Setelah pindah tanam, benih dari media semai tanah : arang sekam (B4), benih dari media semai tanah : kokopit : pupuk kandang kambing (B8) dan benih dari media semai tanah : kokopit : arang sekam (B9) menghasilkan produksi bawang merah yang besar jika dibandingkan dengan benih dari media semai tanah (B0).
Pengaruh Jenis dan Dosis Pupuk Nitrogen terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Styarini, Ririn; Koesriharti, Koesriharti; Armita, Deffi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) merupakan tanaman sayuran dengan bentuk daun bergelombang dan berwarna hija kekuningan. Tanaman Selada  merupakan tanaman semusim yang dapat tumbuh pada daerah tropis dan subtropis serta memiliki total produksi yang cukup tinggi di Asia. Duaja (2012) menjelaskan bahwa tanaman selada memliki kandungan mineral, diantaranya iodium, fosfor, besi, kalsium, kalium, vitamin A, asam folat, dan beta karoten yang penting bagi kesehatan. Pemupukan nitrogen merupakan upaya untuk membantu pertumbuhan tanaman agar dapat berkembang dan meningkatkan produksi  tanaman. Penelitian meng-gunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari sepuluh perlakuan yaitu N0 : Tanpa pupuk N, N1 : NPK 50 kg N / ha, N2 : NPK 75 kg N / ha, N3 : NPK 100 kg N / ha, N4 : Urea 50 kg N / ha, N5 : Urea 75 kg N / ha, N6 : Urea 100 kg N / ha, N7 : ZA 50 kg N / ha, N8 : ZA 75 kg N / ha, N9 : ZA 100 kg N / ha. . Variabel pengamatan yang digunakan adalah luas daun, bobot kering total tanaman, bobot segar total tanaman. Hasil penelitian pupuk ZA dosis 100kg/ha menunjukkan hasli luas daun  lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan tanpa pupuk nitrogen. Pada parameter bobot kering tanaman pupuk ZA dosis 100kg/ha dan pupuk NPK 100kg/ha menunjukkan hasil bobot kering tinggi dibandingkan perlakuan tanpa pupuk nitrogen. Parameter hasil bobot segar total tanaman menunjukkan pupuk ZA 100kg/ha  lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan tanpa pupuk nitrogen.
Pengaruh Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Pertumbuhan Gulma dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.) pada Sistem Tanpa Olah Tanah Manik, Jekki Putra; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya produksi tanaman kedelai disebabkan oleh pemberian dosis pupuk yang kurang tepat, disisi lain kehadiran gulma juga dapat menurunkan hasil tanaman. Pemberian dosis pupuk organik dan anorganik yang tepat dapat meningkatkan hasil tanaman kedelai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh pemberian pupuk organik dan anorganik terhadap pertumbuhan gulma dan hasil produksi pada tanaman kedelai pada sistem tanpa olah tanah. Penelitian dilaksanakan pada Bulan April 2018 – Juli 2018 yang bertempat di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK)  faktorial, yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu aplikasi pupuk organik yang terbagi menjadi 3 taraf dan faktor kedua aplikasi pupuk anorganik yang terbagi menjadi 3 taraf, yang kemudian diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 petak percobaan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan pupuk organik dan pupuk anorganik memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, hasil tanaman dan populasi gulma. Perlakuan pupuk organik dan pupuk anorganik mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman kedelai meliputi total jumlah polong, jumlah polong isi, luas daun, bobot segar dan bobot kering tanaman serta mampu meningkatkan komponen hasil tanaman meliputi bobot segar polong, bobot 100 biji tanaman dan hasil panen tanaman. Populasi gulma lebih dipengaruhi oleh penggunaan pupuk organik. Semakin tinggi dosis pupuk yang diberikan mengakibatkan semakin tinggi juga rata-rata bobot kering gulma. Dari hasil keseluruhan, perlakuan pupuk organik 5 ton/ha dengan pupuk anorganik 100% dosis rekomendasi dinilai lebihbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai.

Page 2 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue