cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 7 (2021)" : 7 Documents clear
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Pengaturan Jarak Tanam Dan Pemberian Pupuk Kandang Ayam Nugroho, Gusti M. Z. C. Aji; Wicaksono, Karuniawan Puji
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 7 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium acalonicum L.) yang berasal dari Asia Tengah merupakan salah komoditas hortikultura paling penting di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang cepat, kebutuhan konsumsi bawang merah di Indonesia setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Namun hal ini tidak di iringi dengan hasil panen yang panen pada setiap musimnya. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh dan interaksi dari pengaturan jarak tanam dan pemberian dosis pupuk kandang ayam. Penlitian ini dilaksanakan pada Juli-September 2019 di lahan percobaan Jatimulyo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 3 kali ulangan yang menginteraksikan dua faktor yaitu yang pertama pengaturan jarak tanam terdiri dari 3 taraf yaitu , P0 : 10 t/hˉ¹, P1 : 15 t/hˉ¹, P2 : 20 t/hˉ¹. Faktor kedua adalah pengaturan jarak tanam yang terdiri dari 3 taraf yairtu, J1 : 10 x 15 cm, J2 : 15 x 15 cm, J3 : 15 x 20 cm. Data hasil pengamatan dianlisis dengan mengguna kan analisis ragam (Uji F). Apabila terdapat pengaruh di antara perlakuan maka dilakukan uji lanjutan dengan menggunakan uji BNJ dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan interaksi kedua perlakuan terdapat pada beberapa parameter yaitu pada pengamatan jumlah daun, Panjang tanaman, luas daun dan jumlah umbi tanaman bawang merah.
Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Dan Dosis Pupuk Nitrogen Terhadap Hasil Tanaman Krisan (Chrysanthemum morifolium Ram.) Agzarida, Indyana; Baskara, Medha; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 7 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unsur hara merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan budidaya tanaman krisan. Pemberian pupuk  yang tepat dan unsur hara yang seimbang dilakukan untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil bunga krisan yang di inginkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari dan mendapatkan dosis pupuk kandang dan pupuk nitrogen yang tepat dalam pertumbuhan dan produksi bunga krisan potong. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2019 di dalam rumah lindung di Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) sederhana dengan 10 perlakuan dan mendapat ulangan sebanyak 3 kali. Hasil Penelitian menunjukkan perlakuan P9 : dosis pupuk kandang sapi 15 ton ha-1 + Pupuk nitrogen 52,5 kg ha-1 dapat meningkatkan pertumbuhan krisan potong meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang dan meningkatkan hasil krisan potong meliputi panjang tangkai, diameter bunga, umur panen dan lama kesegaran bunga.
Pengaruh Jenis Pupuk Anorganik Terhadap Pertumbuhan dan Serapan Unsur Hara Pada Dua Varietas Bawang Putih (Allium sativum L.) Gutama, Grenandio Harsa; Ningsih, Sulastri; Karyawati, Anna Satyana
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 7 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang putih adalah tanaman bawang terpenting kedua di dunia setelah bawang Bombay. Bedasarkan data Direktorat Jenderal Hortikultura pada tahun 2018, menunjukkan bahwa produksi bawang putih pada tahun 2017 adalah sebesar 19.510 ton, namun nilai produksi tersebut masih belum dapat memenuhi permintaan yang ada. Penyebab rendahnya produksi bawang putih adalah teknik budidaya yang kurang optimal, serangan penyakit dan kualitas bibit yang rendah. Produksi bawang putih dapat ditingkatkan dengan memenuhi kebutuhan unsur hara secara tepat waktu dan tepat jumlah, sehingga diperlukan informasi tentang serapan aktual setiap nutrisi yang dibutuhkan tanaman bawang putih. Penelitian dilaksanakan di green house PT BISI International Tbk, Pujon. Bahan yang digunakan dua varietas bawang putih. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama varietas yaitu, Lumbu  Putih, dan Geol. Faktor kedua adalah jenis pupuk anorganik, Pupuk NPK, Pupuk Majemuk (KNO3, ZA, KP), Pupuk AB Mix. Parameter pertumbuhan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot segar, bobot kering, bobot umbi, dan serapan unsur hara (Nitrogen & Fosfor). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam. Apabila hasil menunjukan pengaruh nyata maka di uji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukan, bahwa tidak ada interaksi antara varietas bawang putih dengan jenis pupuk anorganik. Serapan hara pada perlakuan varietas lumbu putih dapat memberikan hasil yang lebih unggul dibandingkan varietas geol. Penggunaan jenis pupuk AB mix meningkatkan serapan hara nitrogen dan fosfor serta menghasilkan pertumbuhan dan bobot umbi yang lebih baik.
Pengaruh Suhu Dan Curah Hujan Terhadap Produktivitas Bawang Merah (Allium Ascolonicum L.) Di Sentra Produksi Kabupaten Nganjuk Susanto, Mochammad Fahmi; Baskara, Medha; Herlina, Ninuk
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 7 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan tanaman semusim yang dimanfaatkan sebagai sayuran bumbu. Tanaman ini menjadi salah satu komoditas hortikultura yang sangat penting di Indonesia, karena hampir semua masakan membutuhkan komoditas ini. Selain digunakan sebagai bahan bumbu masakan, dunia medis dan nutrisi diyakini bahwa bawang merah memiliki khasiat yang sangat baik bagi kesehatan antara lain membantu menurunkan kolesterol dalam darah. Sentra produksi bawang merah di Jawa Timur adalah kabupaten Nganjuk. Terdapat lima Kecamatan penghasil bawang merah di Kabupaten Nganjuk yaitu kecamatan Bagor, Sukomoro, Wilangan, Gondang, dan Rejoso. Cuaca di Indonesia akhir-akhir ini sulit diprediksi, pada saat musim kemarau suhu udara begitu tinggi, sedangkan pada musim hujan memiliki curah hujan sangat tinggi. Adanya perbedaan produksi pada musim kemarau dan musim penghujan, mengakibatkan fluktuasi produksi selalu terjadi pada usaha tani bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sawahan, Kecamatan Bagor, dan Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk Jawa Timur pada bulan November – Desember 2019. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan antara suhu dengan produktivitas bawang merah diberbagai dataran di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, hasil dari uji korelasi antara Suhu dengan produktivitas dan Curah hujan dengan produktivitas Bawang merah. dihasilkan dari kecamatan Sawahan, Kecamatan Bagor, dan Kecamatan Sukomoro. Kecamatan Sawahan yang mempuyai pengaruh paling tinggi yaitu sebesar 97,9%, Kecamatan Bagor yaitu sebesar  55,4%,  sedangkan Kecamatan Sukomoro pengaruhnya rendah yaitu sebesar 32,1%.
Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Kristianti, Natalia; Yurlisa, Kartika; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 7 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan bawang merah (Allium ascalonicum L.) yang meningkat harus diimbangi dengan peningkatan produksi. Salah satu faktor untuk meningkatkan produksi bawang merah ialah melalui pengaplikasian PGPR dan pupuk kandang sapi. PGPR juga berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Tiga peran PGPR bagi tanaman yaitu biofertilizer, biostimulan dan bioprotectant. Dalam menjalankan perannya PGPR perlu dibantu dengan adanya penambahan bahan organik. Pengaplikasian bahan organik ke tanah dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik, salah satunya yaitu pupuk kandang sapi.  Bahan organik yang ada di dalam tanah dijadikan sebagai nutrisi bagi bakteri, sehingga dapat mengoptimalkan kinerja bakteri bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi dan pengaruh pemberian PGPR dan dosis pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan  dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Agustus 2019 di Kebun Percobaan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan faktor pertama ialah pemberian PGPR (tanpa PGPR, PGPR 30 ml l-1 dan PGPR 60 ml l-1) dan faktor kedua ialah dosis pupuk kandang sapi (tanpa pupuk kandang sapi, pupuk kandang sapi  30 ton ha-1 dan pupuk kandang sapi 60 ton ha-1). Hasil Penelitian menunjukkan terjadi interaksi pada parameter panjang tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, bobot segar umbi, diameter umbi dan produksi.
Perbedaan Sistem Penanaman Tumpangsari Jagung (Zea mays l) dan Kedelai (Glycine max l. Merr.) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Nursalim, Moch; Karyawati, Anna Satyana
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 7 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman jagung dan kedelai merupakan salah satu tanaman yang banyak diminati dimasayakat, karena hasilnya yang mudah untuk dikelola baik untuk makanan maupun sebagai kebutuhan ternak. Pada penelitian kali ini melakukan dua kombinasi dari kedua tanaman tersebut dengan sistem pola tanam tumpangsari satu baris dan dua baris pada kedelai. Tumpangsari sendiri dipilih karena penanaman secara tumpangsari memiliki banyak manfaat dibandingkan dengan menanam tanaman secara monokultur. Pola penanaman tumpangsari ini juga dapat meningkatkan produktivitas lahan yang maksimal, dan hasil yang stabil dan meningkat. Dalam pola tanam tumpangsari antara tanaman jagung dan kedela maka perlu juga diperhatikan keberadaan tanaman kedelai karena tanaman kedelai relatif pendek dibandikan dengan tanaman kedelai sehingga lebih terbatas ruang hidupnya. Jarak tanam yang terlalui sempit akan dapat menyebabkan terjadinya kompetisi air, unsur hara, dan penyerapan sianr matahari.dengan jarak tanam yang optimum akan mempengaruhi jumlah barisan baik ditanaman kadelai maupun ditanaman jagung. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan pola penanaman tumpangsari antara kedelai dengan jagung menggunakan sistem satu baris dan dua baris memberikan hasil yang layak, baik untuk jumlah panen maupun untuk analisis usaha tani. Dengan hasil yang tidak berbeda nyata maka dari penelitian ini bisa dilakukan untuk menambah penghasilan dan penggunaan efisiensi lahan yang semakin hari semakin berkurang dalam melakukan usaha tani agar hasil yang diperoleh lebih optimal.
Perbandingan Pemberian Larutan Nutrisi Gula Pasir, Air Cucian Beras dan Air Kelapa Tua pada Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Irvania, Widha; Nihayati, Ellis
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 7 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur pangan yang saat ini cukup populer dan banyak digemari masyarakat karena rasanya yang lezat dan juga penuh kandungan nutrisi, tinggi protein, dan rendah lemak. Kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi jamur berpengaruh positif terhadap permintaan pasokan yang meningkat. Semakin meningkat dalam mengkonsumsi jamur tiram putih, maka perlu adanya upaya untuk meningkatkan produksi dari jamur tiram putih. Peningkatan hasil produksi jamur tiram ialah dengan memberikan senyawa organik tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan jenis dan komposisi larutan gula pasir, air cucian beras dan air kelapa yang terbaik pada pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2018 sampai dengan bulan Januari 2019 di Desa Junggo, Kecamatan Bumiaji, Kabupaten Batu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri 8 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Parameter pengamatan adalah pertumbuhan dan hasil. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap perlakuan pemberian larutan nutrisi pada parameter pertumbuhan dan hasil. Penggunaan larutan nutrisi campuran gula pasir dan air kelapa tua (L5) dengan perbandingan komposisi 1:1 atau masing-masing 20 ml/baglog memberikan hasil terbaik pada parameter percepatan panjang miselium jamur tiram putih, pertumbuhan miselium memenuhi baglog, umur muncul pinhead, umur saat panen jamur tiram putih, bobot segar, jumlah tudung jamur tiram putih, dan potensi panen jamur tiram putih.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue