cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Rekayasa & Manajemen Sistem Industri (JRMSI) adalah wadah bagi lulusan S-1 Teknik Industri, UB dan perguruan tinggi lainnya untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : -
Articles 2,335 Documents
PENGENDALIAN PERSEDIAAN SUKU CADANG MESIN PRODUKSI PADA DEPARTEMEN MAINTENANCE DENGAN PENDEKATAN PERIODIC REVIEW (R, s, S) SYSTEM (Studi Kasus di PT. Adi Putro Wirasejati) Purubaya, Ridha Wirardy; Santoso, Purnomo Budi; Sari, Ratih Ardia
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.603 KB)

Abstract

Abstrak PT. Adi Putro Wirasejati merupakan salah satu perusahaan karoseri di Indonesia yang bergerak dalam bidang pembentukan body bus dan minibus. Permasalahan terjadi pada PT. APW adalah keterlambatan waktu perbaikan kerusakan mesin dan ketidaksesuaian jadwal perawatan mesin karena tidak adanya perencanaan dan prakiraan data historis. Hal ini menyebabkan kebutuhan replacement tidak dapat dipenuhi. Suku cadang dengan kecepatan pemakaian yang paling besar dalam penelitian ini adalah Skun Kabel SCG-5, Seal Regulator CO2, Bearing 608 NTN, Skun 2,5 mm B, dan O Ring 39453. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibutuhkan usulan mengenai kebijakan persediaan suku cadang dengan mempertimbangkan service level yang tinggi dengan biaya yang proporsional dengan perhitungan menggunakan pendekatan periodic review (R, s, S) system. Setelah melakukan perbandingan antara kebijakan existing dan kebijakan yang diusulkan, langkah yang dilakukan adalah mengembangkan prototype sistem informasi manajemen persediaan suku cadang mesin produksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan dengan pendekatan (R, s, S) system dapat dipertimbangkan oleh perusahaan sebagai kebijakan yang lebih baik daripada kebijakan existing karena terjadi peningkatan nilai service level dengan penurunan dan peningkatan total biaya. Selain itu, hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah prototype dari sistem informasi manajemen persediaan suku cadang mesin produksi berbasis periodic review (R, s, S) system yang menunjang kegiatan dan kebijakan mengenai pengendalian persediaan suku cadang pada departemen maintenance PT. APW. Kata kunci: database, maintenance, pengendalian persediaan, periodic review (R, s, S) system, prototyping.
PENJADWALAN TENAGA KERJA ROOM BOY DENGAN MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMMING Eradipa, Auriiga Yuzi; Rahman, Arif; Tantrika, Ceria Farela Mada
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.106 KB)

Abstract

Abstrak   Hotel HKG merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa perhotelan yang berada di Malang. Produk utama yang ditawarkan kepada para tamu adalah jasa penyewaan kamar. Selama ini Hotel HKG mengalami fluktuasi permintaan kamar. Dengan adanya fluktuasi permintaan kamar, jumlah room boy yang ada dirasa kurang serta masih banyak terjadi pelanggaran dalam penjadwalan roomboy, sehingga diperlukan pengaturan penjadwalan optimal. Metode yang digunakan dalam penjadwalan tenaga kerja room boy adalah metode Goal Programming. Langkah awal dalam penjadwalan tenaga kerja adalah menghitung rata-rata tingkat hunian kamar setiap hari nya dan melakukan perhitungan waktu baku proses membersihkan kamar. Selanjutnya menghitung jumlah tenaga kerja minimal tiap shift. Langkah selanjutnya adalah melakukan penjadwalan tenaga kerja menggunakan metode Goal Programming. Hasil penelitian menunjukkan penjadwalan tenaga kerja room boy untuk tiap shift di setiap harinya selama seminggu. Pelanggaran yang terjadi dipenjadwalan aktual sudah diminimumkan, dari 15 pelanggaran menjadi 2 pelanggaran. Jumlah room boy optimal adalah 14 orang. Kata kunci: Goal Programming, Penjadwalan Tenaga Kerja, Shift, Room boy
PENJADWALAN PRODUKSI PADA LINGKUNGAN FLEXIBLE JOB SHOP PROBLEM (FJSP) UNTUK MEMINIMASI TOTAL TARDINESS (Studi Kasus di Divisi PPIP PT. Barata Indonesia (Persero), Gresik) Sari, Nimas Elmidina Kartika; Tama, Ishardita Pambudi; Tantrika, Ceria Farela Mada
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.108 KB)

Abstract

Abstrak   PT. Barata Indonesia (Persero) Gresik merupakan  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang Engineering, Procurement, dan Construction. Divisi Produksi Peralatan Industri Proses (PPIP) sering mengalami keterlambatan dalam memenuhi order atau pesanan dari konsumen dikarenakan oleh metode penjadwalan yang kurang disesuaikan dengan waktu datang kontrak dan waktu pemenuhan due date dari tiap order-nya,. Berdasarkan hal tersebut, perusahaan menginginkan solusi usulan agar kondisi buruk ini dapat diperbaiki sehingga keterlambatan pengerjaan order dapat diatasi. Penelitian ini mengusulkan metode Earliest Due Date (EDD), First Come First Serve (FCFS), dan integrasi antara Algoritma Tabu Search dengan Pairwise Interchange Heuristic sebagai keputusan untuk memprioritaskan urutan job sebelum dijadwalkan, kemudian dalam tahapan pengerjaannya menggunakan algoritma Sequencing yang dirancang untuk mendapatkan hasil jadwal usulan yang mendekati optimal, yaitu dengan nilai tardiness dan penalti yang paling minimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas urutan job yang optimal adalah 1-2-3; 2-3-1; 3-2-1; dan 1-3-2. Seluruh job yang dijadwalkan, yaitu job 1, job 2 dan job 3, secara berurutan membutuhkan waktu produksi selama 87,3 jam; 156 jam; dan 218,6 jam. Nilai ini setara dengan 11 hari, 20 hari dan 28 hari dan seluruh job dapat selesai 9 hari, 12 hari, dan 14 hari sebelum due date-nya. Selanjutnya, penalti diperhitungkan berdasarkan nilai tardiness. Dengan menggunakan metode usulan menghasilkan jadwal yang tidak menghasilkan tardiness, maka penalti juga tidak terjadi sehingga perusahaan dapat menghemat biaya produksi. Kata Kunci: Penjadwalan Produksi, First Come First Serve (FCFS), Earliest Due Date (EDD), Algoritma Tabu Search, Tardiness, Penalti.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL (SERVICE QUALITY) Ningsih, Lies Kurnia; Setyanto, Nasir Widha; Sudjono, Hary
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.392 KB)

Abstract

Abstrak RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu kabupaten Bangkalan merupakan rumah sakit umum daerah yang mempunyai falsafah “ Melindungi  kehidupan masyarakat Bangkalan dan sekitarnya sehingga masyarakat mampu berproduksi secara maksimal”. Bagi perusahaan jasa seperti halnya rumah sakit, pelayanan merupakan hal terpenting yang harus diperhatikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi kualitas pelayanan yang memiliki kesenjangan terbesar antara persepsi dan harapan pasien terhadap kualitas layanan di Instalasi Rawat Inap Bedah RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan dan untuk memberikan rekomendasi usulan perbaikan kualitas pelayanan di Istalasi Rawat Inap Bedah RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif karena penelitian ini bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu. Dan dilakukan pengukuran tingkat kualitas yaitu dilakukan dengan cara survey persepsi pelayanan dengan cara menyebarkan kuisioner.Sampel penelitian ini sebanyak 96 responden, dengan menggunakan metode non probability sampling yaitu dengan sampel pilihan dan kemudahan. Banyaknya atribut pertanyaan untuk tangibles (bukti nyata (12 pertanyaan, reliability (kehandalan) terdapat 6 pertanyaan, assurance (jaminan) terdapat 10pertanyaan, empathy (empati) terdapat 5 pertanyaan, responsiveness (daya tanggap) terdapat 6 pertanyaan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan pelanggan sehingga perusahaan dapat mencapai tingkat kualitas pelayanan yang semaksimal mungkin. Dan dilakukan uji validitas dan reliabilitas serta analisis gap 5 yaitu selisih antara persepsi pelanggan dengan harapan pelanggan, dan kemudian dilakukan analisa perbaikan. Dari hasil analisa terhadap hasil pengolahan data yang telah dilakukan maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut : perhitungan gap yang diperoleh dari selisih antara persepsi pelanggan dan harapan pelanggan terdapat 9 nilai gap negatif yaitu -2,19, -2,02, -1,81, -1,70, -1,70, -1,67, -1,66, -1,61, -1,60 kemudian dilakukan analisa perbaikan pelayanan untuk memberikan kepuasan terhadap pasien yaitu : membuat sistem data base untuk kebutuhan obat dan peralatan kesehatan, membuat jadwal piket kebersihan ruangan rawat inap, mendata resep makanan apa saja yang bermutu bagi pasien dan menyehatkan bagi pasien, memberikan pelatihan peningkatan pendidikan (diklat) kepada perawat, menambahkan tenaga kerja perawat, memberikan jadwal yang rutin untuk dokter. Kata kunci : kualitas pelayanan, kuisioner, metode servqual, analisis gap 5
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PERPUSTAKAAN DENGAN INTEGRASI SERVICE QUALITY DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (Studi Kasus: Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang) Puspasari, Dewi; Setyanto, Nasir Widha; Himawan, Rakhmat
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.965 KB)

Abstract

Abstrak Perpustakaan Umum Kota Malang merupakan salah satu pelayanan publik yang disediakan oleh pemerintah Kota Malang yang bergerak dibidang pendidikan. Salah satu misi Perpustakaan Umum Kota Malang adalah meningkatkan kualitas jasa perpustakaan dan informasi kearsipan baik untuk masyarakat maupun institusi. Untuk dapat mewujudkan misi tersebut maka dibutuhkan suatu pengukuran kualitas jasa untuk dapat mengetahui kondisi kualitas jasa tersebut sehingga nantinya dapat meningkatkan kualitas jasa yang efektif dan efisien.Dalam penelitian ini metode Servqual diintegrasikan dengan metode Quality Function Deployment untuk dapat membantu pihak Pepustakaan Umum Kota Malang dalam mengetahui persepsi dan harapan pengunjung perpustakaan terhadap pelayanan yang telah diberikan oleh Perpustakaan Umum Kota Malang selama ini. Kuesioner Servqual digunakan untuk mengetahui gap antara persepsi dan harapan pengunjung terhadap atribut-atribut perpustakaan yang sesuai dengan 5 dimensi Servqual yaitu tangible, responsiveness, reliability, assurance, dan empathy. Setelah diketahui atribut yang memiliki nilai gap negatif maka akan menjadi voice of customer yang akan diolah dengan menggunakan metode quality function deployment untuk dapat menghasilkan prioritas rekomendasi perbaikan yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung perpustakaan umum kota malang. Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas terdapat 18 atribut yang dinyatakan valid dan reliabel. Selanjutnya  dilakukan penyebaran kuesioner Servqual yang didapatkan hasil bahwa seluruh atribut tersebut memiliki nilai gap negatif sehingga menjadi voice of customer dalam matrik house of quality. Berdasarkan hasil dari matrik house of quality, respon teknis yang menjadi prioritas perbaikan adalah jumlah ketersediaan fasilitas komputer internet gratis dan komputer katalog yaitu dengan nilai normalized contribution sebesar 15%. Rekomendasi yang disarankan untuk respon teknis tersebut adalah segera melakukan perbaikan perangkat komputer yang tersedia saat ini dan meningkatkan spesifikasi komputer untuk menunjang kecepatan internet. Kata kunci: gap, house of quality, kualitas jasa, quality function deployment, dan servqual.
ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN BENGKEL DENGAN METODE SERVQUAL, IPA, DAN INDEKS PGCV (Studi Kasus di PT. Astra International Tbk-Daihatsu Branch Office Malang) Nusaputra, Naufal; Choiri, Mochamad; Kusuma, Lalu Tri Wijaya Nata
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.427 KB)

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil dari kuesioner terbuka yang diberikan kepada pelanggan Divisi Bengkel PT. Astra International Tbk-Daihatsu Branch Office Malang, masih terdapat keluhan-keluhan terkait dengan pelayanan yang diberikan pihak bengkel.Salah satu keluhannya adalah waktu untuk mendapatkan pelayanan dari Service Advisor yang cukup lama. Adanya keluhan tersebut menandakan ketidakpuasan pelanggan atas pelayanan yang diberikan pihak bengkel.Selain itu pihak bengkel juga belum melakukan pengukuran terkait dengan kepuasan pelanggan yang mewakili sepenuhnya keluhan pelanggan divisi bengkel serta belum adanya pertimbangan prioritas usulan perbaikan kualitas yang dilakukan pihak bengkel. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu analisis dan perbaikan kualitas pelayanan yang terarah agar pelayanan yang diberikan pihak bengkel dapat maksimal. Metode yang digunakan adalah Gap skor Servqual untuk menentukan tingkat kepuasan pelanggan atas pelayanan yang diberikan berdasarkan tingkat ekspektasi dan performansi. Kemudia metode Importance-performance Analysis dan Potential Gain in Customer Value untuk menentukan prioritas kriteria pelayanan yang harus ditingkatkan. Hasil dari penelitian ini adalah Saran perbaikan pelayanan berdasrkan tingkat prioritas pelayanan yang harus ditingkatkan. Beberapa saran perbaikan pelayanan yang dapat dilakukan adalah memaksimalkan layanan Daihatsu Mobile Service dengan menambah anggota tim, pemberian reward pada teknisi dan karyawan dengan kinerja terbaik, menambah jumlah Service Advisor menjadi 5 orang, memberikan pelatihan pada Service Advisor, Customer Service, dan karyawan untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan, dan sebagainya. Kata Kunci : Bengkel, Indeks PGCV, IPA, Kepuasan Pelanggan, SERVQUAL.
PERANCANGAN WEBSITE E-COMMERCE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK PADA TOKO MEBEL DENGAN MENGGUNAKAN TOOL OPENCART (Studi Kasus di Toko Mebel Fortuna) Widodo, Adrian Peter; Santoso, Purnomo Budi; Darmawan, Zefry
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.738 KB)

Abstract

Abstrak Toko mebel Fortuna merupakan toko mebel di Malang yang  menjual berbagai jenis mebel. Sistem pengelolaan data, baik data produk maupun data penjualan di toko Fortuna masih manual dan berupa kertas, begitu pula sistem promosi Toko masih menggunakan cara konvensional (brosur, mouth to mouth). apabila ada penambahan barang, toko pun harus mengubah katalog barang secara manual pada katolog tokonya. Sistem pemasaran seperti ini juga memiliki kelemahan yang besar yaitu pemasaran hanya bersifat lokal atau di sekitar daerah itu saja.Oleh karena itu, penelitian ini memberi solusi untuk merancang suatu sistem berbasis website yang mempermudah toko mebel Fortuna dalam proses pemasaran produk yang dapat meningkatkan penjualan produk mebel di toko Fortuna.Pada penelitian ini, kegiatan bisnis yang diterapkan menggunakan metode pemasaran secara online (e-commerce) sedangkan tools yang digunakan untuk membuat sistem adalah Opencart. Proses bisnis dapat berjalan lebih cepat karena proses berjalan secara otomatis dan dapat diakses secara online.Sistem berjalan secara online maka proses transaksi jual beli dapat dilakukan tanpa perlu bertatap muka. Sistem menghasilkan laporan penjualan berupa tabel yang berguna bagi tokodalam pencarian data. Sistem katalog toko sudah berupa database maka proses pencarian data produk akan lebih cepat dan lebih jelas. Kata kunci:Sistem Basis Data, E-Commerce, Mebel
PERENCANAAN JADWAL PERAWATAN PREVENTIF BERBASIS KEANDALAN UNTUK MENINGKATKAN AVAILABILITY MESIN KERTAS (Studi Kasus: PT. Kertas Leces (Persero)) Budiyanti, Vivit Eka; Setyanto, Nasir Widha; Rahman, Arif
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.925 KB)

Abstract

Abstrak   PT. Kertas Leces (Persero) adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memproduksi berbagai jenis kertas. Proses produksi di perusahaan tidak selalu berjalan lancar karena adanya losses time yang menyebabkan availability mesin berkurang. Salah satu penyebab losses time adalah kerusakan mesin. Perusahaan memiliki 5 mesin kertas, dan mesin kertas 3 adalah mesin kertas dengan nilai keandalan terendah karena paling banyak mengalami kerusakan akibat perubahan fungsi produksi yang diterapkan. Antisipasi losses time yang dilakukan oleh perusahaan masih melebihi batas yang tercantum dalam Rencana Kinerja Anggaran Perusahaan (RKAP) sehingga ada indikasi perusahaan mengalami kerugian. Adanya losses time dapat mengganggu keberlanjutan suatu proses produksi dan untuk mengatasinya diperlukan keandalan mesin. Keandalan mesin dapat dicapai dengan melakukan perawatan mesin, terlebih dengan perawatan yang terjadwal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui basic event penyebab losses time, mengetahui komponen kritis dan mendapatkan interval waktu perawatan komponen sehingga dapat disusun jadwal perawatan (preventif) rekomendasi yang memberikan peningkatan availability mesin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fault Tree Analysis (FTA). Hasil penelitian menunjukkan ada 32 basic event yang menyebabkan losses time di mesin kertas 3. Komponen mesin kertas yang paling kritis secara keseluruhan adalah HSM Roll (nilai keandalan 93,86%). Namun bila dilihat tiap part, maka Stock Preparation Part merupakan part terkritis (nilai keandalan 88,64%) dengan komponen kritisnya adalah Vertical Screen (nilai keandalan 95,4%). Untuk interval waktu perawatan komponen, bervariasi mulai dari 20 hari (1 komponen), 20-30 hari (1 komponen), 40 hari (1 komponen), 50 hari (3 komponen), 100 hari (3 komponen), 140 hari (6 komponen), 280 hari (1 komponen), 300 hari (12 komponen), 320 hari (15 komponen) dan 330 hari (8 komponen). Kemudian jadwal perawatan preventif yang direkomendasikan menunjukkan peningkatan availability mesin sebesar 35 hari per tahun. Kata kunci: availability, fault tree analysis, losses time, mesin kertas, penjadwalan perawatan preventif
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008 MENGGUNAKAN GAP ANALYSIS TOOLS (Studi Kasus PT. Sahabat Rubber Industries, Malang) Prakasa, Aditya Twin; Setyanto, Nasir Widha; Kusuma, Lalu Tri Wijaya Nata
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.559 KB)

Abstract

Abstrak PT. Sahabat Rubber Industries ingin memperoleh sertifikat ISO 9001:2008 untuk jaminan mutu manajemen. Sebelum mengajukan proses sertifikasi, perusahaan ingin melakukan pengkajian penerapan sistem manajemen mutu agar proses sertifikasi dapat berjalan dengan baik sehingga sertifikat dapat diperoleh. Untuk menganalisis tingkat penerapan sistem manajemen mutu di perusahaan digunakan metode gap analysis tools. Analisis ini menggunakan beberapa indikator. Selanjutnya dilakukan wawancara terhadap karyawan perusahaan untuk mengetahui kendala dalam penerapan sistem manajemen mutu. Hasil gap analysis checklist menunjukkan bahwa pelaksanaaan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 di perusahaan belum baik. Presentase penilaian menunjukkan bahwa klausul 8 menjadi klausul dengan nilai terendah (66%), sedangkan presentase tertinggi ada pada klausul 4 (92%). Kendala utama yang dialami perusahaan adalah tingkat pemahaman karyawan terhadap ISO 9001:2008 masih rendah dan tidak maksimalnya fungsi management representative. Perusahaan harus melakukan banyak perbaikan untuk memperbaiki sistem manajemen mutunya agar proses sertifikasi dapat berjalan lancar.   Kata kunci: sistem manajemen mutu, ISO 9001:2008, gap analysis
ANALISIS PENGARUH PELAYANAN PRIMA TERHADAP KEPUASAN NASABAH DAN LOYALITAS NASABAH MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (Studi Kasus di PT. Bank Rakyat Indonesia Kanca Malang Martadinata) Achlam, Steffi Melati; Setyanto, Nasir Widha; Oktavianty, Oke
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.79 KB)

Abstract

Abstrak   Seiring berkembangnya zaman, nasabah tidak lagi hanya mengukur kualitas bank berdasarkan produk-produk yang ditawarkan, melainkan seberapa bagus pelayanan yang diberikan. Sebagai salah satu lembaga perbankan, BRI Cabang Malang Martadinata harus bertahan di tengah ketatnya persaingan yang ada dengan memberikan kualitas pelayanan khusus yang dapat menjadi keunggulan serta dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelayanan prima terhadap kepuasan nasabah dan loyalitas nasabah. Metode yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM). Dari hasil analisis SEM berdasarkan data kuesioner yang disebarkan kepada 120 responden, didapatkan bahwa pelayanan prima memiliki pengaruh terhadap kepuasan nasabah dan loyalitas nasabah. Kepuasan nasabah juga memiliki pengaruh terhadap loyalitas nasabah. Indikator-indikator dari pelayanan prima yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap kepuasan nasabah dan loyalitas nasabah serta indikator-indikator kepuasan nasabah yang berpengaruh paling signifikan terhadap loyalitas nasabah selanjutnya dikembangkan menjadi rekomendasi yang diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas dari nasabah BRI Cabang Malang Martadinata. Kata kunci: bank, pelayanan prima, kepuasan nasabah, loyalitas nasabah, structural equation modeling

Page 16 of 234 | Total Record : 2335


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 10 (2025): Vol. 14 No. 1 (2025): Vol. 13 No. 9 (2025): Vol. 13 No. 8 (2025): Vol. 13 No. 7 (2025): Vol. 13 No. 6 (2025): Vol. 13 No. 5 (2025): Vol. 13 No. 4 (2025): Vol. 13 No. 3 (2025): Vol. 13 No. 2 (2025): Vol. 13 No. 1 (2025): Vol. 12 No. 10 (2024): Vol. 12 No. 9 (2024): Vol. 12 No. 8 (2024): Vol. 12 No. 7 (2024): Vol. 12 No. 6 (2024): Vol. 12 No. 5 (2024): Vol. 12 No. 4 (2024): Vol. 12 No. 3 (2024): Vol. 12 No. 2 (2024): Vol. 12 No. 1 (2024): Vol. 11 No. 10 (2023): Vol. 11 No. 9 (2023): Vol. 11 No. 8 (2023): Vol. 11 No. 7 (2023): Vol. 11 No. 6 (2023): Vol. 11 No. 5 (2023): Vol. 11 No. 4 (2023): Vol. 11 No. 3 (2023): Vol. 11 No. 2 (2023): Vol. 11 No. 1 (2023): Vol. 10 No. 9 (2022) Vol. 10 No. 8 (2022): Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 14 (2017) Vol 5, No 13 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 10 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue