cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2021)" : 22 Documents clear
EVALUASI PENERAPAN KESEHATAN, DAN KESELAMATAN KERJA (K3) KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG GELANGGANG PRESTASI FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA Kunaifi, Ravniar; Hasyim, Muhammad Hamzah; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kecelakaan kerja pada proyek konstruksi mengakibatkan kerugian baik secara materiil maupun secara waktu bagi pihak penyedia jasa konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat penerapan K3 (Kesehatan, dan Keselamatan Kerja) Konstruksi terhadap kinerja proyek konstruksi khususnya pada proyek Pembangunan Gedung Gelanggang Prestasi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya dengan metode Importance-Performance Analysis. Penelitian ini dilakukan dengan proses survey dimana pembagian kuisioner kepada tenaga kerja di Proyek dengan kuisioner berdasarkan pada Sistem Manajemen Keselamatan Kerja (SMKK) yang terdapat pada Permen PU No. 21 Tahun 2019 yang kemudian dianalisa dengan metode Importance-Performance Analysis (IPA). Hasil kuadran dikaji tingkat kepentingan dan kinerja penerapan yang ada pada proyek. Kemudian adanya Index Performance (IP) untuk mengetahui tingkat penerapan K3 yang sudah dijalankan pada proyek. Serta menunjukkan tingkat kepentingan pada semua indikator menurut tenaga kerja dianggap penting dengan tingkat kinerja dirasa sudah memenuhi dimana ini sesuai dengan ekspektasi penyedia jasa yang tertera pada Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) yang dibuat oleh penyedia jasa. Dengan nilai Index Performance (IP) yang didapatkan sebesar 82,12% serta dapat dikategorikan bahwa kinerja penerapan pada proyek ini sudah sangat baik.   Kata Kunci : Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), metode Importance-Performance Analysis, Index Performance.
PERENCANAAN BENDUNG SEBAGAI PENGENDALI GERUSAN LOKAL (LOCAL SCOURING) PADA PILAR JEMBATAN MAJAPAHIT MALANG Ibrahim, Tsabita Imania; Pujiraharjo, Alwafi; Suharyanto, Agus
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendung merupakan bangunan air yang melintang pada sungai dengan fungsi utama mengatur muka air pada sungai tersebut. Selain berfungsi menaikkan muka air, bendung juga memiliki fungsi untuk mengendalikan gerusan lokal, misalnya pada pilar jembatan dengan mengatur kecepatan aliran. Studi ini bertujuan mengatasi gerusan lokal pada pilar jembatan dengan membuat bendung di hilir pilar. Lokasi penelitian adalah Jembatan Majapahit di Kota Malang yang melintasi Sungai Brantas dimana pada pilarnya terjadi gerusan lokal. gerusan lokal ini disebabkan karena adanya penyempitan pada lokasi pilar jembatan sehingga menyebabkan efek pembendungan di hulu pilar yang mengakibatkan keceapatan aliran yang besar pada lokasi pilar jembatan. Bendung direncanakan di hilir jembatan pada lokasi dan elevasi yang mempertimbangkan pengaruh kenaikan muka air di hulu dan stabilitas tubuh bendung serta kondisi hidrolika aliran setelah adanya bendung pada kondisi banjir rencana. Debit banjir rencana yang digunakan adalah debit banjir dengan kala ulang 50 tahun sebesar 285,45 m3/det yang diperoleh dari analisis data pengukuran debit selama 13 tahun.  Tujuan pembangunan bendung adalah untuk mengurangi kecepatan aliran di hulu bendung sehingga tercipta sedimentasi di hulu bendung yaitu pada pilar jembatan. Kenaikan muka air di hulu bendung diharapkan tidak mempengaruhi kondisi tanah di kanan dan kiri sungai yaitu tidak terjadi limpasan ke tebing sungai sehingga tidak mengganggu pemukiman di kanan dan kiri sungai. Elevasi puncak bendung direncanakan mampu menaikkan muka air di hulu sehingga mengurangi gerusan pada pilar namun tidak menyebabkan banjir di kanan kiri sungai. Dari hasil analisis hidrolika dengan mempertimbangkan kondisi tersebut maka direncanakan bendung dengan pusat pada jarak 15 meter dari hilir jembatan dan elevasi puncak +446,62 m dimana diperlukan bendung setinggi 2,5 m. Di hilir bendung dibuat peredam energi dengan kolam olak USBR Tipe III, dasar kolam olak diturunkan 1 meter dari elevasi sungai di hilir untuk menjaga tinggi loncatan hidrolik tidak melebihi kedalaman normal alirin di hilir bendung. Kata Kunci: debit banjir, aliran kritis, kolam olak, stabilitas

Page 3 of 3 | Total Record : 22