cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2019)" : 5 Documents clear
Pengaruh Kualitas Taman Lapangan Banteng Jakarta Terhadap Kesehatan Fisik Berdasarkan Persepsi Masyarakat Dhea Adi Noor; Novi Sunu Sri Giriwati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini DKI Jakarta baru hanya memiliki ruang terbuka hijau sebesar 9,98% dari target 30% dari total wilayah kota. Sasaran pengelolaan ruang terbuka hijau di Jakarta ialah ruang terbuka hijau yang mampu mengatasi permasalahan lingkungan kota serta berdampak positif terhadap kesejahteraan sosial masyarakatnya. Taman Lapangan Banteng sebagai ruang publik yang digunakan untuk menghabiskan akhir pekan akan tetapi memiliki fasilitas yang kurang sehingga dilakukan revitalisasi untuk memperkuat fungsinya. Ruang terbuka publik diharapkan mampu menumbuhkan kreatifitas dan produktivitas warga kota serta dapat berekreasi secara aktif maupun pasif. Dalam penelitian ini menggunakan metode gabungan kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif untuk menganalisis kualitas Taman Lapangan Banteng terhadap kesehatan fisik dan metode kuantitatif untuk mengetahui persepsi pengunjung taman terhadap kualitas Taman Lapangan Banteng serta pengaruhnya terhadap kesehatan fisik yang menggunakan analisis mean score, analisa faktor, dan regresi. Adapun aspek kualitas taman yang dinilai yaitu aksesibilitas, fasilitas, pengelolaan, elemen natural, dan aktivitas. Analisis gabungan dalam penelitian ini dilakukan dengan mengkombinasikan antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif sehingga memberikan pemahaman lebih lengkap dibandingkan dengan hanya menggunakan satu pendekatan saja. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa Taman Lapangan Banteng sudah memiliki kualitas yang baik secara kualitas berdasarkan standard dan teori serta penilaian masyarakat yang mengunjungi taman melalui analisis kuantitatif yang telah dilakukan. Nilai rerata dari setiap indikator yang dinilai yaitu memperoleh nilai baik dengan nilai tertinggi yaitu 4,09 untuk indikator aksesibilitas dan nilai terendah yaitu 3,60 untuk indikator fasilitas. Hal tersebut menunjukkan bahwa Taman Lapangan Banteng mampu menjadi ruang terbuka publik yang berkualitas dan memiliki karakteristik yang baik untuk melihat pemandangan alam, sebagai pemulih, dan sebagai tempat rekreasi.
Kondisi Fisik Jalur Pejalan Kaki pada Koridor Jalan Veteran Malang dalam Konteks Kenyamanan Spasial Nailla Agitayanto Kirana Sakti; Sigmawan Tri Pamungkas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar Jalan Veteran memiliki fungsi pendidikan serta perdagangan dan jasa. Fungsi lingkungan yang beragam ini membuat aktivitas yang terjadi juga beragam, aktivitas yang beragam ini tentunya dapat menimbulkan permasalahan secara spasial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik jalur pejalan kaki pada koridor Jalan Veteran Malang dalam konteks kenyamanan spasial. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksploratoris sekuensial, yang dilakukan dalam dua tahap: tahap pertama merupakan observasi lapangan dan tahap kedua adalah penilaian berdasarkan pengguna jalur pejalan kaki dengan menggunakan kuisioner, yang melibatkan sebanyak 150 responden pada jalur pejalan kaki di tepi maupun median jalan pada koridor Jalan Veteran. Elemen penelitian (sirkulasi, perabot jalan, dan aksesibilitas) pada kawasan studi tersebut dianalisis secara evaluatif. Untuk memperoleh rekomendasi kondisi yang ideal dan rasional menggunakan kesimpulan analisis data yang sebelumnya dibuat dalam sintesis data. Hasil penelitian menyebutkan bahwa kondisi fisik jalur pejalan kaki pada koridor Jalan Veteran Malang belum diterapkan sebagaimana mestinya sehingga mempengaruhi kenyamanan spasial pengguna. Sehingga perlu dilakukan peningkatan mengenai elemen-elemen fisik pada jalur pejalan kaki tersebut agar koridor JalanoVeteran Malangodapat menjadi kawasan yang nyaman secara spasial khususnya bagi para pejalan kaki.
Evaluasi Penerapan Prinsip Pendinginan Pasif Terhadap Penurunan Suhu Pada Bangunan Kantor Karya Delution Architect Nabila Ulfah; Agung Murti Nugroho
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendinginan pasif merupakan salah satu aspek desain pasif yang umumnya diterapkan pada bangunan di negara iklim tropis, salah satunya Indonesia. Semakin banyaknya penerapan pendinginan pasif dalam upaya efisiensi energi diusung oleh arsitek-arsitek di Indonesia, salah satunya Delution Architect. Bangunan karya Delution Architect secara visual, menerapkan beberapa prinsip pendinginan pasif. Namun, dalam penerapan prinsip tersebut perlu memperhatikan lingkungan sekitar. Objek penelitian yang dipilih yaitu kantor DPD Golkar Cikini dan kantor Himaya Studio. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif dan kualitatif. Metode kualitatif menilai analisis visual dengan parameter dari kajian pustaka, sedangkan metode kuantitatif dengan pengukuran suhu di ruang luar, koridor, dan ruang kerja untuk melihat kinerja termal di kedua objek. Penggabungan analisis visual dan hasil pengukuran menunjukkan bahwa kinerja termal di kantor DPD Golkar tergolong baik karena sebagian besar berada pada suhu netral, dan mengalami penurunan. Rekomendasi pada objek tersebut belum diperlukan. Meskipun demikian, penerapan prinsip pendinginan pasif kantor Himaya Studio belum maksimal pada ruang kerja karena selalu berada di atas suhu netral dan sebagian besar mengalami kenaikan suhu. Namun, koridor kantor Himaya Studio memiliki kinerja termal yang baik karena selalu mengalami penurunan suhu. Berdasarkan analisis visual, yang paling menonjol pada bangunan karya Delution Architect adalah penerapan sistem cross ventilation.
Rekayasa Desain Sun-shading untuk Penurunan Suhu Unit Hunian pada Bangunan Rusunawa Manis V Tangerang Marsela Nabela; Ary Deddy Putranto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rusunawa merupakan rumah susun sewa sederhana yang diperuntukan bagi masyarakat menengah kebawah, namun kenyamanan pengguna di dalamnya harus tetap diperhatikan. Untuk mencapai kenyamanan termal, suhu udara pada unit hunian harus sesuai dengan standar kenyamanan termal atau suhu netral. Rentang suhu netral di Kota Tangerang berkisar 23,75 qC – 28,75 qC. Namun pada kondisi eksisting, suhu udara pada unit hunian lebih tinggi dari rentang suhu netral. Penelitian ini menggunakan ecotect analysis 2011 sebagai perangkat simulasi untuk mengetahui suhu udara unit hunian pada tiga tanggal kritis, untuk mengetahui strategi pendinginan alami yang tepat, dan untuk mengetahui elemen pendingin alami yang mampu maksimal menurunkan suhu udara. Hasil penelitian m
Geometri Islami pada Masjid Universitas di Kota Malang Nabila Ramanindhita; Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geometri muncul sebagai salah satu seni Islam karena Islam melarang penggunaanmakhluk hidup yaitu hewan dan manusia sebagai bagian dalam kesenian Islam.Geometri Islami muncul sebagai acuan proporsi perancangan desain dengan metoderasio 1 : 5 pada denah, tapak atau layout plan, ketinggian bangunan dan ketinggianmenara pada bangunan-bangunan Islami di Andalusia. Pengujian geometri Islamisebagai acuan proporsi perancangan desain pada masjid-masjid universitasterutama di Kota Malang yang terkenal dengan sebutan Kota Pendidikan karenamasjid saat ini menjadi bagian dari kompleks universitas yang mudah ditemukan.Metode yang digunakan adalah metode deduktif-kualitatif yakni metode yangmenggunakan teori untuk alat penelitian sebagai pijakan awal dan menemukanmasalah, kemudian membangun hipotesis maupun melakukan pengamatan dilapangan sampai dengan menguji data sehingga metode rasio 1 : 5 digunakan untukmenguji Masjid Raden Patah di UB, Masjid A.R. Fachruddin di UMM, Masjid AinulYaqin di UNISMA, Masjid Tarbiyah di UIN Malik Ibrahim, dan Masjid Al-Hikmah diUM di Kota Malang. Hasil penelitian dari kelima masjid universitas di Kota Malangmenunjukkan bahwa metode rasio 1 : 5 sebagai acuan proposi perancangan desainbangunan Islami tidak diterapkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5