cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2014)" : 19 Documents clear
STUDI INTERAKSI MOLEKUL KOMPONEN MINYAK NILAM DENGAN RESEPTOR OLFAKTORI SEBAGAI REPELLENT NYAMUK CULEX sp SECARA IN SILICO DAN IN VITRO Nidianti, Ersalina; Utomo, Edi Priyo; Himawan, Toto
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.859 KB)

Abstract

The components of patchouli oil consist of mayor e.g patchouli alcohol and minor component such as patchoulene, α-guaiene, syechellen, and caryophyllene. These compounds are potentially as repellent or attractant against insects. The purpose of this research is to determine the activity of the Culex sp mosquito repellency using patchouli oil in silico and in vitro. Assessment of in silico modeling is through based on interactions of terpenoid  the Culex sp mosquito olfactory receptor structure was downloaded from www.pdb.org with access code 3OGN while the ligand structure downloaded from www.ncbi.nlm.nih.gov. The modeling by using Autodock Tools 1.5.4 docking of the ligands were done in consecutive performing of α-guaine, α-patchoulen, vellence, caryophyllene, and syechellen respectively. In comparing with commercial repellent DEET, the patchouli oil component with minus patchouli alcohol have more potent as repellent with Kd = 330 µM, while Kd of DEET is 7,31 µM. Patchouli oil components have potential as a repellent better than DEET, it is indicated from Kd values greater than Kd DEET.  By in vitro experiment, patchouli oil showed repellency at EC50 = 6,19 ± 0,55 ppm. Keywords: Computational chemistry, Patchouli Oil, Repellent  
PENGARUH KONSENTRASI ASAM DAN DIAMETER SPOT REAKSI PADA KEMAMPUAN DETEKSI TEST KIT MERKURI(II) Indriana, Silvi Avianti; Sulistyarti, Hermin; Atikah, Atikah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.125 KB)

Abstract

Test kit merkuri(II) telah berhasil dibuat berbasis pada pembentukan kompleks merkuri(II)-ditizonat yang berwarna oranye. Pada penelitian ini dilakukan optimasi konsentrasi asam yang mempengaruhi kestabilan kompleks merkuri (II) ditizon dan diperoleh konsentrasi optimum 2 M. Pada kondisi asam optimum, test kit larutan dapat digunakan untuk mendeteksi merkuri pada kisaran konsentrasi 0-10 ppm. Pengembangan test kit berbasis kertas memerlukan optimasi diameter spot reaksi yang melibatkan AKD (Alkyl Ketene Dimer) sebagai pembatas diameter spot reaksi yang bersifat hidrofobik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas warna kompleks merkuri (II) ditizon pada kertas meningkat dengan menurunnya diameter spot reaksi, dan diperoleh diameter optimum pada 1 cm. Penggunaan diameter optimum menunjukkan perbedaan intensitas warna untuk konsentrasi merkuri (II) pada konsentrasi 0, 10, dan 20 ppm.Kata kunci : AKD, asam, ditizon, test kit merkuri, diameter spot reaksi
SINTESIS DAN KARAKTERISASI FOTOKATALIS ZnO PADA ZEOLIT Wulandari, Ika Oktavia; Wardhani, Sri; Purwonugroho, Danar
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.151 KB)

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan sintesis fotokatalis ZnO yang terimpregnasi pada zeolit serta karakterisasi fotokatalis. Impregnasi ZnO dilakukan melalui penambahan zeolit ke dalam larutan Zn(NO3)2 dengan konsentrasi 0,05 dan 0,1 M. Konsentrasi fotokatalis ZnO pada zeolit yang dihasilkan dari proses impregnasi adalah 0,75 dan 1,5 mmol ZnO/g zeolit. Hasil karakterisasi dengan Diffuse Reflectance Spectroscopy (DRS) menunjukkan energi celah untuk katalis ZnO pada zeolit adalah 3,06 eV. Keberadaan ZnO pada zeolit ditunjukkan dengan puncak yang muncul pada bilangan gelombang 470,63 dan 941,26 cm-1. Berdasarkan hasil karakterisasi dengan Surface Area Analyzer (SAA) diperoleh luas permukaan zeolit teraktivasi serta ZnO pada zeolit 0,75 dan 1,5 mmol ZnO/g zeolit masing-masing sebesar 113,689; 51,144; dan 46,289 m2/g. Identifikasi kemampuan katalitik dilakukan melalui fotodegradasi zat warna methylene blue. Persen degradasi zat warna dengan penambahan 0,75 dan 1,5 mmol ZnO/g zeolit masing-masing sebesar 89,832 dan 78,286%.   Kata kunci : fotodegradasi, fotokatalis, methylene blue, zeolit, ZnO
UJI SELEKTIFITAS DAN VALIDITAS TEST KIT MERKURI(II) Putra, Bhurman Pratama; Sulistyarti, Hermin; Fardiyah, Qonitah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.195 KB)

Abstract

ABSTRAK Merkuri adalah logam berat yang sering diketahui masyarakat tentang bahayanya jika terpapar oleh manusia. Untuk mengetahui kadar merkuri, biasanya digunakan instrumentasi yang mahal. Pada penelitian ini, telah dibuat metode alternatif berupa test kit untuk penentuan kadar merkuri berdasarkan pembentukan kompleks merkuri dengan ditizon yang berwarna oranye. Namun test kit yang telah dibuat tersebut belum dilakukan uji selektifitas dan validitasnya. Uji selektifitas dilakukan dengan melihat pengaruh ion Ag+ dan Pb2+ terhadap kinerja test kit dengan rentang konsentrasi 1-10 ppm. Penambahan ion Ag+ 10 ppm menurunkan absorbansi test kit merkuri 1-10 ppm sebesar 12,12 %, sedangkan penambahan ion Pb2+ dengan konsentrasi yang sama yakni 10 ppm, absorbansi test kit merkuri relatif konstan. Untuk memvalidasi test kit merkuri ini, dilakukan dengan cara menguji sampel sintetis merkuri dan membandingkannnya dengan metode standar AAS (spektrofotometer serapan atom). Hasil validasi menunjukkan bahwa test kit merkuri memberikan akurasi 90% sedangkan metode standar AAS memberikan nilai akurasi yang tinggi, yakni sebesar 98,83%.   Kata kunci: Merkuri, test kit, ditizon, selektifitas, validitas
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI ELEKTRODA SELEKTIF ION CdCl3- TIPE KAWAT TERLAPIS BERBASIS ALIQUAT 336-CdCl3- Puspitaningrum, Shanti; Atikah, Atikah; Fardiyah, Qonitah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.362 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membuat dan mengkarakterisasi elektroda selektif ion (ESI) CdCl3- tipe kawat terlapis berbahan aktif aliquat 336-CdCl3- berpendukung polimer campuran polivinilklorida (PVC)-plasticizer dibutilftalat (DBP). Variabel penelitian yang dipelajari meliputi variasi komposisi bahan penyusun membran dan waktu perendaman membran agar diperoleh ESI CdCl3- bersifat Nernstian. Optimasi waktu perendaman dilakukan dengan merendam membran ESI dalam larutan CdCl3- 0,1 M dalam variasi waktu 3-24 jam dengan interval 3 jam. Karakteristik ESI yang diuji meliputi: harga Faktor Nernst, rentang konsentrasi linier, batas deteksi, waktu respon dan usia pakai. Pengukuran potensial larutan dilakukan pada suhu kamar menggunakan larutan CdCl3- 10-8-10-1 M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran dengan perbandingan komposisi aliquat 336-CdCl3-: PVC: DBP = 4: 33: 63 (%b/b) dilarutkan dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) 1:3 b/v menunjukkan sifat Nernstian dengan harga Faktor Nernst sebesar 58,37 mV/dekade konsentrasi pada rentang konsentrasi  CdCl3- 10-6 – 10-1 M CdCl3-, batas deteksi 5,86 x 10-6 M atau setara 1,28 ppm CdCl3-,  perlu waktu perendaman selama 12 jam, waktu respon  cepat (50 detik) dan usia pemakaian selama 22 hari masih baik.   Kata kunci : Cadmium, Membran, Aliquat336, Potensiometri
PENGARUH pH, ION ASING TERHADAP KINERJA ESI CdCl3- TIPE KAWAT TERLAPIS DAN APLIKASINYA Djatmika, Rosalina; Atikah, Atikah; Fardiyah, Qonitah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.079 KB)

Abstract

ABSTRAK Elektroda Selektif  Ion (ESI) CdCl3- tipe kawat terlapis dibuat dengan komposisi perbandingan (% berat) Aliquat 336-CdCl3- : polivinilklorida (PVC) : dibutilftalat (DBP) = 0,04 : 0,33 : 0,63 dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) dengan perbandingan b/v = 1 : 3 yang telah dikarakterisasi kinerjanya yang didasarkan pada harga Faktor Nernst. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh pH dan ion asing terhadap kinerja ESI CdCl3- tipe kawat terlapis untuk menentukan kadar kadmim dalam air limbah baterai. Pengaruh pH ditentukan dengan mengukur potensial larutan CdCl3- pada pH 1-7. Pengaruh ion asing ditentukan menggunakan metode larutan tercampur dengan konsentrasi ion asing NO3- dan H2PO4- masing-masing  0,01 M dalam larutan ion utama CdCl3- dalam rentang konsentrasi 10-1-10-6 M. ESI CdCl3- tipe kawat terlapis diaplikasikan untuk menentukan kadar kadmium dalam air limbah baterai yang hasilnya dibandingkan dengan metoda standar spektrometri serapan atom (SSA).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESI CdCl3- tipe kawat terlapis dapat bekerja optimal pada pH 1-4 dan tidak terganggu dengan kehadiran ion asing NO3- dan H2PO4-. Urutan selektifitas  ESI CdCl3- tipe kawat terlapis terhadap ion asing adalah : CdCl3->NO3->H2PO4- . ESI CdCl3- digunakan  untuk  menentukan  kadar  ion kadmium  pada air limbah baterai sebagai metoda alternatif selain metoda Spektrometri Serapan Atom (SSA).  Diperoleh kadar  kadmium  sebesar 12,74 ± 1,11 ppm dengan  memberikan akurasi sebesar 98,53% dan presisi sebesar 97,45% Kata kunci :  Aliquat 336-CdCl3-,  potensiometri, membran
ESTERIFIKASI 2-ISOPROPIL-5-METILSIKLOHEKSANOL (l-MENTOL) MENGGUNAKAN ASAM PROPIONAT Nurita, Friska Devi Mella; Retnowati, Rurini; Suratmo, Suratmo
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.492 KB)

Abstract

Menthol is one of peppermint oil components (Mentha piperita). It can be converted into menthyl propionate that have stronger aroma than alcohol compounds. The aims of this research were to synthesize ester l­-menthyl propionate using l-menthol and propionate acid and study on the influence of mole ratio of reactans to esters product. The esterifications were carried out by reacting l-menthol and propionate acid in ether solvents and sulfuric acid as catalyst. The mixture was refluxed for 1 hour. The ratio of l-menthol and propionate acid were set at 1:1, 1:2, 1:3, 1:4. The products of esterification were characterized based on physical properties (color and odor) and analyzed by TLC, GC, GC-MS and FT-IR Spectrophotometry. The result of characterization showed that the products are a mixture of l-menthol and l-menthyl propionate. This products have a yellow color and stronger aroma than l-menthol. The results showed the highest yield of synthesis products 22.5 % was obtained at mole ratio l-menthol:propionate acid 1:1. Key words: esterification, l-menthyl propionate, mole ratio
ESTERIFIKASI l-MENTOL DAN ANHIDRIDA ASETAT DENGAN VARIASI RASIO MOL REAKTAN Chasana, Nuraini Uswatun; Retnowati, Rurini; Suratmo, Suratmo
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.139 KB)

Abstract

Ester merupakan senyawa berbau harum, yang dapat diperoleh dari reaksi antara alkohol dan asam karboksilat. Senyawa tersebut banyak digunakan dalam industri parfum, kosmetik, dan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan esterifikasi terhadap l-mentol dengan anhidrida asetat dan mengetahui pengaruh rasio mol l-mentol:anhidrida asetat (1:1, 2:1, 3:1, 4:1, 5:1) terhadap produk ester yang dihasilkan. Reaksi dilakukan dengan mencampurkan senyawa l­-mentol, anhidrida asetat dan katalis H2SO4 98 % dalam pelarut dietil eter dalam refluks selama 1 jam. Hasil sintesis dianalisis berdasarkan penentuan sifat fisik (warna,bau) dan dikarakterisasi dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), Spektrofotometri Infra Merah (FT-IR), Kromatografi Gas (KG), dan Kromatografi Gas-Spektrometri Massa (KG-SM). Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa hasil sintesis masih berupa campuran yaitu l-mentol dan l-mentil asetat, berupa cairan berwarna kuning dan berbau khas mint. Rasio mol l-mentol dan anhidrida asetat mempengaruhi produk l-mentil asetat. % rasio tertinggi l-mentil asetat yaitu sebesar 18,79 % pada rasio mol l-mentol:anhidrida asetat 2:1. Sedangkan rendemen tertinggi senyawa l-mentil asetat yaitu sebesar 28,28 % pada rasio mol l-mentol:anhidrida asetat 2:1. Kata kunci: Esterifikasi, l­-mentol, anhidrida asetat, rasio mol
PENGARUH SUHU PADA EKSTRAKSI EMAS DARI LIMBAH RAM (RANDOM ACCES MEMORY)KOMPUTER Wahib, Abdul; Tjahjanto, Rachmat Triandi; Purwonugroho, Danar
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.471 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap proses ekstraksi emas pada RAM (Random Acces Memory)komputer menggunakan pelarut aqua regia, dan mengetahui volume aqua regia optimum untuk ekstraksi tersebut. Tahapan yang dilakukan adalah meliputi preparasi sampel, pelarutan sampel, pengendapan emas dengan Na2S2O5, dan menganalisis kadar ekstrak emas menggunakan SSA (Spektroskopi Serapan Atom) AA 620 SHIMADZU dan dikarakterisasi dengan alat instrumentasi XRF (X-Ray Fluorescense) merk PAN Analytical – Minipal 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan emas dari RAM  komputer bisa dipisahkan dengan ekstraksi menggunakan pelarut aqua regia.Ekstraksi pada suhu ruang memberikan hasil yang lebih baik apabila dibandingkan dengan menggunakan pemanasan, dimanakonsentrasi emas yang terekstraksi sebesar57,9615 ppm, serta kadar Au endapan sebesar 6,24 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ekstraksi emas secara optimum dapat dilakukan pada suhu ruang menggunakan pelarut aqua regia: air dengan volume sebesar 30 mL : 70 mL.   Kata kunci:AAS, pemisahan emas, RAM komputer, XRF   ABSTRACT   The purpose of this study was to determine the effect of temperature on the gold extraction process in RAM ( Random Access Memory ) computer using solvent aqua regia , and aqua regia determine the optimum volume for the extraction . Steps being taken are covering sample preparation , sample dissolution , precipitation of gold with Na2S2O5 , and analyze the levels of extract gold using AAS (Atomic Absorption Spectroscopy) Shimadzu AA 620 and characterized by XRF instrumentation tool ( X - Ray fluorescense) PAN Analytical brands - MiniPal 4 . the results of this study indicate that the gold content of the computer's RAM can be separated by solvent extraction using aqua regia . Extraction at room temperature gives better results when compared with the use of heating , where the concentration of gold is extracted by 57.9615 ppm , and the content of Au deposition at 6.24% . It can be concluded that the optimum gold extraction can be performed at room temperature using aqua regia solvent : water with a volume of 30 mL : 70 mL .   Keywords: AAS, computer RAM, gold extraction, XRF  

Page 2 of 2 | Total Record : 19