cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Physics Student Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
Indentifikasi Sebaran Hidrokarbon Pada Reservoir Batu Pasir Dengan Inversi AI Dan SI Menggunakan Metode Stokastik gustiansyah, rizky; Susilo, Adi; Saraswati, Putu Ayu
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode inversi merupakan salah satu metode andalan dalam identifikasi sebaran hidrokarbon. Metode seismic inversi menghasilkan respon yang tidak unik dan dapat menghasilkan respon yang sangat beragam sehingga perlu dianalisis dengan metode statistik. Metode inversi secara statistic dilakukan dengan metode stokastik yang menggunakan latar belakang model hasil inversi simultan, mampu memberikan hasil dengan tingkat akurasi dan korelasi tinggi. Hasil inversi stokastik yang dilakukan parameter fisis Accoustic Impedance (AI) dan Shear Impedance (SI) menghasilkan korelasi terhadap data sumur hingga sebesar 0.94 untuk AI dan 0.84 untuk SI. Sebaran hidrokarbon dianalisis berdasarkan kombinasi hasil inversi stokastik AI dan SI dengan kebolehjadian 90%. Nilai AI rendah (5000 - 6000 g/cc m/s) dan SI rendah (2500 - 4000 g/cc m/s) berasosiasi dengan keberadaan hidrokarbon dalam reservoir dengan porositas antara 0.25-0.35. Hidrokarbon Gas 90% tersebar di sekitar sumur NORTON 5, dan Hidrokarbon minyak 85% tersebar disekitar sumur NORTON 1.
MEASUREMENT OF EMISSION FACTOR AND BIOEFFICATION OF ONE PUSH AEROSOL INSECTICIDIES AGAINST DECEASE OF FEMALES AEDES AEGYPTI quraisyiyah, sukainah; yuana S.Si.,M.Si, firdy; widodo M.Si.,Ph.D, chomsin
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

At this time more household insecticide marketed in various trademarks, packaging, and active material content. For every instance should be examined the efficacy to the insect and calculated the particle concentration. The particle concetration measurement and bioeffication to 3 one push aerosol repellent product, the first is poduct A with content transfluthrin 21.3%, product B with content metofluthrin 3.5% and product C with content transfluthrin 25%. The test of bioeffication on female Aedes aegypti use the glass chamber with 3 times repetations. And for to known the relationship between emission factor and bioeffication so do the measurement of the particle concentration. Measurement of the particle insectisides concentration of one push aerosol performed using P-Trak models 8525 with 3 times repetations in the glass chamber. The results of bioeffication using glass chamber showed that the percentage of Aedes aegypti mortality on 3 the mosqito product repellent is 100%. The most rapid in Knock-Down Time 50 (KT 50) and KT 90 is Product A and the longest is product C. The results of Particle measurement use P-Trak models 8525 produces the factor emissions are different for each time of spraying. The highest is Product B, then produt A, and the lowest is the product C. Key word : one push aerosol insecticidies, glass chamber, bioeffication, emission factor
Identifikasi Struktur Bawah Permukaaan pada Lapangan Panasbumi X dengan Menggunakan Metode Audio Magnetotelurik dan Magnetotelurik Dewi, Cinantya Nirmala; Maryanto, Sukir; Gaffar, Eddy Z
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian geofisika dengan menggunakan metode audio magnetotelurik dan magnetotelurik telah dilaksanakan di lapangan panasbumi X. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan dan menentukan sistem panasbumi di daerah penelitian. Daerah penelitian terdiri dari 3 lintasan dengan jumlah titik pengukuran sebanyak 24 titik. Pengolahan data dilakukan hingga didapatkan peta kontur resistivitas. Hasil pengolahan data 2D menunjukkan bahwa nilai resistivitas lapisan bawah permukaan pada ketiga lintasan berkisar 4 Ω.m hingga 16384 Ω.m. Struktur bawah permukaan pada lintasan 1, 2, dan 3 memiliki litologi batuan yang sama yaitu batuan alterasi, breksi, tufa breksi, lava andesit, andesit, dan basalt. Sistem panasbumi pada daerah penelitian tersusun atas batuan lava andesit dan basalt sebagai sumber panas, batuan tufa breksi sebagai reservoar, dan batuan alterasi sebagai lapisan penudung.
Penentuan Akuifer Bawah Permukaan Menggunakan Metode Geolistrik Resistiviyas(Studi Kasus Pondok Pesantren Tahfidzul Quran, Dau-Malang) Sarari, Amanda Gissa
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kehidupan masyarakat saat ini, banyak orang memperebutkan minyak sebagai bahan bakar utama, namun beberapa tahun kedepan maka air bersih yang akan diperebutkan. Air bersih yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber kehidupan sehari – hari berasal dari air tanah yang terdistribusi mengalir di bawah permukaan.Berbagai metode dilakukan untuk dapat menemukan air tanah secara efektif, efisien, dan ekonomis, salah satu metode tersebut adalah Geolistrik Resistivitas. Melalui elektroda arus, aliran listrik diinjeksikan ke dalam permukaan tanah dan melalui lapisan dibawahnya.Nilai resistivitas suatu lapisan diterima oleh elektroda potensial dan terbaca oleh alat.Lapisan bawah permukaan dianggap bersifat homogen dan memiliki nilai resistivitas semu.Melalui pengolahan data menggunakan software IPI2WIN, Progress, dan Surfer didapat nilai resistivitas lapisan, kedalaman, serta pola distribusi lapisan penyusun. Hasil pemodelan dalam bentuk log resistivitas ditemukan akuifer pada sounding 3, kedalaman 52.57 – 114.55 m dengan ketebalan lapisan 61.98 m. Jenis akuifer yang di dapat adalah akuifer terkekang (confined akuifer) dengan produktifitas tinggi, penyebaran luas, keterusan, kisaran kedalaman muka air tanah sangat beragam. Secara umum lapisan penyusun bawah permukaan lokasi penelitian terdiri dari lempung, pasir, dan tuff. ----------------------------------------------------------------------- Nowadays, in this society life time, there are many people who fight for oil as the prime fuel, however for several years later on fresh water that will be fought for. Fresh water can be used as the source of life in the daily activities, it comes from ground water which distributed flowing under the surface. All kind of methods have done to find ground water effectively, efficient, and economic. One of the methods is Geolistic Resistivity. Through current electrodes, electric current are injected into surface of the ground and through under layer. Resistivity value of a layer is received by potential electrode and read by equipment. The layer under surface is considered to have homogeneous characteristic and has apparent resistivity value. Processing data attained by using IPI2WIN, Progress, and Surfer. The resistivity value of layer depth, and also the distribution pattern of layer composer. The model of result in log resistivity form are found akuifer at sounding 3, 52.57-114.55 depth with 61.98 m thickness of layer. The types of aquifier, it is confined aquifier with high productivity, large distribution, continuity, the revolution of depth water ground surface is varies. Commonly the layer under surface of observation field consists of clay, sand and tuff.  
PERANCANGAN REAKTOR PLASMA DAN KEAMANAN SISTEM REAKTOR TERHADAP SUHU Santoso, Selly Tifasari
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plasma di dalam bidang fisika dianggap sebagai zat keempat selain zat padat, cair, dan gas. Plasma didefinisikan sebagai gas yang terionisasi karena hampir semua elektronnya terpisah menjadi elektron bebas. Plasma terdiri dari ion positif, ion negatif, elektron, partikel netral, dan radikal bebas. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa perkembangan pula dalam penggunaan plasma. Untuk membangkitkan plasma secara buatan dibutuhkan alat bantu. Reaktor plasma merupakan alat yang memanfaatkan input energi listrik dan gesekan dari perbedaan kecepatan aliran gas yang masuk dan keluar yang menimbulkan medan listrik. Medan liatrik inilah yang akhirnya akan membangkitkan plasma. Energi listrik yang digunakan memerlukan energi yang cukup besar sehingga dibutuhkan sistem pengaman pada reaktor plasma. Rancangan pada keamanan sistem reaktor meliputi penggunaan sensor termokopel tipe K yang tersusun dari kawat berbahan Ni-Cr pada sisi positif dan Ni-Al pada sisi negatif, IC AD595 sebagai signal conditioning dari termokopel tipe K, DAQ CYDAS 1000P sebagai interface antara rangkaian elektronik dengan software di PC, dan Software Labview 7.1 sebagai sistem kontrol pada keamanan sistem yang memberikan perintah off pada generator plasma ketika suhu mencapai batas maksimal yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan adanya plasma yang terbentuk dan keamanan sistem dapat berjalan cukup baik. Generator plasma dapat merespon perintah sehingga ketika suhu mencapai nilai maksimum, generator plasma berada dalam kondisi off. Pengujian pada keamanan sistem dengan alat uji berupa termokopel digital OMEGA tipe HH12A menunjukkan nilai suhu yang terbaca memiliki perbedaan yang tidak terlalu signifikan. Kata kunci :Plasma, Reaktor Plasma, Termokopel tipe K, IC AD595, DAQ CYDAS 1000P, Labview 7.1
Identifikasi Zona Poros Reservoar Menggunakan Parameter Lamda-Mu-Rho pada Lapangan ‘X ‘ Cekungan Jawa Timur Utara istiqlalia, alif intan
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakterisasi reservoar pada Lapangan ‘X’ Cekungan Jawa Timur Utara telah dilakukan menggunakan metode inversi simultan dan analisis Lamda-Mu-Rho, dari parameter fisika tersebut diharapkan zona poros dapat diprediksi. Hasil dari inversi simultan menunjukkan sebaran nilai Impedansi-P daerah target berkisar   37222 (ft/s)(g/cc) -51053 (ft/s)(g/cc), sebaran Impedansi-S  daerah target berkisar 19933 (ft/s)(g/cc) – 32035 (ft/s)(g/cc), sebaran densitas reservoar  daerah target 2.4976 (g/cc) - 2.6508 (g/cc), Sebaran Lamda-Rho 68-84 GPa(g/cc), dan sebaran Mu-Rho 44-76 GPa(g/cc), porositas disekitar sumur LIDI-1 kedalaman 8511 ft -9747 ft berkisar 0-15%, sebaran porositas disekitar sumur LIDI-2 kedalaman 8396 ft -8727 ft  berkisar 0-5%. Nilai Impedansi-P, Impeadansi-S, Mu-Rho yang tinggi didukung pengukuran gama ray rendah kurang dari 40 API reservoar zona target merupakan karbonat, zona target disekitar sumur LIDI-2 harga Lamda-Rho tinggi dan porositas yang relatif rendah zona ini kurang berpotensi sebagai reservoar, zona target disekitar sumur LIDI-1 memiliki porositas tinggi sehingga zona ini lebih berpotensi sebagai reservoar. Kata kunci : Inversi simultan, Karbonat, Lamda-Mu-Rho, Porositas.
Pengukuran Efisiensi Termal Menggunakan Kompor Nabati pada Hasil Pembakaran Minyak Jelantah Kelapa Sawit, Minyak Jelantah Kanola, dan Minyak Jelantah Limbah dari Pedagang Lalapan Dewi, Indra Puspa
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu rumah tangga dan pedagang kaki lima umumnya sering menggunakan minyak goreng berkali-kali (minyak jelantah) tanpa memperhatian dampak dari penggunaan minyak tersebut. Minyak goreng yang melebihi 3x pemanasan tidak baik untuk kesehatan. Untuk itu diperlukan penanganan yang tepat agar minyak jelantah yang awalnya tidak bermanfaat menjadi bermanfaat dengan menjadikannya sebagai bahan bakar alternatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur efisiensi termal menggunakan kompor nabati pada hasil pembakaran minyak jelantah kelapa sawit, minyak jelantah kanola, dan minyak jelantah limbah dari pedagang lalapan. Minyak jelantah  dibuat dari minyak nabati yang berbeda yang telah dipanaskan sebanyak 3 kali sehingga minyak nabati tersebut menjadi minyak jelantah yang digunakan sebagai bahan bakar kompor nabati yang didesain sendiri. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan semakin lama waktu pemanasan, semakin meningkat suhu, maka efisiensinya akan semakin menurun. Hal ini disebabkan oleh proses difusi panas (konduksi, konveksi, dan radiasi) dan perbedaan komposisi kimia pada masing-masing minyak. Minyak jelantah kanola memiliki jumlah asam  lemak tak jenuh yang lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah asam lemak tak jenuh pada minyak jelantah sawit sehingga minyak jelantah kanola lebih efisien untuk dijadikan bahan bakar.
STUDI TOMOGRAFI SEISMIK UNTUK MENENTUKAN MODEL KECEPATAN GELOMBANG P DAERAH BALI Hidayatunnisak, Siti
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Bali merupakan salah satu kawasan dengan tingkat seismisitas yang tinggi karena dipengaruhi oleh 2 sumber utama gempabumi yaitu zona subduksi di bagian Selatan dan aktifitas  Back Arc Thrust di bagian Utara. Pada studi penelitian ini diterapkan tomografi travel time gelombang Puntuk mencitrakan struktur bawah permukan daerah Bali menggunakan 130 event gempabumi dangkal yang tercatat pada 6 stasiun Jaringan Ina Tews BMKG periode 2009 – 2014. Pemodelan forward dan invers dilakukan secara iteratif sehingga diperoleh sebuah model kecepatan dengan nilai travel time hasil perhitungan yang paling sesuai dengan nilai travel time observasi. Berdasarkan uji resolusi checkerboard didapatkan nilai resolusi tomogram sebesar  0.50x0.50. Citra tomogram kecepatan gelombang P menunjukkan  nilai yang relatif besar berada di wilayah Selatan karena daerah tersebut mengalami kompresi akibat tumbukan Lempeng Indo-Australia terhadap Eurasia. Kecepatan rendah berada pada bagian Utara membujur arah Barat laut – tenggara berasosiasi dengan struktur back acr thrust.
STUDY RELOCATION EARTHQUAKE HYPOCENTERS IN PALU KORO AND MATANO FAULT ZONE USING GEIGER METHOD Azizah, Kuni; Susilo, Adi; Rachman, Tri Deni
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

We have conducted research about seismic activity on Palu Koro  and Matano Fault Zone. This research conducted to relocate earthquake hypocenters that occurred in both fault zone, in order to obtain position of hypocenters more accurately. The data of research are 141 earthquakes with 683 P wave arrival times which is occured for a year in 2013. The method of research is Geiger method with Coupled Velocity-Hypocenter model. This is a method for earthquake relocation, determination velocity model of seismic wave in the 1D subsurface, and correction of stations simultaneously using  Geiger principle. The data processing uses Velest33 software. The results show new position of hypocenters better than before. It is  shown by the decreased travel time residuals, i.e from 0.954 second to 0.69 second. The position of hypocenters which have been relocated is closer to the fault zone.The new position of hypocenters have  accuracy up to 0.01 km. The new model of P-wave velocity in 1D  has  velocity slower than the initial model. There are 8 stations in research area that have station correction values range between -0.96 second to 0.4 second. Correction station is dominated by a negative correction value with the PCI station as a reference station. Keyword : Palu Koro, Matano, relocation, Geiger, Velest33
PENGGUNAAN METODE FT-IR (Fourier Transform Infra Red) UNTUK MENGIDENTIFIKASI GUGUS FUNGSI PADA PROSES PEMBALURAN PENDERITA MIOMA Silviyah, Siti
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Metode balur adalah metode yang berfungsi untuk mengeluarkan racun dari tubuh melalui kulit. Dalam metode pembaluran terdapat empat tahapan yaitu tahap pemberian obat acetosal (AC), benzoquinon (Bq), HUM (Urea), dan kopi. Dalam penelitian ini dilakukan identifikasi gugus fungsi yang terkandung pada obat dan limbah balur yang diduga sebagai zat yang berperan pada penyakit miom. FT-IR digunakan untuk mengidentifikasi gugus fungsi dan senyawa yang terkandung dalam obat dan limbah balur. Dari hasil k arakterisasi menggunakan FT-IR diperoleh hasil sejumlah gugus fungsi yang terdapat pada obat dan limbah balur. Dan tidak ditemukan perbedaan gugus fungsi pada obat dan limbah balur pada penderita miom, sehingga belum dapat ditentukan gugus fungsi yang berperan dalam penyembuhan miom. Namun hasil FT-IR untuk penderita miom menunjukkan terjadinya pergeseran bilangan gelombang yang belum dapat dianalisa.   Kata kunci : Balur, obat dan limbah balur, FT-IR  

Page 10 of 21 | Total Record : 203


Filter by Year

2013 2014