cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Fasilitas Pembinaan dan Pemberdayaan Anak Jalanan di Surabaya Bella Maria Sunjaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Pembinaan dan Pemberdayaan Anak Jalanan di Surabaya merupakan fasilitas edukasi non-formal yang mengajarkan pendidikan karakter serta ketrampilan kepada anak jalanan. Fasilitas ini dilengkapi dengan fasilitas hunian sehingga anak-anak yang yang tidak memiliki tempat tinggal pun dapat tinggal dengan layak. Fasilitas ini diharapkan dapat bermanfaat bagi anak jalanan dikemudian hari sehingga menjadi anak yang lebih baik dan memiliki modal ketrampilan untuk mendapatkanĀ  penghasilan atau pekerjaan. Selain itu, dengan adanya fasilitas ini diharapkan masyarakat memiliki pandangan yang lebih baik terhadap anak jalanan.Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana fasilitas iniĀ  dapat mewadahi aktivitas anak dengan desain yang disesuaikan pada kebutuhan anak dengan perilaku yang menyimpang sehingga anak dapat belajar dengan efektif.Untuk dapat menjawab rumusan masalah tersebut maka penulis menggunakan pendekatan perilaku. Pendekatan perilakudisesuaikan dengan kebutuhan perilaku anak jalanan yang berkaitan dengan respon anak terhadap ruang dan kemudian akan berpengaruh terhadap zoning, bentuk bangunan, material, dan suasana ruang. Pendalaman yang digunakan yaitu karakter ruang, sehingga dapat menciptakan ruang belajar yang nyaman dan aman bagi anak jalanan.
Fasilitas Stadion Basket Di Surabaya Aloysius Arlianto Arlianto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Stadion Basket DiSurabaya ini dirancang denganpendekatan Sistem dan pendalamanstruktur. Bangunan ini merupakanfasilitas umum yang bertujuan untukmegenmbangkan kualitas pemain basketdi Indonesia agar dapat bersaing secaraInternasional dengan negara-negara lain.Fasilitas utama pada bangunan ini adalaharena pertandingan dan dilengkapidengan Fasilitas pelengkap yaitu retailuntuk penonton dan 2 setengah lapanganuntuk pemanasan pemain - pemain yangakan bertanding.
Fasilitas Wisata Edukasi Air di Surabaya Felicia Indra Yoseffin
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Wisata Edukasi Air di Surabayamerupakan fasilitas merupakan wadah bagi untukmemberikan pengalaman edukasi rekreatif aktif bagipelajar dengan memperkenalkan proses siklus airyang berada di permukaan bumi dengan berbagaimacam simulasi hingga pameran. Dengan masalahdesain utama untuk mewadahi kegiatan edukasirekreatif lingkungan hidup tentang siklus air melaluitata peletakan ruang-ruang galeri aktif siklus airhingga keterkaitannya dengan sistem utilitas air yangmenjadi media pembelajaran. Keunikan dari proyekFasilitas Eduwisata Air di Surabaya ini ada padasistem pengelolaan air limbah fasilitas dan air hujansecara biologis dari proses daur air pada lahan basahbuatan untuk dapat layak digunakan kembali, sertaadanya penggunaan air sebagai objek pembelajaranhingga menjadi fasad bangunan.
Fasilitas Galeri Sains dan Seni di Surabaya Jeanie Djojorahardjo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 9, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di masa pandemi, menjadikan kegiatan pembelajaran menjadi terbatas. Kebutuhan akan bangunan dengan fasilitas yang dapat membantu kurikulum pendidikan di Indonesia, masih kurang di Surabaya. Bentuk pendidikan yang mencakup mata pelajaran sekolah ada berbagai macam, untuk mendukung kurikulum 2013 maka yang dibutuhkan adalah ruang gerak aktif untuk anak anak mencari tahu tentang apa saja yang diajarkan di sekolah. Fasilitas galeri yang dipilih adalah sains dan seni dikarenakan bentuk eksebisi yang bersifat aktif dan membutuhkan ruang gerak yang besar untuk pengunjung berinteraksi dengan alat peraga. Menggunakan pendekatan sistem dan pendalaman sirkulasi ruang, untuk mendapatkan desain bangunan yang dapat menunjukan konsep yang ingin dimunculkan dari bangunan ini di mana pengunjung dapat merasakan seni dan sains di sekitar bangunan. Fasilitas galeri menyediakan ruang workshop yang dapat membantu kegiatan interaktif.
Galeri Seni Perfilman Indonesia di Surabaya Glenn Theodorus Hidayat
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galeri Seni Perfilman Indonesia di Surabaya merupakan fasilitas studio rekam film dan studio bioskop yang memperkenalkan proses perfilman mulai dari tahap pra-produksi hingga pasca-produksi sekaligus menjadi hiburan, ditujukan untuk masyarakat Surabaya, khususnya sekitar kawasan Unesa. Latar belakang yang melandasi yaitu karena pada era ini produksi film Indonesia meningkat, adanya daya juang sineas Indonesia namun daya saing dengan film impor masih kurang. Diharapkan dengan adanya fasilitas ini dapat mewadahi sineas Indonesia untuk berkarya dan menyampaikan ke masyarakat serta menjadi wadah untuk mengapresiasi film Indonesia. Fasilitas ini di desain menggunakan pendekatan perilaku, dimana proses pembuatan film sebagai objeknya dan subjek yang menggunakan fasilitas ini. Selain itu, menggunakan pendekatan simbolik, dimana menghadirkan karakter film Indonesia seperti nuansa kekeluargaan dan pedesaan. Pendalaman desain memperhatikan karakter ruang yang mendukung suasana studio rekam bagi sineas dan kru film untuk menikmati saat proses perekaman
OBSERVATORIUM DAN PLANETARIUM DI BROMO Kevin Jonathan Rauf
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempat Edu-wisata di gunung bromo yang mempelajari tentang Astronomi dan juga sebagai tempat untuk melihat bintang dengan mata telanjang.peracangan ini di gunakan sebagai wadah di mana orang orang yang merindukan indah nya langit malam dan juga untuk orang orang yang ingin belajar lebih lagi terhadap dunia astronomi perbintangan.di tempat ini tersedia beberapa fasilitas utama yang ada pada tempat ekowisata ini seperti planetarium,observatorium,dome planetarium, dan juga beberapa fasilitas pendukung seperti perpustakaan,restoran yang mendukung fungsi utama bangunan.pendekatan yang diambil dalam perancangan tempat ekowisata ini adalah pendekatan simbolik dan sistem.kedua pendekatan ini menjadi patokan dalam proses perancangan.mulai dari bentukan, siklus, material, sampai arah sirkulasi . Pendekatan ini memiliki tujuan yang sama yaitu untuk menarik orang untuk masuk ke dalam dunia astronomi dan bagaimana orang orang yang di dalam dapat menjadi komunitas yang saling bertukar pikiran dan belajar lebih lagi tentang dunia astronomi, sehingga dunia perbintangan tidak terlupakan di mata orang Indonesia
Galeri Daur Ulang Sampah Plastik di Yogyakarta Lintang Artomoro Winarto
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah plastik yang menumpuk dapat memperburuk citra pariwisata kota Yogyakarta. Hal ini disebabkan karena TPST Piyungan yang tidak dapat menampung sampah lagi dimana terdapat sampah plastik yang tidak ramah lingkungan. Pemilihan judul Galeri Daur Ulang Sampah Plastik di Yogyakarta bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat terhadap manfaat sampah plastik yang dapat diolah menjadi produk kerajinan maupun seni, dan juga merubah pandangan masyarakat terhadap sampah plastik. Galeri sebagai ruang publik diangkat sebagai masalah desain dimana galeri dapat difungsikan sebagai ruang publik untuk mengundang publik masuk ke dalam galeri. Dengan adanya masalah desain yang diangkat, maka pendekatan yang dipilih adalah pendekatan secara spasial dimana orientasi bangunan serta ruang dalam dan ruang luar dapat diatur sehingga menimbulkan hubungan ruang secara kontinu. Selain galeri, fungsi lainnya seperti workshop pembuatan beton transparan juga diterapkan untuk mendukung ruang galeri serta membuat pengunjung merasa lebih berinteraksi dengan fasilitas ini.
FASILITAS TERAPI UNTUK PENDERITA GANGGUAN BIPOLAR DI SURABAYA Agatha Maria Virginia Herdjunadi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain Fasilitas Rekreasi untuk Pengidap Gangguan Bipolar di Surabaya didasari oleh keinginan untuk mewadahi masalah gangguan psikologis yang dihadapi oleh tiap individu yang mengidap gangguan tersebut. Fasilitas Rekreasi untuk Pengidap Gangguan Bipolar di Surabaya merupakan fasilitas untuk merawat, menyembuhkan, dan memaksimalkan potensi diri tiap individu pengidap gangguan bipolar. Proses kegiatan untuk mewadahi gangguan tersebut yaitu dengan membuat adanya kegiatan fasilitas terapi yang beragam. Dimana hal ini disesesuaikan dengan kebutuhan individu masing masing dan pengalaman di fase fase yang berbeda.
Fasilitas Wisata Edukasi Batik Ecoprint di Kabupaten Sleman Yogi Rahardjanta Inigo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas Wisata Edukasi BatikEcoprint di Kabupaten Sleman merupakanfasilitas rekreasi sekaligus pendidikan yanghadir untuk memberikan pengalaman batikecoprint atau proses mencetak jejak tanamanpada media kain. Sesuai namanya, proses inimerupakan alternatif produksi kain yanglebih ramah lingkungan. Bahan yangdigunakan merupakan bahan daur ulang, danlimbahnya pun tidak mencemari lingkungan.Oleh sebab itu, untuk mendukung kegiatandengan tujuan melestarikan lingkungan,pendekatan arsitektur ramah lingkungandiperlukan guna menanggapi dan mendukungtujuan tersebut. Dengan perencanaanperancangan yang meninjau desain pasifberkelanjutan, sistem teknologi terbarukan,bahan ramah lingkungan, pemanfaatanlansekap asli, dan pengolahan air hujan padadesain dapat membantu perencanaanperancangan yang ramah lingkungan.Dengan ini, hasil rancangan yang dihasilkanberupa suatu kawasan massa banyak yangterdiri dari galeri, loka karya, ruang pameranpenginapan, dan restoran yang menghadirkanfasilitas wisata sekaligus edukasi bertemakanecoprint. Oleh karena itu, dengan perencanaanperancangan fasilitas ini, diharapkan dapatmenjadi sarana wisata sekaligus edukasi yangramah lingkungan baik dari perancangan dankegiatan, dan juga menyediakan saranapembelajaran proses produksi batik ecoprint yangnyaman.
Galeri Kopi Toraja di Makale, Tana Toraja Mitchel Tjandra Siacahyo
eDimensi Arsitektur Petra Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditi yang sangat dinikmati oleh masyarakat, terutama di Indonesia. DiIndonesia sendiri, terdapat beberapa daerah yangterkenal akan kualitas kopinya, salah satunya adalahTana Toraja. Terdapat beberapa jenis kopi yangdibudidayakan di Tana Toraja, antara lain kopirobusta (coffea robusta) dan kopi arabika (coffeaarabica). Meski demikian, Tana Toraja belummemiliki suatu area khusus untuk membudidayakandan mengembangkan potensi alam mereka. Sebagianbesar kopi disana diolah secara tradisional melaluiindustri rumahan. Melihat hal tersebut, makadibutuhkan sebuah fasilitas galeri kopi yangbertujuan untuk memberikan edukasi kepadapengunjung dan masyarakat sekitar mengenai potensidan kekayaan alam yang ada, sehingga seluruhkekayaan alam dapat terolah secara maksimal.Fasilitas ini didesain dengan menggunakanpendekatan arsitektur dan perilaku untukmemaksimalkan potensi edukasi denganmenggunakan pendalaman sequence, sehingga secaratidak langsung pengunjung dapat belajar mengenaibagaimana proses pengolahan kopi dari awal dipetik,diolah, hingga disajikan kepada setiap konsumen.Oleh karena itu, dibutuhkan suatu tempat yangberfungsi untuk memproduksi, mengolah, sertamembudidayakan kekayaan alam disana melaluisebuah galeri kopi. Sehingga, seluruh pengunjungbisa mendapatkan esensi bahwa kopi tidak hanyauntuk dinikmati, melainkan ada cerita menarikdibalik setiap proses pengolahannya.