cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Titra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 26 Documents clear
Total Productive Maintenance di PT. X Daniel Limantoro; Felecia -
Jurnal Titra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Titra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.37 KB)

Abstract

PT X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan keramik. Permasalahan yang sering terjadi adalah kerusakan mesin yang tidak menentu waktu kerusakannya sehingga menyebabkan proses produksi terhenti secara tiba-tiba dan waktu produksi menjadi lebih lama. Sistem maintenance yang dimiliki oleh perusahaan saat ini adalah sistem corrective maintenance.Upaya untuk mempersiapkan penerapan TPM dilakukan dengan menghitung MTBF dan MTTR untuk masing-masing komponen mesin yang mengalami kerusakan. Penghitungan OEE dan analisa six big losses juga dilakukan untuk mengetahui nilai efektivitas mesin yang dimiliki oleh PT X. Hasil analisa six big losses digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai efektivitas mesin.Kesimpulan yang didapatkan setelah melakukan penghitungan MTBF, MTTR, OEE dan analisa six big losses adalah nilai OEE saat ini 89.9263%. Faktor reduce speed losses merupakan faktor terbesar yang mempengaruhi efektivitas mesin. Efektivitas mesin dapat ditingkatkan dengan memperbaiki faktor-faktor dari six big losses yang mempengaruhi nilai efektivitas serta perbaikan kepada sistem corrective maintenance perusahaan saat ini dan mengusulkan sistem preventive maintenance dan predictive maintenance. Penggunaan predictive maintenance dapat menurunkan frekuensi kerusakan mesin kiln sebesar 79.83%, mesin press sebesar 72.32%, dan mesin glasir sebesar 73.97%.
Penentuan Ukuran Pemesanan Material dengan Memperhatikan Decay Inventory dan Quantity Unit Discount William Surya Wijaya; I Gede Agus Widyadana
Jurnal Titra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Titra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.469 KB)

Abstract

In this paper we develop decay inventory with quantity unit discounts models. The models are built by considering purchasing and saving cost. The models are compared with Wagner Within model. The analyzes are conducted using a sensitivity analysis to changes in deteriorating rate, setup cost, inventory cost, purchase cost and changes in the number of demand. The model analysis is done by generating 50 random data. Result from the study shows that savings cost model 1.4% is better than purchasing cost model. The cost of Wagner Within model is 1.5% lower than the model with purchasing cost and  not significantly different than the model that consider the savings cost. 
Implementasi ISO/TS 16949:2009 Yusak Setiawan; Jani Rahardjo
Jurnal Titra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Titra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.605 KB)

Abstract

PT. X merupakan perusahaan dengan produk yang dihasilkan adalah circuit breaker. Tahun ini PT. X berencana untuk memproduksi produk baru, dimana produk baru ini merupakan produk yang akan digunakan pada otomotif. Produk perusahaan digunakan pada otomotif harus memiliki sertifikasi ISO/TS 16949:2009 untuk menjamin kualitas dari produk. Akhir Tahun 2012, PT. X akan melakukan sertifikasi ISO/TS 16949:2009.Pemenuhan persyaratan Juli 2012 yang telah dilakukan oleh PT. X sebesar 74%. Persyaratan pada klausul 7 dan klausul 8 mengharuskan perusahaan untuk membuat MSA (Measurement System Analysis) sebagai record untuk kehandalan alat ukur dan operator dan SPC (Statistical Process Control) untuk mengendalikan proses produksi. Dilakukan validasi alat ukur dan operator, serta mendesain sistem pengendalian kualitas untuk produk baru di PT. X.  Hasil dari MSA menunjukkan bahwa alat ukur yang digunakan adalah reliable. Hasil dari SPC juga menunjukkan bahwa proses terkendali dan memiliki indeks kapabilitas mesin dan proses yang memenuhi standar industri.Hasil analisa akhir pada Desember 2012 menunjukkan bahwa PT. X telah 100% memenuhi persyaratan pada setiap klausul dan juga telah melakukan audit internal, sehingga sudah siap dilakukan sertifikasi ISO/TS 16949:2009.
USULAN PERBAIKAN FASILITAS KERJA PEMOTONGAN KABEL DIVISI CABLE CASING DI PT.INSERA Anthony Teguh Setiawan; Hery Christian Palit; Juliana Anggono
Jurnal Titra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Titra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.917 KB)

Abstract

The aim of this research is improving the work facility of cable cutting process at PT. InseraSena. The work facility for cable cutting process is not working effectively and it causes cleaning process that should not be needed. The second problem is the cable placement area is to big. Facility improvement which had been done is improvement of cutting tool of cable cutting process by using cutoff machine and design of cable placement shelf. As a result of facility improvement is cable cutting process which not requiring any cleaning are 96 from 100 cables. It is also decrease the average cutting time by 35%. Improvement of cable placement shelf resulting in a decrease of cable placement area which was 220 cm x 110 cm and now become 50 cm x 110 cm
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS A KERAMIK MURANO PADA PT Y DENGAN FILOSOFI SIX SIGMA Stevany Hosea; Debora Anne
Jurnal Titra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Titra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.611 KB)

Abstract

PT Y merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi keramik. PT Y memiliki target yaitu 100% untuk kualitas A pada keramik lantai berjenis Murano tetapi hasil produksi yang telah dicapai rata-rata hanya mencapai 93% dengan nilai sigma quality level sebesar 3,523 sehingga masih jauh untuk mencapai nilai tingkat sigma tertinggi yaitu 6 sigma. Upaya peningkatan kualitas dilakukan dengan mengikuti fase DMAIC serta menggunakan pareto chart dan fishbone diagram untuk menganalisa akar  dan peyebab masalah. Hasil analisa menunjukkan terdapat tiga kecacatan utama pada lantai produksi yaitu gupil, retak, dan perubahan ukuran. Faktor yang mempengaruhi terjadinya kecacatan adalah man, machine, dan material. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan, instruksi kerja, form pengecekan kepada pekerja, dan membuat rancangan quality plan.
Perancangan Perbaikan Sistem Pembelian di PT. FSCM Manufacturing Iwan -; Tanti Octavia
Jurnal Titra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Titra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.933 KB)

Abstract

PT FSCM Manufacturing Indonesia merupakan produsen suku cadang kendaraan yang saat ini memiliki masalah keterlambatan bahan baku. Masalah keterlambatan bahan baku ini disebabkan oleh faktor sistem pembelian perusahaan yang belum memiliki standar dan faktor supplier yang tidak mampu memenuhi kesepakatan jadwal kedatangan barang. Masalah keterlambatan dianalisa melalui data masa lalu untuk mengetahui usulan perbaikan yang dapat diberikan. Usulan perbaikan sistem pembelian yang diberikan yaitu melakukan revisi Standard Operation Procedure dan revisi lead time pembelian, membuat Work Instruction, dan pemilihan supplier yang tepat.

Page 3 of 3 | Total Record : 26