cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture
ISSN : -     EISSN : 2657098x     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014)" : 29 Documents clear
Pemikiran Konfusius yang Terefleksi dalam Pengajaran Para Guru CHHS 中中华语补习学校汉语老师教学实践中反映的孔子思想 Steffi Thanissa Halim; Elisa Christiana; Liejanto Wijaya
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.64 KB) | DOI: 10.9744/century.2.1.44-58

Abstract

Pembelajaran sebuah bahasa tidak lepas dari budaya yang melatarbelakanginya, termasuk pengajaran bahasa Tionghoa yang juga tidak terpisahkan dari budaya Tionghoa, yang sangat terpengaruh oleh nilai-nilai Konfusius, seorang pemikir dan pendidik teragung pada masa Tiongkok kuno. Saat ini, di Surabaya sudah ada berbagai macam lembaga kursus bahasa Tionghoa, baik yang besar maupun kecil. Skripsi ini menggunakan metode kualitatif, mewawancarai enam orang guru pengajar bahasa Tionghoa di Lembaga Kursus Bahasa Tionghoa CHHS yang merupakan salah satu lembaga kursus bahasa Tionghoa terbesar di Surabaya, dan menganalisis nilai-nilai pendidikan Konfusius yang terefleksi dalam proses belajar mengajar mereka. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa keenam narasumber telah secara tanpa sadar menerapkan nilai-nilai ini, antara lain: pendidikan untuk semua kalangan (Yǒu jiào wú lèi有教无类), mengajar sesuai latar belakang dan kemampuan murid (Yīn cái shī jiào因材施教), menghormati guru dan mencintai murid (Zūn shī ài shēng 尊师爱生) dan menjadikannya sebagai prinsip yang terutama dan mendasar dalam pengajaran mereka.
Akulturasi Budaya Tionghoa dan Jawa dalam Pertunjukan Liong Batik dan Wacinwa di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta tahun 2015 Erna Tanomi; Elisa Christiana
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.212 KB) | DOI: 10.9744/century.2.1.108-122

Abstract

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta diselenggarakan untuk perayaan Cap Go Meh yang menampilkan berbagai kesenian baik Tionghoa maupun daerah. Untuk memperingati sepuluh tahun berlangsungnya acara tersebut, pada tahun 2015 ada penampilan dua buah kesenian hasil akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa. Yang menjadi faktor terjadinya akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa di Yogyakarta adalah orang Tionghoa yang menyesuaikan diri dengan budaya Jawa akibat adanya berbagai penolakan terhadap mereka sejak kedatangan mereka di kota tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui makna unsur budaya Tionghoa dan Jawa yang ada dalam kesenian hasil akulturasi tersebut, yaitu pertunjukan liong batik dan Wacinwa (Wayang Cina-Jawa). Skripsi ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan pengamatan lapangan dan mewawancarai lima informan yang terlibat dalam acara tersebut. Hasil penelitian menunjukan dalam pertunjukan liong batik dan Wacinwa terdapat unsur budaya Tionghoa dan unsur budaya Jawa yang dapat dipadukan dengan apik dan sesuai dengan tema Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta tahun 2015, yaitu melalui pentas kesenian hasil akulturasi dua budaya tersebut dapat mempererat hubungan masyarakat Yogyakarta yang multi etnis. 摘要日惹中华文化周是在日惹呈现中华和印尼各地方艺术表演的元宵节庆典。为了庆祝第十届的活动,2015年有两个中国与爪哇文化融合的艺术表演。造成中国与爪哇文化融合的因素是因为华人来到日惹之后要面对一些排斥,因此他们想尽办法融入当地的主流文化。这研究是为了了解两种文化融合艺术表演—巴迪舞龙和Wacinwa(中国爪哇皮影)戏—里的中国与爪哇文化元素的含义。此论文采用定性研究法,田野观察和采访了五位负责管理活动的人士。分析结果表示在巴迪舞龙和Wacinwa戏里美好地结合了中国与爪哇文化元素而表达了2015年日惹中华文化周的主题,就是通过文化融合的艺术表演能拉近多元的日惹人的关系。
Pendapat Mahasiswa Hebei Normal University dan Universitas Kristen Petra Mengenai Budaya Nama Generasi 河北师范大学与彼得拉基督教大学学生对辈分名字文化的看法 Dinalia Widjaja; Elisa Christiana; Liejanto Wijaya
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.266 KB) | DOI: 10.9744/century.2.1.59-73

Abstract

Nama generasi adalah nama yang digunakan untuk menyusun generasi keluarga dan untuk mengetahui tingkatan generasi, diletakkan setelah nama marga. Susunan nama generasi ditentukan oleh leluhur keluarga. Penulis ingin meneliti tentang penggunaan dan pandangan mahasiswa mengenai nama generasi di Hebei Normal University Shijiazhuang, Tiongkok dan di Universitas Krsiten Petra Surabaya, Indonesia. Penulis menggunakan metode kuantitatif dan mengumpulkan data melalui kuesioner. Objek penelitian adalah lima puluh mahasiswa berkewarga-negaraan Tiongkok dan lima puluh mahasiswa etnis Tionghoa berkewarga-negaraan Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Kristen Petra lebih banyak menggunakan nama generasi dibandingkan mahasiswa Hebei Normal University, serta lebih mementingkan dan ingin menurunkan kebudayaan nama generasi ke generasi selanjutnya. Penggunaan nama generasi oleh responden laki-laki lebih banyak dibandingkan responden perempuan, hal ini dipengaruhi oleh ada konsep patriarkal. Penggunaan nama generasi oleh mahasiswa Universitas Kristen Petra dan Hebei Normal University dipengaruhi oleh peristiwa sejarah di masing-masing negara, kondisi keluarga, pandangan pribadi, tempat tinggal, pendidikan dan pola nama Tionghoa.
Penerapan Fēng Shuǐ dan Pandangan Fēng Shuǐ dari Anak yang Menyemayamkan Orang Tuanya di Pemakaman Puncak Nirwana 峰顶山庄风水运用及子女对父母墓葬峰顶山庄风水之看法 Robby Hermawan; Ong Mia Farao Karsono
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.3 KB) | DOI: 10.9744/century.2.1.1-15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana diterapkannya unsur fēng shuǐ pada pemakaman Puncak Nirwana serta pandangan anak yang memakamkan orang tuanya di pemakaman tersebut mengenai fēng shuǐ. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 11 informan. Teori yang digunakan yaitu aliran fēng shuǐ, simbol – simbol fēng shuǐ  (pí xiū dan shi zi), simbol makna baik dalam kehidupan orang Tionghoa dan teori ajaran xiào Kǒng zi dalam upacara kematian. Hasil analisis ditemukan bahwa  pemakaman Puncak Nirwana memiliki unsur fēng shuǐ  yang bagus karena dilengkapi dengan seorang suhu yang merangkap sebagai arsitek yang membantu pelanggan mengatasi keadaan fēng shuǐ yang kurang bagus. Pandangan anak yang memakamkan orang tuanya merasa unsur fēng shuǐ disana sangat bagus. 
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pandangan Masyarakat Tionghoa Surabaya Terhadap Peruntungan Shio 影响泗水华裔生肖运势看法的因素 Nathania Nathania
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.011 KB) | DOI: 10.9744/century.2.1.123-133

Abstract

Pandangan seseorang terhadap suatu masalah dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor pendidikan, faktor pergaulan, faktor agama, faktor politik, faktor pendidikan keluarga, dan faktor-faktor lainnya. Dalam kasus peruntungan shio, maka faktor paling besar yang mempengaruhi pandangan sekaligus tingkat kepercayaan masyarakat adalah faktor agama. Shio sebenarnya adalah hasil dari kebudayaan Tiongkok kuno, namun ia justru dianggap sebagai produk dari suatu agama. Kekacauan pandangan mengenai shio ini disebabkan karena minimnya sumber informasi pada jaman Orde Baru. Kekacauan pandangan mengenai shio yang dianggap adalah produk suatu agama ini menyebabkan seseorang yang beragama Kristen atau Katolik tidak mempercayai peruntungan shio, sedangkan seseorang yang beragama Buddha atau Konghucu mempercayai peruntungan shio.摘要一个人对某件事的看法会受到很多方面影响,如:学历、社会、宗教等。在生肖运势方面也一样,影响人对生肖运势的看法是:学历、社会、宗教、政治家庭、复杂性、资料缺少和真实性。虽然原因众多,但影响人们看法最主的因素是宗教。很多人误解生肖属于宗教的一部分,而新时期的时候很难找到中华文化的资料,所以人们不太了解中华文化,只能靠想象,也因此有人把生肖视为宗教的产物,这使得宗教成为人是否相信否生肖运势最大的因素。 
Pendapat Mahasiswa Hebei Normal University dan Universitas Kristen Petra Mengenai Budaya Nama Generasi 河北师范大学与彼得拉基督教大学学生对辈分名字文化的看法 Dinalia Widjaja; Elisa Christiana; Liejanto Wijaya
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.266 KB) | DOI: 10.9744/century.2.1.59-73

Abstract

Nama generasi adalah nama yang digunakan untuk menyusun generasi keluarga dan untuk mengetahui tingkatan generasi, diletakkan setelah nama marga. Susunan nama generasi ditentukan oleh leluhur keluarga. Penulis ingin meneliti tentang penggunaan dan pandangan mahasiswa mengenai nama generasi di Hebei Normal University Shijiazhuang, Tiongkok dan di Universitas Krsiten Petra Surabaya, Indonesia. Penulis menggunakan metode kuantitatif dan mengumpulkan data melalui kuesioner. Objek penelitian adalah lima puluh mahasiswa berkewarga-negaraan Tiongkok dan lima puluh mahasiswa etnis Tionghoa berkewarga-negaraan Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Kristen Petra lebih banyak menggunakan nama generasi dibandingkan mahasiswa Hebei Normal University, serta lebih mementingkan dan ingin menurunkan kebudayaan nama generasi ke generasi selanjutnya. Penggunaan nama generasi oleh responden laki-laki lebih banyak dibandingkan responden perempuan, hal ini dipengaruhi oleh ada konsep patriarkal. Penggunaan nama generasi oleh mahasiswa Universitas Kristen Petra dan Hebei Normal University dipengaruhi oleh peristiwa sejarah di masing-masing negara, kondisi keluarga, pandangan pribadi, tempat tinggal, pendidikan dan pola nama Tionghoa.
Konflik antara biksu Táng dengan Sūn Wù Kōng dalam novel Xī Yóu Jì 小议《西游记》中唐僧与孙悟空之冲突 Venny Anggelina Darmawan; Ong Mia Farao Karsono
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.2.1.16-29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai penokohan, penyebab terjadinya konflik antara biksu Táng dengan Sūn Wù Kōng, konflik dalam batin biksu Táng sendiri, konflik dalam batin Sūn Wù Kōng sendiri, dan akibat yang ditimbulkan dari konflik yang terjadi antara biksu Táng dengan Sūn Wù Kōng. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, novel yang dianalisis adalah novel Xī Yóu Jì dengan pengedit Wáng Déchāng dkk. Hasil analisis menemukan penokohan yang digunakan dalam novel ini adalah dengan metode pelukisan watak tokoh yang ditulis dalam ujaran-ujaran tokohnya sendiri. Selain itu, pelukisan tokoh yang digambarkan oleh pengarang. Konflik-konflik yang terjadi antara biksu Táng dan Sūn Wù Kōng sebagian besar karena Sūn Wù Kōng tidak bersedia menuruti kehendak biksu Táng. Penyebab yang lain yaitu Sūn Wù Kōng memperlihatkan kemampuannya menumpas kejahatan sehingga bertentangan dengan perintah biksu Táng. Konflik dalam batin biksu Táng sendiri adalah memerlukan perlindungan Sūn Wù Kōng tetapi tidak setuju dengan tindakannya. Konflik dalam batin Sūn Wù Kōng sendiri adalah melindungi atau tidak melindungi biksu Táng karena tindakannya selalu disalahkan. Akibat dari konflik antara Sūn Wù Kōng dan biksu Táng, watak Sūn Wù Kōng dari pembangkang berubah menjadi seorang murid yang penurut. 
彼得拉基督教大学中文系学生学习汉语的动机元素 KOMPONEN PEMBENTUK MOTIVASI MAHASISWA SASTRA TIONGHOA UNIVERSITAS KRISTEN PETRA DALAM MEMPELAJARI BAHASA TIONGHOA Anna Setia Ningrum; Budi Kurniawan, S.Kom., B.A
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.071 KB) | DOI: 10.9744/century.2.1.134-144

Abstract

Motivasi adalah hal yang menggerakkan seseorang untuk melakukan sesuatu agar mencapai tujuan yang diinginkan. Motivasi menjadi komponen penting dalam mempelajari bahasa kedua. setiap orang pasti mempunyai motivasi dan motivasi setiap orang pasti berbeda. Dalam skripsi ini, penulis ingin meneliti tentang komponen pembentuk motivasi mahasiswa Program Studi Sastra Tionghoa dalam mempelajari bahasa Tionghoa di Universitas Kristen Petra Surabaya, Indonesia. Penulis menggunakan metode kuantitatif dan mengumpulkan data melalui kuesioner. Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif mahasiswa Program Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra, Indonesia. Penulis menggunakan program SPSS untuk melakukan analisis data, didapatkan beberapa komponen yang membentuk motivasi mahasiswa Program Studi Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra dalam mempelajari bahasa Tionghoa, yaitu level bahasa, level pelajar, level situasi pembelajaran. Dalam level bahasa yang paling menonjol adalah pengetahuan  instrumental. Dalam level pelajar komponen yang paling menonjol adalah kepercayaan diri. Dalam level situasi pembelajaran komponen yang paling menonjol adalah komponen spesifik kelas, yang di dalamnya terbagi menjadi dua komponen, yaitu minat mahasiswa terhadap bahasa Tionghoa maupun minat terhadap negara-negara yang berbahasa Tionghoa, dan kepuasan mahasiswa terhadap kelasnya.摘要 动机是让人达到目标的一种力量。动机当学第二语言的重要性。每个人肯定有动机而每个人的动机不一样。在此笔者研究彼得拉基督家大学中文系学生学习汉语的动机元件。本研究采用定量研究法与收集资料的方式是问卷调查。研究对象是所有彼得拉基督教大学中文系在校的学生。笔者用SPSS软件进行数据分析,本研究的结果,有几个元件影响了彼得拉基督教大学中文系学生学习汉语的动机。语言层次,在语言层次最突出的元素是工具性知识。学习者层次,在学习者层次最突出的元素是自信。学习情况层次,在学习者层次最突出的元素是学习动机具体元素、学习动机具体元素包括学生对汉语或者对用汉语的国家的兴趣与学生对课堂的满意性。
Perbandingan Lingkungan Bahasa Informal Hebei Normal University dan Universitas Kristen Petra Dalam Pembelajaran Bahasa Tionghoa 河北师范大学与彼得拉基督教大学的课外语境作为汉语学习的对比研究 Margaretha Monika Utama; Elisa Christiana; Herman Yongdra
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.855 KB) | DOI: 10.9744/century.2.1.74-85

Abstract

Pembelajaran bahasa tidak pernah terlepas dari lingkungan. Dalam proses pembelajaran bahasa kedua, lingkungan bahasa informal merupakan salah satu unsur yang berpengaruh. Maka dalam skripsi ini, penulis meneliti pandangan mahasiswa asing tingkat dasar Hebei Normal University dan Universitas Kristen Petra serta membandingkan lingkungan bahasa informal di Hebei Normal University dan Universitas Kristen Petra. Dari hasil penelitian, penulis menemukan mahasiswa asing yang terbiasa menggunakan bahasa Tionghoa dalam berkomunikasi lebih banyak dibandingkan mahasiswa Program Studi Sastra Tionghoa Universitas Kristen Petra. Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan kebiasaan penggunaan bahasa kedua negara, yang kemudian mempengaruhi proses pembelajaran bahasa. Namun lingkungan bahasa informal di dalam kampus tetap membawa lebih banyak pengaruh positif dibandingkan lingkungan bahasa di masyarakat, sebab di dalam lingkungan kampus, ada para dosen dan teman-teman yang membantu mereka dalam proses pembelajaran bahasa Tionghoa.

Page 3 of 3 | Total Record : 29