cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 1,336 Documents
Kompetensi Komunikasi Interkultural Staff Warga Negara Jerman dan Indonesia di Wisma Jerman - Surabaya Santoso, Stephanie
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 1 (2017): Vol 5, no 1 February 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.81 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Kompetensi Komunikasi Interkultural antara staf berkewarganegaraan Jerman dan Indonesia saat bekerja di Wisma Jerman. Interaksi antara budaya berbeda rawan hambatan dan konflik, sehingga diperlukan Kompetensi Komunikasi Interkultural agar komunikasi dapat terjadi secara efektif dan tepat. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah fenomenologi dengan teknik analisis data Van Kaam. Penelitian ini menemukan bahwa komponen Kompetensi Komunikasi Interkultural antara staf berkewarganegaraan Jerman dan Indonesia di Wisma Jerman sesuai dengan temuan Wiseman yaitu motivasi, pengetahuan, sikap, dan perilaku ditambah dengan pengalaman interaksi interkultural dan adopsi budaya temuan peneliti.   
Perilaku Konsumen Dalam Memilih Rever Academy Surabaya Jacinda, Aviona
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.591 KB)

Abstract

Jumlah sekolah kecantikan meningkat secara pesat dalam tahun-tahun terakhir apalagi di Surabaya.Walaupun demikian, jumlah murid yang masuk semakin menurun khususnya di Rever Academy.Kursus/lembaga kecantikan perlu merancang sebuah strategi pemasaran untuk menggaet pasarnya.Perancangan strategi pemasaran dapat didasari dengan perilaku konsumen.Perilaku konsumen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas yang diambil saat mendapat, mengkonsumsi, dan membuang produk dan jasa. Penelitian ini dilakukan untuk melihat perilaku konsumen dalam memilih Rever Academy Surabaya. Dengan pendekatan kuantitatif dan metodei survei, peneliti ingin melihat perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Proses yang diteliti adalah pengenalan masalah, pencarian informasi, dan evaluasi alternatif. Hasil penelitian ini menunjukkan perilaku konsumen rata-rata memilih kursus dengan praktek langsung, fasilitas yang baik, perhatian khusus dari guru, dan peralatan modern.Sedangkan media/sumber yang dipakai adalah WOM dan Instagram dengan pesan foto.
Peran Gender Perempuan Dalam Film Seri The Hunger Games Daeli, Janice Gwendyd
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, NO 2 AUGUST 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.782 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran gender perempuan yang ada dalam film seri The Hunger Games. Peran Gender Perempuan merupakan sebuah script yang digunakan sebagai acuan, bagaimana seharusnya seorang perempuan berperilaku dalam kehidupan sehari-harinya. Peneliti menggunakan Female Gender Role yang di bagi menjadi tiga jenis oleh Moser (1993), yaitu peran reproduktif, peran produktif, dan peran masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis isi deskriptif dengan menggunakan 4 film seri The Hunger Games yang terdiri dari 14 tokoh perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan dari ketiga jenis peran gender perempuan yang ada, peran masyarakat merupakan peran yang paling dominan dalam trilogi The Hunger Games, khususnya pada indikator mengikuti organisasi kolektif sosial. Pembagian peran tokoh menunjukkan tokoh Sidekick dan tokoh protagonis yang paling dominan dalam melakukan peran gender perempuan. Film ini mau menggambarkan sosok yang baik adalah mereka yang mengikuti jalur yang benar dengan mengikuti organisasi kolektif sosial di masyarakat. Diposisi kedua adalah peran produktif, dan diposisi terakhir adalah peran reproduktif. Diharapkan melalui penelitian ini, bisa menambah pengetahuan untuk perempuan indonesia tentang pentingnya peran perempuan.
Bingkai Anak dalam Pemberitaan Kasus Kekerasan Pedofilia di Jakarta Internasional School (JIS) pada Harian Kompas dan Jawa Pos Windah, Febrianto Stevanus
Jurnal e-Komunikasi Vol 3, No 2 (2015): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus kekerasan seksual pedofilia muncul pada harian Kompas dan Jawa Pos pada bulan April 2014. Kasus kekerasan tersebut terjadi di Jakarta Internasional School yang korbannya masih di bawah umur. Penelitian ini bertujuan untuk melihat media cetak yaitu Kompas dan Jawa Pos dalam membingkai sosok anak dalam pemberitaan kasus kekerasan seksual pedofilia di Jakarta Internasional School. Metode yang digunakan adalah metode analisis framing R.Entman yang mempunyai empat elemen yaitu, masalah yang terindikasi, siapa/apa yang menjadi penyebab masalah, penilaian atas masalah yang terjadi, saran dan penyelesaian masalah. Hasil penelitian yang didapatkan adalah harian Jawa Pos dan Kompas membingkai sosok anak dalam kasus kekerasan seksual sebagai  anak yang digambarkan sebagai sosok yang lemah dan membutuhkan perlindungan tanpa mengangkat isu tentang hak yang harus didapatkan oleh anak yang menjadi korban kekerasan seksual pedofilia.
HAMBATAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA ANTARA GURU DAN SISWA PAPUA PROGRAM ADEM DI SMA IMMANUEL BATU Ralahalu, Stefany Gabriella
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, NO 2 AUGUST 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.346 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana hambatan komunikasi antarbudaya yang terjadi antara guru berkebudayaan Jawa dengan siswa Papua program beasiswa ADEM yang terjadi dalam proses belajar mengajar di SMA Immanuel, Batu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Objek penelitian ini adalah hambatan komunikasi antarbudaya yang terjadi dalam setting pendidikan oleh Guru dan siswa Papua program beasiswa ADEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan komunikasi antarbudaya terjadi karena hambatan verbal atau yaitu perbedaan aksen dan dialek, hambatan non verbal yaitu perbedaan makna kontak mata, serta hambatan perbedaan budaya pendidikan kedua pelaku komunikasi. Hambatan ini mempengaruhi bagaimana komunikasi guru dan siswa Papua, yaitu guru tidak paham maksud siswa dan juga sebaliknya.
Penerimaan Khalayak Terhadap Orientasi Seks Homoseksual dalam Film “The Sun, The Moon and The Hurricane” Garcia, Emmya
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 1 (2016): FEBRUARY 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.197 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerimaan khalayak terhadap orientasi seks homoseksual dalam film “The Sun, The Moon and The Hurricane” dengan menggunakan teknik Reception Analysis dari Baran dan Davis. Informan yang diteliti oleh peneliti terdapat empat orang dengan Culture Settings yang berbeda-beda yaitu orang yang terlibat dalam hubungan homoseksual, frater, orang berpendidikan dan bekerja dalam dunia entertain. Pada nantinya hasil dari keempat informan tersebut akan dikategorikan dalam tiga jenis yaitu Oposisi, Negoisasi dan Dominan melalui penerimaan yang mereka dapat dengan fenomena orientasi seks homoseksual melalaui film “The Sun, The Moon and The Hurricane”. Dalam penelitian ini juga terdapat empat analisis dan intrepetasi data berdasarkan penerimaan yang dimaknai dari masing-masing Informan. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan melakukan in depth interview yang terjun secara langsung ke lapangan, guna mewawancarai empat informan yang dilihat dari culture settings masing-masing dari informan. Hasil penelitian ini memperlihatkan bagaimana penerimaan khalayak terhadap orientasi seks homoseksual dalam film “The Sun, The Moon and The Hurricane” dengan melihat penerimaan dari masing-masing khalayak.
Hubungan Word of Mouth dengan Brand Awareness Teh Kotak Winadi, Jenica Sintya
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 1 (2017): Vol 5, no 1 February 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.636 KB)

Abstract

Teh Kotak adalah teh kemasan RTD dengan teknologi UHT pertama di Indonesia.Teh Kotak berhasil memperoleh beberapa penghargaan diantaranya adalah penghargaan WOM dan prestasi brand lainnya. Berdasarkan teori dan penelitian terdahulu yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa word of mouth memiliki hubungan dengan brand awareness. Oleh karena itu, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Hubung word of mouth dengan brand awareness Teh Kotak. Menggunakan metode kuantitatif, teknik pengumpulan data dengan membagi kuisioner kepada 100 responden di masyarakat Surabaya. Maka dari itu, H1 diterima yang artinya terdapat hubungan word of mouth dengan brand awareness.
Tingkat Pengetahuan Pengguna XL Di Surabaya Mengenai Logo Baru XL Pranata, Felicia
Jurnal e-Komunikasi Vol 3, No 2 (2015): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.979 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah mengenai Tingkat Pengetahuan Pengguna XL di Surabaya Mengenai Logo Baru XL. Untuk mengetahui jawaban tersebut, peneliti melakukan penelitian kuantitatif deskriptif, dengan cara membagikan kuesioner kepada masyarakat Surabaya. Penelitian ini menggunakan purposive sampling. Adapun teori yang digunakan adalah Tingkat Pengetahuan, Logo, dan teori S-O-R. Hasil akhir penelitian ini secara keseluruhan adalah pengguna XL di Surabaya memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi mengenai logo baru XL, dari elemen bentuk, warna, dan tipografi.
Proses Pengambilan Keputusan yang dilakukan oleh murid di sekolah “Premiere School Of Ballet” Tedjasukmana, Christine
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.257 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan-tahapan dalam pengambilan keputusan yang dilakukan oleh murid dalam memilih dan mengikuti kelas balet di sekolah “Premiere School Of Ballet”. Tahapan tersebut ada 4 menurut Kotler, yaitu (1) pengenalan masalah, (2) pencarian informasi, (3) evaluasi alternatif, dan (4) keputusan membeli. Pengambilan keputusan menurut Kotler dipengaruhi beberapa faktor, antara lain (1) faktor kebudayaan (budaya, sub-budaya, kelas sosial) (2) faktor sosial (kelompok referensi, keluarga (orientasi, prokreasi, peran dan status)) (3) faktor pribadi (umur dan tahapan siklus hidup, pekerjaan, keadaan ekonomi, gaya hidup, kepribadian dan konsep diri), dan (4) faktor psikologis (motivasi, presepsi, proses belajar, kepercayaan dan sikap). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang akan menjelaskan secara detail dan lengkap mengenai pengambilan keputusan yang dilakukan oleh murid di sekolah “Premiere School Of Ballet”. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara kepada informan dan observasi untuk mendapatkan data tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan murid termasuk ketiga narasumber yang peneliti wawancarai memilih dan mengikuti kelas balet di sekolah “Premiere School Of Ballet” dikarenakan adanya pengaruh dari diri sendiri, keluarga, teman sekitar, film dan opera, penerimaan kriteria khusus yang berbeda dari kriteria balerina profesional sebenarnya, manfaat objektif dari balet, dan manfaat untuk diri sendiri.
Representasi Whiteness dalam Film Doctor Strange Hindrawan, Feliks
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, NO 2 AUGUST 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1220.883 KB)

Abstract

Penelitian semiotika pada film Doctor Strange yang mengalami perubahan jalan cerita serta pemerannya dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk melihat penggambaran Whiteness sebagai permasalahan yang terjadi di masyarakat Amerika. Melalui analisis menggunakan kode-kode televisi John Fiske ditemukan bahwa film Doctor Strange mengukuhkan permasalahan Whiteness terkait hegemoni kulit putih atas kulit hitam. Secara intelektual dan akademik kulit putih lebih cerdas dan logis, dalam perekonomian kulit putih lebih kaya dan makmur, secara sosial kulit putih lebih diterima, dan dalam aspek politik kulit putih berpeluang lebih akan hak kekuasaan dibanding kulit hitam.

Page 24 of 134 | Total Record : 1336