cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 1,336 Documents
Representasi Posfeminisme Dalam Film Alice Through The Looking Glass Hendarto, Nadya Christy
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, NO 2 AUGUST 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.99 KB)

Abstract

Alice Through the Looking Glass merupakan film fiksi yang berlatar belakang era Victoria, dimana bercerita mengenai sosok gadis muda bernama Alice yang memiliki sifat pemberani dan pantang menyerah, kembali ke dunia yang disebut Underland. Alice yang berprofesi sebagai kapten kapal, mencoba membantu temannya untuk menemukan kembali keluarganya. Film ini berbeda dari film Hollywood laris lainnya karena terdapat pergeseran unsur gender. Dalam hubungannya dengan realita dunia pekerjaan, penelitian berusaha menjawab kaitan dengan representasi posfeminisme. Penelitian menggunakan metode semiotika dengan kode-kode televisi John Fiske. Melalui subtema yang peneliti pilih yaitu penggambaran perempuan yang kompetitif, penggambaran perempuan yang individualistis dan penggambaran perempuan yang agresif, diketahui bahwa menjadi perempuan yang posfeminis, harus berani untuk memiliki pandangan sendiri dan berani mendobrak tatanan yang ada. Kesimpulan akhir, perempuan dalam film ini digambarkan kompetitif, individualistis dan agresif dengan tetap bebas bergerak di ruang privat dan publik, antara feminin dan maskulin, menyeimbangkan kekuatan dan kedudukannya dengan laki-laki tanpa bergantung atau meniadakan laki-laki. Dan memperoleh kesimpulan, bahwa film dapat menjadi penyampai pesan pada khalayak terkait posfeminisme.
Representasi Homoseksual dalam Film The Imitation Game Kaya, Jessica Belinda
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 1 (2016): FEBRUARY 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.193 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana representasi homoseksual di dalam film The Imitation Game. Film The Imitation Game mencoba mematahkan stereotipe negatif homoseksual di media massa dengan penggambaran positif. Homoseksual digambarkan secara positif dan berusaha mendobrak stereotipe negatif yang sudah melekat di media massa dan di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode semiotika dan dilihat melalui kode-kode kode televisi John Fiske. Tiga level yang dilihat melalui kode-kode televisi yaitu level realitas, level representasi dan level ideologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa homoseksual dalam Film The Imitation Game digambarkan sebagai pahlawan yang berjasa atas kemenangan Inggris di Perang Dunia II. Meskipun homoseksual digambarkan secara positif yaitu sebagai pahlawan, terdapat beberapa stereotipe negatif tentang homoseksual yang masih terlihat di dalam film ini seperti memiliki sisi feminin, suka menyendiri, takut untuk menunjukkan orientasi seksualnya, tidak diterima di masyarakat, sulit bersosialisasi dan merupakan minoritas dibandingkan homoseksual.
Representasi Desakralisasi Tokoh Agama Katolik Dalam Film “Vatican Tapes” Lapian, Andrias Hillbert
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 1 (2017): Vol 5, no 1 February 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.347 KB)

Abstract

Vatican Tapes adalah film yang menampilkan peran tiga tokoh agama Katolik dalam satu kesatuan film. Film ini menunjukkan perbedaan nilai pada tokoh agama Katolik dengan film-film era 1950-1990an. Suatu nilai yang tepat untuk disematkan pada agama adalah nilai sakral. Tokoh agama Katolik sebagai pemimpin agama, mempunyai nilai sakral. Nilai sakral pada diri tokoh agama mempunyai ciri-ciri yaitu menguasai ritual dan sikap yang khas. Tokoh agama Katolik juga sering ditampilkan pada media, salah satunya film. Vatican Tapes membuat peran yang sentral untuk tokoh agama Katolik karena menampilkan tiga tokoh dengan banyak mengambil peran dan gambar. Hal ini membuat Vatican Tapes diduga mencoba menampilkan nilai sakral pada karakter tokoh agama Katolik. Penggambaran tokoh agama Katolik dalam film Vatican Tapes menunjukkan proses desakralisasi. Proses tersebut terlihat pada peran tokoh agama Katolik yang menunjukkan karakter kurang berkharisma, lemah, dan memudarkan sikap-sikap khas atau ciri khas Katolik sendiri.
Evaluasi Program Community Relations Perusahaan X Taurissa, Alvia Maya
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 1 (2017): Vol 5, no 1 February 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.733 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi program community relations Perusahaan X yang dilakukan pada bulan Januari sampai Juni 2016. Evaluasi program terdiri atas pra program, program, dan pasca program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus, menggunakan teknik wawancara mendalam. Untuk temuan data dan analisis data menggunakan program computer QSR NVivo 10. Temuan hasil penelitian ini adalah selama enam bulan perusahaan menjalin hubungan dengan tiga komunitas dan mengadakan tujuh kegiatan. Pada pra program, community activator mencari komunitas untuk menjalin kerjasama, setelah itu bekerjasama dengan komunitas, dan memberikan rekomendasi tempat dari salah satu unit property untuk lokasi kegiatan. Community activator juga melakukan persiapan dan koordinasi dengan komunitas. Pada saat program, community activator melakukan monitoring pada hari H kegiatan, melakukan dokumentasi, dan memastikan keberlangsungan kegiatan. Pada pasca program, community activator melakukan evaluasi langsung setelah kegiatan. Hasil evaluasinya community activator tidak melakukan riset sebelum pembuatan program community relations. Peneliti memberikan rekomendasi bahwa program community relations perlu diperbaiki dari tahap pra program, program, dan pasca program.
Efektivitas Instagram Common Grounds Wifalin, Michelle
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.229 KB)

Abstract

Efektivitas Instagram Common Grounds merupakan rumusan masalah yang diambil dalam penelitian ini. Efektivitas Instagram diukur menggunakan Customer Response Index (CRI), dimana responden diukur dalam berbagai tingkatan, mulai dari awareness, comprehend, interest, intentions dan action. Tingkatan respons inilah yang digunakan untuk mengukur efektivitas Instagram Common Grounds. Teori-teori yang digunakan untuk mendukung penelitian ini yaitu teori marketing Public Relations, teori iklan, efektivitas iklan, media sosial, social media marketing, dan fitur-fitur Instagram.  Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pada tingkatan awareness Instagram dinilai efektif, namun pada tingkatan action penggunaan Instagram dinilai belum efektif.
Efektivitas Marketing Communication CD album di KFC Royal Plaza Surabaya Santoso, Fabiola Rosalia
Jurnal e-Komunikasi Vol 3, No 2 (2015): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.469 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efekvitas marketing communications CD album di KFC Royal Plaza Surabaya. Media yang digunakan oleh KFC adalah Poster, POP Display, TV in store, dan Personal selling. suatu program komunikasi penjualan yang terintegrasi langsung dari adveritiser kepada kelompok masyarakat yang telah diseleksi terlebih dahulu melalui surat, brosur, kaset-audio, kaset video, pesan melaui telepon, event atau peristiwa yang disponsori atau saran lain dalam bentuk kontak secara langsung. Jenis penelitian ini adalah  penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survei, teknik non probability sampling, dan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan empat media yang di promosikan oleh KFC menunjukkan responden berhenti pada tahapan comprehend ke interest. Dimana tahapan tersebut efektif karena banyak responden yang pernah datang ke KFC memahami dan tertarik dengan CD album dengan melihat empat media.     
STRATEGI MEDIA RELATIONS DI HOTEL HARRIS GUBENG SURABAYA Terisno, Cindy
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, NO 2 AUGUST 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.344 KB)

Abstract

Hotel HARRIS Gubeng Surabaya adalah hotel HARRIS pertama di Surabaya. Hotel HARRIS yang telah berdiri selama 2 Tahun ini membutuhkan bantuan media untuk bisa tetap eksis. Ditengah persaingan hotel yang semakin berkembang di Surabaya ini, diperlukan Strategi di dalam menjalin relasi dengan media. Strategi adalah penentuan tujuan dan sasaran jangka panjang dan upaya pelaksanaan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian studi kasus. Dalam menjalin relasi dengan media Hotel HARRIS Gubeng Surabaya mempunyai tahapan yaitu menentukan tujuan, pemilihan media berdasarkan jenis media yaitu media cetak sera media online, melakukan aktivitas menjalin relasi di bagi menjadi dua yaitu Formal seperti press release, makan siang bersama wartawan, perayaan ulang tahun HARRIS, kunjungan ulang tahun media, sistem barter. Informal seperti memiliki hubungan secara personal. Kemudian, tahapan yang terakhir adalah evaluasi.
Efektivitas Iklan TV Telkomsel 4G LTE Versi #Menjadiyangterbaik Bagi Relawan Bencana Pada Masyarakat Surabaya Tjahjono, Patricia Putri
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 1 (2016): FEBRUARY 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.285 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas iklan televisi Telkomsel 4G LTE yang tayang di televisi mulai dari 7 Februari hingga awal Maret 2016. Dalam penelitian ini, peneliti akan mengukur efektivitas iklan Telkomsel 4G LTE dengan menggunakan metode CRI (Customer Response Index) yang terdiri dari 5 elemen yaitu awareness, comprehend, interest, intention, dan action. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.Metode penelitian yang digunakan menggunakan kuisioner.Sampel penelitian ini 100 responden.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan Telkomsel 4G LTE versi #menjadiyangterbaik bagi relawan bencana pada masyarakat Surabaya dikatakan efektif.
Penerimaan Penonton Terhadap Program Musik Dangdut Academy 3 Di Indosiar Trisdani, Hana Pertiwi
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 1 (2017): Vol 5, no 1 February 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.748 KB)

Abstract

Program musik Dangdut Academy 3 adalah program reality show yang memiliki konsep realita dan kompetisi. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerimaan penonton terhadap tayangan program musik Dangdut Academy 3. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis penerimaan. Penelitian deksriptif ini memberikan gambaran bagaimana keempat informan ini memaknai teks media yang dibuat oleh pembuat program ini. Tentu saja dalam pembuatan program, pasti memiliki elemen-elemen pendukung keberhasilan suatu program dan juga perkembangan musik dangdut di Indonesia.Hasil penelitian ini akan menunjukkan penerimaan penonton yang berbeda-beda dengan kategorisasi menurut Hall yaitu dominant, negotiated dan oppositional. Penerimaan mereka tidak hanya berdasarkan oleh latar belakang mereka dari status sosial, namun juga berdasarkan pendidikan, profesi, pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga informan dominant dengan program tersebut sedangkan yang satu penerimaannya adalah negotiated.
Pengaruh Gaya Komunikasi Direktur terhadap Kepuasan Komunikasi Karyawan di PT. Sumarni Mustajab Batu Limantoro, Felina
Jurnal e-Komunikasi Vol 3, No 2 (2015): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.973 KB)

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini mengenai pengaruh gaya komunikasi Direktur terhadap kepuasan komunikasi karyawan di PT. Sumarni Mustajab Batu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pengujian regresi dan uji T. Dengan simple random sampling yang terdapat dalam penelitian ini adalah sebanyak 120 responden. Pada penelitian ini juga menunjukkan adanya pengaruh gaya komunikasi Direktur terhadap seluruh dimensi dari kepuasan komunikasi yang terdiri dari informasi yang berkaitan dengan pekerjaan, kecukupan informasi, kemampuan untuk menyarankan perbaikan, efisiensi berbagai saluran komunikasi ke bawah, kualitas media, informasi tentang organisasi secara keseluruhan, dan integrasi organisasi. Sehingga, pada penelitian ini ditemukan hasil gaya komunikasi yang digunakan oleh Direktut PT. Sumarni Mustajab Batu adalah gaya komunikasi dynamic.

Page 38 of 134 | Total Record : 1336