cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 1,336 Documents
PROSES KOMUNIKASI INTERPERSONAL PECATUR BERSAUDARA DALAM SALING MEMOTIVASI Indah Claudia Mumek
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.988 KB)

Abstract

Fenomena komunikasi interpersonal di dunia olahraga terjadi antara individu yang berada dalam lingkungan olahraga. Dalam penelitian ini, informan yang diteliti yaitu dua atlet catur bersaudara. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses komunikasi interpersonal pecatur bersaudara untuk saling memotivasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara mendalam, kemudian dipaparkan secara deskriptif. Peneliti menggunakan elemen-elemen komunikasi interpersonal DeVito (2007): pengirim-penerima, proses memproduksi dan menangkap pesan, pesan verbal-nonverbal, umpan balik, umpan maju, saluran komunikasi, konteks, hambatan, etika, kompetensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagai atlet yang tidak memiliki pelatih untuk memotivasi, pecatur bersaudara tersebut mampu meraih prestasi internasional dengan cara saling memotivasi satu sama lain. Hal ini bisa dilihat dengan cara rutin berlatih catur bersama, berdoa bersama dan saling mencium pipi sebelum mulai bertanding. Proses komunikasi interpersonal pecatur bersaudara tersebut menjadi bentuk motivasi untuk mencapai keberhasilan dan meningkatkan prestasi.
Strategi Komunikasi Marketing Public Relations Honda Surabaya Center Dalam Menjadi Official Partner Klub Persebaya Pada Kompetisi Liga 2 Nico Indrasukmana Biantoro; Amelia Sidik; Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 2 (2018): VOL 6, NO 2 AUGUST 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.983 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi komunikasi marketing public relations yang dilakukan oleh Honda Surabaya Center sebagai salah satu Official Partner Klub Persebaya selama Kompetisi Liga 2 berlangsung. Strategi komunikasi marketing public relations memiliki tujuan untuk peningkatan awareness dari Honda Surabaya Center termasuk dari produk-produk dari mobil Honda. Selain itu juga digunakan untuk memperluas pasar dari Honda Surabaya Center sendiri. Demi mencapai tujuan tersebut, Honda Surabaya Center menggunakan marketing public relations tools yang dikombinasikan dengan strategi komunikasi marketing public relations yaitu pull strategy, push strategy dan profile strategy. Marketing public relations tools yang digunakan yaitu advertising, sales promotion, public relations, personal selling, dan direct marketing. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan yaitu studi kasus. Adanya perbedaan segmentasi market dari Honda Surabaya Center dan Persebaya dapat menimbulkan permasalahan perbedaan perilaku strategi komunikasi marketing public relations yang dilakukan. Hasil dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas marketing public relation Honda Surabaya Center dalam menjalankan strategi komunikasi marketing public relation melalui marketing public relation tools.
Komunikasi Interpersonal Antar Penghuni Apartemen Puncak Bukit Golf Dalam Membangun Hubungan Persahabatan Stefani Angelia Santoso
Jurnal e-Komunikasi Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, NO 2 AUGUST 2017
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.134 KB)

Abstract

Perbandingan jumlah penduduk yang terus meningkat dan luas lahan yang tetap sama di Surabaya, menjadi masalah yang membutuhkan perhatian khusus. Dimana keterbatasan lahan dan harga rumah yang terus meningkat membuat pembangunan hunian vertikal (apartemen) menjadi salah satu alternatif penyelesaian untuk masalah tersebut. Apartemen yang saat ini banyak diminati masyarakat dan memiliki banyak penghuni adalah apartemen milik Puncak Grup. Namun hidup di apartemen diidentikkan dengan kurangnya komunikasi dan individualis. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Komunikasi Interpersonal Antar Penghuni Apartemen Puncak Bukit Golf dalam Membangun Hubungan Persahabatan. Adapun fokus pada penelitian ini lebih kepada mereka yang berkomunikasi secara interpersonal dari tahap saling mengenal hingga membangun hubungan yang lebih mendalam yaitu persahabatan Penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus ini, memberikan hasil bahwa pemilihan tempat tinggal baik secara vertikal ataupun horizontal sebenarnya bukan merupakan suatu kendala dalam berkomunikasi dengan baik satu sama lain. Individualis atau tidaknya seseorang bukan bergantung pada hubian yang dipilihnya tetapi lebih kepada pribadi masing-masing orang tersebut. Peneliti menemukan bahwa tidak semua penghuni apartemen bersikap cuek melainkan adapula yang bersahabat.
Strategi Manajemen Konflik Komunikasi Interpersonal Antara Ibu Dengan Anak Tiri Stanislaus Sidik
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal E-Komunikasi
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.264 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengamati manajemen konflik komunikasi interpersonal antara ibu dengan anak tiri yang merupakan anak kandung suaminya dengan perempuan lain. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, metode penelitian studi kasus, dan pendekatan kualitatif. Proses pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Teori yang digunakan sebagai dasar untuk melakukan pengamatan adalah teori konflik komunikasi interpersonal dan manajemen konflik komunikasi interpersonal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik komunikasi interpersonal antara ibu dengan anak tiri tersebut adalah jenis konflik komunikasi interpersonal, yaitu pseudoconflict, fact conflict, value conflict, policy conflict, ego conflict dan juga meta conflict. Sedangkan manajemen konflik komunikasi interpersonal yang digunakan adalah win-lose and win-win strategies, avoidance and active fighting strategies, force and talk strategies, face-detracting and face-enhancing strategies, aggressiveness and argumentativeness strategies.
Representasi Kriminalitas Dalam Film “Ted” dan “Ted 2” Merrie WIlona
Jurnal e-Komunikasi Vol 3, No 2 (2015): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.8 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat representasi kriminalitas dalam film “Ted” dan “Ted 2”. Bentuk-bentuk tindakan kriminalitas adalah pencurian, penyalahgunaan narkoba, tindakan asusila, pencopetan, penjambretan, penodongan senjata tajam/api, kekerasan fisik, penganiayaan, perusakan barang orang lain, pembunuhan, penipuan dan korupsi. Film “Ted” dan “Ted 2” dipilih karena menampilkan tokoh utama “Teddy Bear yang identik dengan anak-anak, namun banyak menuai kontroversi. Peneliti ini menggunakan metode analisis isi kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa film “Ted” dan “Ted 2” merepresentasikan tindakan kriminal penggunaan narkoba, tindakan asusila, penjambretan, penodongan dengan senjata tajam/api, kekerasan fisik, penganiayaan dan perusakan barang orang lain. Gambaran tindakan kriminalitas ini ternyata senada dengan sejumlah film-film anak barat.
MOTIF PENGGUNA JEJARING SOSIAL GOOGLE+ DI INDONESIA Dea Anggraeni Utomo
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.672 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana motif para pengguna jejaring sosial Google+ di Indonesia, karena Google+ merupakan salah satu jejaring sosial baru ang muncul di dunia dan memiliki lonjakan pengguna yang sangat tinggi. Motif yang diteliti adalah motif pengguna masyarakat Indonesia dalam menggunakan jejaring sosial Google+ dengan menggunakan teori Uses and Gratification. Indikator yang digunakan meliputi: hubungan sosial, berbagi identitas, foto, isi (content), investigasi sosial, berselancar di jejaring sosial dan memperbaharui status. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif pada 100 pengguna jejaring sosial Google+ di Indonesia, dengan menggunakan teknik non probability accidential sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa motif pengguna jejaring sosial Google+ cukup tinggi, terutama pada indikator memperbaharui status dan hubungan sosial, dimana motif tertinggi tersebut pada pegawai swasta dan pelajar/mahasiswa. Selain itu ditemukan sebuah kesimpulan bahwa dari pengguna jejaring sosial Google+, motif tertinggi adalah untuk memperbaharui status, dimana mereka mampu menyatakan eksistensi dirinya serta mendapatkan informasi melalui stream dalam Google+.
Efektivitas Iklan Televisi Hijab Fresh Pada Perempuan Berhijab di Surabaya Pricillia Audrey Prayogo; Felicia Goenawan; Vita Monica
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 2 (2018): VOL 6, NO 2 AUGUST 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.91 KB)

Abstract

Iklan merupakan salah satu sarana yang digunakan perusahaan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Informasi yang disampaikan dapat berupa informasi adanya produk baru yang dikeluarkan oleh perusahaan. Perusahaan biasanya menggunakan media televisi untuk memberikan informasi seputar produk. Televisi dianggap sebagai media yang paling efektif untuk menjangkau masyarakat luas. Jenis penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif dengan sampel perempuan berhijab di Surabaya menggunakan metode penelitian survei. Efektivitas sebuah iklan televisi Hijab Fresh diukur menggunakan metode Customer Response Index (CRI). Pada penelitian ini diperoleh hasil nilai CRI awareness sebesar 84%, comprehend 94%, interest 87%, intentions 78%, action 61%. Sesuai dengan perhitungan interval kelas, iklan dikatakan efektif jika memiliki nilai kurang dari 50%. Oleh karena itu, iklan televisi Hijab Fresh merupakan iklan yang efektif.
Proses Komunikasi Interpersonal antara Anak Jalanan dan Kakak Pendamping di LSM Rumah Impian Jonif Lintang Paramarsi
Jurnal e-Komunikasi Vol 4, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.336 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses komunikasi Interpersonal antara anak-anak jalanan dan kakak pendamping di LSM Rumah Impian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, metode penelitian studi kasus, dan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan sebagai dasar untuk melakukan pengamatan adalah teori tentang proses komunikasi interpersonal. aspek-aspek dalam suatu komunikasi antarmanusia termasuk juga hambatan-hambatan yang muncul dalam proses komunikasi tersebut. Aspek-aspek komunikasi tersebut adalah source-receiver, pesan, feedback, feedforward, saluran komunikasi, hambatan komunikasi, konteks komunikasi, etika komunikasi, dan kompetensi komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan komunikasi interpersonal antara anak-anak jalanan dan kakak pendamping di LSM Rumah Impian.
Efektivitas Media Komunikasi dalam Sosialisasi Logo Baru Best Western Papilio Hotel Surabaya Lidya Gosalim
Jurnal e-Komunikasi Vol 6, No 1 (2018): VOL 6, NO 1 FEBRUARY 2018
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.053 KB)

Abstract

Komunikasi dikatakan efektif apabila pesan yang disampaikan oleh komunikator sampai kepada komunikan. Sosialisasi perubahan logo baru di Best Western Papilio Hotel Surabaya ini dilakukan oleh public relations menggunakan empat media komunikasi, yaitu: intranet, management conference, briefing dan papan pengumuman. Dalam melakukan sosialisasi menggunakan empat media ini diperlukan 5 elemen dari efektivitas media komunikasi yaitu, credibility, reach & exposure frequency, efficiency, flexibility dan context. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas media komunikasi dalam sosialisasi perubahan logo baru di Best Western Papilio Hotel Surabaya oleh public relations yang dinilai oleh karyawan internal. Dalam hal ini, dipilih responden yang merupakan karyawan kontrak dari Best Western Papilio Hotel Surabaya yang memiliki akses untuk empat media komunikasi tersebut sejumlah 90 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Jika dilihat dari kelima elemen pada masing-masing empat media komunikasi, didapatkan hasil penelitian bahwa ke-empat media komunikasi tersebut memiliki hasil yang efektif. Maka dapat disimpulkan bahwa responden menilai bahwa sosialisasi perubahan logo baru menggunakan empat media komunikasi adalah sosialisasi yang efektif karena memiliki interval lebih dari 0.5 sehingga dapat dikatakan efektif.
EVALUASI SPECIAL EVENTS PERIODIK LENMARC MALL 2013 Dewi Erlina Syahlindra Rahmat
Jurnal e-Komunikasi Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.578 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil evaluasi dari pelaksanaan special events yang dilakukan secara berkesinambungan oleh Marketing Public Relations Lenmarc Mall. Special events merupakan salah satu kegiatan utama yang dilakukan untuk memenuhi tujuan perusahaan yaitu meningkatkan jumlah pengunjung mall. Pada penelitian ini special events yang dievaluasi ada tiga yaitu ‘Doraemon Christmas and New Year Bazaar’, ‘Imlek Wayang Potehi’ dan ‘Zumba Bokwa Fitness Party’, periode Januari-Maret 2013. Dalam melakukan evaluasi, disini terdapat lima tahapan yang diteliti diantaranya riset, desain, perencanaan, koordinasi dan evaluasi. Lima tahap tersebut merupakan syarat dari suksesnya suatu special events.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan menggabungkan berbagai sumber data. Hasil dari penelitian ini adalah setiap special events memiliki jangka waktu yang berbeda pada setiap tahapan, dan juga setiap special events memiliki kelemahan pada bagian riset dimana mempengaruhi tahapan selanjutnya dan juga bagian evaluasi yang berpengaruh pada kesuksesan special events berikutnya, tetapi secara keseluruhan special events yang diadakan sudah dapat memenuhi tujuan perusahaan.

Page 67 of 134 | Total Record : 1336