cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Teknik dan Ilmu Komputer
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol. 3 No. 12 Oktober-Desember 2014" : 10 Documents clear
An Analysis on The Service Quality of The Low Cost Airlines Based on The Different Characteristics of Passengers Sukwadi, Ronald; Marco, Nico
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 12 Oktober-Desember 2014
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kualitas layanan merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Kualitas layanan yang prima menjadi sangat penting karena maskapai berusaha untuk mendapatkan dan mempertahankan pelanggannya, serta sebagai penentu utama kinerja maskapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis atribut layanan pada tiga maskapai bertarif rendah dengan menggunakan tujuh dimensi kualitas maskapai yang dikembangkan oleh Gilbert dan Wong, ANOVA, dan IPGA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang berarti terkait dengan kualitas layanan ketiga maskapai tersebut, namun terdapat perbedaan yang berarti pada kualitas layanan berdasarkan tingkat pendapatan, pendidikan, dan kewarganegaraan penumpang Kata kunci:  Kualitas layanan, maskapai bertarif rendah,  ANOVA, IPGAAbstract Service quality is a crucial factor affecting customer satisfaction. High service quality is paramount to acquire and retain customers at the same time to serve as the main indicator of the airline performance. This research empirically investigates the service quality attributes at three low cost carriers in Indonesia using 7-airline service quality dimension instrument developed by Gilbert and Wong (2003), analysis of variance (ANOVA), and Importance Performance Gap Analysis (IPGA). The results suggested that there were no significant differences regarding the service quality between Indonesia AirAsia, Lion Air, and Citilink. Significant differences were found in the service quality based on the passengers’ income, education, and nationality. Keywords: service quality, low cost carrier, ANOVA, IPGA
Lightweight Concrete Making with Rubber Crumb Wijaya, Dirga; Widjaja, Darma
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 12 Oktober-Desember 2014
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara eksperimental pembuatan beton ringan dengan menggunakan limbah karet yang berukuran kurang dari 3 mm atau disebut crumb rubber dan agregat ringan berupa lempung bekah yang diperoleh dari pecahan genteng. Pecahan genteng yang termasuk dalam kategori lempung bekah digunakan sebagai pengganti agregat kasar sebagian atau seluruhnya dengan variasi kadar 25%, 50%, 75%, dan 100%. Crumb rubber digunakan sebagai pengganti pasir secara keseluruhan. Faktor air semen divariasikan pada nilai 0,2; 0,3; 0,4; 0,5; 0,6; 0,7. Benda uji yang dibuat adalah benda uji silinder berukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Pengujian tekan ketika umur benda uji mencapai 28 hari. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa beton ringan struktural dapat dibuat dengan menggunakan crumb rubber dan lempung bekah pada faktor air semen 0,2 dengan kadar penggantian agregat kasar dengan agregat ringan tidak melebihi 75%. Selain itu, penggunaan crumb rubber memberi pengaruh pada peningkatan workability, penurunan berat jenis, dan penurunan kuat tekan. Penggunaan bahan limbah pada campuran beton sangat berguna untuk mengurangi limbah yang tidak terpakai dan terus terakumulasi dengan jalan yang bermanfaat. Kata Kunci: beton ringan, struktural, crumb rubber, genteng. Abstract This research focused on using waste rubber which size is less than three milimeters called crumb rubber to replace fine aggregate in concrete mixes. The purpose of this research was to investigate the development of lightweight concrete using crumb rubber as fine aggregate and expanded clay as lightweight aggregate with experimental approach. Expanded clay was used to partially replace or fully replace coarse aggregate. The percentage of replacement were 25%, 50%, 75%, and 100% of the mass of coarse aggregate used in concrete mixes while crumb rubber was used to replace the whole fine aggregate. The variations of water cement ratio were 0,2; 0,3; 0,4; 0,5; 0,6; and 0,7 in concrete mixes. The samples were cylinders with 150 mm in diameter and 300 mm in height. All samples were made and cured for 28 days and then tested to determine the compressive strength for each sample. The results showed that structural lighweight concrete could only be made with water cement ratio 0,2 and the maximum replacement of coarse aggregate was 75%. The use of crumb rubber in concrete mixes additionally increased the workability, decreased the unit weight and the compressive strength. The use of waste materials in concrete mixes was a good way to properly dispose waste materials that were continously accumulating. Keywords: lighweight concrete, structural, crumb rubber, expanded clay.
Cost-Benefit Analysis in The System Information Feasibility Planning at A Chicken Meat Distributian Company Hendrika, Novia; Saragih, Hoga; Pasaribu, Boy; Fatri, Refyul Rey; Gumilar, Gun Gun
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 12 Oktober-Desember 2014
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada era globalisasi informasi saat ini, perkembangan sistem dan teknologi berkembang dengan pesat. Perusahaan bersaing secara kompetitif dalam pasar global. Salah satu usaha dalam memenangkan persaingan adalah dengan melakukan investasi dan implementasi sistem dan teknologi informasi untuk membantu dalam pengambilan keputusan. E-Commerce merupakan salah satu sistem informasi yang membantu perusahaan dalam meningkatkan pelanggan. Dalam pengembangan sistem informasi agar sesuai dengan visi dan tujuan perusahaan, serta proyek sistem informasi berjalan dengan sukses, dibutuhkan perencanaan yang matang. Salah satu perencanaan yang seharusnya dilakukan perusahaan sebelum implementasi sistem informasi adalah menganalisis apakah investasi sistem informasi layak untuk dilakukan dan apa saja manfaat yang akan diperoleh perusahaan dengan adanya sistem informasi tersebut. Dengan menggunakan metode Cost Benefit Analysis, perusahaan dapat menganalisis kelayakan sistem informasi dari aspek ekonomis dengan menghitung payback period, return on investment, net present value, internal rate of return.  Kata Kunci: kelayakan sistem informasi, e-commerce, cost benefit analysis, investasi sistem informasi, payback period, return on investment, net present value, internal rate of return  Abstract In  the era of information globalization today, systems and technology development are growing rapidly. Companies strive in the competitive global market. One way to win the competition is by investing and implementing systems and information technology to assist in decision making. E-Commerce is one of the information systems that help companies increase their customers. In the development of information systems, good planning is required so that the information system will be implemented in line with the company’s vision and objectives and the project information system runs successfully. One planning a company should have done before the information system implementation is a feasibility study to analyze whether an investment is feasible and the benefits to be gained from the information system. By using the method of Cost Benefit Analysis, the company can analyze the feasibility of the information systems from the economical perspectives by calculating the payback period, return on investment, net present value, and internal rate of return. Keywords: feasibility study, information system, e-commerce, cost benefit analysis, IS/IT Investment, payback period, return on investment, net present value, internal rate of return
An Analysis of The Multi-Channel and Multi-phase Queuing System for The Single Trip Commuter Line Kurniawan, Agus; C., Friscilla Dwitama; Felicia, Johana; ., Nico; Marpaung, Budi
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 12 Oktober-Desember 2014
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sarana transportasi merupakan aspek yang sangat penting bagi suatu kota, termasuk kota Tangerang. Namun sayangnya sarana transportasi di kota Tangerang masih belum memadai. Salah satu jenis transportasi yang banyak digunakan saat ini adalah kereta api commuter line. Namun akhir-akhir ini kereta api commuter line mulai mengalami berbagai masalah, seperti antrian yang semakin panjang dan waktu antrian penumpang yang semakin lama. Penelitian ini melakukan analisis sistem pelayanan di Stasiun Tangerang. Sistem antrian di stasiun Tangerang dimodelkan dan diolah dengan bantuan software Win QSB dan software simulasi ARENA. Sebanyak empat skenario dikembangkan untuk mendapatkan konfigurasi sistem layanan yang optimal menggantikan sistem existing. Penelitian ini merekomendasikan perubahan konfigurasi sistem layanan di stasiun Tangerang yang dapat menurunkan biaya sistem pelayanan. Kata kunci: antrian pembelian tiket, multi-channel, multi-phase, WinQSB, simulasi, ARENA  Abstract Transportation is an important aspect for Tangerang. The transportation system in Tangerang unfortunately are insufficient for to meet the demand. One of the mass transportation mode used recently is commuter line train, which now have some problems, such as the long queue and long queuing time passengers. This research was done in Tangerang city station. Queuing system was modelled and solved by Win QSB and ARENA software. There were four scenarios developed to get the optimal configuration for the service system in the station. This research recommended  a new service system configuration which can reduce the service system cost. Keywords: ticket purchasing queue, multi channel, multi phase, WinQSB, simulation, ARENA 
An Analysis of The Tuition Fee Payment System in UKRIDA using Analytical Hierarchy Process (AHP) Method Kurniawan, Velianny; Hayat, Cynthia
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 12 Oktober-Desember 2014
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis sistem pembayaran perkuliahan di Ukrida yang mudah bagi mahasiswa. Ruang lingkup penelitian dibatasi pada analisis pengambilan keputusan sebagai alternatif sistem pembayaran. Sistem pembayaran yang tersedia adalah sistem manual dan sistem autodebit. Jenis dan sumber data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner dan data sekunder yang diperoleh dari studi literatur. Analisis penelitian dilakukan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan software Expert Choice v.11 untuk memastikan bahwa keluaran konsisten dengan penskalaan yang dilakukan dari analisis data kuesioner. Hasil analisis dengan metode AHP menunjukkan bahwa Jadwal Pembayaran mempunyai vector eigen tertinggi dan nilai vector eigen dari sistem pembayaran, yaitu sistem pembayaran autodebet. Kata Kunci: analisis sistem pembayaran, Analytical Hierarchy Process (AHP), Expert Choice v.11. Abstract This research aimed at finding an easier tuition fee payment system for the Ukrida students. Its scope was limited to the decision-making analysis that could serve as an alternative payment system. The payment systems available were autodebit and manual payments. The data type and source selected for this research were primary and secondary data. The method applied was the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Expert Choice v. 11 software. The result comparison was done using Analytical Hierarchy Process (AHP) method and software Expert Choice v. 11 to ensure that the output was consistent with the data analysis of the questionnaire. The research found that an alternative payment system appropriate for the students were the autodebit payment as it showed the highest value of eigenvector.  Keyword: Payment System Analysis; Analytical Hierarchy Process (AHP); Expert Choice v.11.
The Design of Wind Speed and Direction Detector with Microcontroller AT89S52 Mandagi, Albert; Harsono, Budi; ., Wiryadi
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 12 Oktober-Desember 2014
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDetektor Kecepatan dan Arah Angin Berbasis Mikrokontroller AT89S52 berfungsi sebagai pengamat keadaan cuaca, khususnya kecepatan dan arah angin. Untuk mendeteksi kecepatan angin digunakan Generator DC yang dipadukan dengan ADC0804,  sedangkan untuk medeteksi arah angin digunakan sensor LDR yang dipadukan dengan reflektor, yang dapat bergerak otomatis. Output detektor arah angin dan ADC akan diteruskan ke mikrokontroler AT89S52 untuk diproses dan ditampilkan pada rangkaian LCD. Alat ini efektif bekerja sampai kecepatan angin maksimum 5 m/s  dengan delapan arah mata angin. Kata kunci: angin, kecepatan, arah, mikrokontroler. Abstract Wind  Speed and Direction Detector based on Microcontroller AT89S52  functions as an observer of weather conditions, especially the wind speed and direction. DC generators combined with ADC0804 are used to detect wind speed, while sensor LDR coupled with a reflector that can move automatically are used to detect wind direction. Output wind direction detector and output  ADC will be forwarded to the microcontroller AT89S52 to be processed and displayed on the LCD. This instrument effectively works to a maximum wind speed of 5 m/s with 8 cardinal directions. Keywords: wind, speed, direction, microcontroller.
LTE Analysis and Fabrication of Microtrip Antenna with a Fixed Frequency 2,6 GHz and 2,3 GHz Mobile Julius, Wilson; Alam, Syah; Arjadi, Harry
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 12 Oktober-Desember 2014
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Antena mikrostrip merupakan antena yang saat ini cukup terkenal karena memiliki keunggulan sehingga compatible dan mudah diintegrasikan. Kebutuhan manusia dalam berkomunikasi tidak hanya terbatas pada komunikasi suara saja, akan tetapi manusia menuntut untuk dapatnya dilakukan komunikasi data. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan memfabrikasi antena mikrostrip yang dapat bekerja pada frekuensi fixed standar LTE, yaitu 2,6 GHz dan mobile 2,3GHz agar menghasilkan pola radiasi, VSWR, return loss, dan gain yang lebih baik. Setelah mendapatkan spesifikasi antena yang diinginkan pada simulator kemudian antena dicetak atau direalisasikan. Kata Kunci: antena mikrostrip, LTE, pola radiasi, VSWR, return loss, gain  Abstract Microstrip antenna is currently popular due to its compatibility and easy integration. With the LTE technology, people need not only voice but also data communications. The purpose of this study was to analyze and fabricate microstrip antenna which can work on the fixed LTE standard at the frequency of 2.6 GHz and 2.3 GHz mobile. The results expected were radiation pattern, VSWR, return loss and better gain. After getting the desired specifications of the antenna on the simulator,  the antenna was then printed or realized. Keywords: microstrip antenna, LTE, radiation pattern, VSWR, return loss, gain
Metaheuristic Method Selection using Fuzzy Analytical Hierarchy Process to Solve The Design Problem of PRocess Oriented Facility Layout Setiawan, Eko; Ginting, Meriastuti
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 12 Oktober-Desember 2014
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendekatan metaheuristik telah banyak diterapkan untuk memecahkan masalah optimasi. Meskipun terdapat kelebihan yang diperoleh melalui pendekatan ini, banyak penelitian yang menghadapi masalah untuk memilih kinerja pengukuran kriteria dan metode yang paling tepat. Penelitian ini mengusulkan pendekatan fuzzy Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk melakukan pemilihan metode metaheuristik terbaik dalam studi kasus perancangan tata letak fasilitas. Fuzzy Analytical Hierarchy Process digunakan untuk menentukan bobot masing-masing kriteria dan alternatif. Penelitian ini menggambarkan suatu kerangka metodologi berdasarkan kriteria yang sesuai dan teknik fuzzy Analytical Hierarchy Process untuk memilih metode metaheuristik yang optimal. Metode yang dipilih dalam penelitian ini digunakan untuk menyelesaikan masalah fasilitas tata letak berorientasi proses. Hasil menunjukkan bahwa metode yang dipilih mampu menghasilkan kinerja yang lebih baik dari penelitian sebelumnya.Kata Kunci: metaheuristik, fuzzy AHP, perancangan tata letak   Abstract Metaheuristic approaches have been widely implemented to solve optimization problems. Despite the advantages of these approaches, previous research encountered problems in determining the most appropriate performance measurement criteria and method. This study proposed a fuzzy Analytical Hierarchy Process (AHP) approach to select the best metaheuristic method for facility layout design. Fuzzy Analytical Hierarchy Process was used to determine the weight of each criteria and alternative. This paper provides a practical framework based on appropriate criteria and fuzzy Analytical Hierarchy Process technique to selecting the optimal metaheuristic method. The method chosen in this study was used to solve the process-oriented facility layout problems. The results suggested that the selected method could produce better performance than that of the previous studies. Keywords: metaheuristic, fuzzy AHP, layout design
Determining Delivery Route for Transportation Cost Efficiency by Selecting The Best Heuristics Method at PT XYZ Sudri, Ni Made; Nendissa, Bendjamin Ch.; Widianty, Yenny; Saputry, Ayu Trichwanningsih Eka
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 12 Oktober-Desember 2014
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang logistik, yang mendistribusikan produk elektronik kepada agen. Sistem pendistribusian yang dilakukan perusahaan saat ini berdasarkan pada pemesanan, sehingga belum terdapat metode khusus yang menangani bagaimana pendistribusian menjadi optimal, terutama pada pengiriman agen tujuan yang terjadi pada hari-hari yang rutin. Masalah yang sering dihadapi oleh PT XYZ dalam Transportation Management System (TMS) adalah sering mengalami keterlambatan pengiriman. Oleh karena itu, fokus penelitian ini adalah menentukan rute kendaraan dengan jarak tempuh terpendek dengan biaya minimum, menggunakan pemilihan empat metode Heuristics. Berdasarkan pengolahan data yang dilakukan dengan menggunakan empat metode Heuristics, yaitu metode Clarke and wright Saving Heuristic, metode parallel version, metode 2-OPT, dan metode 3-OPT. Dari empat metode heuristik tersebut diperoleh satu  metode yang memiliki jarak terpendek dengan biaya yang minimum, yaitu pada metode 3-OPT penyelesaian pertama didapat total jarak sebesar 232,7 km dengan biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 1.346.533,-/hari dan dibandingkan dengan rute perusahaan saat ini, yaitu dengan total jarak 310 km dengan biaya Rp. 2.166.044,-/hari. Oleh karena itu, apabila usulan perbaikan diterapkan dengan metode 3-OPT maka akan diperoleh efisiensi terhadap jarak sebesar 77.3 km dan penghematan biaya sebesar Rp. 819.510,-/hari dengan persentase effisiensi biaya sebesar 37.83%. Kata Kunci: Optimalisasi, efisiensi, Heuristics,TMS, VRP.  Abstract PT XYZ is a company engaged in the field of logistics distributing electronic products to the agent. The distribution system of the company today is only based on reservation. No specific methods are applied to address optimal distribution especially to the target agents on a daily basis. The problems often encountered by PT XYZ  related to  Transportation Management System (TMS) were delays in delivery. This study focused on determining the shortest vehicle mileage using four heuristics methods. The data processing was performed using the 4 heuristics methods namely the methods of Clarke and wright Saving Heuristic, parallel version, 2-OPT and 3-OPT. Among the four heuristic methods, the shortest distance and minimum cost were found when using the 3-completion OPT with a total distance of 232.7 km and the cost of Rp. 1.346.533, -/day in comparison to the current route with a total distance of 310 km at Rp. 2.166.044, -/day. Therefore if the proposed improvement is applied by using the 3-OPT method, an efficiency of 77.3 km and Rp. 819.510, -/day will be obtained with the cost efficiency of 37.83%. Keywords: Optimization, Efficiency, Heuristics, TMS, VRP.
Seismic Base Shear Based On SNI-03-1726-2002 and SNI-03-1726-2012 of Grand Edge Building Structure Setiawan, Agustinus Agus
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 12 Oktober-Desember 2014
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Struktur bangunan gedung Grand Edge Hotel dan Mall yang berlokasi di kota Semarang direncanakan sebagai suatu struktur gedung beton bertulang yang terdiri atas 13 lapis lantai. Struktur pemikul beban terdiri dari Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus. Pada tahap awal desain, struktur direncanakan terhadap beban gempa sesuai dengan SNI 03-1726-2002 (Standar Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung), yang didasarkan pada gempa rencana dengan periode ulang 500 tahun. Seiring dengan ditetapkannya SNI 03-1726-2012 (Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung) yang didasarkan pada gempa rencana periode ulang 2.500 tahun, maka perhitungan gaya gempa harus didesain ulang. Studi ini bertujuan untuk melakukan perbandingan antara kedua tata cara tersebut ditinjau dari perubahan gaya geser dasar seismik serta pemeriksaan terhadap kinerja struktur gedung ditinjau dari simpangan antarlantai yang terjadi. Hasil analisis dinamis yang diperoleh menggunakan program ETABS v.9.0.0 menunjukkan terjadi peningkatan gaya geser dasar seismik sebesar 107 %, dalam arah X maupun dalam arah Y. Hasil analisis statik ekivalen SNI 2012 menghasilkan kenaikan gaya geser dasar seismik sebesar 148,31% dan 172,84% di kedua arah, dibandingkan hasil SNI 2002. Ditinjau dari syarat simpangan antarlantai, struktur gedung tersebut tidak melebihi ketentuan, baik menurut SNI 2002 maupun SNI 2012. Pengaruh beban gempa pada kombinasi pembebanan dalam SNI 2012 mengalami kenaikan 30% Kata Kunci: beban gempa, gaya dalam, gaya geser dasar seismik, periode ulang    Abstract Grand Edge Hotel and Mall building located in Semarang was originally designed as a 13 story reinforced concrete building. This load resisting stucture consists of a Special Momen Resisting Frames. In the early stages of design, the structure was aimed to resist earthquake based on SNI 03-1726-2002 (Earthquake Resilience Standard Planning for Building Structure), which is based on the earthquake with return period of 500 years. Along with the adoption of SNI 03-1726-2012 (Earthquake Resilience Standard Planning for Building Structure and Non-Building Structure), which is based on earthquake with return period of 2500 years, the calculation of earthquake force must be redesigned. This study purpose was to make a comparison between the two codes, in terms of seismic base shear changes and examination of the structural building performance related to the drift ratio occured. The dynamic analysis results using ETASB program v.9.0.0 showed that the seismic base shear increased 107% in the X and Y direction. While the results of SNI 2012 equivalent static analysis demonstrated that seismic base shear force increased about 148,31% and 172,84% for both direction in comparison to the results of SNI 2002. In view of the drift ratio, the the building structure did not exceed the requirements, according to both SNI 2002 and SNI 2012. The effect of earthquake loading in SNI 2012 loading combination increased by 30% Keywords: earthquake loading, internal forces, seismic base shear, return period

Page 1 of 1 | Total Record : 10