cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Noetic Psychology
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " vol. 1 no. 1 Juli-Desember 2010" : 6 Documents clear
Perbedaan Pemahaman Tema Moral Murid Sekolah Dasar Ditinjau dari Status Sekolah Sandjaja, Stefanus Soejanto
Noetic Psychology vol. 1 no. 1 Juli-Desember 2010
Publisher : Noetic Psychology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membedakan Pemahaman Tema Moral murid – murid di Sekolah Dasar Swasta dengan Negeri, sebab status sekolah menunjukkan perbedaan pengelolaannya, serta berdampak pada seleksi guru, proses pembelajaran dan sistem kontrol. Subyek penelitian adalah 568 orang murid SD Swasta dan Negeri di  Semarang, Magelang dan Temanggung yang dipilih secara random. Tes Pemahaman Tema Moral digunakan sebagai alat ukur dan data dianalisis dengan menggunakan analisis varians. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan Pemahaman Tema Moral yang signifikan, karena ternyata Pemahaman Tema Moral murid SD Swasta lebih tinggi dibandingkan  murid SD Negeri. Kata kunci : Pemahaman Tema Moral dan Status Sekolah.
Dinamika Pemulihan dari Ketergantungan NARKOBA dalam Kaitannya dengan Kompetensi Diri Garey, Evans
Noetic Psychology vol. 1 no. 1 Juli-Desember 2010
Publisher : Noetic Psychology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemulihan dari ketergantungan narkoba merupakan hal yang sulit namun bukanlah mustahil. Seorang dapat dikatakan pulih ketika ia dapat melakukan reintegrasi kehidupannya ke dalam lingkungan sehari-hari. Dengan kata lain orang tersebut harus mampu mengatasi krisis hidup sehari-hari,  mengelola rutinitas hidup, dan menjaga diri dari relapse. Untuk lebih memahami masalah pemulihan dari ketergantungan narkoba, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang meneliti 3 subyek, untuk mengamati seberapa jauh peran kompetensi diri dalam kelangsungan proses pemulihan ketergantungan narkoba. Secara umum hasil analisis menunjukkan bahwa subyek penelitian dengan tingkat pemulihan yang lebih tinggi, lebih kompeten dibandingkan subyek dengan tingkat pemulihan yang lebih rendah. Pada subyek yang berada di tingkat pemulihan yang lebih rendah terjadi kemandegan dalam tahapan pemulihannya.  Kata kunci – pemulihan, kompetensi diri, ketergantungan narkoba
Pengungkapan Diri dalam Proses Coming Together pada Mantan PSK yang Menikah ., Agustina; Fitri, Rani Agias
Noetic Psychology vol. 1 no. 1 Juli-Desember 2010
Publisher : Noetic Psychology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengungkapan diri adalah kesediaan untuk membagikan informasi mengenai kondisi pribadi, disposisi atau tipe karakter pribadi yang dimiliki seseorang, peristiwa di masa lalu, dan rencana di masa yang akan datang (Derlega & Berg, 1987). Salah satu upaya yang diperlukan agar hubungan yang dibina dapat mengarah pada keintiman atau coming together, adalah pengungkapan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahap dalam proses perkembangan hubungan coming together, dimana seorang mantan PSK  yang menikah dapat mengungkapkan diri tentang masa lalunya kepada pasangan .  Informasi penelitian diperoleh melalui wawancara secara mendalam terhadap tiga orang subjek. Berdasarkan analisa data diperoleh kesimpulan ketiga subjek telah melakukan pengungkapan diri setelah melewati tahapan integrating dalam coming together. Kata kunci : pengungkapan diri, coming together, mantan PSK
Peran Citra Universitas dalam Meningkatkan Organizational Citizenship Behavior Karyawan UKRIDA Yohansen, Yohansen; Sandra, Lidia
Noetic Psychology vol. 1 no. 1 Juli-Desember 2010
Publisher : Noetic Psychology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara universitas untuk dapat bertahan dan bersaing adalah dengan memperhatikan citra universitas yang dimiliki oleh karyawan. Hal tersebut dikarenakan citra universitas diyakini berperan dalam kemunculan Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada karyawan. Berdasarkan beberapa penelitian, citra berhubungan dengan kinerja, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi karyawan. Ketiga aspek tersebut berkontribusi pada munculnya OCB pada karyawan. Citra juga dapat berhubungan langsung dengan OCB dalam bentuk sikap kerja karyawan yang positif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana peranan citra universitas dalam meningkatkan OCB karyawan.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan  90 orang subjek karyawan UKRIDA. Adapun teknik penghitungan yang digunakan adalah korelasi Pearson product moment. Hasil penghitungan menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara citra universitas dengan OCB, rxy (90) = 0.589, p = 0.000 <.05. Selain itu, seluruh dimensi pada variabel citra universitas memiliki hubungan yang signifikan dengan variabel OCB. Begitu pula dengan variabel citra universitas yang memiliki hubungan yang signifikan dengan seluruh dimensi variabel OCB. Hasil penghitungan juga menunjukkan bahwa dimensi-dimensi citra universitas memiliki hubungan yang signifikan dengan dimensi-dimensi OCB. Oleh karena itu, peneliti menggunakan teknik pengitungan simple linear regression untuk mengetahui peranan citra universitas terhadap OCB. Hasil penghitungan menunjukkan bahwa variabel citra universitas berperan terhadap OCB sebesar 34,6%, R2 = 0.346(1,89), p < .05.    Kata kunci: peran, citra universitas, OCB
Gambaran Proses Kelompok Pelaku Bullying di Salah Satu Sekolah Percontohan Anti-bullying di Jakarta Setiawie, Yudhi; Gunawan, William
Noetic Psychology vol. 1 no. 1 Juli-Desember 2010
Publisher : Noetic Psychology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to see how the image of the group in one of the authors of acts of intimidation against intimidation of the pilot school in Jakarta. Process in the middle in this discussion group is a study of interaction between individuals within a group of attitudes and behavior of mutual influence each other as part of the group relations. This study focuses on the stages of team development model put forward by (Tuckman & Jensen). There are five basic stages of group formation, including the steps establishment stage (stage forming), (stage Storming), (stage Norm), (stage performing) and the final stage group (suspending phase) that exists in the interaction. Interconnected to form patterns that affect the process of group formation. By using a model of group development stage, it will be on explaining the various activities that occur at each stage of group formation, so it will be visible with a clear description of the stages of the process of forming groups of perpetrators of bullying in the school environment. Results of research conducted on the basis of qualitative approaches focus group discussions (FGD). The study involved a group of 10 individuals perpetrators of bullying as a subject of research. A selected group of subjects was based on the fact that they have committed acts of bullying behavior toward students class named "Ade Fauzan". Then the data were analyzed based on the theory and the results of interviews in the can. The results showed that in the process of group formation causes the perpetrators of bullying in the interaction of individuals who influence each other in groups. The results also show that the phenomenon of bullying in schools is because the system is very complex involving several aspects in it as cultural factors or traditions that have become regenerative in the school environment. Keyword:  Group Process Perpetrators of Bullying Process, Social psychology
Peran citra universitas dalam meningkatkan organizational citizenship behavior karyawan ., Yohansen; Lianawati, Ester
Noetic Psychology vol. 1 no. 1 Juli-Desember 2010
Publisher : Noetic Psychology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Salah satu cara universitas untuk dapat bertahan dan bersaing adalah dengan memperhatikan citra universitas yang dimiliki oleh karyawan. Hal tersebut dikarenakan citra universitas diyakini berperan dalam kemunculan Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada karyawan. Berdasarkan beberapa penelitian, citra berhubungan dengan kinerja, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi karyawan. Ketiga aspek tersebut berkontribusi pada munculnya OCB pada karyawan. Citra juga dapat berhubungan langsung dengan OCB dalam bentuk sikap kerja karyawan yang positif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana peranan citra universitas dalam meningkatkan OCB karyawan.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan  90 orang subjek karyawan UKRIDA. Adapun teknik penghitungan yang digunakan adalah korelasi Pearson product moment. Hasil penghitungan menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara citra universitas dengan OCB, rxy (90) = 0.589, p = 0.000 <.05. Selain itu, seluruh dimensi pada variabel citra universitas memiliki hubungan yang signifikan dengan variabel OCB. Begitu pula dengan variabel citra universitas yang memiliki hubungan yang signifikan dengan seluruh dimensi variabel OCB. Hasil penghitungan juga menunjukkan bahwa dimensi-dimensi citra universitas memiliki hubungan yang signifikan dengan dimensi-dimensi OCB. Oleh karena itu, peneliti menggunakan teknik pengitungan simple linear regression untuk mengetahui peranan citra universitas terhadap OCB. Hasil penghitungan menunjukkan bahwa variabel citra universitas berperan terhadap OCB sebesar 34,6%, R2 = 0.346(1,89), p < .05.    Kata kunci: peran, citra universitas, OCB         

Page 1 of 1 | Total Record : 6