cover
Contact Name
Anwar Ilmar Ramadhan
Contact Email
anwar.ilmar@ftumj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalteknologi@ftumj.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi
ISSN : 20851669     EISSN : 24600288     DOI : -
This journal is a scientific journal to develop knowledge in the field of Engineering & Technology. Editors invite professionals from education and researcher to write about the progress of science in the field of Engineering & Technology. The journal is published 2 (two) times in 1 year.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
STUDI EKSPERIMENTAL PENGGUNAAN LOUDSPEAKER SEBAGAI PENGKONVERSI ENERGI BUNYI MENJADI LISTRIK DALAM ALAT PEMANEN ENERGI AKUSTIK (ACOUSTIC ENERGY HARVESTER) Ikhsan Setiawan
Jurnal Teknologi Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.11.1.9-16

Abstract

Kebisingan di sekitar kita merupakan satu bentuk energi yang terbuang. Energi bunyi (akustik) tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik. Makalah ini memaparkan tentang eksperimen penggunakan loudspeaker sebagai komponen pengkonversi energi bunyi menjadi energi listrik dalam alat pemanen energi akustik (acoustic energy harvester), baik tanpa tabung resonator maupun dengan tabung resonator. Loudspeaker pengkonversi yang digunakan berjenis woofer dan memiliki diameter nominal 6 inci. Sumber bunyi yang digunakan adalah loudspeaker berdiameter 15 inci yang diberi sinyal oleh sebuah pembangkit sinyal audio yang diperkuat oleh sebuah penguat audio. Tingkat tekanan bunyi (sound pressure level, SPL) maksimum dalam penelitian ini adalah 105 dB. Tegangan listrik rms (Vrms) keluaran dari loudspeaker pengkonversi diukur pada resistor beban dengan resistansi 100 W, sehingga daya listrik rms (Prms) yang dihasilkan dapat dihitung. Hasil eksperimen pada loudspeaker pengkonversi tanpa resonator menunjukkan bahwa loudspeaker tersebut memiliki frekuensi kerja optimum sebesar 62 Hz yang menghasilkan Prms sebesar 0,78 mW dari bunyi dengan SPL 105 dB. Selanjutnya, hasil eksperimen dengan menggunakan resonator sepanjang 133 cm memperlihatkan bahwa Prms maksimum sebesar 20,7 mW diperoleh dari bunyi berfrekuensi 92 Hz dan SPL 105 dB. Hasil ini sangat baik apabila dibandingkan dengan hasil yang ditemukan oleh para peneliti lainnya yang memperoleh daya listrik 20 mW- 30 mW dari bunyi dengan SPL sebesar 151 dB (Pillai & Deenadayalan, 2014). Selain itu, hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan tabung resonator dapat meningkatkan daya listrik yang dapat diperoleh.
APLIKASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) DENGAN METODE FRAMEWORK OF DYNAMIC CRM Rully Mujiastuti; Riska Dwi Haryani
Jurnal Teknologi Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.6.1.33-46

Abstract

Dewasa ini, kebutuhan informasi yang cepat, tepat, dan up to date begitu diperlukan oleh banyak pihak. Salah satunya adalahbagian penjualan pada sebuah perusahaan. Untuk itu dibutuhkan teknologi informasi yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan yang ada, agar pengaksesan dan pemrosesan informasi yang lebih efektif dan efisien. Hal ini dilakukan agar penjualan dapat meningkat. Salah satu teknologi informasi yang dapat digunakan saat ini adalah Customer Relationship Management (CRM). Melalui Framework of Dynamic CRM sebagai salah satu fitur yang terdapat pada CRM, menjelaskan serangkaian tahapan pada pembangunan/penerapan CRM. Tujuan terpentingnya adalah diperolehnya informasi kepuasan pelanggan yang berasal dari customer sehingga diperoleh output berupa Relationship Commitment (hubungan yang memiliki komitmen), yaitu pelanggan yang loyal kepada perusahaan.
ANALISIS KEKERASAN PADA OUTER RING DAN INNER RING HASIL PROSES HEAT TREATMENT Sri Anastasia Yudistirani; Kisman H Mahmud; Ery Diniardi
Jurnal Teknologi Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.10.1.83-88

Abstract

Bearing adalah elemen mesin yang menyerupai poros berbeban, sehigga putaran atau gerak bolak-baliknya dapat berlangsung dengan halus, aman dan panjang umur. Bearing harus kokoh dan ulet untuk memungkinkan poros serta elemen mesin lainnya bekerja dengan baik. Jika bearing tidak berfungsi dengan baik maka prestasi seluruh sistem akan menurun atau tidak dapat bekerja dengan semestinya. Untuk itu, bahan dari bantalan yang merupakan baja karbon tinggi harus bersifat ulet dan tangguh. Untuk mendapatkan sifat logam yang diinginkan dilakukan proses Heat Treatment (perlakuan panas), khususnya pada outer  dan inner ring. Pengujian kekerasan pada outer  dan inner ring dari bantalan dilakukan setelah proses Heat Treatment. Pengujian kekerasan dengan menggunakan Digital Rockwell Hardness Tester, nilai dari kekerasan tersebut dapat langsung dibaca pada skala alat tersebut. Proses Heat Treatment outer  dan inner ring dari bantalan XYZ dapat menghasilkan sifat-sifat mekanik yang diinginkan pabrik, yaitu angka kekerasan Rockwell 62-64 HRC. Jika hasil dari pengujian kekerasan nilainya sesuai dengan standar pabrik, maka outer  dan inner ring tersebut memenuhi syarat kualitas pabrik.
PERBAIKAN WORKSTATION DI PT. YUSHIRO INDONESIA UNTUK MENGURANGI RESIKO KELUHAN MUSKULOSKELETAL Dene Herwanto; Acep Purnama; Adi Prianto; Kristian Adi
Jurnal Teknologi Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.8.2.71-75

Abstract

Salah satu pekerjaan yang masih dilakukan secara manual di PT. Yushiro Indonesia adalah penuangan bahan baku berupa cairan kimia pada saat proses pencampuran bahan. Pada saat penuangan cairan kimia tersebut, operator banyak melakukan aktivitas manual material handling yang tidak tepat dan tidak alami, sehingga timbul beberapa keluhan muskuloskeletal, seperti sakit pinggang, sakit punggung, sakit leher, dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RWL dan LI yang terjadi dalam proses penuangan cairan kimia selama ini secara berturut-turut adalah 9,7 dan 1,7 yang berarti bahwa pekerjaa yang dilakukan mengandung resiko terjadinya keluhan. Untuk mengatasi hal itu, selanjutnya dilakukan modifikasi pada alat bantu, yang sebelumnya menggunakan trolley diganti dengan table lifter yang dapat disetel ketinggiannya. Selain itu juga dengan mengubah jarak beban ke pusat tubuh. Hasil modifikasi menunjukkan nilai RWL dan LI berturut-turut sebesar 13,1 dan 0,96. Dengan demikian, modifikasi ini berhasil menurunkan resiko terjadinya muskuloskeletal.
EVALUASI WAKTU PROSES SUPPLY SMALL PART DENGAN MEMPERHATIKAN BEBAN KERJA DI PT. TOYOTA MOTOR MANUFACTURING INDONESIA Dene Herwanto; Rianita Puspa Sari
Jurnal Teknologi Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.10.1.9-18

Abstract

Section Internal Logistic PT. TMMIN has the task of supplying small parts from various suppliers to each post lane assembly. Time process used today is known as Gentan-i. Gentan-i has a shortage that tolerance time for man power is not calculated objectively, but overall between each process, so the workload of supply small part process route A is seemed so heavy and operator to work in hurry.This study aimed to evaluate the processing time of supply small part by taking into account the workload, so as to obtain better standard time for the operator. The study was conducted by means of direct observation of the working process of small parts supply by operator then retrieved the data processing time by stopwatch.The calculations show that the operator workload with Gentan-i time is higher than the workload with the standard time that takes into account the performance rating and allowance. One of the improvements to be proposed is to balance some tasks of route A supply to the other route so that the overall workload becomes more balanced.
STUDI PENGGUNAAN ANGKAK SEBAGAI PEWARNA ALAMI DALAM PENGOLAHAN SOSIS DAGING SAPI Yoni Atma
Jurnal Teknologi Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.7.2.76-85

Abstract

 Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh penggunaan angkak sebagai pewarna alami dalam pengolahan sosis daging sapi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Faktor perlakuan penambahan angkak terdiri dari 5 taraf: 0%, 0,5%, 1%, 1,5% dan 2%. Setiap perlakuan dilakukan 4 kali ulangan sehingga diperoleh 20 satuan percobaan. Pengamatan dilakukan terhadap intensitas warna dan karakteristik organoleptik (uji hedonik, mutu hedonik dan perbandingan jamak). Data dianalisis dengan sidik ragam pada taraf 1% dan 5%. Jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Setelah diperoleh perlakuan terbaik, selanjutnya dilakukan analisis proksimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penggunaan angkak berpengaruh terhadap intensitas warna sosis daging sapi yang dihasilkan. Penambahan angkak pada berbagai taraf perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap penampakan dan warna sosis, berpengaruh nyata terhadap tekstur, dan tidak berpengaruh nyata terhadap aroma serta rasa sosis daging sapi. Perlakuan terbaik diperoleh dari penggunaan angkak 1,5% dimana perlakuan ini memiliki sifat kimia yang sesuai dengan standar mutu sosis daging sapi yakni mengandung kadar air 58,33%, kadar abu 2,48%, kadar lemak 16,25%, kadar protein 16,56% dan kadar karbohidrat 6,38%.
ANALISIS DAN PERENCANAAN KEBUTUHAN POMPA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR BERSIH PDAM TIRTA TARUM KARAWANG CABANG TELUKJAMBE SEPULUH TAHUN YANG AKAN DATANG Jojo Sumarjo; A Arsal Arbi; Iman Dirja
Jurnal Teknologi Vol 9, No 2 (2017): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.9.2.77-82

Abstract

Dengan pertambahan jumlah penduduk yang semakin pesat mengakibatkan meningkatnya kebutuhan manusia akan air bersih. Seiring meningkatnya penduduk Karawang khususnya Kecamatan Telukjambe Timur sebagai wilayah yang dianalisis yang mengakibatkan kebutuhan air meningkat pula, sementara itu sarana air bersih dari PDAM masih terbatas, maka diperlukan suatu analisis perencanaan pompa untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehingga kebutuhan air bersih dapat terpenuhi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dalam penelitian ini didapatkan kebutuhan air bersih untuk masyarakat Telukjambe Timur dan kebutuhan air bersih untuk fasilitas-fasilitas yang ada di Kecamatan Teluk Jambe Timur maka jumlah kebutuhan keseluruhan, yaitu 324,34 l/s dan ditambah dengan faktor keamanan 64,66 l/s (20%) maka jumlah total kebutuhan yaitu 389 l/s. Sedangkan untuk kapasitas air yang dapat diproduksi PDAM Tirta Tarum Karawang Cabang Telukjambe yaitu 150 l/s. Maka dari itu PDAM Tirta Tarum  Cabang Telukjambe harus melakukan penambahan debit air sebesar 239 l/s. dan untuk mengatasi kekurangan debit air masyarakat Kecamatan Telukjambe Timur maka direncanakan menggunakan pompa utama sebayak 4 buah dan pompa cadangan 2 buah. Dari perhitungan yang telah dilakukan maka diperoleh kapasitas pompa yaitu sebesar 100 l/s, dengan head total pompa 30,3 m, dan daya pompa 53,5  kW.
ANALISIS KEBISINGAN TERHADAP KARYAWAN DI LINGKUNGAN KERJA PADA BEBERAPA JENIS PERUSAHAAN Dino Rimantho; Bambang Cahyadi
Jurnal Teknologi Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.7.1.21-27

Abstract

Gangguan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan di lingkungan pekerjaan telah menjadi perhatian para peneliti. Pemerintah memberikan aturan secara jelas mengenai ambang batas mengenai kebisingan di lingkungan kerja dalam kaitannya dengan pencegahan penyakit akibat kerja. Makalah ini menganalisa paparan kebisingan kerja dan penggunaan alat pelindung diri kebisingan pada beberapa industri yang berbeda di Jakarta. Kuesioner digunakan untuk menggali informasi pada responden yang dianggap berpotensi terpapar oleh kebisingan di lingkungan kerjanya. Responden dipilih secara acak yaitu 400 orang pekerja pada 3 lingkungan industri yang berbeda seperti permesinan, industri daur ulang biji plastik, dan industri konveksi. Studi menunjukkan bahwa industri permesinan memiliki tingkat kebisingan yang lebih tinggi, yaitu sekitar 97 dB, sedangkan industry pengolahan biji plastik sekitar 92 dB dan industry konveksi sekitar 65 dB.  Proporsi terbesar penggunaan APD  adalah wanita yaitu sekitar 75% sementara laki-laki hanya sekitar 65%. Sedangkan berdasarkan usia, diperoleh informasi bahwa usia responden 21-35 tahun merupakan pengguna APD terbesar yaitu sekitar 67.8% dan usia di atas 46 tahun menggunakan APD sekitar 37.2%. Para stakeholder mempunyai peranan yang cukup penting dalam upaya mereduksi potensi risiko yang dapat muncul dari paparan tingkat kebisingan pada lingkungan pekerjaan serta senantiasa memperhatikan faktor-faktor kesehatan dan keselamatan kerja (K3) karyawan.
PENELITIAN TERHADAP DEFORMASI PADA PADUAN ALUMINIUM TIPE A5083P-O DENGAN TEKNIK INTERFEROMETRI OPTIK Muchiar Muchiar; Kisman Mahmud
Jurnal Teknologi Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.8.2.85-88

Abstract

Deformasi yang terjadi pada pelat paduan aluminium tipe A5083P-O yang dibebani dengan beban tarik telah diteliti dipelajari  dengan teknik interferometri optik pola spekel elektronik. Dari hasil substraksi terhadap rekaman pola spekel selama proses penarikan, telah  ditemukan suatu pola  frinji interferensi  yang khas, berupa pita terang dengan posisi  menyerong. Pola pita terang ini  baru akan timbul pada tingkat  deformasi plastis  dan kedudukannya  dapat berpindah-pindah serta arahnya dapat berubah disepanjang citra permukaan benda uji. Menjelang saat benda uji putus, pita putih ini akan tetap berada di suatu lokasi dimana patah akan terjadi. Dihubungkan dengan teori deformasi yang dikembangkan oleh Panin maka pita putih ini identik dengan slip-band yang akan muncul pada lokasi-lokasi dimana terjadi deformasi paling besar. Pengembangan selanjutnya dari teknik ini diharapkan dapat mengungkapkan tingkat atau kondisi deformasi dari material menjelang patah dan teknik ini juga diharapkan dapat menentukan lokasi dimana patah akan terjadi. 
APLIKASI GREEN ARCHITECTURE PADA RUMAH TRADISIONAL Anisa Anisa
Jurnal Teknologi Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.6.2.87-94

Abstract

Green architecture adalah sebuah proses perancangan dalam mengurangi dampak lingkungan yang kurang  baik,  meningkatkan  kenyamanan  manusia  dengan  meningkatkan  efisiensi,  dan  pengurangan penggunaan sumber daya, energi, pemakaian lahan, dan  pengelolaan sampah efektif dalam tataran arsitektur. (Kwok Allison dalam Ming Kok, Cheah, 2008).  Konsep Green Architecture baru muncul tahun 1970-an, namun dalam pengamatan dilihat ada korelasi antara konsep green architecture dengan konsep penataan ruang, cahaya dan udara pada rumah tradisional yang sudah ada jauh sebelum konsep green architecture di kenal.  Penelitian ini  akan mengupas bagaimana penerapan green architecturepada rumah tradisional dengan mengambil contoh pada rumah tradisional Kudus. Secara arsitektural bentuk rumah tradisional ini sangat nyaman untuk ditinggali karena sejuknya udara yang ada di dalam dan di sekitar rumah.