cover
Contact Name
Arfan
Contact Email
arfanaziz@uinjambi.ac.id
Phone
+6281374802999
Journal Mail Official
innovatio@uinjambi.ac.id
Editorial Address
Post Graduate Studies/ Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Jl. Arif Rahman Hakim No.111, Simpang IV Sipin, Telanaipura, Kota Jambi, Kodepos: 36361 | Telepon: (0741) 60731 | email: innovatio@uinjambi.ac.id
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Innovatio : Journal for Religious Innovations Studies
ISSN : 14124378     EISSN : 25412167     DOI : https://doi.org/10.30631/innovatio
INNOVATIO is Journal for Religious Innovations Studies, P-ISSN: 1412-4378 and E-ISSN: 2541-2167, an academic journal published twice a year in June and December by the Post Graduate Studies UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. This journal is open access and publishes Islamic studies research in several academic such as education, Islamic law, shariah, social sciences, and humanities. The journal accepts manuscripts from contributors with a relevant scientific background.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 23 No 1 (2023)" : 8 Documents clear
PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) INTEGRATED ISLAMIC FOR STUDENTS OF FTK UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI Ilyas Idris; Mardalina -; Louisiana Muliawati; Chandri -
INNOVATIO: Journal for Religious Innovations Studies Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Postgraduate Studies UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/innovatio.v23i1.160

Abstract

Pedagogical competence was a competency that must be possessed by educators to master material and principles in the learning process. In addition, teachers are required to be able to implement the curriculum in their learning. Teachers must also be able to create learning activities that can educate their students so that they are able to develop the potential of their students. The last competency that a teacher must have communication skills, namely communicating with students, assessing and evaluating their learning. These three types of pedagogical competencies must be mastered by an educator or prospective student educator of FTK UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi who had PCK Islamic integrated abilities ranging from good to very good. The value of the 8 indicators of student PCK Islamic integrated ranges from 71% to 100%. Abstrak: Kompetensi pedagogik merupakan kompetensi yang harus dimiliki seorang pendidik untuk menguasai materi dan prinsip dalam proses pembelajaran. Selain itu, guru dituntut untuk mampu mengimplementasikan kurikulum dalam pembelajarannya. Guru juga harus mampu menciptakan kegiatan pembelajaran yang dapat mencerdaskan anak didiknya sehingga mampu mengembangkan potensi anak didiknya. Kompetensi terakhir yang harus dimiliki oleh seorang guru adalah kemampuan komunikasi, yaitu berkomunikasi dengan siswa, menilai dan mengevaluasi pembelajarannya. Ketiga jenis kompetensi pedagogik tersebut harus dikuasai oleh seorang pendidik atau calon pendidik mahasiswa FTK UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang memiliki kemampuan PCK Islami terpadu mulai dari baik sampai sangat baik. Nilai dari 8 indikator PCK Islam siswa terpadu berkisar antara 71% sampai dengan 100%. Kata kunci: PCK, Islamic integrated, FTK UIN Sulthan Thaha Saifudin Jambi
THE CHARISMA OF KIAI IN POLITICS: THE STUDY OF THE KIAI’S BOOK “KIAI DI TENGAH PUSARAN POLITIK ANTARA PETAKA DAN KUASA” BY IBNU HAJAR'S WORKS Moh. Romdhan; Abdul Wahid
INNOVATIO: Journal for Religious Innovations Studies Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Postgraduate Studies UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/innovatio.v23i1.168

Abstract

My research background is motivated by the existence of a charismatic figure (Kiai) who dared himself to enter politics. In the existing reality, Kiai is a figure known to the public as the nation's education generator, not as a politician who is commonly known as a liar who often campaigns for promises without proof. This study aims to formulate a definition of politics, politics according to an Islamic perspective, and the charisma of Kiai in politics. The results of this research describe the figure of a charismatic Kiai who dared himself to enter into politics, where the decision will give birth to a big challenge, so he is in a dilemma with two choices, namely disaster with his decision or gaining power. The Kiai-politician has two important roles, apart from being a generator of education; besides that, he is also a politician who can be seduced by wealth and power. This reality requires Kiai not to be proactive; it is enough for him to become a driving force behind the curtain, without taking part in politics. Thus, the Kiai will be safe from all kinds of slander and accusations that can corner him so that he will not lose his dignity and charisma, and society will always make him 'uswatun hasanah', which will be kept in their chest all the time. Abstrak: Peneitian kami ini dilator belakangi dengan adanya sosok kharismatik (kiai) yang memberanikan dirinya untuk terjun ke dalam dunia pokitik. Dalam realita yang ada, kiai adalah sosok yang dikenal masyarakat sebagai generator pendidkan bangsa, bukan sebagai politikus yang jamak dikenal sebagai seorang pendusta yang kerap mengkapanyekan janji tanpa bukti. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan definisi politik, politik menurut perspektif Islam, dan kharisma kiai dalam dunia politik. Hasil penilitian ini menggambarkan tentang sosok kiai kharismatik yang memberanikan dirinya untuk terjun ke dalam dunia politik praktis, di mana keputusan tersebut akan melahirkan tantangan besar, sehingga ia dilema dengan dua pilihan, yakni petaka dengan keputusannya atau justru mengapai kuasa. Kiai-politikus memiliki dua perananan penting, selain sebagai generator pendidikan, di samping itu ia juga sebagai sosok politikus yang dapat tergoda oleh harta dan kekuasaan. Realita tersebut, menuntut kiai untuk tidak ikut pro-aktif, cukup ia menjadi mesin penggerak di balik tirai, tanpa ikut berenang dalam dunia politik. Dengan demikian kiai akan selamat dari segala macam fitnah dan tudingan yang dapat menyudutkan dirinya, sehingga ia tidak akan kehilangan marwah dan kharismanya dan masyarakat akan senantiasa menjadikannyha uswatun hasanah yang akan terpelihara di dada mereka sepanjang masa. Kata kunci : kharisma, kiai, politik.
A STUDY OF LITERATURE ON GAME ADDICTION WITH VIOLENT CONTENT AMONG ADOLESCENTS AND THE ROLE OF COUNSELLORS Feby Najmah Najma; Firman -; Netrawati -
INNOVATIO: Journal for Religious Innovations Studies Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Postgraduate Studies UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/innovatio.v23i1.175

Abstract

Technological developments are now increasingly sophisticated. In Indonesia, the use of the internet, especially among adolescents, is a cause for concern. One of the most accessed content is game onlines. Game onlines that contain elements of violence can have various impacts on adolescents. Starting from psychological problems such as aggressive behavior to disrupt learning outcomes. Then the role of the counsellor in reducing the influence of playing online games that contain violent content is by carrying out guidance and counseling services, namely by conducting information services, individual counseling services, group guidance services and also group counseling services. The research method used is library research using various sources such as books, articles, and journals which are information gathering tools used, both from within and outside the country. This paper describes the dangers of the influence of game onlines that contain elements of violence on adolescents. Abstrak: Perkembangan teknologi kini semakin canggih. Di Indonesia, penggunaan internet khususnya di kalangan remaja cukup memprihatinkan. Salah satu konten yang paling banyak diakses adalah game online. Game online yang mengandung unsur kekerasan dapat menimbulkan berbagai dampak bagi remaja. Mulai dari masalah psikologis seperti perilaku agresif hingga mengganggu hasil belajar. Kemudian peran konselor dalam mengurangi pengaruh bermain game online yang mengandung konten kekerasan adalah dengan melakukan layanan bimbingan dan konseling yaitu dengan melakukan layanan informasi, layanan konseling individu, layanan bimbingan kelompok dan juga layanan konseling kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan berbagai sumber seperti buku, artikel, dan jurnal yang merupakan alat pengumpul informasi yang digunakan, baik dari dalam maupun luar negeri. Tulisan ini menjelaskan tentang bahaya pengaruh game online yang mengandung unsur kekerasan pada remaja. Kata Kunci: Masa remaja, game, konten kekerasan, agresi
EDUCATIONAL ACCOUNTABILITY OF THE AS SHIDDIIQI INTEGRATED ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL IN IMPLEMENTING TWELVE YEARS OF COMPULSORY EDUCATION POLICY IN JAMBI CITY Musli -
INNOVATIO: Journal for Religious Innovations Studies Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Postgraduate Studies UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/innovatio.v23i1.177

Abstract

Basic education is the human right of every Indonesian human being as mandated by the 1945 Constitution, the research method is carried out by qualitative research, the educational accountability of the As Shidiiqi Integrated Islamic elementary school participates in the alleviation of the twelve year compulsory education policy, The educational accountability of the As Shidiiqi Islamic private elementary school in the implementation of the twelve-year compulsory education policy in the city of Jambi is carried out, among others, by completing and improving facilities and infrastructure, teaching and learning processes and evaluations that follow standards set by the government and JSIT, attitude and role of stakeholders in implementing accountability for completing twelve years of compulsory education, and several policies carried out by the school that support the implementation of accountability for completing the twelve year of compulsory education and accountability. Pendidikan dasar merupakan hak asasi setiap manusia Indonesia sebagaimana yang diamanatkan oleh UUD 1945, metode penelitian yang dilakukan dengan penelitian kualitatif, akuntabilitas pendidikan sekolah dasar Islam Terpadu As Shidiiqi turut serta dalam pengentasan kebijakan wajib belajar dua belas tahun, Akuntabilitas pendidikan sekolah dasar swasta Islam Terpadu As Shidiiqi dalam pelaksanaan kebijakan wajib belajar dua belas tahun di kota Jambi dilakukan diantaranya dengan pelengkapan dan peningkatan sarana dan prasarana, proses belajar mangajar dan evaluasi yang mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan JSIT, sikap dan peran serta stakeholder dalam pelaksanaan akuntabilitas manuntaskan wajib belajar dua belas tahun, dan beberapa kebijakan yang dilakukan pihak sekolah yang menunjang pelaksanaan akuntabilitas manuntaskan wajib belajar dua belas tahun dan akuntabilitas
THE EFFECT OF SELF-CONCEPT AND FAMILY SUPPORT ON STUDENT CAREER MATURITY Salsabila Arsih; Firman -
INNOVATIO: Journal for Religious Innovations Studies Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Postgraduate Studies UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/innovatio.v23i1.162

Abstract

Career maturity includes things that cannot be separated in the development stage. students who do not have career maturity will cause obstacles in the development process. Low career maturity results in doubts in determining a career, including both in determining employment and education. Students with a healthy self-concept will have career maturity or career goals. Students who receive family support will have positive thoughts even in difficult situations until they reach career maturity. The family has an important role in providing support for family members, including in terms of increasing understanding of their careers. This study aims to analyze the relationship between self-concept and family support on students' career maturity. The type of research used is library research, collecting data using books, journals and research sources related to the relationship between self-concept and family support on student career maturity. In order for students to achieve career maturity, the counseling teacher or counselor has the role of providing counseling service assistance that suits the needs of students. Abstrak: Kematangan karir termasuk hal yang tidak dapat dipisahkan dalam tahap perkembangan. siswa yang tidak memiliki kematangan karir akan menimbulkan hambatan dalam proses perkembangannya. Kematangan karir yang rendah mengakibatkan keraguan dalam menentukan karir, termasuk juga dalam menentukan pekerjaan maupun pendidikan. Siswa dengan konsep diri yang sehat akan memiliki kematangan karir atau tujuan karir. Siswa yang mendapat dukungan keluarga akan memiliki pikiran positif meskipun dalam situasi yang sulit hingga mencapai kematangan karir. Keluarga memiliki peran penting dalam memberikan dukungan bagi anggota keluarganya, termasuk dalam hal meningkatkan pemahaman terhadap karirnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsep diri dan dukungan keluarga terhadap kematangan karir mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, mengumpulkan data dengan menggunakan buku-buku, jurnal dan sumber-sumber penelitian yang berkaitan dengan hubungan konsep diri dan dukungan keluarga terhadap kematangan karir siswa. Agar siswa dapat mencapai kematangan karir, maka guru BK atau konselor berperan memberikan bantuan layanan konseling yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Kata kunci: Konsep Diri, Dukungan Keluarga, Kematangan Karir.
AUTHORITY OF THE WOMAN "BU NYAI" IN LEADING BUSTANUL ULUM ISLAMIC BOARDING SCHOOL IN LENTENG POREH SUMENEP Nur muhammad Yahya
INNOVATIO: Journal for Religious Innovations Studies Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Postgraduate Studies UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/innovatio.v23i1.169

Abstract

This study examines Nyai's power as head of the Bustanul Ulum Lenteng Poreh Sumenep Islamic boarding school. Women's lives are badly impacted in both the private and societal realms by the issue of women's ontology, defined as God's creation from a man's rib. Women in positions of knowledge and high social prestige, such as Nyai Ustadzah and Lecturers, are unaffected by this issue. Women's leadership abilities are questioned simultaneously as religious dogma lists women as number two. Thus, it casts doubt on the legitimacy of women. Consequently, a strategy is required as a direction for study. The author applies Max Weber's theory to determine Nyai's leading authority and power. Weber divides authority into three parts: namely, management that is traditional, charismatic, legal, and rational. Weber divides authority into three parts: namely, management that is traditional, charismatic, legal, and rational. According to Weber, formal authority based on an old tradition and the position of power based on that tradition is reasonable and deserves respect, thus seeing the old tradition that has developed in a society where Nyai Amaniah is the heir to the leadership of the Bustanul Ulum Islamic Boarding School who has the right to lead even if a woman is called a Nyai. Abstrak: Tulisan ini mengkaji tentang otoritas kepemimpinan ibu nyai di dalam memimpin pondok pesantren Bustanul Ulum Lenteng Poreh Sumenep. Masalah Ontologi perempuan yang digambarkan ciptaan Tuhan dari tulang rusuk laki-laki berdampak negatif terhadap kehidupan perempuan baik di wilayah privat maupun sosial. Masalah tersebut tidak banyak berpengaruh pada posisi perempuan yang memiliki keilmuan dan status sosial yang tinggi, seperti Nyai Ustadzah dan Dosen. Keraguan akan kompetensi kepemimpinan perempuan bersamaan dengan dogma agama yang menyebut perempuan secara eksplisit mahluk nomor dua. Sehingga memunculkan keraguan tentang kredibilitas perempuan. Maka perlu adanya pendekatan sebagai panduan analisis. Maka penulis menggunakan teori Max Weber untuk mengetahui otoritas dan kekuasaan Nyai sebagai pemimpin, Weber membagi otoritas tiga bagian: yaitu otoritas yang bersifat tradisional, kharismatik, legal rasional. menurut Weber otoritas tradisional berdasarkan tradisi lama serta kedudukan kekuasaan yang dilandasi tradisi itu adalah wajar dan patut dihormati, dengan demikian melihat tradisi lama yang berkembang di masyarakat bahwa Nyai Amaniah merupakan pewaris pimpinan Pondok Pesantren Bustanul Ulum yang berhak memimpin meskipun seorang perempuan yang disebut dengan Nyai. Kata Kunci: Otoritas Perempuan, Pemimpin pesantren.
ACTIVE LEARNING STRATEGIES INCREASING MOTIVATION TO LEARN ISLAMIC RELIGIOUS AT THE PRIMARY SCHOOL (SDIT) INSAN RABBANI LAMPUNG Izzah Azizah AlHadi; Maya Setia Priyadi; Mela Suhariyanti
INNOVATIO: Journal for Religious Innovations Studies Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Postgraduate Studies UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/innovatio.v23i1.179

Abstract

Motivation for learning is needed to generate enthusiasm for learning and acquiring knowledge. This research method is qualitative through observation, interviews, and documentation. This research was conducted at Primary School IT Insan Rabbani Kotabumi, North Lampung. This study aims to discover that the application of active learning strategies in learning Islamic religious education can significantly impact learning Islamic religious education. The results obtained in this study are that the Primary School IT Insan Rabbani uses various learning methods in the learning process because that way, students have the motivation to study religion and are motivated to be active in learning, The learning methods used are such as Snowball Throwing, making creations, being present in front of the class, singing, and asking questions. Learn with various methods so that students are active and motivated to study Islamic religious education, and, in this way, students can more easily understand and remember Islamic religious education lessons. Abstrak: Motivasi dalam pembelajaran sangat dibutuhkan untuk membangkitkan semangat belajar dalam memperoleh ilmu pengetahuan. Metode penelitian ini ialah kualitatif dengan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SDIT Insan Rabbani Kotabumi Lampung Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif dalam pembelajaran Pendidikan agama islam dapat memberikan dampak yang besar pada pembelajaran Pendidikan agama islam. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini ialah SDIT Insan Rabbani menggunakan berbagai macam metode pembelajaran dalam proses pembelajaran karena dengan begitu siswa memiliki motivasi untuk belajar ilmu agama, dan termotivasi untuk aktif dalam pembelajaran, metode pembelajaran yang digunakan yaitu seperti: ‘Snowball Throwing’, membuat kreasi kemudian di presentasikan di depan kelas, menyanyi dan tanya jawab. Membuat pembelajaran dengan berbagai macam metode agar siswa aktif dan memiliki motivasi untuk belajar Pendidikan agama islam dan dengan begini siswa jadi lebih mudah memahami dan mengingat pelajaran Pendidikan agama islam. Kata Kunci: Strategi Pembelajaran Aktif, Motivasi, Pendidikan Agama Islam.
HIGHLIGHTING LEARNING COMMUNICATION IN THE INDUSTRIAL ERA 4.0 USING VCLASS MEDIA IN NURDIN HAMZAH UNIVERSITY COMMUNICATION SCIENCE STUDY PROGRAM Muhaimin - -
INNOVATIO: Journal for Religious Innovations Studies Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Postgraduate Studies UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/innovatio.v23i1.180

Abstract

The current era of education is influenced by the industrial revolution 4.0, in which the cyber system is a type of learning environment that uses digital technologies. The learning process takes place by utilizing communication technology that can carry out all work activities through applications that can help them online. One of the applications used is a virtual class (Vclass), with virtual class lecturers and students can carry out learning activities anywhere. Through these applications, lecturers can deliver learning materials in various forms, such as videos, PowerPoint presentation documents (PPT), scientific journal links, electronic books (ebooks), etc. However, implementing online learning still has several obstacles because lecturers cannot meet face-to-face to monitor the learning process, so the expected results are not as desired. The purpose of this study is to describe how learning communication in the industrial era 4.0 describes the obstacles and barriers to online learning. This research uses a qualitative approach with descriptive methods, data collection using observation, interviews, and documentation techniques. The number of samples is ten people. The results of the analysis show that learning communication efforts are carried out using virtual class (Vclass) media, namely: Social presence, Cognitive load, Visualization, and interaction type. At the same time, the obstacles and barriers are that the learners cannot manage time appropriately to complete learning tasks and the limitations of using learning materials independently to understand lecture material. Abstrak: Era pendidikan saat ini dipengaruhi oleh revolusi industri 4.0 yang bercirikan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran yang dikenal dengan sistem siber (cyber system), proses pembelajaran berlangsung dengan memanfaatkan teknologi komunikasi yang dapat melakukan semua aktivitas pekerjaan melalui aplikasi yang dapat membantu mereka secara online, salah satu aplikasi yang digunakan adalah virtual class (Vclass), dengan virtual class dosen dan mahasiswa dapat melakukan aktivitas belajar dimana saja, lewat aplikasi tersebut dosen dapat menyampaikan materi pembelajaran dalam berbagai bentuk seperti video, dokumen presentasi power poin (PPT), link jurnal ilmiah, electronic book (ebook) dan lain sebagainya. Namun pelaksanaan pembelajaran secara online tersebut masih memiliki beberapa kendala karena dosen tidak bisa bertatap muka secara langsung untuk memonitoring proses pembelajaran sehingga hasil yang diharapkan tidak sesuai dengan keinginan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana komunikasi pembelajaran di era industri 4.0, mendeskripsikan kendala dan hambatan pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah sampel 10 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa upaya komunikasi pembelajaran dilakukan menggunakan media virtual class (Vclass) yaitu: Sosial presence, Cognitive load, Visualisasi, tipe interaksi. Sedangkan kendala dan hambatan adalah para pembelajar tidak mempu mengelola waktu secara tepat untu menyelesaikan tugas pembelajaran dan keterbatasan menggunakan materi pembelajaran secara mandiri untuk memahami materi perkuliahan.Keywords: Komunikasi Pembelajaran, Media V Class, Era Industri 4.0

Page 1 of 1 | Total Record : 8