cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Matematika & Sains
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 20 No 1 (2015)" : 5 Documents clear
Aktivitas Antihiperglikemia Ekstrak Etanol Kulit Buah Salak (Salacca zalacca (Gaertner) Voss) Terhadap Mencit Diabetes yang Diinduksi Aloksan Fitrianingsih, Sri Peni; Lestari, Fetri; Aminah, Siti
Jurnal Matematika dan Sains Vol 20 No 1 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah salak merupakan sumber antioksidan alami dan kulit buahnya (Salacca rind) juga telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan. Senyawa antioksidan mampu mengontrol kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi diabetes. Tujuan penelitian ini adalah menguji aktivitas antihiperglikemia ekstrak etanol kulit buah salak terhadap mencit diabetes yang diinduksi aloksan (70 mg/kg BB). Parameter yang dinilai adalah perubahan kadar glukosa darah yang diukur dengan alat glukometer setelah 7, 14 dan 21 hari terapi dibandingkan dengan kadar glukosa darah setelah induksi (t0). Hasil uji aktivitas antihiperglikemia menunjukkan ekstrak etanol kulit buah salak pada dosis 840 mg/kg BB mencit memberikan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan secara statistik yaitu sebesar 50,5 % (p=0,021) sampai 53,2% setelah 21 hari terapi (p=0,003) dibandingkan kontrol positif dan tidak berbeda bermakna dibandingkan kelompok pembanding (p=0,994). Ekstrak dosis 210 mg/kg BB dan 420 mg/kg BB memberikan penurunan kadar 30 sampai 47% dibandingkan kadar pada t0 tetapi tidak signifikan secara statistik. Kata kunci: Ekstrak etanol kulit buah salak, Antioksidan, Antihiperglikemia.   Antihiperglicemic Activity of Salacca Rind Ethanol Extract on Alloxan Induced Diabetes Mice Abstract Salacca fruit is a good source of natural antioxidant and its also has antioxidant activity. Antioxidant compound can control blood glucose level and prevent diabetes complication. This research aimed to determine antihyperglicemic activity of salacca rind ethanol extract on alloxan induced diabetes mice. The changes of blood glucose levels were measured with a glucometer after 7, 14, and 21 days of therapy compared to the blood glucose levels after induced (t0). The results showed that the effect of the ethanol extract of salacca rind dosage 840 mg/kg body weight provide the decreasing of glucose levels, when were statistically significant in the amount of 50.5 % (p=0.021) to 53.2 % after 21 days of therapy (p=0.003); compared to the positive control and was not significantly different compared comparison group (p=0.994). Dose of 210 mg extract/kg body weight and 420 mg/kg body weight gave reduced levels of  30 to 47% compared to levels at t0 but  not statistically significant. Keywords : Ethanol extract salacca rind, Antioxidant, Antihyperglicemic.
Pembuatan Material Komposit Polietilen dengan Bahan Pengisi Zeolit Alam Siregar, Tiurlina; Wahjoedi, Bambang Ari
Jurnal Matematika dan Sains Vol 20 No 1 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit polietilen dengan bahan pengisi zeolit alam, mempunyai kekerasan yang tinggi sehingga dapat digunakan untuk kemasan plastik yang kaku dan keras. Zeolit yang digunakan untuk pembuatan komposit ini berasal dari Sentani Kabupaten Jayapura, Papua. Zeolit alam dikarakterisasi dengan menggunakan teknik difraksi sinar-X (XRD) menunjukkan sebagian besar jenis mineralnya tersusun dari mordenit (CaNa2K2)Al2Si10O24. Pembuatan material komposit dilakukan dengan cara mencampurkan polietilen dengan bahan pengisi zeolit alam yang dipanaskan pada suhu 190 oC selama 8 menit dengan variasi berat 1 - 65%, dan ukuran butir -150 + 200 mesh. Karakterisasi komposit dengan inframerah (IM) menunjukkan spektrum IM 3684cm-1 (gugus OH pada SiO4 dan AlO4), 1008,7 cm-1 (gugus SiO-). Komposit hasil penelitian mempunyai kekuatan saat putus lebih besar dari 16,890 MPa, kekuatan tarik lebih besar dari 26,372 MPa dan pemuluran putus lebih kecil dari 1,335%. Kekerasan komposit semakin meningkat sesuai dengan bertambahnya berat zeolit. Bahan ini tahan terhadap cuaca selama 16 minggu dan baik digunakan untuk pembuatan material struktur seperti pipa dan exsterior blind. Kata Kunci : Material, Komposit polietilen, Zeolit alam, Bahan pengisi. Preparation of Polyethylene Composite Using Natural Zeolite Functioned As Filler  Abstract Polyethylene composites with natural zeolite as fillers, have a high hardness, such that can be utilized as rigid and hard plastic packaging. Natural zolite used for current composite manufacturing was obtained from Sentani Jayapura, Papua. Structural charaterization of the natural zeolite which was conducted by XRD indicated that it mostly consists of mordenite (CaNa2K2)Al2Si10O24. Polyethylene composite material preparation had been carried out by blending the polyethylene metrix with natural zeolite as a Filler. Zeolite composition was varied with in the range of 1 - 65% (w/w). Zeolite grain size of - 150 + 200 mesh. was blended at the temperature of 190oC for 8 minutes. Infrared (IR) characterization showed that the spectrum of 3684 cm-1 (OH cluster at SiO4 and AlO4) 3400 -2500 cm-1 (CH Cluster), 1469,7 - 1452,3 cm-1 (C=C cluster), 135,2 cm-1 (AlO-cluster) 1008,7 cm-1 (SiO- cluster). The composites obtained have yield strengh ≥ 16.890 MPa, tensile strength ≥ 26.372 Pa and elongation at break ≤ 1.335%. The Hardness of the composite increases by increasing zeolite content. The composite resisted on weathering for 16 weeks of exposure. Keywords: Material, Polyethylene composite, Natural zeolite filler.
Kajian Karakter Bunga Coffea arabica L. Terkait Dengan Kemungkinan Aplikasi Lebah Madu Lokal Sebagai Agen Penyerbuk Sari, Dian Anggria; Putra, Ramadhani Eka
Jurnal Matematika dan Sains Vol 20 No 1 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi arabika merupakan salah satu tanaman bernilai ekonomi penting di dunia, dimana Indonesia memegang peranan dalam produksi kopi dunia. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas produksi kopi adalah meningkatkan polinasi dengan bantuan serangga polinator yang telah didomestikasi, seperti lebah madu. Dalam proses aplikasi serangga penyerbuk ini diperlukan pengetahuan dasar mengenai karakteristik dari bunga kopi terutama berkaitan dengan kemampuan bereproduksi dan menarik kunjungan lebah madu. Karakteristik yang diamati pada penelitian ini adalah beberapa karakter bunga yang berkaitan dengan sindrom penyerbukan seperti warna, bentuk, dan panjang tabung bunga serta karakter yang menjadi "reward" bagi lebah madu dalam bentuk ketersediaan nektar dan polen serta kualitas dari nektar. Uji viabilitas polen menggunakan aceto-orcein 2% menunjukkan bahwa polen yang dihasilkan oleh kopi arabika lokal memiliki viabilitas sangat tinggi (96,92% ± 4,38). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas penyerbuk dapat meningkatkan efisiensi polinasi serta produksi biji kopi. Kata kunci: Kopi arabika, Viabilitas polen, Polinasi. Study of Flower Characteristics of Coffea arabica L. Related to Insect pollinators Visits in Pollination Efficiency Improvement Abstract Arabica coffee is one of the most important economic crop in the world and Indonesia could contribute more to total world production. One of efforts that could improve  qu  ality and quantity of coffee production is increasing pollination efficiency through application of domesticated insect pollinator, such as honey bees. Prior application, it is necessary to understand basic knowledge of  characteristics of coffee's flowers related to its reproductive potential and ability attract the honey bees. The main characters observed in this study  were color, scent, shape and length of the flower tube, availability and quality of nectar and pollen. Pollen viability test of local Arabica Coffee by aceto-orcein 2% showed high score (96.92% ± 4.38) while other flower's characteristics highly related to preference of honey bees to visit flowersOur study also shows that increasing the pollinator activity could increase pollination efficiency and coffee bean production. Keywords: Coffea arabica, Pollen viability, Pollination.
The Effects of Atomic Substitutions (Bismuth, Gallium, Arsenic) on Electronic and Magnetic Properties of Carbon Nanotubes Aprilia, Ely; Muttaqien, Fahdzi; Purqon, Acep; Suprijadi, Suprijadi
Jurnal Matematika dan Sains Vol 20 No 1 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investigations of carbon nanotubes (CNT) properties by substituting impurity atoms are interesting, since the the defects show different properties and potentially wide applications. In this paper, we investigate the effects of atomic substitutions (Bismuth, Gallium, Arsenic) on electronic and magnetic properties of CNT by using Density Functional Theory method with Generalized Gradient Approximation. Our results show that Bismuth and Arsenic doped on zigzag CNT (10, 0) give the band gap and magnetic moment 0.19 eV and 2 μB, respectively. In contrast, Gallium doped shows no band gap and change the semiconductor properties of zigzag edge CNT (10, 0) into metal. Furthermore, the moment magnetic for Gallium-Arsenide doped CNT (10, 0) is 1 μB. Keywords: Atomic substitution, Band gap, Carbon nanotubes (CNT), DOS, Impurity.   Pengaruh Atom Pengganti (Bismut, Galium, Arsenik) pada Sifat Elektronik dan Magnetik Karbon Nanotube Abstrak Kecacatan pada struktur CNT mengakibatkan adanya perubahan sifat elektronik dan magnetiknya. Perubahan sifat inilah yang menyebabkan CNT  menarik untuk diteliti karena berpotensi memiliki aplikasi yang luas. Pada penelitian ini, dibahas mengenai  efek dari atom pengganti (Bismut, Galium dan Arsen) pada sifat elektronik dan magnetik CNT(10,0) yang dihitung dengan menggunakan teori fungsional kerapatan dan Generalized Gradient Approximation. Hasilnya menunjukan bahwa atom pengotor Bismut dan Arsen pada CNT (10,0) menghasilkan band gap sebesar 0.19 eV dan momen magnetik sebesar 2 μB. Sedangkan atom pengotor Galium tidak menghasilkan band gap pada CNT(10,0) dan mengubah sifat semikonduktor CNT(10,0) menjadi metal. Dari perhitungan didapatkan juga magnetik momen pada CNT (10,0) dengan atom pengotor Galium dan Arsen sebesar 1 μB. Kata kunci: Atom pengganti, Band gap, Karbon nanotube, DOS, Ketidakmurnian.
Aturan Cramer dalam Aljabar Maks-Plus Interval Siswanto, Siswanto
Jurnal Matematika dan Sains Vol 20 No 1 (2015)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam paper ini dibahas aturan Cramer yang dapat digunakan untuk menyelesaikan suatu sistem persamaan linear dalam aljabar maks-plus interval berbentuk . Misalkan  himpunan semua bilangan real dan  dengan  Aljabar maks-plus adalah himpunan  dilengkapi dengan operasi  (maksimum) dan  (plus). Telah dibahas tentang aturan Cramer untuk menyelesaikan sistem persamaan linear dalam aljabar maks-plus. Dari himpunan  dapat dibentuk himpunan  yaitu himpunan yang anggotanya merupakan interval-interval tertutup dalam . Himpunan  yang dilengkapi dengan operasi  (maksimum) dan   (plus) disebut aljabar maks-plus interval.  Kata kunci : Aturan Cramer, Aljabar maks-plus interval.Cramer's Rule in Interval Max-Plus AlgebraAbstract This paper discusses Cramer's rule that can be used to solve a system of linear equations in interval max-plus algebra . Let  be the set of real numbers and  with  Max-plus algebra is the set  that is equipped with operations  (maximum) and  (plus). It has been discussed about Cramer's rule to solve a systems of linear equations in the max-plus algebra. From the set  can be formed the set , the set whose members are closed intervals in . The set  equipped with operations  (maximum) and  (plus) is called interval max-plus algebra. Keywords : Cramer's rule, Interval max-plus algebra.  

Page 1 of 1 | Total Record : 5