cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Visual Art
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
The Visual Art section of ITB Undergraduate Journal of Visual Art and Design welcomes orginal articles exploring creative works and/or research in the area of visual art both practice and theory. It focuses, but not limited to, any creative ideas and pratical knowledge as results from exploring forms, materials and techniques in painting, sculpturing, print-making, ceramic-making, and/or intermedia art-work; as well as developing critical thoughts that suit as art-curation and critique.
Arjuna Subject : -
Articles 43 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2013)" : 43 Documents clear
SANG PENARI DI AMBANG BATAS Rionaldo, Stevanus; M. D., Muksin
Visual Art Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Visual Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.168 KB)

Abstract

Tinggal di area urban telah dianggap sebagai pilihan yang terbaik untuk meningkatkan taraf hidup manusia. Hal tersebut terlihat dari jumlah pelaku urbanisasi yang terus bertambah setiap tahun. Padahal, citra kota sebagai tempat yang progresif secara ekonomi, berbanding terbalik dengan kehidupan sosial dan kultural yang mengalami degradasi. Pada kenyataannya, apa yang ditawarkan oleh area urban adalah infrastruktur artifisial yang dibangun dengan kerangka berpikir kapitalisme. Kondisi tersebut menempatkan manusia urban seperti berada di persimpangan dan seakan harus memilih jalan yang lebih baik. Karya tugas akhir ini dibuat untuk menangkap gejala tersebut dan menafsirkannya kembali.
PENGHIDANGAN TUBUH (THE FEAST) Maryam, Anis Annisa; Durahman, Deden Hendan
Visual Art Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Visual Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.168 KB)

Abstract

Mungkin tidak ada topik yang lebih sering dibahas dalam seni dan filsafat feminis saat ini selain persoalan tentang ‘tubuh’. Kecenderungan ini merepresentasikan eksplorasi dan kritik yang terus berkelanjutan akan dualisme antara tubuh dan pikiran, dan peran morfologi seksual dalam perkembangan perempuan baik sebagai gender maupun individu, Khususnya, penggunaan ‘tubuh’ dalam seni, baik secara visual maupun konseptual, yang dipopulerkan perempuan-perempuan perupa dari masa ke masa, dari era seni feminis sampai sekarang di era kontemporer, di mana perempuan seniman telah bergerak dari ideologi feminisme ke post-feminism.Sepanjang penelitian tentang penggunaan tubuh dalam seni dan kajian historis tentang perempuan perupa, penulis sampai pada kesimpulan bahwa visualisasi tubuh dalam seni yang dibuat oleh perempuan-perempuan perupa selalu memiliki makna dn tujuan konseptual akan keperempuanan. Sebagai salah satu perempuan perupa, penulis merasa perlu untuk merefleksikan gagasan tubuh dalam seni dengan menggunakan ‘tubuh’ dan pikirannya sendiri untuk menciptakan ide baru tentang tubuh perempuan dalam seni, dengan cara serta tujuan yang sangat personal.Dalam Tugas Akhir ini, penulis mencoba untuk menampilkan sebuah karya seni yang menarasikan sebuah proses penyesuaian dan penerimaan yang terjadi saat seorang perempuan menyadari subjektifitas tubuhnya sebagai media untuk menerjemahkan keindahan intelektual dan perasaan jiwanya, yang juga bersamaan dengan fakta bahwa tubuh perempuan akan selalu diobjektifikasi oleh budaya konsumsi visual, yang hanya melihat kecantikan fisik, tetapi tidak melihat di dalamnya. Melalui visualisasi ini, penulis bermaksud untuk mempraktikan proses penyesuaian dan penerimaan tersebut pada dirinya lewat penciptaan karya seni rupa, dan menghasilkan karya seni rupa yang personal dan memiliki nilai relasional di dalamnya yang dapat dinikmati oleh penulis dan juga spektatornya sebagai sebuah narasi visual akan keindahan luar-dalam dari tubuh perempuan.
PENCAPAIAN KESEMPURNAAN DENGAN DETERMINASI WAKTU Andamari, Indina Asri; Durahman, Deden Hendan
Visual Art Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Visual Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.168 KB)

Abstract

Persepsi manusia akan waktu mempengaruhi perilakunya dalam menyikapi hidup. Bagi penulis, semakin banyak waktu yang dikonsumsi maka seharusnya semakin banyak pencapaian yang diraih, yaitu pencapaian yang mengacu pada kesempurnaan. Pemahaman ini dipengaruhi oleh konsep diri ideal yang dimiliki seseorang. Usaha secara kontinyu untuk menjadi kongruen dengan adanya determinasi waktu, menekan kondisi psikis penulis. Oleh karena itu penulis mencoba menuangkan persoalan tersebut dalam karya instalasi kinetik berupa lima buah komposisi roda gigi yang berputar secara ritmik. Citraan tubuh yang divisualisasikan dengan teknik drawing, merepresentasikan diri yang tergiling oleh waktu dan tak henti berusaha menjadi sempurna. Melalui proses kreasi, penulis memperoleh kesadaran bahwa mencapai kesempurnaan akan terus menjadi sebuah proses, dan waktu akan tetap menjadi penentu.
REAKTUALISASI DIRI Tejawati, Risa Tania; Damayanti, Nuning Yanti
Visual Art Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Visual Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.168 KB)

Abstract

Pencitraan, peran dan status sebagai perempuan, telah diciptakan oleh sekelompok manusia/etnik di wilayah bangsa manapun di dunia. Dalam kebudayaan tradisional Indonesia di suatu masa, peran gender ditentukan oleh norma dan kepercayaan bernama patrialisme. Perempuan diposisikan sebagai “subordinat”, bukannya “kordinat”. Implikasi dari konsep dan naluri tentang kedudukan antara laki laki dan perempuan yang tidak seimbang telah menjadi kekuatan di dalam pemisahan sektor kehidupan ke dalam sektor “domestik” dan sektor “publik”. Perempuan yang tidak memiliki sumber penghasilan menjadi tergantung secara ekonomi terhadap laki-laki dan rentan terhadap tindak dominasi. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa perempuan menyerah pada tradisi itu sendiri. Namun, dalam kehidupan modern perempuan diberikan kesempatan yang sama seperti laki-laki. Perempuan cenderung lebih kritis dan independen. Dua konsepsi mengenai perempuan mempengaruhi penulis untuk mengaktualisasi diri dan memaknai kembali posisi perempuan dengan cara yang berbeda.
MONOLOG WAJAH Azizia, Misha Ahmad; Sanjaya, Tisna
Visual Art Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Visual Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.168 KB)

Abstract

Penulis mempersonifikasikan jiwa teater dan seni rupa yang saling berdialog melalui proses olah mimik menjadi image. Bagaikan dialog yang terjadidi dalam diri penulis menjadi suatu dialog satu arah yang memiliki tujuan untuk mengenal diri. Proses ini bagaikan suatu pertunjukan monologdengan wajah, yang juga menjadi inspirasi judul karya ini.Drawing pen pada kertas menjadi medium pengantar olah mimik image rupa. Proses sketsa mimik wajah meningkatkan eksplorasi penulis dalammengolah ekspresi, sedangkan pada proses finishing penulis memperlihatkan garis-garis yang ekspresif. Penulis menikmati keseluruhan proses yang terjadi, khususnya proses finishing dimana dimunculkan image garis yang bertumpuk-tumpuk. Dengan kata lain, proses tersebut memunculkan penghayatan pada diri penulis.
WA ISLAMAH!: POSPRITUALITAS DALAM DINAMIKA KONTRADIKSI ISLAM DAN MASYARAKAT MUSLIM PASCA ORDE BARU DI INDONESIA Hartarta, Ahdiyat Nur; Siregar, Aminudin TH
Visual Art Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Visual Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.168 KB)

Abstract

Makna keindahan sejatinya terletak dalam persepsi personal setiap individu. Hal ini memacu penulis untuk menciptakan karya seni dalam Tugas Akhir ini untuk mencari dan mendalami makna keindahan personal. Penulis merasakan medium konvensional seni lukis tidak dapat merepresentasikan gagasan tersebut. Maka penulis menemukan kebutuhan untuk menggali medium dan teknik non-kovensional untuk mewujudkan gagasan keindahan personal melalui penyajian susunan elemen formal menggunakan pendekatan abstrak. Penulis memilih menampilkan image tersebut pada permukaan dua dimensional medium silicone sealant dan teknik image transfer sebagai hal paling tepat untuk merealisasikan gagasannya. Melalui karya ini, penulis bertujuan menunjukkan bahwa medium non-konvensional dapat dieksplorasi untuk perwujudan idea tersebut.
MORS VINCIT OMNIA Fianny, Ghina; Sudrajat, Dadang
Visual Art Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Visual Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.168 KB)

Abstract

Rasa takut adalah sebuah emosi yang ditimbulkan oleh ancaman, baik secara fisik maupun psikis, yang membuat manusia secara instingtif menghindar dan bersembunyi dari ancaman tersebut. Salah satu ketakutan terbesar yang dialami manusia adalah kematian, di mana tidak ada seorangpun yang mengetahui detailnya serta adanya kesedihan mendalam bagi yang ditinggalkan. Hal ini menimbulkan sebuah kebutuhan adanya proses mengatasi rasa takut terhadap kematian, yang direpresentasikan ke dalam bentuk karya seni lukis abstrak dengan media cat akrilik di atas foto rontgen. Representasi terhadap kematian dan pemaknaan untuk mengatasinya dituangkan dalam media cat akrilik di atas foto rontgen.
SINTESIS PARADOKS KEINDAHAN DAN MEDIUM Astari, Tara; Sudrajat, Dadang
Visual Art Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Visual Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.168 KB)

Abstract

Makna keindahan sejatinya terletak dalam persepsi personal setiap individu. Hal ini memacu penulis untuk menciptakan karya seni dalam Tugas Akhir ini untuk mencari dan mendalami makna keindahan personal. Penulis merasakan medium konvensional seni lukis tidak dapat merepresentasikan gagasan tersebut. Maka penulis menemukan kebutuhan untuk menggali medium dan teknik non-kovensional untuk mewujudkan gagasan keindahan personal melalui penyajian susunan elemen formal menggunakan pendekatan abstrak. Penulis memilih menampilkan image tersebut pada permukaan dua dimensional medium silicone sealant dan teknik image transfer sebagai hal paling tepat untuk merealisasikan gagasannya. Melalui karya ini, penulis bertujuan menunjukkan bahwa medium non-konvensional dapat dieksplorasi untuk perwujudan idea tersebut.
INTERUPSI DALAM SEJARAH : REKONSTRUKSI MEMORI KELUARGA Mancanagara, Maharani; Damayanti, Nuning Yanti
Visual Art Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Visual Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.168 KB)

Abstract

Memori merupakan suatu bagian penting dalam kehidupan manusia. Jika dikaitkan dengan sejarah, memori mejadi hal yang penting untuk mengingat serta menghadirkan kembali peristiwa yang telah terjadi di masa lalu. Sejarah dalam pengertian tradisional dipahami sebagai suatu proses “mengingat” hal- hal monumental di masa lalu. Sejarah adalah penghubung antara peristiwa di masa lampau dengan peristiwa yang terjadi sekarang. Meskipun demikian, sejarah tidak selalu bersifat linear. Terkadang terjadi lompatan dimana sebuah peristiwa tidak terkait dengan sejarah yang ada, hal inilah yang disebut dengan diskontinuitas sejarah.Keinginan untuk mengenal sosok Kakek yang belum pernah penulis temui menjadi pemicu untuk menelusuri melalui memori- memori yang tersisa. Penulis merasa adanya diskontinuitas dalam sejarah keluarga penulis sendiri. Selain itu, secara personal, rekonstruksi sejarah yang dilakukan penulis juga merupakan upaya untuk memahami identitas diri dan keluarga penulis.Penulis menempatkan diri sebagai seorang etnografer, yang merekonstruksi sejarah keluarga penulis berdasar memori, artefak dan kisah-kisah yang dikumpulkan dari pelbagai narasumber. Penulis merekonstruksi sejarah dalam skala mikro, yaitu sejarah tentang Kakek dan keluarga. Dari rekonstruksi sejarah mikro tersebut, penulis sekaligus menggambarkan sejarah keluarga yang juga merupakan bagian dari sejarah yang lebih besar, yaitu sejarah pendidikan Indonesia yang terjadi di masa Kakek penulis.Dari gagasan tersebut penulis mengelaborasi menjadi karya artefak, drawing-asemblase, dan kolase. Melalui karya Tugas Akhir ini, penulis berharap audience dapat merasakan suatu pengalaman estetis dalam memaknai sejarah, khususnya sejarah skala mikro tentang keluarga sendiri.
STUDI MEMORI: IDENTITAS DIRI Yudho P., Satrio; Santoso, Oco
Visual Art Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Visual Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.168 KB)

Abstract

Dorongan bermain terkait dengan kreativitas dan proses kreasi. Karya ini bertujuan untuk menegaskan posisi penting dorongan bermain pada proses kreasi karya seni. Lewat dorongan bermain, maka diharapkan lompatan kreativitas berupa imajinasi, intuisi dan eksplorasi-eksplorasi estetik memiliki keleluasaan untuk muncul dan berkembang. Karya tugas akhir ini terdiri dari dua buah karya yang masing-masing merupakan sebuah konstelasi dari lukisan-lukisan yang disusun sedemikian rupa.