cover
Contact Name
Arie Vatresia
Contact Email
arie.vatresia@unib.ac.id
Phone
+6282179370950
Journal Mail Official
arie.vatresia@unib.ac.id
Editorial Address
Jalan W.R. Supratman gang Cipta Baru no. 12 RT/RW 19/01 Talang Kering
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pseudocode
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 23555920     EISSN : 26551845     DOI : https://doi.org/10.33369
Pseudocodeis a scientific journal in the information science family that contains the results of informatics research, scientific literature on informatics, and reviews of the development of theories, methods, and application of informatics engineering science. Pseudocode is published by the Informatics Study Program, Faculty of Engineering, University of Bengkulu. Editors invite researchers, practitioners, and students to submit article manuscripts in the field of informatics engineering. Pseudocode is published 2 (two) times a year in February and September with p-ISSN 2355-5920 e-ISSN 2655-1845. Jurnal Pseudocode is Accredited by the Ministry for Research, Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) in SINTA 4 No. 36/E/KPT/2019 since 13 December 2019.
Articles 198 Documents
Ekstraksi Fitur Warna dan Tekstur Untuk Temu Kembali Citra Batik Besurek Endina Putri Purwandari; Desi Andreswari; Ulva Faraditha
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Februari 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.723 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.1.17-25

Abstract

Abstrak: Batik Besurek merupakan warisan budaya Bengkulu yang mempunyai ciri khas berupa motif huruf Arab gundul yang dipadukan dengan motif bunga Raflesia Arnoldi. Penelitian ini bertujuan mendesain aplikasi temu kembali citra Batik Besurek menggunakan ekstraksi fitur Color Histogram, Gray Level Co-occurrence Matrix, dan Moment Invariant. Citra yang menjadi dataset yaitu citra Batik Besurek yang terdiri dari 5 motif seperti Kaligrafi, Bunga Raflesia, Burung Kuau, Relung Paku, dan Motif Rembulan. Banyaknya macam citra Batik Besurek yang digunakan sebagai database sesuai dengan banyaknya motif Batik Besurek yang ada di Bengkulu dengan jumlah citra yang ada di database adalah 100 citra training, 30 citra uji database, 30 citra uji luar database, 5 citra uji dari internet. Hasil pencarian citra adalah citra yang memiliki kemiripan mendekati citra uji. Semakin kecil selisih kemiripan maka citra training semakin mirip dengan citra uji. Berdasarkan hasil eksperimen menunjukkan tingkat akurasi aplikasi ini mencapai 75% untuk citra tanpa serangan, 77% untuk citra rotasi 90 derajat, 67% untuk citra Blur Gaussian 1, 68% untuk citra dengan noise, dan 67% untuk citra dengan perubahan warna.Kata Kunci: batik besurek, temu kembali citra, tekstur, warna,  Gray Level Co-occurrence Matrix
Pemanfaatan Augmented Reality Sebagai Media Pengenalan Tabot Di Provinsi Bengkulu Dengan Metode Single Marker Berbasis Android Agung Kharisma Hidayah; Anisa Nur Amalah
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Februari 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.757 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.1.59-68

Abstract

Abstrak: Provinsi Bengkulu merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang mempunyai potensi pariwisata yang besar dan bervariasi. Budaya yang terdapat di Provinsi Bengkulu dan memiliki jumlah pengunjung yang banyak adalah upacara tradisional Tabot. Demi memperkenalkan Tabot dalam proses promosi sebagai upacara tradisional di Provinsi Bengkulu yang patut dikunjungi dan memiliki nilai sejarah, perlu adanya alternatif media tentang Tabot dalam bentuk 3 dimensi (3D dengan memanfaatkan teknologi augmented reality dengan platform android yang sangat popular pada masa kini. Metode yang digunakan Augmented Reality adalah single marker, dimana satu marker hanya dapat menampilkan satu objek 3D dan tidak dapat membaca lebih dari satu marker. Marker yang digunakan pada aplikasi adalah gambar Tabot dalam bentuk 3 dimensi. Dengan adanya aplikasi ini dapat memperkenalkan perayaan upacara Tabot dan sarana promosi pariwisata di Provinsi Bengkulu kepada masyarakat sebagai pengguna, baik di dalam maupun di luar Provinsi Bengkulu dalam menyukseskan program Wonderfull Bengkulu 2020.Kata Kunci : Augmented Reality, Tabot, Single Marker, Android 
Sistem Pendukung Keputusan Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Pada Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu Devi Sartika
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Februari 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.898 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.1.26-34

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk membuat Sistem Pendukung Keputusan Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Pada Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu. Tempat penelitian dilaksanakan di Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu. Kelompok Usaha Bersama (KUBE) merupakan media dan sekaligus metode dalam penanggulangan kemiskinan perkotaan. KUBE ini diarahkan untuk terciptanya aktifitas sosial dan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan sosial mereka.Dalam proses pemberian bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) pada Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu tidak melakukan seleksi yang terlalu ketat dalam hal menindak lanjuti siapa yang berhak mendapatkan bantuan atau yang tidak berhak mendapatkan bantuan. Terkadang bantuan diberikan karena masih ada hubungan keluarga. Hal ini justru menimbulkan suatu masalah bagi masyarakat yang harusnya menerima bantuan, tapi malah tidak menerima bantuan, sehingga kesenjangan sosial pun terjadi. Untuk mengatasi hal tersebut, penulis membuat suatu sistem pendukung keputusan yang dapat menentukan siapa saja yang layak mendapatkan bantuan dan tidak layak mendapatkan bantuan berdasarkan kriteria-kriteria penilaian yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu. Sistem pendukung keputusan bantuan kelompok usaha bersama (KUBE) Pada Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu merupakan aplikasi yang dapat membantu dalam mengambil keputusan kelayakan pemberian bantuan kepada masing-masing Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Aplikasi ini telah menyediakan 18 (delapan belas) kriteria penilaian yang dinilai pada masing-masing KUBE. Hasil dari penilaian tersebut diproses menggunakan metode Weighted Product (WP), kemudian melakukan perankingan berdasarkan nilai WP yang paling tinggi.Kata Kunci: Sistem, Pendukung, Keputusan, KUBE, Dinas, Kesejahteraan, Sosial, Bengkulu. 
Penanganan Missing Values Untuk Meningkatkan Kinerja Model Machine Learning Pada Data Telemarketing Anggit Ferdita Nugraha; Yoga Pristyanto; Irfan Pratama
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 September 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.8 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.2.165-171

Abstract

Abstrak: Telemarketing menjadi salah satu media pemasaran produk maupun jasa yang sampai saat ini masih banyak digunakan oleh berbagai perusahaan terutama di bidang perbankan, asuransi, dan telekomunikasi. Telemarketing dianggap lebih efektif dibandingkan dengan penggunaan baliho, flyer maupun brosur karena menghubungkan secara langsung antara perusahaan dengan calon pelanggan. Pada proses implementasinya, penggunaan telemarketing ini justru seringkali menemui kegagalan dan bahkan berujung pada sikap antipati calon pelanggan yang dihubungi bahkan sebelum proses komunikasi dilakukan. Salah satu penyebab terjadinya kegagalan dari proses telemarketing adalah tidak adanya proses seleksi untuk mengetahui potensi dari calon pelanggan. Machine learning menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk membantu memilih dan menentukan calon pelanggan potensial dan sesuai dengan target perusahaan. Akan tetapi, missing values yang ada pada data telemarketing seringkali menjadi permasalahan baru yang harus ditangani agar penggunaan machine learning menjadi lebih efektif dan mendukung keberhasilah telemarketing. Pada penelitian ini, K-means digunakan sebagai salah satu cara untuk menangani adanya missing values pada data telemarketing. Hasilnya, terdapat peningkatan hingga sebesar 6% jika diukur berdasarkan nilai akurasi menggunakan model Decision Tree. Kata Kunci: Telemarketing, Machine Learning, Missing Values, K-Means, Klasifikasi.
Penerapan Algoritme Fisher Yates Dalam Pembuatan Aplikasi Pengenalan Media Pembelajaran Hurup, Angka, Jenis Warna, Sayuran dan Buah-Buhan Untuk Anak Usia Dini Berbasis Smartphone Android Muntahanah Muntahanah; Khairunnisyah Khairunnisyah; Irvan Dwi Pangestu
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 September 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1385.847 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.2.88-96

Abstract

Dunia anak adalah dunia bermain dan bergembira oleh karena itu masa emas bagi mereka janganlah dibebani dengan hal-hal yang berat membani tumbuh kembang sehingga membebani dengan kurikulum belajar dan tugas-tugas yang menghabiskan waktu. Faktor orang tua yang mendapat pendidikan yang keras yang menjadi kehendak mereka maka anak-anak dibebani dan mendapat tekanan untuk memperoleh hasil yang sempurna dengan cara memaksakan untuk ikut  bimbingan belajar dan privat untuk mengajar di rumah, metode pembelajaran pada anak usia dini  diperlukan aplikasi komputer  berbasis android  sehingga pembelajaran dapat dibuat seminimalis dan semenarik mungkin  sehingga lebih mudah dan efektif menggunakan Algoritme  Fisher-Yates  yang  menghasilkan  permutasi  acak  dari  suatu  himpunan  terhingga,  dengan kata lain untuk mengacak suatu himpunan tersebut. Hasil pengujian Waktu akses pengacakan soal rata-rata adalah 0,25% dan Pengacakan dipengaruhi oleh jumlah bank soal, sehingga semakin banyak data di database maka semakin menurun soal yang akan terulang kembali dikarenakan faktor kemungkinan yang skalanya membesar dan  Persentase kemungkinan soal yang sama akan menurun soal yang akan terulang. Kata Kunci: anak-anak, bermain, game, algoritme fisher yates, optimal
Implementasi Metode Linear Congruent Method Pada Game Edukasi Pembelajaran Huruf Hijaiyah Berbasis Android Agung Kharisma Hidayah; Cahyo Prihantoro; Sandhy Fernandez
Jurnal Pseudocode Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.293 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.8.1.38-48

Abstract

Ilmu agama khususnya hijaiyah bagi anak sangat penting sebagai bekal untuk dasar hidup mereka dalam menghadapi kehidupan di masa mendatang. Agar game edukasi menjadi semakin menarik saat dimainkan, maka penulis menerapkan salah satu metode yang dapat membangkitkan bilangan acak semu yaitu Linear Congruent Method (LCM). LCM dapat diimplementasikan sebagai metode pengacakan soal yang terdapat dalam menu quis. Dari hasil pengujian menggunakan black-box, sistem dalam aplikasi tersebut bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan. Sedangkan pada pengujian kuisioner aplikasi yang dibangun masuk ke kategori “Baik” dengan hasil rata-rata 76,40%.
Deteksi Dini Gangguan Pembatas Arus Listrik Pada PHB-TR Bertegangan Tinggi Broadcast SMS Gateway Mochammad Yusa; Joko Dwi Santoso
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 September 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.072 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.2.143-150

Abstract

Abstrak - Gangguan pecahnya NH FUSE atau pembatas arus listrik di PHB-TR jika tidak cepat ditangani tentu menimbulkan kerugian, tegangan di bawah standar yang menyebabkan eletronic eqiupment mudah rusak, dan peralatan distribusi aset PLN yang juga akan rusak trafo. Salah satu faktor penting yang bisa terjadi adalah keterlambatan informasi yang diterima oleh petugas PLN dan pelanggan tidak segera repot ke kantor PLN. Gangguan pecahnya sistem peringatan dini NH FUSE menggunakan SMS gateway berbasis sensor tegangan, yang dirancang untuk memberikan informasi sedini mungkin gangguan, bertujuan agar dapat ditangani dengan cepat sehingga kerusakan pelanggan peralatan elektronik dan transformator aset PLN dapat diminimalisir.Kata Kunci: Disruption of NH FUSE, Microcontroller, SMS Gateway.
Implementasi Dan Perancangan Pengukur Tinggi Badan Menggunakan Sensor Ultrasonik Mochammad Yusa; Joko Dwi Santoso; Andi Sanjaya
Jurnal Pseudocode Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.099 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.8.1.90-97

Abstract

Untuk mengukur ketinggian manusia secara umum masih dilakukan secara manual dengan menggunakan meteran. Jika kita hanya ingin satu atau tiga orang mungkin tidak menjadi masalah, tetapi jika kita ingin mengukur jumlah lebih dari 50 orang bahkan ratusan orang, itu akan sangat merepotkan dan menghabiskan banyak waktu. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di era sekarang ini, maka muncul ide untuk membuat alat yang dapat mengukur tinggi manusia secara otomatis yang dapat mempermudah dan mempercepat manusia dalam melakukan pengukuran ketinggian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang alat yang dapat mengukur tinggi manusia secara otomatis dengan tampilan digital. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini bekerja sesuai dengan desain, yang jika manusia memanjat alat ini, alat tersebut tidak akan secara langsung mengukur ketinggian secara otomatis, dan hasilnya akan ditampilkan pada LCD.
Klasifikasi Level Non-Proliferatif Retinopati Diabetik Dengan Ensemble Convolutional Neural Network Ruvita Faurina; Endina Putri Purwandari; Mario Tiara Pratama; Indra Agustian
Jurnal Pseudocode Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.898 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.8.1.1-10

Abstract

Penelitian ini mengusulkan algoritma CNN ensemble classifier untuk klasifikasi level non-proliferatif Retinopati diabetik. Penelitian ini menggunakan metode transfer learning feature-extraction, dan membandingkannya dengan fine-tuning. Pada lapisan pertama lapisan klasifikasi, dibandingkan penggunaan lapisan GAP dan Flatten dengan menggunakan metode dropout. Mode terbaik digunakan sebagai mode final klasifikasi. Arsitektur yang digunakan adalah DenseNet201, InceptionV3 dan MobileNetV2, Masing-masing model diuji dengan optimasi SGD dan ADAM. Keputusan prediksi diambil berdasarkan metode average voting. Hasil pengujian masing-masing arsitektur menunjukkan hasil terbaik adalah fine tuning, GAP, dan optimasi ADAM. Model final fine-tuning DenseNet201, InceptionV3 dan MobileNetV2 dapat mengklasfikasi level retinopati diabetik dengan akurasi pada data uji masing-masing 93%, 94% dan 89%. Sedangkan performa klasifikasi model ensemble untuk masing-masing kelas memiliki akurasi terendah 95,6% dan F1-Score terendah 91.3%.Kata Kunci: retinopati diabetik, deep learning, convolutional neural network, ensemble classifier, DenseNet201,  InceptionV3, MobileNetV2.
Analisis IT Governance Menggunakan Framework Cobit 5 Domain DSS, MEA dan BAI Nadiza Lediwara
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 September 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.024 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.2.97-104

Abstract

Tata Kelola Teknologi Informasi adalah sebuah proses untuk mengatasi permasalahan, dan pengambilan keputusan serta kerangka kerja yang harus dipertanggung jawabkan. Teknologi Informasi yang baik, mampu meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam aktifitas manusia. Evaluasi tata kelola teknologi informasi sangat diperlukan untuk menentukan keberhasilan IT. Dalam mengatasi permasalahan diperlukan kerangka kerja. Salah satunya yaitu COBIT 5 (Control Objective for Information Related Technology version 5). Kerangka kerja Cobit 5 memiliki domain yang bisa dipilih yaitu domain DSS (Deliver, Service and Support), MEA (Monitor, Evaluate and Asses), dan BAI (Build, Acquire and Implement). Metode penelitain ini memakai beberapa metode yaitu metode literatur, metode model konseptual, dan analisis. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan program audit, mengatasi permasalahan dan pengambilan keputusan dengan menggunakan COBIT 5 dengan menggunakan domain DSS, MEA, dan BAI. Dari penilitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam mengatasi permasalahan dan pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan menggunakan kerangka kerja COBIT 5 dengan domain DSS, MEA, dan BAI.Kata kunci: Tata Kelola TI, Framework COBIT, DSS, MEA, BAI