Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma"
:
12 Documents
clear
PERAN KOMITMEN, KOMPETENSI, DAN SPIRITUALITAS DALAM PENGELOLAAN DANA DESA
I Gusti Ayu Purnamawati;
Ni Ketut Sari Adnyani
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10013
Abstrak: Peran Komitmen, Kompetensi, dan Spiritualitas dalam Pengelolaan Dana Desa. Penelitian ini berupaya untuk menganalisis peran komitmen, kompetensi, dan spiritualitas dalam keberhasilan pengelolaan dana desa. Metode yang digunakan yaitu regresi berganda pada 168 perangkat desa dari 56 desa di Kabupaten Buleleng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi spiritual mampu meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dana desa karena mereka berpegang teguh pada hukum karma phala melalui prinsip Moksartham Jagadhita Ya Caiti Dharma. Selain itu, kompetensi pendamping desa dan komitmen aparatur desa yang tinggi mampu meminimalisasi penyimpangan keuangan. Implikasinya, desa menjadi mandiri dengan pendampingan yang maksimal dari pemerintah desa. Abstract: Commitment, Competence, and Spirituality’ Role in Village Fund Management. This study seeks to analyze the role of commitment, competence, and spirituality in the successful management of village funds. The method used is multiple regression on 168 villages from 56 villages in Buleleng Regency. The results showed that the spiritual dimension was able to increase accountability and transparency because they held fast to the law of karma phala through the principles of Moksartham Jagadhita Ya Caiti Dharma. Also, the competency of village counterparts and the high commitment of the village apparatus can minimize financial irregularities. The implication is that the village becomes independent with maximum assistance from the village government.
PERAN BEYOND BUDGETING ENTRY SCAN UNTUK MENGATASI PERMASALAHAN PENGANGGARAN SEKTOR PUBLIK
Ali Tafriji Biswan;
Hendro Try Widianto
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10018
Abstrak: Peran Beyond Budgeting Entry Scan untuk Mengatasi Permasalahan Penganggaran Sektor Publik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi dan menelaah permasalahan penganggaran pada Badan Layanan Umum (BLU) sebuah perguruan tinggi berdasarkan prinsip beyond budgeting. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap sejumlah petinggi Politeknik Keuangan Negara STAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Beyond Budgeting Entry Scan (BBES), terdapat tiga permasalahan utama penganggaran yakni kurangnya responsivitas anggaran, rendahnya level keterlibatan proses penyusunan anggaran, dan inefisiensi distribusi sumber daya. Penganggaran yang responsif, keterlibatan penyusunannya, dan distribusi sumber daya efisien merupakan kunci mengatasi permasalahan penganggaran sektor publik. Abstract: The role of BBES to Overcome Public Sector Problems to Overcome Public Sector Budgeting Problems. This study aims to identify and examine budgeting problems at the Public Service Board (BLU) of a tertiary institution based on the principle of beyond budgeting. The method used is a case study of several officials of the STAN State Financial Polytechnic. The results showed that based on the Beyond Budgeting Entry Scan (BBES), there were three main budgeting problems namely lack of budget responsiveness, low levels of involvement in the budgeting process, and inefficiency in resource distribution. Responsive budgeting, involvement in its preparation, and efficient distribution of resources are vital to overcoming the problem of public sector budgeting.
EFEK NEGATIF KONSERVATISME TERHADAP REAKSI PASAR
Rini Indriani;
Rizki Marfirani Amalia
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10023
Abstrak: Efek Negatif Konservatisme terhadap Reaksi Pasar. Studi ini dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh konservatisme terhadap reaksi pasar sehubungan perubahan saldo kas. Penelitian ini menggunakan metode regresi stepwise sebagai alat analisis dengan 248 perusahaan terbuka nonkeuangan di Indonesia sebagai sampel. Hasil analisis menunjukkan bahwa konservatisme yang tinggi pada laporan laba-rugi akan direaksi pasar sebagai berita buruk. Ketidakpastian informasi yang dikhawatirkan investor karena perilaku oportunis manajemen ditunjukkan melalui perubahan kas dan penerapan konservatisme yang tinggi. Oleh karena itu, perusahaan harus berhati-hati dalam memutuskan sejumlah kebijakan keuangan. Abstract: The Negative Effects of Conservatism on Market Reactions. This study was carried out to investigate the effect of conservatism on market reactions regarding changes in cash balances. This research uses the stepwise regression method as an analysis tool with 248 non-financial public companies in Indonesia as a sample. The analysis shows that high conservatism on the income statement will be reacted by the market as bad news. The uncertainty of information that investors are concerned about because of the opportunistic behavior of management is shown through changes in cash and the application of high conservatism. Therefore, companies must be careful in deciding several financial policies.
MAKNA PROFESIONALISME BAGI DIRI PETUGAS PEMERIKSA PAJAK
Gede Dion Syailendra;
Hamidah Hamidah
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10014
Abstrak: Makna Profesionalisme bagi Diri Petugas Pemeriksa Pajak. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pemaknaan profesionalisme oleh petugas pemeriksa pajak dalam pelaksanaan tugasnya. Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan kajian atas teori yang ada, wawancara, dan observasi informan serta dianalisis dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian memberikan sebuah makna baru tentang profesionalisme dalam pemeriksaan pajak yaitu proses pemeriksaan terhadap Wajib Pajak yang dilakukan sesuai dengan tata cara yang berlaku. Hasil penelitian tersebut dapat menjadi bahan informasi bagi pengambil kebijakan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mengambil kebijakan terkait pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas pemeriksa pajak. Abstract: The Meaning of Professionalism for Tax Auditors. This study aims to obtain an overview of the meaning of professionalism by the tax auditor in carrying out his duties. The research data was collected by conducting a review of existing theories, interviews, and informant observations where the data were analyzed using the phenomenology. The results of the study provide a new meaning of professionalism in tax audits, namely the process of examining taxpayers carried out following applicable procedures. The results of these studies can be information material for policymakers in the Tax Regulatory to take policies related to examinations conducted by tax audit officers.
KEBIJAKAN INVESTASI, PENDANAAN, DAN DIVIDEN SEBAGAI DETERMINAN NILAI PERUSAHAAN
Novi Mubyarto;
Khairiyani Khairiyani
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10019
Abstrak: Kebijakan Investasi, Pendanaan, dan Dividen sebagai Determinan Nilai Perusahaan. Penelitian ini berupaya untuk menelaah dampak kebijkan investasi, pendanaan, dan dividen terhadap nilai perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah SEM-PLS pada perusahaan LQ-45 periode 2015-2017. Penelitian ini menemukan bahwa investasi yang dilakukan dalam jangka waktu pendek belum memacu nilai perusahaan. Implikasinya, perusahaan harus memilih jenis investasi dengan memperhatikan kurun waktu. Pada sisi lainnya, kebijakan pendanaan mampu memicu pertumbuhan nilai perusahaan karena dapat meminimalisasi konflik keagenan. Adapun kebijakan dividen dipandang penting bagi investor karena dapat meningkatkan kesejahteraannya. Abstract: Investment, Funding, and Dividend Policies as Firm Value Determinant. This study seeks to examine the impact of investment policies, funding, and dividends on firm value. The analytical method used is SEM-PLS in the LQ-45 company for the 2015-2017 period. This research found that investments made in the short term have not spurred the value of the company. The implication, companies must choose the type of investment by paying attention to the period. On the other hand, funding policy can trigger the growth of company value because it can minimize agency conflict. The dividend policy is considered necessary for investors because it can improve their welfare.
INTRINSIC VALUE DARI PELAPORAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
Heniwati, Elok;
Asni, Nur
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10012
Abstrak: Intrinsic Value dari Pelaporan Keanekaragaman Hayati. Penelitian ini berusaha untuk memahami model pengungkapan informasi keanekaragaman hayati oleh industri ekstraktif dan mengevaluasi kesesuaian dengan tujuan regulasi yang mendasarinya. Analisis isi berbasis konsep deep ecology digunakan sebagai metode pada laporan berkelanjutan PT ANTAM periode 2006-2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaporan keanekaragaman hayati dapat dievaluasi dalam kategori sasaran, implementasi, dan evaluasi di mana informasi tentang implementasi menjadi fokus pelaporan. Prinsip-prinsip deep ecology sangat relevan bagi korporasi karena memandu pemikiran dan tindakan manusia ke arah hubungan yang lebih harmonis dan konsisten dengan alam. Abstract: Intrinsic Value of Biodiversity Reporting. This study seeks to understand the biodiversity information disclosure model by the extractive industry and evaluate its compliance with the underlying regulatory objectives. Content analysis is used based on deep ecology concept used as a method in the ongoing report of PT ANTAM for the period 2006-2017. This study indicates that biodiversity reporting can be evaluated in the target, implementation, and evaluation categories where information about implementation is the focus of reporting. The principles of deep ecology are very relevant to corporations because they guide human thoughts and actions toward more harmonious and consistent relationships with nature.
PENGUATAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN MARKET VALUE ADDED MELALUI MODAL INTELEKTUAL
Amanah Hijriah;
Bambang Subroto;
Nurkholis Nurkholis
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10017
Abstrak: Penguatan Pengungkapan Corporate Social Responsibility dan Market Value Added melalui Modal Intelektual. Riset ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis efek dari pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai tambah pasar melalui pengelolaan modal intelektual. Metode yang digunakan adalah regresi berjenjang pada seluruh perusahaan terdaftar di BEI 2015-2017. Hasilnya adalah modal intelektual dapat menguatkan CSR dan nilai tambah pasar. Hal ini dikarenakan modal intelektual menjadi aset strategis bagi keberlanjutan dan keunggulan perusahaan. Oleh karena itu, CSR dan modal intelektual diharapkan menjadi informasi yang diungkapkan baik di dalam annual report maupun sustainability report. Abstract: Strengthening CSR and MVA through intellectual Capital. This research aims to examine and analyze the effects of Corporate Social Responsibility (CSR) disclosure on market value added through intellectual capital management. The method used is a tiered regression for all companies listed on the Indonesia Stock Exchange 2015-2017. The result is intellectual capital can strengthen CSR and market added value. This is because intellectual capital is a strategic asset for the company's sustainability and excellence. Therefore, CSR and intellectual capital are expected to be information that is disclosed both in the annual report and the sustainability report.
PRINSIP “JANCUKAN” DALAM AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN
Akhmad Riduwan;
Andayani Andayani
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10022
Abstrak: Prinsip “Jancukan” dalam Akuntansi dan Pelaporan Keuangan. Penelitian ini bertujuan menelaah kemungkinan peningkatan readability dan understandability laporan keuangan melalui kerangka konseptual pelaporan keuangan dan turunannya. Metode content analysis diterapkan pada Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (KKPK), Standar Akuntansi Keuangan (SAK), Laporan Keuangan Emiten, dan hasilnya dijustifikasi dengan terminologi “jancuk” sebagai refleksi. Hasil analisis menunjukkan laporan keuangan seharusnya tidak hanya merepresentasikan fenomena ekonomi dengan “angka”, tetapi perlu memberikan deskripsi melalui ungkapan “kata-kata” untuk meningkatkan pemahaman pengguna. Dengan istilah Suroboyoan, laporan keuangan harus disajikan berdasarkan Prinsip “Jancukan.” Artinya, akuntan wajib berprinsip “JANgan CUKup [berhenti di] ANgka”; atau “JANgan [merasa] CUKup [menyajikan] ANgka.” Abstract: The "Jancukan" Principle in Accounting and Financial Reporting. This study aims to examine the possibility of increasing the readability and understandability of financial statements through the conceptual framework of financial reporting and its derivatives. The content analysis method is applied to the conceptual framework, financial accounting standards, financial reporting, and the results are justified by the term "jancuk" as reflection. The analysis shows that financial reporting should not only represent economic phenomena with "number," but also need to describe the expression "words" to increase users understanding. With the term Suroboyoan, financial reporting must be presented based on the "Jancukan” ("Don't stop enough numbers” or “don't present numbers enough").
SINTESIS SISTEM AKUNTANSI PERPAJAKAN
Dewi Prastiwi;
I Made Narsa;
Heru Tjaraka
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10016
Abstrak: Sintesis Sistem Akuntansi Perpajakan. Penelitian ini bertujuan menyajikan pendekatan yang dapat dipertimbangkan dalam mendesain sistem akuntansi perpajakan untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Metode yang digunakan adalah metaanalisis terhadap sejumah jurnal. Penelitian ini menemukan bahwa kepatuhan pajak disebabkan oleh beberapa pendekatan dominan, yaitu ekonomi, psikologi, sosiologi, trust, dan legitimasi. Merujuk pada pendekatan tersebut, sistem akuntansi perpajakan yang dikembangkan adalah prosedur otoritarian (untuk menjaring faktor kepatuhan pajak ekonomi), responsif (untuk menjaring faktor kepatuhan pajak psikologi dan sosiologi), dan integrasi (menggabungkan pendekatan ekonomi dan psikologi). Abstract: Synthesis of Tax Accounting Systems. This study aims to present an approach that can be considered in designing a tax accounting system to improve tax compliance. The method used is a meta-analysis of a number of journals. This research found that tax compliance is caused by several dominant approaches, namely economics, psychology, sociology, trust, and legitimacy. Referring to the approach, the tax accounting system developed is a strict procedure (to capture economic tax compliance factors), responsive (to capture psychological and sociological tax compliance factors), and integration (combining economic and psychological approaches).
LEBIH PENTING MANA SUSTAINABILITY REPORT ATAU LABA BAGI PERUSAHAAN PERKEBUNAN?
Rangkuti, Hamdani Arifulsyah;
Yuliantoro, Heri Ribut;
Yefni, Yefni
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18202/jamal.2019.08.10021
Abstrak: Lebih Penting Mana Sustainability Report atau Laba bagi Perusahaan Perkebunan? Penelitian ini berusaha untuk menemukan penjelasan lebih rinci mengenai determinasi sustainability report bagi kinerja keuangan perusahaan perkebunan. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda pada14 perusahaan perkebunan yang listed di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2013 sampai 2017. Penelitian ini menemukan bahwa laba lebih berperan penting daripada sustainability report. Laporan ini sudah diwajibkan bagi perusahaan yang listed di BEI namun belum memiliki hukuman yang tegas bagi yang belum membuatnya. Oleh karena itu, regulator perlu menindak tegas pelaku yang yang tidak melampirkan laporan berkelanjutannya atau membuat laporan berkelanjutan itu hanya sekedarnya saja Abstract: Which is Important between SR or Profit for Plantation Corporations? This study seeks to find a more detailed explanation of the determination of sustainability reports for the financial performance of plantation companies. The method used is multiple linear regression on 14 plantation companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2013 to 2017. This study found that earnings play a more important role than sustainability reports. This report is required for companies listed on the IDX but hasn’t strict penalties for those who have not made it. Therefore, regulators need to take firm action against actors who don’t attach their sustainability report or make the sustainability report only modestly.