cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20867603     EISSN : 20895879     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Arjuna Subject : -
Articles 771 Documents
LUAS PENGUNGKAPAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP ASIMETRI INFORMASI PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA Sigit Kurnianto; Sutrisno Sutrisno; Erwin Saraswati
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.859 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2016.04.7013

Abstract

Abstrak: Luas Pengungkapan dan Dampaknya Terhadap Asimetri Informasi Perusahaan di Bursa Efek Indonesia (Studi pada Perusahaan Sektor Keuangan). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Corporate Governance dan Karakteristik Perusahaan terhadap Luas Pengungkapan dan pengaruh Luas Pengungkapan terhadap Asimetri Informasi. Studi ini dilakukan pada perusahaan di sektor keuangan yang go public di Indonesia periode 2008 - 2010. Dengan menggunakan multiple regression dan simple regression analysis ditemukan hasil bahwa Komposisi Dewan Komisaris Independen, Ukuran Perusahaan, Profitabilitas berpengaruh positif terhadap Luas Pengungkapan dan Likuiditas berpengaruh negatif terhadap Luas Pengungkapan. Selain itu, Luas Pengungkapan berpengaruh negatif terhadap Asimetri Informasi. Abstract: Extensive Disclosure and Its Impact on Corporate Information Asymmetry in The Indonesia Stock Exchange (Studies in Financial Sector Company). This study aims to analyze the influence of Corporate Governance and Corporate Characteristics on Extensive Disclosure; and the influence of Extensive Disclosure on Information Asymmetry. The study was conducted on companies in the financial sector which have been go public in Indonesia from 2008 to 2010. By using multiple regression and simple regression analysis, the result indicates that The Board of Independent Commissioners Composition, Company Size, Profitability have given positive influence on Extensive Disclosure; and Liquidity negatively affect on Extensive Disclosure. In addition, the influence of Extensive Disclosure has negative effect on Information Asymmetry. 
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA AUDITOR PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI MALANG DAN SURABAYA Ariyanti Dwi Hartidah; Unti Ludigdo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.347 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2010.08.7090

Abstract

This research is aimed to figure out the effect organization cultures with auditor’s job performance of KAP in Malang and Surabaya. This research uses questionnaire and sampling data uses purposive sampling method. This research also using of 60 from 119 auditors of 5 KAP in Malang and 5 KAP in Surabaya. Data analysis using Multiple Linier Regression with SPSS 15. The result of this research shown Power distance variable (X1), Individualism (X2), Masculinity (X3), and Uncertainty avoidance (X4) are affected simultaneously with Auditor’s job performance (Y), but in partial way only Individualism (X2) which are really affected significantly with Auditor’s job performance (Y), while Power distance variable (X1), Masculinity (X3) and Uncertainty avoidance (X4) are not affected  significantly.
DETERMINAN PERENCANAAN PAJAK DAN PERILAKU KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN Muhammad Abadan Syakura; Zaki Baridwan
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.12 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2014.08.5017

Abstract

Abstrak: Determinan Perencanaan Pajak dan Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Badan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi penerapan perencanaan pajak dan perilaku kepatuhan wajib pajak badan. Sampel yang digunakan sebanyak 120 wajib pajak badan di Kota Samarinda dengan tax professional sebagai unit analisis. Metode pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini berhasil membuktikan secara empiris bahwa (1) kompleksitas sistem perpajakan dan kondisi keuangan berpengaruh positif terhadap perencanaan pajak, (2) kepercayaan kepada otoritas pajak, keadilan sistem perpajakan dan perencanaan pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak badan, serta (3) kompleksitas sistem perpajakan dan kondisi keuangan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak badan melalui perencanaan pajak.Abstract: The Determinant of Tax Planning and Corporate Taxpayer Compliance Behavior. This research aims to examine the factors that influence the applied of tax planning in corporate and the corporate tax compliance behavior. Purposive sampling was employed to collect 120 corporate taxpayers in Samarinda city with tax professional as sample unit. This research found empirical proof that (1) complexity of tax system and financial condition have positive influence toward tax planning, (2) trust on tax authority, fairness of tax system and tax planning have positive influence toward corporate tax compliance and (3) complexity of tax system and financial condition have positive influence toward corporate tax compliance through tax planning.
MEMBANGUN AKUNTABILITAS PROFETIK Amelia Indah Kusdewanti; Husnul Hatimah
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.575 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2016.08.7018

Abstract

Abstrak: Membangun Akuntabilitas Profetik. Artikel ini bertujuan untuk memformulasikan konsep akuntabilitas profetik. Pendekatan yang digunakan dalam artikel ini adalah pendekatan filosofis-teoretis dengan menggunakan filosofi perjalanan spiritual kehidupan dan konsep amanah sebagai puncak dari tujuan kemanusiaan (humanity) dalam Islam. Tiga tahap perjalanan yakni fase fana akuntabilitas, fase kematian, dan menuju kehidupan ketiganya merupakan basis konstruksi. Hasil penelitian ini menunjukkan akuntabilitas profetik memiliki unsur ibadah, kehidupan yang menghidupi, amar ma’ruf nahi mungkar, serta sacral genesis keilahian. Entitas dalam akuntabilitas profetik merupakan wadah manifestasi realitas ilahi yang diwujudkan melalui interaksi insan di dalamnya. Abstract: Constructing Prophetic Accountability. This article aims to formulate the prophetic accountability. This article uses amanah concept as the culmination of a humanitarian purposes (humanity) in Islam as philosophical-theoretical approach. Amanah is the culmination of humanity because the real human task with their faith is vicegerent on earth. Three stages of path of accountability are mortal phase, death phase, and to life as construction base. The results of this study demonstrate that prophetic accountability has an element of worship, supporting other life, amar ma’ruf nahi munkar, and sacral genesis divinity. Entities in prophetic accountability is a contain manifestation of divine reality which is realized through the interaction of human beings in it.
MENGUNGKAP PEMAHAMAN TENTANG AKUNTANSI DARI KECERDASAN EMOSIONAL, SPIRITUAL DAN SOSIAL MAHASISWA Annisa Sekar Mulia
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.592 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2012.12.7173

Abstract

Abstract: Revealing the Understanding of Accounting from Students’ Emotional, Spiritual and Social Intelligence.  Accounting education at the moment emphasizes the increase of intellectual capability of students. This way, accounting understanding is often measured only by intellectual/rational intelligence. This study analyses the understanding of accounting based on other intelligence. Phenomenology was used to probe into the understanding of accounting from emotional, spiritual/religious and social intelligence. Findings indicate that students understood accounting because of their characters, their lecturers’ character as well as system that are rooted in accounting education. An effort is needed to change accounting education to achieve a balanced by integrating all perspectives as a whole. Abstrak: Mengungkap Pemahaman tentang Akuntansi dari Kecerdasan Emosional, Spiritual dan Sosial Mahasiswa. Pendidikan akuntansi selama ini menekankan pada peningkatan kemampuan dan kecerdasan intelektual (akal). Oleh karena itu, pemahaman akuntansi seringkali diukur berdasarkan kecerdasan intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman mahasiswa atas akuntansi berdasarkan kecerdasan lainnya. Fenomenologi digunakan sebagai alat analisis pemahaman akuntansi dan kesadaran emosional, spiritual/religius dan sosial mahasiswa. Temuan mengindikasikan bahwa mahasiswa memahami akuntansi dari berbagai kecerdasan yang diakibatkan oleh berbagai karakter (baik karakter pendidik maupun mahasiswa) serta sistem yang sudah mengakar pada pendidikan akuntansi. Dibutuhkan sebuah usaha agar dapat mengupayakan perubahan dalam pendidikan akuntansi agar dapat mencapai keseimbangan dengan mengintegrasikan berbagai sudut pandang sebagai sebuah keutuhan.
FOBI(A)KUNTANSI: PUISISASI DAN REFLEKSI HAKIKAT Ari Kamayanti
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.561 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2016.04.7001

Abstract

Abstrak. Fobi(a)kuntansi: Puisisasi dan Refleksi Hakikat. Ketakutan untuk menerima akuntansi “lain” atau disebut di artikel ini sebagai fobi(a)kuntansi, di luar akuntansi umum, menimbulkan pengaruh keperilakuan yang beragam. Pada ekstrim tertentu, serangan atas akuntansi “lain” diekspresikan dalam gerakan takfiri; akuntansi sesat atau kafir. Reaksi yang lebih lembut mengambil bentuk diam atau kepura-puraan. Puisisasi atas reaksi ini mampu memberikan potret terbaik atas ketakutan-ketakutan yang ada.  Sebuah pandangan reflektif dari Prolegomena Al Attas ditawarkan untuk menghentikan fobi(a)kuntansi; sekaligus mengafirmasi bahwa akuntansi tidak akan dapat dipisahkan dari konsep tauhid. Abstract. Phobi(a)ccounting: Poemization and Reflection of Essence. The fear of accepting “other” accounting or phobi(a)ccounting, besides the mainstream accounting science, results in various behavioural effects. At the utmost active reaction, the assault on alternative accounting was expressed in takfiri; a claim that accounting has gone astray or become infidel.  Subtler reaction takes the form of silence or pretense. Poem-ization of these reactions best portrays the state of phobic minds. A reflective view of accounting through the lens of Al Attas’ Prolegomena is offered to halt the plague of phobi(a)ccounting; and to affirm that the essence of accounting can not be separated from the concept of tawhid.
PENERAPAN MODEL BENEISH (1999) DAN MODEL ALTMAN (2000) DALAM PENDETEKSIAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN Rima Novi Kartikasari; Gugus Irianto
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.128 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2010.08.7096

Abstract

Financial fraud is costly and it can be done by almost everyone within (and outside of) an organization. Prevention through early detection of fraud is an important way to reduce fraud. The objective of this research is to prove whether certain models may be utilized to detect financial statement fraud.  This study is using Beneish’s (1999) and Altman (2000) models to detect financial statement fraud. Two selected samples that meet with pre-determined criterion have been selected and explored. The result of the study shows that those models can be used to detect financial statement fraud.
MAKNA BIAYA PADA RITUAL NGATURANG CANANG MASYARAKAT BALI Sri Rahayu; Yudi Yudi; Dian Purnama Sari
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2016.12.7028

Abstract

Abstrak: Makna Biaya pada Ritual Ngaturang Canang Masyarakat Bali. Studi  ini  bertujuan  mengungkap makna pengeluaran uang pada ritual ngaturang canang oleh masyarakat Bali. Ngaturang canang merupakan ritual meletakkan banten kecil setiap pagi di tempat-tempat suci. Pengelompokan wujud budaya digunakan sebagai metode analisis. Hasil  penelitian menemukan bahwa setiap rumah tangga masyarakat Bali mengeluarkan biaya harian untuk membeli canang. Jumlah biaya tergantung kepada jumlah canang yang mengikuti jumlah merajan setiap keluarga.  Keluarga  tidak berusaha melakukan efisiensi dengan cara menghindari atau mengurangi jumlah canang. Masyarakat Bali memaknai biaya ritual canang bukan sebagai pengorbanan ekonomi, tetapi bermakna syukur untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan menyeimbangkan diri dalam kehidupan.Abstract: The Meaning of Cost in the Ngaturang Canang Ritual Bali. The study aims to reveal the meaning of spending in the Ngaturang Canang Ritual in Bali. Ngaturang Canang is a ritual of placing small offerings in the holy places every morning. Categorisation of cultural forms were utilised as analysis tools. The findings suggest that Balinese households spend some amount daily for the ritual according to the number of merajan in each family. The family never intends to reduce spending in the name of efficieny. The Balinese regards ritual cost of Canang not as economic spending, but as form of gratitude to bring one closer to God and to balance life.
MEMBONGKAR AKUNTANSI DOUBLE ENTRY SYSTEMS Whedy Prasetyo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.488 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2013.08.7199

Abstract

Abstract: Dismantling Accounting Double Entry Systems. Double entry isa process of recording transactions that always involve at least two accounts ofwhich changes (increases or decreases) have consequences to maintain a balance equation. This is a simple basic accounting, that the use of the funds must alwaysbe equal to the acquisition of funds. The equation is not able to include some business events that are responses to the development of business environment. A proposed view is based on the interaction of researcher (New Bond)  with accountant (Mrs M) to dismantle the double entry accounting through Maurice Merleau Ponty's approach (1906-1961). The results prove that physical aspects of knowledge willcontinue to evolve according to environmental interactions.Abstrak: Membongkar Akuntansi Double Entry Systems. Double entry merupakan pencatatan transaksi dengan selalu melibatkan minimal dua akun yang masing-masing berubah(bertambah atau berkurang), konsekuensi untuk menjaga keseimbangan persamaan dasar sederhana akuntansi, yaitu penggunaan dana harus selalu sama dengan pemerolehan dana. Persamaan yang ternyata tidak dapat mencakup beberapa peristiwa bisnis yang merupakan respon atas kejadian perkembangan lingkungan usaha. Respon ini didasarkan pada interaksi Peneliti (Bond Baru) dalam diskusi dengan Akuntan (Mrs M) untuk membongkar akuntansi double entry melalui pendekatan Maurice Merleau Ponty (1906-1961). Hasilnya membuktikan bahwa aspek fisik pengetahuan akan terus berkembangsesuai dengan interaksi lingkungan.
KEARIFAN LOKAL PADE GELAHANG DALAM MEWUJUDKAN INTEGRASI AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN ORGANISASI SUBAK Dewa Kadek Darmada; Ananatawikrama Tungga Atmadja; Ni Kadek Sinarwati
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1095.689 KB) | DOI: 10.18202/jamal.2016.04.7004

Abstract

Abstrak: Kearifan Lokal Pade Gelahang dalam Mewujudkan Integrasi Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Organisasi Subak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses pengelolaan keuangan di subak Delod Sema dan akuntabilitas pengelolaan keuangan didasarkan pada kearifan lokal Pade Gelahang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian yaitu: 1) proses pengelolaan keuangan melibatkan prajuru subak, 2) proses pengelolaan keuangan terbagi internal dan eksternal, 3) pertanggungjawabannya dilakukan secara sederhana, dan 4) praktik akuntabilitas tidak lepas dari kearifan lokal Pade Gelahang.Abstract: Pade Gelahang Local Wisdom for Integrating Accountability Financial Management in Subak Organization. The purpose seeks fiancial management process was done in Subak Delod Sema with based on local wisdom Pade Gelahang. The study uses qualitative method. All data were obtained from interview, observation and documentation, than analysis was conducted by data reduction, presentation, analysis and conclude. The results are: 1) the process of fiancial management involve subak panjuru, 2) the fiancial management divided into internal and external), 3) accountability of fiancial management is simple, and 4) the practice of accountability not be separated from local wisdom Pade Gelahang

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2025 - Desember 2025) Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025) Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2024 - April 2025) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2024 - Desember 2024) Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2024 - Agustus 2024) Vol 14, No 3 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2023 - April 2024) Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2023 - Desember 2023) Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023) Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023) Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022) Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2022 - Agustus 2022) Vol 12, No 3 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2021 - April 2022) Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2021 - Desember 2021) Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2021 - Agustus 2021) Vol 11, No 3 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2020 - April 2021) Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020) Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2020 - Agustus 2020) Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma More Issue