cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20867603     EISSN : 20895879     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Arjuna Subject : -
Articles 771 Documents
APAKAH INTRUSI BUDAYA DALAM E-TAX SYSTEM DAPAT MENDETEKSI KECURANGAN AKUNTANSI WAJIB PAJAK? Yenni Mangoting; Jovanna Amaris Koerniawan; Michelle Ongkojoyo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.18

Abstract

Abstrak – Apakah Intrusi Budaya dalam E-Tax System Dapat Mendeteksi Kecurangan Akuntansi Wajib Pajak?Tujuan utama – Penelitian ini bertujuan menguji peran moderasi budaya dalam pengaruh penggunaan e-tax system untuk mendeteksi tindakan kecurangan akuntansi wajib pajak.Metode – Penelitian ini menggunakan Partial Least Square (PLS) sebagai metode. Sejumlah wajib pajak orang pribadi adalah sampel pada penelitian ini.Temuan utama – Intrusi budaya terbukti relevan dalam mendeteksi perilaku kecurangan wajib pajak. Wajib pajak dengan budaya maskulin tinggi akan melegalkan kecurangan akuntansi untuk menyejahterakan diri. Pada sisi lainnya, wajib pajak merasa penggunaan e-tax system sia-sia jika dana pajak disalahgunakanImplikasi Teori dan Kebijakan – Implementasi e-tax system dinilai sebagai suatu hal yang sudah seharusnya dilakukan oleh otoritas pajak sebagai bentuk adaptasi di era digitalisasi. Oleh karena itu, otoritas pajak perlu mengidentifikasi faktor budaya wajib pajak dan menentukan langkah-langkah mitigasi dampak negatifnya melalui kebijakan perpajakan.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menawarkan solusi membangun kepatuhan pajak berbasis sistem pajak elektronik berdasarkan pendekatan yang berorientasi pada budaya wajib pajak. Abstract – Can Cultural Intrusion in E-Tax System Detect Taxpayer Accounting Fraud?Main Purpose – This study aims to examine the role of cultural moderation in the effect of using an e-tax system to detect accounting tax fraud.Method – This study uses the Partial Least Square (PLS) as a method. A number of individual taxpayers are the sample.Main Findings – Cultural intrusion proved relevant in detecting fraudulent. Taxpayers with a high masculine culture will legalize the fraud for their own welfare. On the other hand, they feel that the use of the e-tax system is futile if tax funds are misusedTheory and Practical Implications – The implementation of the e-tax system should be done by the tax authorities as a form of adaptation in digitalization era. Therefore, the tax authorities need to identify the cultural factors of taxpayers and determine measures to mitigate the negative impacts through taxation policies.Novelty – This research offers a solution to build tax compliance based on an e-tax system based on an approach that is oriented towards taxpayer culture.
IS ACCOUNTING INFORMATION RELEVANT AS AN EARLY WARNING SIGNAL? Zarah Puspitaningtyas; Ika Sisbintari; Hari Karyadi; Andrias Dwimahendrawan
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.22

Abstract

Abstrak – Relevankah Informasi Akuntansi sebagai Sinyal Peringatan Dini?Tujuan Utama – Studi bertujuan menganalisis peran informasi akuntansi sebagai sinyal peringatan dini bagi investor.Metode – Studi ini menggunakan metode wawancara terstruktur dan regresi linear berganda. Adapun sampel studi adalah perusahaan yang terdaftar di Indeks IDXHIDIV20 periode 2014-2019 dan komunitas investor saham pemula.Temuan Utama – Studi membuktikan bahwa informasi akuntansi mengandung nilai prediktif sebagai sinyal peringatan dini bagi investor. Keputusan investasi seringkali dipengaruhi perilaku investor yang terkadang sulit dianalisis secara rasional. Kualitas keputusan tergantung pada pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki investor.Implikasi Teori dan Kebijakan – Hasil studi mendukung teori sinyal, bahwa informasi akuntansi mengandung nilai prediktif yang bermanfaat bagi investor. Walaupun demikian, perilaku investor terkait dengan pemanfaatan informasi akuntansi tergantung pada kemampuannya menangkap dan menganalisis sinyal tersebut.Kebaruan Penelitian – Studi ini menerapkan mixed method untuk membuktikan nilai prediktif dari informasi akuntansi dan mengungkapkan makna manfaat yang terkandung didalamnya bagi investor. Abstract – Is Accounting Information Relevant as an Early Warning Signal?Main Purpose – This study aims to analyze the role of accounting information as an early warning signal for investors.Method – This study uses a structured interview method and multiple linear regression. The study samples are companies listed on the IDXHIDIV20 Index for the 2014-2019 period and the beginner stock investor community.Main Findings – This Study proves that accounting information is predictive as an early warning signal for investors. Investment decisions are often influenced by investor behaviour which is sometimes difficult to analyze rationally. The decision's quality depends on the investor's knowledge and experience.Theory and Practical Implications – The study results support the signal theory that accounting information contains the predictive value that benefits investors. However, investors' behaviour related to the use of accounting information depends on their ability to capture and analyze these signals.Novelty – This study applies a mixed method to prove the predictive value of accounting information and reveal the meaning of the benefits contained therein for investors.
THE BASIC PRINCIPLES OF ACCOUNTANT ETHICS: AL-BAQARAH AND PANCASILA PERSPECTIVES Rafida Az-Zahra; Ihyaul Ulum; Dwi Irawan
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.2.25

Abstract

Abstrak – Prinsip Dasar Etika Akuntan: Perspektif Al-Baqarah dan PancasilaTujuan Utama – Penelitian ini berupaya untuk mengembangkan prinsip dasar etika akuntan bernilai religius dan Pancasila.Metode – Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan informan akademisi akuntansi dan penyedia jasa akuntan. Teknik analisis data menggunakan nilai Al-Baqarah dan Pancasila.Temuan Utama – Kondisi kebebasan nilai pada kualitas etika akuntan saat ini tidak memiliki kecondongan pada keserakahan duniawi. Hal tersebut mendorong pentingnya pemahaman utuh seorang manusia untuk menyelaraskan keilmuan dan tindakannya dengan hati. Penelitian ini mengusulkan konsep prinsip dasar etika yang berlandaskan Al-Baqarah dan Pancasila sebagai suatu alternatif.Implikasi Teori dan Kebijakan -  Penelitian ini menemukan perspektif spiritual dan pancasila saling utuh dan berkorelasi. Kedua nilai tersebut dapat posisi untuk mengakomodir kualitas etika akuntan.Kebaruan Penelitian – Landasan agama dan Pancasila dikombinasikan untuk menjadi prinsip dasar etika akuntan yang utuh. Abstract – The Basic Principles of Accountant Ethics: Al-Baqarah and Pancasila PerspectivesMain Purpose – This study seeks to develop the basic principles of ethical accounting with religious values and Pancasila.Method – This study uses interviews with accounting academics and accounting service providers. The data analysis technique uses the values of Al-Baqarah and Pancasila.Main Findings – The condition of value freedom on the ethical quality of accountants currently does not tend towards worldly greed. This condition encourages the importance of a complete understanding of a human being to harmonize his knowledge and actions with the heart. This study proposes the concept of basic ethical principles based on Al-Baqarah and Pancasila as an alternative.Theory and Practical Implications - This study finds that spiritual and Pancasila perspectives are integral and correlated. Both of these values can be positioned to accommodate the ethical quality of accountants.Novelty – Religious foundations and Pancasila are combined to become the basic principles of accounting ethics.
ROBOTIC PROCESS AUTOMATION IN ACCOUNTING CURRICULUM AND PROFESSION Panji Priyanto; Ni Putu Mila Suhandi
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.42

Abstract

Abstrak - Robotic Process Automation dalam Kurikulum dan Profesi AkuntansiTujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan capaian pembelajaran dan penyampaian teknologi robotic process automation untuk dimasukkan dalam kurikulum akuntansi dalam menghadapi tantangan akuntan di masa depan.Metode – Penelitian ini menggunakan metode wawancara semi struktrur. Adapun informan penelitian ini adalah beberapa pihak dari akademisi dan praktisi.Temuan Utama – Robotic process automation telah menjadi kebutuhan bagi profesi akuntansi. Perbedaan perspektif antara akademisi dan praktisi akan merugikan kualitas serta kemampuan kerja lulusan akuntansi. Jika ketidakpastian dalam kurikulum akuntansi terus berlanjut, maka profesi akuntan dapat beralih ke TI.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini menyerukan memodifikasi sistem kurikulum yang relevan pada pendidikan akuntansi dengan teknologi robotic process automation. Modifikasi ini dilakukan untuk mencapai keseimbangan antara pengetahuan akuntansi yang ada dan keterampilan teknologi informasi yang relevan dengan profesi.Kebaruan Penelitian – Kebaruan pada penelitian ini adalah dengan membangun capaian pembelajaran kurikulum akuntansi yang mencerminkan robotic process automation. Abstract - Robotic Process Automation in Accounting Curriculum and ProfessionMain Purpose - This research aims to propose the learning outcomes and delivery of robotic process automation technology to be included in the accounting curriculum in facing accountant challenges in the future.Method - This research uses a semi-structured interview method. The informants for this research are several parties from academics and practitioners.Main Findings – Robotic process automation is necessary for the accounting profession. The difference in perspectives between academics and practitioners will harm accounting graduates' quality and workability. If uncertainty in the accounting curriculum continues, the accounting profession may turn to IT.Theory and Practical Implications – This research calls for modifying curriculum systems relevant to accounting education with robotic process automation technology. This modification was made to balance existing accounting knowledge and information technology skills pertinent to the profession.Novelty - The novelty of this research is to build accounting curriculum learning outcomes that reflect robotic process automation.
APAKAH AKUNTANSI DAN ETIKA MEMBUAT TUJUAN PERUSAHAAN MENJADI LEBIH MULIA? Ratih Mayasari; Emil Bachtiar
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.32

Abstract

Abstrak – Apakah Akuntansi dan Etika Membuat Tujuan Perusahaan Menjadi Lebih Mulia?Tujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan tujuan perusahaan yang lebih mulia atau Authentic Higher Purpose (AHP) dengan mengaplikasikan utilitarisme dari filsafat etika.Metode - Penelitian ini menggunakan metode studi kasus melalui focused group discussion. Beberapa manajemen puncak sebuah perusahaan yang terkait sektor tersebut menjadi informan dalam penelitian ini.Temuan Utama - Penelitian ini merumuskan sistem kepercayaan perusahaan yang mengandung AHP yaitu kesetaraan sosial dan kesejahteraan pedagang. Sistem tersebut melampaui tujuan bisnis biasa yang cenderung berkisar pada keuntungan perusahaan. Hasil temuan menunjukkan relevansi levers of control (LoC) yang digunakan akuntansi manajemen untuk membantu organisasi melakukan kontrol pada level strategis.Implikasi Teori dan Kebijakan – Tujuan perusahaan tidak lagi hanya berpusat pada kepentingan perusahaan semata, melainkan juga dampak sosial bagi pihak lain. AHP berkontribusi bagi pengembangan akuntansi manajemen.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini memberikan kebaruan pada topik LoC dalam akuntansi manajemen melalui rumusan AHP yang didukung filsafat etika. Abstract – Do Accounting and Ethics Make Company Goals Greater?Main Purpose - This study aims to formulate Authentic Higher Purpose (AHP) company goals by applying utilitarianism from ethical philosophy.Method – This study uses the case study method through focused group discussion. Several top management of a company related to this sector became informants in this study.Main Findings - This study formulates a corporate belief system that contains AHP, namely social equality and merchant welfare. The system goes beyond the usual business objectives, which revolve around corporate profits. The findings show the relevance of the levers of control (LoC) used by management accounting to help organizations exercise control at a strategic level.Theory and Practical Implications – Company goals are no longer solely centred on corporate interests but also on social impacts for other parties. AHP contributed to the development of management accounting.Novelty - This research provides novelty on LoC in management accounting through the AHP formulation, which is supported by ethical philosophy.
THE IMPLEMENTATION OF TAM IN ACCOUNTING STUDENTS: A NEW EVIDENCE Martinus Robert Hutauruk
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.37

Abstract

Abstrak – Implementasi TAM pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi: Sebuah KebaruanTujuan Utama – Riset ini mengkaji teori Technology Acceptance Model (TAM) dengan sistem belajar daring bagi mahasiswa jurusan akuntansi perguruan tinggi swasta.Metode – Metode penelitian ini adalah uji-t. Populasi adalah mahasiswa bidang akuntansi perguruan tinggi swasta yang menerapkan sistem belajar daring.Temuan Utama – Teori TAM pada sistem belajar daring berdampak kuat terhadap pencapaian belajar mahasiswa akuntansi. Ada pergeseran persepsi dari konsep belajar manual ke model daring. Walaupun demikian, efek ini terjadi secara tidak langsung.Implikasi Teori dan Kebijakan – Teori TAM dapat menjadi solusi dari permasalahan peralihan sistem belajar dari konvensional ke daring. Meskipun demikian, fasilitas belajar perlu mendapatkan perhatian yang serius dalam sistem belajar daring.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menawarkan pendekatan TAM enthusiastic untuk menentukan keberhasilan mahasiswa akuntansi.Abstract – The Implementation of TAM in Accounting Students: A New EvidenceMain Purpose  – This research examines the Technology Acceptance Model (TAM) theory with an online learning system for students majoring in accounting at private tertiary institutions.Method - The method of this research is a t-test. The population is private accounting students who apply for an online learning system.Main Findings – TAM theory on online learning systems strongly impacts accounting students' learning achievement. There is a shift in perception from manual learning concepts to online models. However, this effect occurs indirectly.Theory and Practical Implications – TAM theory can solve the problem of switching learning systems from conventional to online. Even so, learning facilities need serious attention in the online learning system.Novelty – This research offers an enthusiastic TAM approach to determine the success of accounting students.
MEREFLEKSIKAN PANCA SATYA DALAM DIRI AKUNTAN PUBLIK Kadek Rahma Sari; Angelina Putu Winda Savira
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.43

Abstract

Abstrak – Merefleksikan Panca Satya dalam Diri Akuntan PublikTujuan Utama- Tujuan penelitian ini adalah menggali panca satya dalam merefleksikan kode profesi akuntan publik.Metode – Penelitian ini merupakan metode wawancara tidak terstruktur dan membandingkannya dengan panca satya. Narasumber dalam penelitian merupakan salah seorang akuntan publik di Big Four Company.Temuan Utama – Panca satya dapat merefleksikan kode etik. Terdapat kesesuaian pada lima prinsip kode etik dan panca satya. Selain itu, panca satya dapat dijadikan sebagai pedoman untuk mengendalikan diri pada auditor.Implikasi teori dan Kebijakan – Nilai yang dapat dijunjung pada panca satya adalah kesetiaan dan kejujuran. Panca satya dapat digunakan sebagai pedoman kode etik akuntan publik yang menjunjung nilai dharma.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini memberikan aspek kajian penerapan kode etik akuntan publik berbasis nilai panca satya. Abstract – Reflecting on the "Panca Satya" in a Public AccountantMain Purpose - This study aims to explore the "panca satya" in reflecting on the code of the public accounting profession.Method – This study used the unstructured interview method and compared it with the "panca satya" scores. The resource person in the study is a public accountant at the Big Four Company.Main Findings – "Panca satya" can reflect a code of ethics. There is conformity to the five principles of the code of ethics and the five satyas. In addition, "panca satya" can be used as a guide for self-control in auditors.Theory and Practical Implications – Values that can be upheld by the "panca satya" are loyalty and honesty. Panca satya can be a guideline for a public accountant's code of ethics that keeps "dharma" values.Novelty – This study provides aspects of the study of the application of the code of ethics of public accountants based on the "panca satya" values.
DO CEO CHARACTERISTICS AND WOMEN ON BOARDS DRIVE EARNINGS MANAGEMENT? Fivi Anggraini; Riska Gustivani
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.34

Abstract

Abstrak – Apakah Karakteristik CEO dan Posisi Pemimpin Wanita Memicu Manajemen Laba?Tujuan Utama – Penelitian ini menginvestigasi bagaimana karakteristik chief executive officer (CEO) dan pemimpin wanita berdampak pada manajemen laba.  Metode – Metode regresi data panel digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian adalah 23 perusahaan sektor industri konsumsi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia selama 2016-2020.Temuan Utama – Beberapa proksi karakteristik CEO mampu memicu manajemen laba, yaitu usia, masa jabatan, keanggotaan dewan, kompensasi, dan keahlian. Pada sisi lain proksi pemimpin wanita tidak menimbulkan perilaku tindakan manajemen laba. Hasil ini menunjukkan bahwa CEO dengan keahlian khusus dapat mempengaruhi kinerja perusahaan.Implikasi Teori dan Kebijakan – Hasil penelitian mendukung teori keagenan. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan bahwa karakteristik CEO dan pemimpin wanita dapat memberikan pengetahuan tentang kinerja direktur utama terhadap perilaku manajemen laba.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini mengkonseptualisasikan semua karakteristik CEO dan pemimpin wanita pada perusahaan sektor industri konsumsi.  Abstract - Do CEO Characteristics and Women on Boards Drive Earnings Management?Main Purpose – This study investigates how the characteristics of chief executive officers (CEOs) and women on board impact earnings management.Method - The panel data regression method is used in this study. The research sample is 23 companies in the consumer industry sector that are listed on the Indonesia Stock Exchange during 2016-2020.Main Findings – Several characteristic features of a CEO can trigger earnings management, namely age, tenure, board, compensation, and skills. On the other hand, the proxies for women on board do not lead to earnings management behavior. This study indicates that CEOs with special skills can influence company performance.Theory and Practical Implications – This study supports the agency theory. In addition, this study recommends that the characteristics of the CEO and women on board can provide knowledge about the performance of the main director on earnings management behavior.Novelty – This study conceptualizes all the characteristics of CEOs and women on board in industrial consumption sector companies.
SIAPKAH AUDITOR MENGHADAPI ERA DIGITALISASI 4.0? Akie Rusaktiva Rustam; Basuki Basuki; I Made Narsa
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.38

Abstract

Abstrak – Siapkah Auditor Menghadapi Era Digitalisasi 4.0?Tujuan utama – Penelitian ini berupaya untuk mengetahui seberapa siap profesi audit menghadapi persaingan digitalisasi 4.0.Metode – Penelitian ini menggunakan metode in depth interview. Adapun informan penelitian adalah tujuh orang informan dengan berbagai latar belakang auditor.Temuan Utama - Profesi audit belum sepenuhnya siap menghadapi revolusi industri. Ketidaksiapan ini disebabkan kualitas SDM yang belum mumpuni serta dukungan sarana prasarana yang kurang memadai. Selain itu, penerapan big data masih belum optimal.Implikasi Teori dan Kebijakan – Auditor harus memiliki strategi untuk bisa beradaptasi di era digitalisasi 4.0. Strategi yang bisa dilakukan adalah kemauan dan tekad yang kuat untuk mempelajari ilmu di luar akuntansi.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini melihat lebih dalam kesiapan auditor dalam menghadapi era digitalisasi 4.0. Abstract – Are Auditors Ready to Face the Digitalization 4.0 Era?Main Purpose - This study seeks to determine how ready the audit profession is to face digitalization 4.0 competition.Method – This study uses the in-depth interview method. The research informants are seven informants with various auditor backgrounds.Main Findings - The audit profession is not yet fully prepared for the industrial revolution. This unpreparedness is due to the unqualified quality of human resources and inadequate infrastructure support. In addition, the implementation of big data is still not optimal.Theory and Practical Implications – Auditors must have a strategy to adapt to the digitalization 4.0 era. The strategy that can be implemented is a strong will and determination to learn knowledge outside of accounting.Novelty – This study looks deeper into auditor readiness in the digitalization 4.0 era.
PENGEMBANGAN STRATEGI BAGI IMPLEMENTASI AKAD SALAM DALAM LINGKUNGAN KAPITALISME Virginia Nur Rahmanti; Nawira Amalia Assagaf; Rizka Beauty Tamara
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.40

Abstract

Abstrak - Pengembangan Strategi bagi Implementasi Akad Salam dalam Lingkungan KapitalismeTujuan Utama – Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan implementasi PSAK 103 tentang akuntansi akad salam pada sektor pertanian non-pokok.Metode – Peneliti menerapkan metode critical case study berbasis pemikiran Hamka. Beberapa pihak yang terlibat pada sektor pertanian menjadi informan pada penelitian ini.Temuan Utama – Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko hanyalah pemicu teknis atas nihilnya akad salam. Lingkungan bisnis yang kapitalis menjadi penyebab utama terjadinya fenomena tersebut. Pada sisi lainnya, target laba yang ditetapkan pemerintah terhadap lembaga keuangan syariah tidak masuk akal.Implikasi Teori dan Kebijakan – Implementasi akad salam dapat diwujudkan jika para pihak terkait menggeser orientasinya pada kesejahteraan umat didukung dengan pengembangan konsep mitigasi risiko. Selain itu, adanya asuransi pertanian syariah diharapkan mendukung implementasi akad salam.Kebaharuan Penelitian – Penelitian ini memberikan nilai tambah pada perumusan strategi peningkatan implementasi akad salam. Abstract – Strategy Development for Implementation of "salam" contract in Capitalism EnvironmentMain Purpose – This study aims to realize the implementation of PSAK 103 regarding the accounting for "salam" contracts in the non-staple agricultural sector.Method - Researchers apply the critical case study method based on Hamka's thinking. Several parties involved in the agricultural sector become informants.Main Findings – The study results show that the risk factor is only a technical trigger for the non-" salam" contract. The capitalist business environment is the leading cause of this phenomenon. On the other hand, the profit targets set by the government for Islamic financial institutions are unreasonable.Theory and Practical Implications - Implementation of the "salam" contract can be realized if the parties concerned shift their orientation towards the welfare of the people supported by the development of a risk mitigation concept. In addition, Islamic agricultural insurance is expected to support the implementation of the "salam" contract.Novelty – This study gives a value added to formulating a strategy to improve the "salam" contract implementation.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2025 - Desember 2025) Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025) Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2024 - April 2025) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2024 - Desember 2024) Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2024 - Agustus 2024) Vol 14, No 3 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2023 - April 2024) Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2023 - Desember 2023) Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023) Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023) Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022) Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2022 - Agustus 2022) Vol 12, No 3 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2021 - April 2022) Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2021 - Desember 2021) Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2021 - Agustus 2021) Vol 11, No 3 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2020 - April 2021) Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020) Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2020 - Agustus 2020) Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma More Issue